• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi_13-12_PTAI.ppt 71KB Mar 29 2010 04:55:23 AM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi_13-12_PTAI.ppt 71KB Mar 29 2010 04:55:23 AM"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KOMPETENSI

Kompetensi Dasar :

Memahami Perkembangan Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia.

Indikator :

Dapat menjelaskan perkembangan perguruan tinggi

Islam

Mampu menjelaskan perubahan pendidikan tinggi

islam menjadi Universitas.

Mampu menjelaskan pengaruh perubahan PTI

(3)

Sejarah dan Pertumbuhan PT Islam

• 1930, Para elite negeri sudah mewacana mendirikan PT Islam

• 1936, wacana tersebut dibawa ke Muktamar Muhammadiyah

• 1938, Satiman Wirjosudjoyo melontarkan gagasan tersebut kepada kolonial Belanda • 8 Juli 1945 (1 Bulan sebelum Proklamasi),

didirikan Sekolah TInggi Islam (STI) Jakarta • Desember 1945 STI ditutup sekutu

• 10 April 1946, STI dibuka dan dipindahkan ke Yogyakarta

(4)

Sejarah dan Pertumbuhan PT Islam II

• 26 September 1951, UII menjadi

Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri

• 14 Agustus 1957, berdiri Akademi DInas Agama Islam (ADIA)

(5)

Mengenai IAIN

Latar Belakang:

• Psiko-sosiologis, Hasrat sejak

pemerintahan Belanda, dan sarana mengangkat harga diri kaum muslim

(6)

Mengenai IAIN II

• September 1959, Menteri PP&K dan Menteri Agama sepakat mendirikan Fakultas Agama Islam

• Agustus 1960 berdiri IAIN, hasil peleburan PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta

• Karena fakultas cabang yang berkembang

pesat, tahun1963, IAIN cabang memungkinkan terpisah dan mandiri dari pusatnya

(7)

Mengenai STAIN

• Dari 14 IAIN induk tersebut, masih menyisakan fakultas-fakultas cabang

(8)

Dampak

Dampak pemisahan STAIN dari IAIN Induk: • Positif:

Beberapa STAIN bisa bertahan dan

mengimbangi IAIN induk bahkan melampaui laju perkembangan bekas IAIN induk

• Negatif:

> Bayak yang tidak bisa mandiri > SDM Kurang

(9)

Pembaharuan IAIN

Analisa:

• Penghapusan Nuansa Dikotomis

• Membuka fakultas umum didalam atap yang sama dengan fakultas agama

• Globalisasi

(10)

Pembaharuan IAIN II

Agenda Strategis:

• Meningkatkan kualitas SDM (Dosen dan karyawan)

(11)

Transformasi IAIN dan UIN

menjadi UIN

Latar Belakang

• Adanya kesenjangan dengan Iptek

• Keterasingan pengajaran Ilmu-ilmu agama dari realitas kemodernan

• Menjauhnya kemajuan ilmu pengetahuan dari nilai-nilai agama

• Dengan demikian perlu adanya usaha

(12)

Transformasi IAIN: Kasus UIN

Jakarta

Latar Belakang:

• IAIN Belum berperan optimal dalam dunia akademik

• Kurikulum belum mampu merespon perkembangan Iptek (dikotomis)

Cara yang ditempuh:

> Mendirikan Jurusan/fakultas eksakta dan

menyiapkan SDM yang akan dikembangkan > Setalah mapan baru benar benar berubah

(13)

Transformasi IAIN: Kasus UIN

Jakarta

Latar Belakang:

• Argumen Ideologis-Keagamaan

• Argumen Pilosofis Pendidikan Islam • Argumen Sosio-Psikologis

Cara yang ditempuh:

Materi agama Islam masuk kedalam Seluruh Fakultas

Ilmu agama dipersempit, disederhanakan dan diperpadat

waktu maupun kurikulumnya

(14)

IAIN dan UIN Masa Depan

• Tidakhanya menjadi lembaga dakwah, tetapi harus mampu menjadi lembaga akademisyang berwibawa.

• IAIN tidak harus berganti baju menjadi UIN, yang paling mendasar adalah

restrukturisasi dan reorganisasi pada bidang keilmuan maupun tata-laksana keorganisasian

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Berdasarkan tabel 6, dapat diketahui bahwa masing-masing variabel memiliki signifikansi t sebesar 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa masing-masing

Data yang telah diperoleh menggunakan skala yang dimulai dari angka 1 sampai dengan 5 akan digunakan untuk mengukur atau melihat tanggapan responden terhadap

[r]

Pada dua belas pertanyaan situasi yang terdapat dalam angket, menunjukan bahwa gaya kepemimpinan direktur adalah gaya kepemimpinan selling yang memiliki

[r]

Sarana Jaya Abadi, sedangkan pertimbangan dalam menentukan kedua narasumber pengikut karena dirasa kedua narasumber tersebut mampu untuk memberikan jawaban atas wawancara

[r]