• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PENYUSUNAN PROPOSAL

PENELITIAN

Amat Jaedun

FT UNY

(2)

PROPOSAL PENELITIAN

PROPOSAL PENELITIAN

Format yang telah disepakati di UNY,

proposal

jenis penelitian apapun terdiri dari tiga

bagian,

yaitu:

Bagian pendahuluan,

Bagian kajian teori dan hipotesis (jika

ada)

Bagian metode penelitian.

Format yang telah disepakati di UNY,

proposal

jenis penelitian apapun terdiri dari tiga

bagian,

yaitu:

Bagian pendahuluan,

Bagian kajian teori dan hipotesis (jika

ada)

(3)

Bagian Pendahuluan,

mencakup:

1. Latar belakang masalah,

2. Identifikasi dan pembatasan masalah, 3. Rumusan masalah (dalam penelitian

evaluasi berupa pertanyaan evaluasi), 4. Tujuan penelitian, dan

5. Manfaat hasil penelitian. 1. Latar belakang masalah,

2. Identifikasi dan pembatasan masalah, 3. Rumusan masalah (dalam penelitian

evaluasi berupa pertanyaan evaluasi), 4. Tujuan penelitian, dan

(4)

Latar belakang masalah, berisi:

Latar belakang masalah

, berisi:

Gambaran ttg adanya masalah, yg

menunjukkan adanya kesenjangan antara:

a. kondisi yang diharapkan, dengan kondisi riil yang terjadi, atau

b. Kondisi saat ini (potret) dengan kondisi yang diharapkan di masa depan (visi)

Hal-hal yang mendorong atau alasan yang

melatar-belakangi dilaksanakannya

kegiatan penelitian yang akan diajukan.

Gambaran ttg adanya masalah, yg

menunjukkan adanya kesenjangan antara:

a. kondisi yang diharapkan, dengan kondisi riil yang terjadi, atau

b. Kondisi saat ini (potret) dengan kondisi yang diharapkan di masa depan (visi)

Hal-hal yang mendorong atau alasan yang

melatar-belakangi dilaksanakannya

(5)

Identifikasi dan Pembatasan Masalah:

Identifikasi dan Pembatasan Masalah:

Dalam proposal penelitian kadang tidak

ada identifikasi masalah dan

pembatasan masalah, karena rumusan

masalah langsung dirumuskan sebagai

intisari dari masalah yg telah diuraikan

dalam latar belakang masalah.

Dalam proposal penelitian kadang tidak

ada identifikasi masalah dan

(6)

Rumusan Masalah

Rumusan Masalah

Dirumuskan dengan kalimat pertanyaan.Mencerminkan variabel yang akan

diteliti.

Menggunakan kata ”Apakah” atau

”Sejauhmanakah” untuk penelitian positivistik, dan

”Bagaimanakah, untuk penelitian

tindakan.

Dirumuskan dengan kalimat pertanyaan.Mencerminkan variabel yang akan

diteliti.

Menggunakan kata ”Apakah” atau

”Sejauhmanakah” untuk penelitian positivistik, dan

”Bagaimanakah, untuk penelitian

(7)

Tujuan Penelitian:

1. Dirumuskan dengan kalimat

pernyataan.

2. Rumusan tujuan penelitian

umumnya diselaraskan dengan

rumusan masalah penelitian yang

diajukan.

3. Tujuan penelitian akan menjadi

pemandu bagi peneliti untuk

melakukan penelitian.

1. Dirumuskan dengan kalimat

pernyataan.

2. Rumusan tujuan penelitian

umumnya diselaraskan dengan

rumusan masalah penelitian yang

diajukan.

3. Tujuan penelitian akan menjadi

pemandu bagi peneliti untuk

(8)

Manfaat Hasil Penelitian

Dalam penelitian konvensional, manfaat biasanya

mencakup dua hal, yaitu manfaat dalam

pengembangan ilmu (manfaat secara teoretis) dan manfaat praktis.

Penelitian tindakan kelas (PTK) biasanya

menuliskan manfaat bagi: siswa, guru, dan sekolah.

Dalam penelitian evaluasi, manfaat berkaitan

dengan manfaat praktis, terutama dalam menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan tentang program yang sedang dan telah diimplementasikan.

Dalam penelitian konvensional, manfaat biasanya

mencakup dua hal, yaitu manfaat dalam

pengembangan ilmu (manfaat secara teoretis) dan manfaat praktis.

Penelitian tindakan kelas (PTK) biasanya

menuliskan manfaat bagi: siswa, guru, dan sekolah.

Dalam penelitian evaluasi, manfaat berkaitan

(9)

Bagian Kajian Teori & Hipotesis

Bagian Kajian Teori & Hipotesis

Kajian teori, memuat dua hal pokok:

1)Teori pengukuran: mulai dari definisi

konseptual sampai cara pengukurannya 2)Teori struktural: yang mendeskripsikan

keterkaitan antar variabel penelitian.

Hipotesis  wajib ada utk penelitian eksplanatif

atau konfirmatori.

Utk penelitian eksploratif, dan deskriptif  tidak

perlu ada hipotesis.

Kajian teori, memuat dua hal pokok:

1)Teori pengukuran: mulai dari definisi

konseptual sampai cara pengukurannya 2)Teori struktural: yang mendeskripsikan

keterkaitan antar variabel penelitian.

Hipotesis  wajib ada utk penelitian eksplanatif

atau konfirmatori.

Utk penelitian eksploratif, dan deskriptif  tidak

perlu ada hipotesis.

(10)

Metode Penelitian

Metode penelitian mencakup empat komponen: 1. Disain penelitian yang dipilih

2. Penentuan populasi, sampel, subyek

penelitian, unit analisis, dan responden atau sumber data;

3. Metode pengumpulan data;

4. Penentuan dan pengembangan alat atau instrumen pengumpul data; dan

5. Teknik analisis data.

Metode penelitian mencakup empat komponen: 1. Disain penelitian yang dipilih

2. Penentuan populasi, sampel, subyek

penelitian, unit analisis, dan responden atau sumber data;

3. Metode pengumpulan data;

4. Penentuan dan pengembangan alat atau instrumen pengumpul data; dan

(11)

Responden (Sumber Data) …

Responden (Sumber Data) …

Penentuan responden atau sumber data dapat dilakukan setelah peneliti tahu betul macam-macam data yang perlu dikumpulkan.

Utk menentukan sumber data secara tepat, peneliti harus tahu dari mana saja data

tersebut dapat diperoleh (apa dan siapa saja yang dapat dijadikan sebagai sumber data). Sumber data  dipilih orang yg paling tahu

mengenai informasi/data yg akan dikumpul-kan (oleh karena itu kadang sampel bersifat

purposive sampling)

Penentuan responden atau sumber data dapat dilakukan setelah peneliti tahu betul macam-macam data yang perlu dikumpulkan.

Utk menentukan sumber data secara tepat, peneliti harus tahu dari mana saja data

tersebut dapat diperoleh (apa dan siapa saja yang dapat dijadikan sebagai sumber data). Sumber data  dipilih orang yg paling tahu

mengenai informasi/data yg akan dikumpul-kan (oleh karena itu kadang sampel bersifat

(12)

Metode Pengumpulan Data …

Kesesuaian dgn jenis data yang akan

dikumpulkan.

Menggunakan instrumen yg valid (tepat)Dimungkinkan menggunakan berbagai

metode (multi methods).

Dilakukan oleh petugas yg profesionalMampu menjaring bukti objektif.

Kesesuaian dgn jenis data yang akan

dikumpulkan.

Menggunakan instrumen yg valid (tepat)Dimungkinkan menggunakan berbagai

metode (multi methods).

(13)

Instrumen Pengumpul Data

Instrumen Pengumpul Data

Berbasis Indikator Kinerja Kunci (IKK) yg tepat.

Disesuaikan dgn teknik pengumpulan datanya.

Tepat/valid utk menjaring informasi yg dibutuhkan.

Mampu menjaring bukti obyektif.

Mengurangi bukti yg sifatnya subyektif (perseptual)

Mudah digunakan

Berbasis Indikator Kinerja Kunci (IKK) yg tepat.

Disesuaikan dgn teknik pengumpulan datanya.

Tepat/valid utk menjaring informasi yg dibutuhkan.

Mampu menjaring bukti obyektif.

Mengurangi bukti yg sifatnya subyektif (perseptual)

(14)

Analisis Data ….

Analisis Data ….

Kesesuaian dengan kebutuhan, jenis data, dan

kebutuhan untuk eksplanasi hasil penelitian (uji hipotesis).

Utk meningkatkan validitas temuan, mengisolasi

efek lain  dapat digunakan manipulasi variabel (disain tertentu) atau manipulasi statistik

(parsial/semi parsial, analisis kovarians).

Perlu pendalaman (indepth) secara kualitatif,

jika diperlukan.

Kesesuaian dengan kebutuhan, jenis data, dan

kebutuhan untuk eksplanasi hasil penelitian (uji hipotesis).

Utk meningkatkan validitas temuan, mengisolasi

efek lain  dapat digunakan manipulasi variabel (disain tertentu) atau manipulasi statistik

(parsial/semi parsial, analisis kovarians).

Perlu pendalaman (indepth) secara kualitatif,

Referensi

Dokumen terkait

sumber daya manusia, keterampilan, fasilitas laboratorium berupa peralatan dan ruangan yang memadai, dan sebagainya yang membuat lebih kuat dari laboratorium lain atau unit

mengumpulkan semua instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data; kemudian dikelompokkan berdasarkan fokus masalah atau hipotesis.  Peneliti dapat membuang

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat diambil simpulan sebagai berikut: (1) Penyusunan dan pengembangan instrumen kemandirian belajar mahasiswa dalam penelitian

Memerintahkan peserta didik untuk membaca diktat Kimia Analisis. Instrumen dan memperdalam

Data sumber yang tidak akurat atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan. File data

Terdapat sepuluh langkah yang harus diikuti dalam pengembangan instrument penilaian afektif: a) menentukan spesifikasi instrumen, b) menulis instrumen, c)

pengembangan kurikulum, yaitu: dukungan yang memadai dalam hal waktu yang tersedia,. sumber keuangan, administrasi, psikologi, dan dukungan tata usaha, atau

Untuk analisis data dapat digunakan pendekatan kuantitatif atau kualitatif, tergantung tujuan penelitian dan jenis data yang dikumPulkan Pada langkah ini secara kolaboratif tim