1
Index Artikel Buletin Pengawasan Volume I No. 01, 02 dan 03 Tahun 2006
Tema Judul Isi Edisi
Audit, Penyebab Pencarian Penyebab Dalam Audit
Materi penyebab merupakan hal penting ditinjau dari tujuan audit, yaitu untuk menghasilkan rekomendasi / saran tindak ke arah perbaikan di masa mendatang
Vol. I No. 01
Auditor, Peran Meningkatkan Peran Auditor
Keberdayaan internal auditor pada tatanan manajemen organisasi departemen sangat diperlukan, karena ketidakberdayaan pengawas internal akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi
Vol. I No. 01
Auditor, Etika Pengawasan
Etika Pengawasan Auditor ITJEN
Perlu adanya pengaturan mengenai kinerja auditor termasuk yang berkaitan dengan perilaku auditor dalam
melaksanakan tugas agar tertib dan lancar
Vol. I No. 01
Waskat Waskat Sejati Dalam penerapan sehari-hari, banyak terjadi kelemahan dalam pelaksanaan waskat berupa penyimpangan, baik karena ketidaksengajaan atau disengaja
Vol. I No. 01
Audit, Manajemen
Sekelumit Tentang “Management by Objectives” Sebagai Piranti Perumusan Sasaran Pengawasan Yang Jitu
Perumusan sasaran pengawasan yang jitu “Management by Objectives” dapat
dijadikan salah satu piranti untuk mengimplementasikan strategi pengawasan agar pencapaian tujuan pengawasan dapat optimal
Vol. I No. 01
Wasmas Wasmas, Siapa Takut?
Wasmas sangat diperlukan sebagai alat “deteksi dini” agar apabila terjadi
penyimpangan dapat segera dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku
Vol. I No. 01
Audit, Lingkungan
Sudah Saatnya Audit Lingkungan
Pembangunan kehutanan erat kaitannya dengan lingkungan hidup. Pada dasarnya audit lingkungan mencakup proses
evaluasi dan review atas pelaksanaan pengelolaan lingkungan dari sebuah kegiatan oleh suatu unit usaha
Vol. I No. 01
Audit, GPS, Bukti Pemanfaatan GPS Untuk Memperoleh Bukti Hukum
Pelanggaran Bidang Kehutanan
Dalam hal pengukuhan dan penatagunaan kawasan hutan, penggunaan GPS sangat mendukung, terutama untuk keperluan identifikasi dan reposisi batas kawasan pada peta dasar yang digunakan serta untuk pengecekan posisi batas hutan di lapangan
2
Tema Judul Isi Edisi
Pengawasan, Electronic Goverment
Pengawasan Dan Hubungannya Dengan Electronic Goverment (e-Gov)
Pengembangan e-goverment merupakan upaya untuk mengembangkan
penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien
Vol. I No. 02
Audit, Investigatif, Peranan Auditor
Audit Investigatif Dan Peranan Internal Auditor Di Dalamnya
Audit investigatif merupakan salah satu aktivitas audit untuk membuktikan ada atau tidaknya kecurangan dan atau kekeliruan dengan pendekatan investigatif
Vol. I No. 02
SPI, Waskat SPI Sebagai Motor Penggerak
Pengawasan Melekat
SPI merupakan suatu unit yang terdiri dari beberapa orang yang ditunjuk oleh kepala satker untuk melaksanakan pengawasan melekat di lingkup unit kerjanya masing-masing
Vol. I No. 02
Auditor, Pengendalian Fraud
Auditor Dan
Pengendalian Fraud
Pendeteksian fraud dapat diartikan sebagai penilaian atas sistem
pengendalian manajemen atau penilaian atas risiko audit. Tanggung jawab auditor dalam mendeteksi fraud termasuk juga sebagai tolok ukur untuk menilai kinerja
Vol. I No. 02
Audit, Manajemen
Karakteristik Dan Proses Audit Kinerja Manajemen
Batasan audit kinerja manajemen adalah pengujian atas kemampuan kerja /
kegiatan obyek pemeriksaan dengan cara membandingkan keadaan yang terjadi dengan keadaan yang seharusnya
Vol. I No. 02
GPS, Alat Ukur Pemanfaatan GPS Sebagai Alat Ukur, Mungkinkah ?
Secara teknis GPS dapat digunakan dalam spektrum yang cukup luas, mulai dari sekedar rekreasi hingga untuk pengukuran luas suatu areal, namun perangkat hukum yang ada membatasi penggunaan GPS sebagai alat ukur yang berkekuatan hukum
Vol. I No. 02
Agama Hakikat Kebersamaan Dalam Perspektif Islam
Kebersamaan dan perdamaian hanya bisa dibentuk bila ada keihklasan untuk
meninggalkan kepentingan pribadi dan status sosial
Vol. I No. 02
Audit, Kriteria Kriteria Audit Kriteria audit hendaknya harus
mengandung norma hukum / futuristik, yaitu memuat suatu aturan yang berlaku untuk jangka waktu lama dan dapat
digunakan untuk banyak kondisi / peristiwa konkrit
3
Tema Judul Isi Edisi
Audit, Prasangka, Praduga
Prasangka / Praduga, Bagaimana
Memaknainya Dalam Audit
Prasangka / praduga merupakan sesuatu yang kurang baik, tetapi dalam
pengawasan prasangka / praduga menjadi entry point dalam audit, yang harus
dibuktikan untuk mencapai tujuan audit
Vol. I No. 03
Korupsi Go “G.O.N.E”, Satu Langkah Awal Berani Untuk Tidak Korupsi
G.O.N.E adalah suatu kondisi yang dapat mengakibatkan terjadinya atau tidak terjadinya kecurangan yang menjurus kepada tindak pidana korupsi
Vol. I No. 03
Audit, Laporan Pengendalian Atas Mutu Laporan Audit
Audit adalah pengecekan terhadap suatu pernyataan / asersi atau laporan kegiatan yang dilakukan secara independen. Perangkat baru independensi auditor merupakan faktor krisis bagi dihasilkannya laporan audit yang obyektif
Vol. I No. 03
Renstra Renstra (Sosialisasi dan Eksekusi)
Cita-cita yang telah diformulasikan ke dalam visi perlu disosialisasikan untuk membangun motivasi yang kuat, namun kualitas strategi yang baik dan
pemahaman yang merata tidak akan berarti tanpa tindakan yang nyata
Vol. I No. 03
Akuntansi Tinjauan Sistem Akuntansi Pemerintah
Strategi pengembangan SAP dilakukan melalui proses transisi dari basis kas menuju akrual yang disebut cash towards accrual
Vol. I No. 03
Audit Sekilas Pandang Tentang Audit
Penafsiran pengertian audit di berbagai kalangan belum menggambarkan adanya persepsi yang sama karena belum
didasarkan pada pemahaman audit dalam arti yang sebenarnya
Vol. I No. 03
Wisata Alam Mengapa Wisata Alam Kurang Diminati ? Contoh Kasus Di Taman Nasional Kutai
Diperlukan promosi, kampanye dan sosialisasi keberadaan taman nasional, termasuk tempat-tempat wisata alamnya, disamping itu pengelolaan taman nasional sebagai kawasan konservasi juga
memerlukan strategi pemasaran
Vol. I No. 03
Illegal Logging Menyikapi
Pelaksanaan Illegal Logging
Peranan ITJEN sebagai mitra penegak hukum menjadi sentral karena dapat menjadi penentu proses hukum
pelanggaran bidang kehutanan, sehingga perlu disusun telaahan penanggulangan illegal logging secara mendalam