• Tidak ada hasil yang ditemukan

magang kewirausahaan keramik 2003

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "magang kewirausahaan keramik 2003"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh: Kasiyan, M.Hum. Edin Suhaedin PG, M.Pd.

Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan

(2)

Perkembangan industri kecil, baik dalam dimensi kuantitas, maupuan kualitas

Agar mampu bersaing dengan produk impor, industri kecil perlu didukung SDM yang menguasai ipteks dan manajemen.

menguasai ipteks dan manajemen.

Lulusan perguruan tinggi cenderung diadopsi dan diperuntukkan bagi industri besar.

Kurangnya upaya menyisipkan pemahaman kewirausahaan dalam pendidikan di perguruan tinggi.

Ditbinlittabmas Dirjen Dikti, sejak tahun 1997 mengeluarkan kebijakan program pengembangan budaya kewirausahaan di Perguruan Tinggi, yang satu diantaranya adalah Program MKU.

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang mempunyai industri kecil dan menengah, terutama yang bergerak pada sektor manufaktur, yakni yang berbasis pada seni dan terutama yang bergerak pada sektor manufaktur, yakni yang berbasis pada seni dan kerajinan. Salah satu diantaranya yang sangat dikenal luas dan cukup besar keberadaannya adalah industri keramik.

Fakultas Bahasa dan Seni UNY memiliki Jurusan Pendidikan Seni Rupa dengan beberapa program spesialisasi keahlian, salah satunya keramik.

(3)

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam hal produksi,

finishing

, dan manajemen usaha pada industri kerajinan 1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam hal

produksi,

finishing

, dan manajemen usaha pada industri kerajinan produksi,

finishing

, dan manajemen usaha pada industri kerajinan keramik hias.

2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam hal kewirausahaan di bidang industri kerajinan keramik hias, baik

secara keilmuan maupun pengalaman praktis.

3. Memacu minat dan motivasi mahasiswa untuk menjadi wirausaha baru.

produksi,

finishing

, dan manajemen usaha pada industri kerajinan keramik hias.

2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam hal kewirausahaan di bidang industri kerajinan keramik hias, baik

secara keilmuan maupun pengalaman praktis.

(4)

1. Minimal 50% dari peserta magang siap menjadi wirausaha baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik 1. Minimal 50% dari peserta magang siap menjadi wirausaha

baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik usaha secara keseluruhan, maupun khusus pada sisi

produksi maupun

finishing

produk.

2. Minimal 80% dari peserta magang menghasilkan proposal wirausaha baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik usaha secara keseluruhan, maupun khusus pada sisi produksi maupun

finishing

produk.

3. Terciptanya keterkaitan dan kesepadanan antara

perguruan tinggi, khususnya Jurusan Pendidikan Seni Rupa baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik usaha secara keseluruhan, maupun khusus pada sisi

produksi maupun

finishing

produk.

2. Minimal 80% dari peserta magang menghasilkan proposal wirausaha baru dalam bidang industri kerajinan keramik hias, baik usaha secara keseluruhan, maupun khusus pada sisi produksi maupun

finishing

produk.

3. Terciptanya keterkaitan dan kesepadanan antara

perguruan tinggi, khususnya Jurusan Pendidikan Seni Rupa 3. Terciptanya keterkaitan dan kesepadanan antara

perguruan tinggi, khususnya Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY dengan usaha kecil dan menengah, khususnya di bidang industri kerajinan keramik hias.

3. Terciptanya keterkaitan dan kesepadanan antara

(5)
(6)

1.

Mahasiswa peserta magang mengalami peningkatan

pengetahuan dan keterampilan dalam hal produksi

dan finishing keramik hias.

1.

Mahasiswa peserta magang mengalami peningkatan

pengetahuan dan keterampilan dalam hal produksi

dan finishing keramik hias.

2. Mahasiswa peserta magang mengalami peningkatan

pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen

usaha dari industri keramik hias.

2. Mahasiswa peserta magang mengalami peningkatan

pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen

usaha dari industri keramik hias.

(7)

Peserta melaksanakan praktik magang di tempat

industri mitra, dengan monitoring dari dosen

pembimbing.

Peserta melaksanakan praktik magang di tempat

industri mitra, dengan monitoring dari dosen

pembimbing.

Pembekalan tentang proses produksi, finishing,

serta manajemen usaha.

(8)

1. Magang tentang Proses Pra-produksiPengolahan bahan baku tanah liat.

Praktek membuat cetakan keramik (pembuatan desain,

model dan cetakan).

1. Magang tentang Proses Pra-produksiPengolahan bahan baku tanah liat.

Praktek membuat cetakan keramik (pembuatan desain,

model dan cetakan).

2. Magang tentang Proses Produksi

• Praktik pembuatan keramik

• Praktik pengeringan produk keramik.

• Praktik pembakaran keramik.

• Praktik proses finishing karya. 2. Magang tentang Proses Produksi

• Praktik pembuatan keramik

• Praktik pengeringan produk keramik.

• Praktik pembakaran keramik.

• Praktik proses finishing karya.

3. Magang tentang Proses Pasca Produksi

Packing untuk menyimpan produk dan pengiriman produk, 3. Magang tentang Proses Pasca Produksi

Packing untuk menyimpan produk dan pengiriman produk, 3. Magang tentang Proses Pasca Produksi

Packing untuk menyimpan produk dan pengiriman produk, 3. Magang tentang Proses Pasca Produksi

Packing untuk menyimpan produk dan pengiriman produk,

4. Magang tentang Manajemen Usaha

Manajemen administrasi, SDM, keuangan, dan pemasaran 4. Magang tentang Manajemen Usaha

(9)

1. Dosen pembimbing melakukan pembimbingan dan monitoring secara berkala, terhadap proses dan produk sesuai dengan yang direncanakan.

2. Monitoring bersama, yang dilakukan oleh pihak LPM UNY, dan DIKTI yang melibatkan pimpinan atau pihak industri mitra, dosen pembimbing, dan seluruh mahasiswa peserta magang.

1. Dosen pembimbing melakukan pembimbingan dan monitoring secara berkala, terhadap proses dan produk sesuai dengan yang direncanakan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penulis, Departemen Pendidikan Seni Rupa dan produsen alat musik keramik. Mengetahui mengenai keramik

Pemahaman tentang seni kerajinan keramik yang bernilai sebagai produk baru tersebut masih memprihatinkan, sementara permintaan pasar dengan desain yang sesuai

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas terhadap produk seni kerajinan keramik Pagerjurang, maka seharusnya diberikan deversifikasi produk yang lebih luas dengan menciptakan dan

Judul : Media Audio Visual Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kreativitas Mahasiswa Seni Rupa pada Mata Kuliah Kria Keramik di Jurusan Seni Rupa FBS UNNES. Program : Dosen Muda

Museum Seni Rupa dan Keramik dirancang untuk menarik minat masyarakat agar mengunjungi serta mempelajari peninggalan sejarah yang ada di museum dengan menggunakan fasilitas

Pemateri Pelatihan Peningkatan Keterampilan Produksi, Finishing, dan Manajemen Usaha Keramik Hias Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Kerajinan di Industri Keramik Tunas

Keberadaan seni hias keramik dari berbagai asal dan jenis di wilayah Kesultanan Cirebon, dapat dikaitkan pula sebagai dampak perkawinan antara Sunan Gunung Jati dengan

KREASI KRIYA KERAMIK ADRIA DI KANAGARIAN ANDALEH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Hendratno dan Yuliarni Prodi Seni Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain Insitut Seni Indonesia Padangpajang