• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MESIR

KUNO

(2)

Mesir pernah dijajah oleh :

- Troya

- Macedonia

- Ethiopia

- Yunani

- Nubia

- Romawi

- Syiria

- Arab

- Babilonia - Perancis

- Persia

- Inggris

(3)

FAKTOR INTERN :

Mesir daerah subur karena

ada Sungai Nil.

HERODOTUS

menyatakan bahwa

Sungai Nil

merupakan hadiah bagi Mesir

.

Posisi strategis Mesir ada di

persimpangan antara Benua

Asia-Afrika, Laut

(4)

FAKTOR EKSTERN

Merupakan dampak dari faktor

intern :

 Daerah subur

 Posisi strategis

Akibatnya dari waktu-waktu terjadi asimilasi sehingga

peradaban Mesir bisa tumbuh mencapai puncaknya.

 Peradaban Mesir merupakan

gabungan dari berbagai

kebudayaan karena faktor

(5)

Yang menyebabkan Mesir runtuh

:

I. Faktor Intern

Karena daerah subur dan strategis di dalam negeri sering terjadi

perebutan kekuasaan. II. Faktor Ekstern

Banyak pendatang yang

memperebutkan daerah Mesir

Masuknya agama-agama Kristen

dan Islam

(6)

Di Afrika, pengaruh Mesir kuno :

1. Nubia

2. Ethiopia 3. Karthago

Dalam perjalanan waktu yang

cukup panjang, Mesir mengalami kemunduran karena dijajah

berbagai bangsa.

(7)

Tidak diwarisinya peradaban Mesir oleh Afrika antara lain :

•Kondisi geografis Afrika

Adanya gurun, hutan belantara, PLATO

tinggi (3000 m) menyebabkan pedalaman terisolasi.

Hal tersebut diatas merupakan hambatan sarana komunikasi ke Afrika

pedalaman.Peradaban Mesir tidak diwarisi oleh Afrika pedalaman. Maka, wilayah Afrika pedalaman yang merupakan warisan dari

(8)

NUBIA

Nubia (

SUDAN

sekarang)

secara langsung mendapat

pengaruh Mesir yang lebih

kuat.

Pengaruh peradaban Mesir di

(9)

Kultural : peninggalan di Nubia

menunjukkan

warna budaya Mesir seperti, Piramid,Seni pahat, Patung.

Politik : ada kecenderungan theokratis

dimana raja tidak hanya

menguasai politik tetapi juga dianggap sebagai dewa.

Religi : di Nubia bersifat Polytheisme

yang

(10)

Pada saat berkembangnya agama

Kristen pada abad ke-4, maka agama Kristen dijadikan sebagai agama

negara. Nubia pun masuk Kristen.

Dengan masuknya orang-orang

Arab, dan ekspansi ke Sudan, terjadi pula Islamisasi di Nubia / Sudan.

Peradaban Nubia pada dasarnya

merupakan “kelanjutan” dari

(11)

ETHIOPIA

 Ethiopia pernah terkena pengaruh

Mesir pada zaman kuno, tetapi dalam perkembangannya mengalami

perbedaan, hal ini disebabkan oleh

kondisi geografisnya.

 Ethiopia terletak di pedalaman hulu sungai Nil, terletak di PLATO tinggi (di atas 3000 m). wilayahnya bergunung-gunung sehingga dari segi sosial -

ekonomi wilayahnya terpisah-pisah.  Kondisi fisik punya pengaruh positif

(12)

Negatif :

1. Sulit di persatukan (karena

masyarakat terpisah-pisah)

2. Sulit berkembang, ortodok dan

fanatisme

Mengapa..??

Karena wilayahnya

(13)

Positif :

 Ethiopia terselamatkan secara alami dari

pengaruh luar (penguasaan, penyerbuan, dan penyerangan dari pihak luar).

Ethiopia mampu mempertahankan jati dirinya dari pengaruh luar.

Jati diri yang dipertahankan adalah identitas kultural, sosial, dan religi.

Religi : agama Kristen Koptis mampu

(14)

 Ethiopia mampu dipersatukan secara

simbolis dengan cultural.

 Kristen Koptik tidak mengenal Konsep

Trinitas. Kristen Koptik disebut Monositas.

 Ethiopia cenderung defensive baik pada

masa Islam maupun kolonialisme Barat.

 Raja-raja di Ethiopia masih mengaku

keturunan Sulaiman dan Ratu Balqis. Rajanya disebut Negust / Negusi Haille Selasi.

 Nubia bersifat toleran, Ethiopia bersifat

(15)

KARTHAGO

 Peradaban-peradaban kuno di Afrika

tidak terjadi secara kebetulan karena Afrika Utara memungkinkan terjadinya pengaruh dari luar.

 Karthago pada dasarnya bukan

merupakan peradaban asli Afrika, tetapi merupakan perkembangan dari

kehidupan koloni orang-orang Phoenisia. Orang-orang Phoenisia adalah

sekelompok masyarakat pedagang dan mereka berasal dari Asia Barat dan

daerah Laut Tengah (Sirus dan Sidon). Mereka tidak mengenal kehidupan

(16)

Phoenisia bukan negara kesatuan tetapi

merupakan Negara Kota (City State), karena mereka merupakan kaum

pedagang, maka mereka banyak tersebar ke berbagai daerah, seperti ke Atlantik,

Inggris, dan berbagai daerah lainnya.

Maka orang-orang Phoenisia banyak

membangun koloni di sekitar Laut Tengah, dan Karthago merupakan salah satu

koloninya. Karthago berkembang sangat pesat. Karthago tidak berminat

memperluas wilayah, tetapi kemajuan perdagangannya, ekonominya mampu mengembangkan karthago menjadi

(17)

 Suku bangsa asli Karthago adalah orang

BERBER.

 Karthago berhadapan dengan Roma dalam

memperebutkan supremasi di Laut

Tengah. Maka terjadi Perang Phoenisia dengan tokoh-tokohnya, seperti Hanibal,

Hasdrubal, Scipio.

 Akhirnya Karthago runtuh, bukan hanya

kebesaran Romawi tetapi juga perlawanan dari orang-orang Berber yang merasa

dirugikan.

 Karthago merupakan peradaban besar

tetapi tidak berlangsung lama dan

(18)

Ada

Referensi

Dokumen terkait

segal a scsuao dlian diubah dnD diberultar seblglinra.a

[r]

terdiri dari Capsid yang dapat terbungkus oleh Glycoprotein / membrane Lipid. • Virus resisten

PT CANGIGTAN TIM PENGUJT TUCAS AKIIIR SKRIPSI MAHASISWA FA(T]LTAS ILMU SOSIAL T]NIVf,RSITAS NECEru YOGYAT' RrA. Df,(AN rA(ULTAS ILMI]

Senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan

Tujuan penelitian ini adalah : untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh stres kerjadan dukungan sosial terhada kinerja dan kepuasan kerja karyawan pada PT.. Prima

Biaya t re diFcrlukan de.gan ad.nya l€putrsan itri drbebankan pada DIPA BLU t^y Tahu 20tl Segala sesuatu akan diub,n dln dibed(insebagainlna rusiiny4 atabita

Skripsi berjudul Pengaruh Edukasi dan Konseling Terhadap Angka Kejadian Skabies Pada Santri di Pondok Pesantren Al Hasan Jember telah diuji dan disahkan oleh Fakultas