• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORDA - Jurnal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "FORDA - Jurnal"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal

Penelitian Hasil Hutan Vol. 30 No. 3, September 2012: 171-182 ISSN: 0216-4329 Terakreditasi

No.: 443/AU2/P2MI-LIPI/08/2012

EKOEFISIENSI DAN FAKTOR PENDUKUNG DALAM

IMPLEMENTASINYA PADA PROSES PRODUKSI INDUSTRI KAYU LAPIS DI KALIMANTAN SELATAN

(Ecoefficiency and Supporting Factors in the Implementation on Production Process of Plywood industry in South Kalimantan)

Darni Subari1, Udiansyah1, Bagyo Yanuwiyadi2, & Budi Setiawan2 Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru

Program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya, Malang e-mail: [email protected]

Diterima 28 Mei 2012, disetujui 11 September 2012

ABSTRACT

The research was objective to determine the implementation and supporting factors, such as the perception of the community around the industry and financial analysis. The study was conducted in 3 (three) plywood industry in South Kalimantan.The results showed that the plywood industry in general has implemented ecoeficiency production process; the average quality is quite high at 3.82. Implementation of ecoeficiency also encouraged by the laws and regulations (environmental, water resources, energy and work procedures) that must be adhered to and bind to implement. Communities around the plywood industry provide positive support for the plywood industry provides employment opportunities and enhance economic development community around an industrial site. Financial analysis shows that the plywood industries inenvironmentally friendly production still provide benefits to the benefit costratio average of 1.48.

Keywords:Ecoefficiency, production process, wastewater, financialanalysis, publicperception

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan faktor-faktor pendukung, seperti persepsi masyarakat sekitar industri dan analisis keuangan. Penelitian ini dilakukan dalam 3 (tiga) industri kayu lapis di Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kayu lapis secara umum telah menerapkan ekoefisiensi pada proses produksi, kualitas rata-rata cukup tinggi pada 3,82. Pelaksanaan ekoefisiensi juga didorong oleh undang-undang dan peraturan (lingkungan, sumber daya air, energi dan prosedur operasioanal standar kerja) yang harus dipatuhi dan mengikat untuk melaksanakan. Masyarakat sekitar industri kayu lapis memberikan dukungan positif bagi industrikayu lapis menyediakan kesempatan kerja dan meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri. Analisis finansial menunjukkan bahwa industri kayu lapis dalam produksi ramah lingkungan masih memberikan manfaat bagirata-rata biaya manfaatrasio1,48.

Referensi

Dokumen terkait

Pada gambar tersebut jalur distribusi pemasaran kayu rakyat dimulai dari para petani pengelola hutan rakyat sebagai sumber produksi kayu dijual melalui lembaga-lembaga

Semakin sedikit terjadi kepecahan kayu pada pohon yang ditebang akan menyebabkan semakin besar volume kayu dari batang bebas cabang yang dapat dimanfaatkan sebagai produksi kayu

Sedangkan hasil uji beda Tukey terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata- rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 10,89%, lebih rendah dibandingkan dengan

Nilai rata-rata BJ dan kerapatan pada Tabel 2 dan nilai rata-rata MOE, MOR serta MCS pada Tabel 5 menunjukkan bahwa sifat jenis kayu yang direndam di laut menurun, sehingga

Dengan memperhatikan kriteria seperti diuraikan pada pengujian efikasi terhadap rayap kayu kering, diperoleh hasil pengamatan berupa nilai rata-rata retensi, mortalitas dan

Nilai rata-rata persentase bubuk kayu kering yang hidup pada jati cepat tumbuh, JPP dan lokal umur 5, 7 dan 15 tahun yaitu 54 sampai 68% atau kondisi kayu mendapat serangan

Kayu tisuk dan sibau termasuk kayu yang sangat mudah dikeringkan karena memiliki berat jenis sedang (pada kayu tisuk ringan), diameter pembuluh yang cukup besar dan tidak

Kayu eboni asal Karaenta memiliki jumlah strip hitam rata-rata 26 strip pada lebar bidang radial 10 cm dengan ukuran lebar strip rata-rata 1,5 mm, lebar interval antar strip