Pemilihan Dosen Berprestasi 2016
Teks penuh
Dokumen terkait
AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan dari setiap kriteria dan sub kriteria pemilihan dosen prestasi, kemudian TOPSIS digunakan untuk memilih alternatif dosen
Dosen yang pernah menjadi Pemenang Pertama pada tingkat Perguruan Tinggi / Kopertis dalam periode 3 (tiga) tahun sebelumnya tidak dapat diusulkan kembali. Dosen yang
Kompetisi di tingkat kabupaten/kota sudah menampilkan kecenderungan yang lebih berorientasi pada mutu layanan pendidikan. Munculnya sekolah-sekolah unggul di berbagai
berat, dibuktikan dengan surat keterangan dari atasan langsung/yayasan, 5. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Asas penghargaan, imbal prestasi
di lingkungan Kemendikbud yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari atasan langsung. Tidak sedang mengikuti tugas belajar yang dibuktikan dengan Surat Keterangan
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 51 Ayat (1) Butir b, bahwa dosen berhak mendapatkan promosi dan penghargaan
Memiliki karya inovasi unggul dalam bidang perencanaan, hukum, sumber daya manusia, dan keuangan yang telah diimplementasikan selama sekurang-kurangnya 1 tahun serta memiliki dampak
Persyaratan dan Proses Pemilihan Dosen Berprestasi di Universitas