SOCIAL LOAFING DI LEVEL JABATAN BACK OFFICE HUMAN RESOURCES AND SERVICES DIRECTORY DAN OPERASIONAL (STUDI PADA PERUSAHAAN RITEL XYZ CABANG JAKARTA)
TUGAS AKHIR
Diajukan Kepada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Oleh:
EKA PUTRA 212014130
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
2017
iv
v
vi
vii
viii
ix
x ABSTRACT
Social Loafing define as social disease which bring many negative impacts toward group effectivity and performance also corporate profit. One of many factor which affect on Social Loafing is task difficulty. Peoples tend to maximize their effort on the difficult task rather than the easy task. Employees from Back Office Department have higher task difficulty than the employees from Operational Department. So the aim of this research is to compare the level of Social Loafing between employees from Human Resources and Services Department and employees from Operational Department at XYZ Retail Company Jakarta branch, Indonesia. The method of this research is using two kind of questionnaire which are Perceived Social Loafing Questionnaire and Social Loafing Tendency Questioannaire.
Beside Questionnaire, Observation also conducted in this research. 0,750 p-value showed as the result of two sample T-test on SPSS. Refering to the result of this research indicated that there is no difference of Social Loafing between employees from HRS Department and employees from Operational Department at XYZ Retail Company, Jakarta branch, Indonesia.
The result of this research is caused by similar group size, unique subtask, high involvement task, gender composition, and company’s training and development system.
Keywords: Social Loafing, Perceived Social Loafing Questionnaire, Social Loafing Tendency
Questionnaire, Back Office, Operational, Retail Company
xi SARI PATI
Social Loafing merupakan penyakit sosial yang membawa dampak buruk bagi efektifitas dan kinerja tim maupun keuntungan perusahaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi Social Loafing adalah tingkat kesulitan tugas. Seseorang akan cenderung memaksimalkan usaha mereka ketika mengerjakan tugas yang sulit daripada tugas yang mudah. Karyawan dari Departemen Back Office memiliki tingkat kesulitan tugas pokok dan tanggung jawab yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dari Departemen Operasional. Sehingga penelitian ini ingin membandingkan tingkat Social Loafing karyawan pada Departemen Human Resources and Services dan Departemen Operasional pada Perusahaan Ritel XYZ cabang Jakarta, Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan dua jenis kuesioner yaitu Perceived Social Loafing Questionnaire dan Social Loafing Tendency Questionnaire. Selain kuesioner, observasi juga dilakukan dalam penelitian ini. Dari hasil uji beda two sample T-test pada program SPSS didapatkan hasil nilai signifikansi 0,750 > 0,05 , berdasarkan dasar pengambilan keputusan maka hasil dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan Social Loafing yang signifikan antara karyawan Departemen HRS dan Operasional pada Perusahaan Ritel XYZ cabang Jakarta, Indonesia. Hasil penelitian ini disebabkan oleh kesamaan ukuran tim, tugas yang bersifat unique subtask, high involvement, komposisi jenis kelamin dan sistem pelatihan dan pengembangan perusahaan.
Kata kunci: Social Loafing, Perceived Social Loafing Questionnaire, Social Loafing
Tendency Questionnaire, Back Office, Operasional, Perusahaan Ritel
xii
KATA PENGANTAR
Segala Puji dan Syukur bagi Tuhan Yesus Kristus atas Kasih dan Karunia-Nya kepada penulis, sehingga skripsi ini dapat disusun dan diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Manajamen Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana.
Skripsi ini disusun berdasarkan jurnal-jurnal penelitian yang berkaitan dengan topik dari skripsi ini. Selain dari jurnal-jurnal pendukung, skripsi ini dapat diselesaikan berkat bimbingan dan masukan dari dosen pembimbing hingga user dari perusahaan ritel XYZ cabang Jakarta. Masukan dan bimbingan senantiasa diberikan agar skripsi ini konsisten dan sesuai dengan tujuan penelitian agar mudah dipahami dan bermanfaat bagi pembaca.
Penulis berharap penelitian ini dapat berguna bagi penulis sendiri maupun memiliki sumbangan kepada bidang akademis dan praktis kepada Perusahaan Ritel XYZ. Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak dari sisi moril maupun materiil, oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang membantu proses penyusunan skripsi ini.
Akhir kata, penelitian ini pasti memiliki kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan masukan yang membangun agar skripsi ini dapat benar-benar bermanfaat bagi penelitian selanjutnya.
Salatiga, 4 September 2017
Eka Putra
212014130
xiii
UCAPAN TERIMA KASIH
Melalui halaman ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang sudah mendukung secara moril maupun materiil untuk menyusun dan menyelesaikan skripsi ini. Pertama-tama penulis ingin mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus. Hanya berkat Kasih dan Bimbingan-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan tepat waktu. Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:
1. Rosaly Franksiska, SE., MBA selaku pembimbing skripsi yang sangat memperhatikan semua anak bimbingannya. Terima kasih Ci Oca yang sudah menjadi pembimbing yang tidak memanjakan namun senantiasa memberikan bantuan ketika penulis menghadapi kendala. Juga tidak lupa kepada Dekan FEB, Kaprogdi Manajemen serta dosen-dosen yang mengampu matakuliah dan staff Fakultas selama penulis berkuliah.
2. Jeanny Suwandi selaku pasangan yang selalu memberikan dukungan secara moril kepada penulis. Yang selalu ada disaat suka ataupun mendukung di saat duka. Selalu sabar dan mendukung di saat penulis melakukan kegiatan magang dan pengambilan data skripsi.
3. Orang tua dan Keluarga besar yang juga selalu memberikan dukungan secara moril dan materiil kepada penulis. Terima kasih sudah menjadi alasan penulis untuk menyelesaikan skripsi dengan sebaik-baiknya.
4. Kelompok Studi Manajemen selaku organisasi yang menjadi tempat belajar penulis selama kurang lebih 2 tahun. Terima kasih atas banyak pelajaran hidup yang diberikan dan sangat berguna untuk masa depan penulis.
5. Keluarga Dampok yang menjadi teman dekat sekaligus keluarga selama penulis berkuliah di Salatiga. 3 tahun lebih kita saling membangun satu sama lain, semoga selesainya skripsi ini dapat menjadi motivasi bagi Elsafan Zendrato, Malik Aljabar, Yohanes Fendy, David Kristanto, Mesakh Prihanto, Kevin Setiawan, Maria Mardani, Christine Gracia, Sinta Vega, Aqsa Kusumawati.
Salatiga, 4 September 2017
Eka Putra
212014130
xiv DAFTAR ISI
PENDAHULUAN ... 1
TELAAH PUSTAKA ... 4
Social Loafing atau Kemalasan Sosial ... 4
Teori Penyebab terjadinya Social Loafing ... 5
Perceived Social Loafing Questionnaire (PSLQ) ... 8
Social Loafing Tendency Questionnaire (SLTQ) ... 8
Perumusan Hipotesis ... 9
METODE PENELITIAN ... 11
Jenis Penelitian ... 11
Populasi dan Sampel ... 11
Metode Pengumpulan Data ... 12
Operasionalisasi Variabel... 13
Teknik Analisis Data... 15
Uji Validitas... 15
Uji Reliabilitas ... 15
Uji Normalitas ... 15
Uji Homogenitas ... 16
Uji Beda ... 16
HASIL DAN PEMBAHASAN ... 16
Profil Perusahaan ... 16
Hasil Penelitian ... 17
Uji Validitas dan Reliabilitas ... 17
Uji Normalitas ... 19
Uji Homogenitas ... 19
Karakteristik Responden ... 19
Social Loafing ... 21
Faktor Usia dan Lama Bekerja terhadap Social Loafing ... 26
Uji Beda ... 27
Pembahasan... 28
Departemen Human Resources and Services vs Departemen Operasional ... 28
Perbandingan Tingkat Kecenderungan Social Loafing... 33
PENUTUP ... 37
Kesimpulan ... 37
Implikasi ... 38
Implikasi Teoritis ... 38
xv
Implikasi Terapan ... 39
Keterbatasan Penelitian ... 40
Saran Penelitian Yang Akan Datang ... 40
DAFTAR PUSTAKA ... 41
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 45
LAMPIRAN ... 46
Lampiran 1: Kuesioner Penelitian ... 46
Lampiran 2: Hasil Uji Reliabilitas dan Validitas ... 49
Uji Reliabilitas PSLQ HRS ... 49
Uji Reliabilitas SLTQ HRS ... 49
Uji Validitas PSLQ & SLTQ HRS ... 49
Uji Reliabilitas PSLQ Operasional ... 50
Uji Reliabilitas SLTQ Operasional ... 50
Uji Validitas PSLQ & SLTQ HRS ... 51
Lampiran 3: Hasil Uji Homogenitas dan Normalitas ... 53
Uji Homogenitas ... 53
Uji Normalitas ... 53
Lampiran 4: Hasil Uji Beda Two Sample T-test... 54