• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL DASAR DASAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA TAHUN PELAJARAN Satuan Pendidikan : SMKN 4 Bandar Lampung. Diskusi,tanya jawab,presentasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MODUL DASAR DASAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA TAHUN PELAJARAN Satuan Pendidikan : SMKN 4 Bandar Lampung. Diskusi,tanya jawab,presentasi"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Satuan Pendidikan : SMKN 4 Bandar Lampung Kelas/Semester : X / 1

AlokasiWaktu : 4x Pertemuan / 48 JP Nama Guru : Elya Yulina, S. Pd

Judul Elemen Prinsip-prinsip dan konsep Akuntansi Dasar dan Perbankan Dasar Deskripsi Meliputi pengertian akuntansi, tujuan pencatatan akuntansi, pihak-

pihak yang membutuhkan informasi akuntansi, prinsip-prinsip akuntansi serta konsep Akuntansi Dasar dan Perbankan Dasar.

Capaian Pembelajaran 2. Menjelaskan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi

Tujuan Pembelajaran 2. Menjelaskan dengan kata kata sendiri pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi, (Mandiri)

Kelas X

Alokasi Waktu 10 Menit

Jumlah Pertemuan 1 x pertemuan

Fase Capaian E

Profil Pelajar Pancasila Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan bergotong royong

Model Pembelajaran Pembelajaran Kontekstual dan Cooperative Learning

Moda Pembelajaran Luring

Metode Pembelajaran Diskusi,tanya jawab,presentasi

Bentuk Penilaian Kognitif

MODUL

DASAR DASAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA TAHUN PELAJARAN 2021-2022

(2)

Sumber Pembelajaran Buku Paket, Modul

Bahan Pembelajaran - Alat Praktik Pembelajaran -

Media Pembelajaran Laptop, LCD Projector, PPT

(3)

PERTEMUAN 2 ( 720 MENIT )

KegiatanInti(675 Menit)

1. Peserta didik mendapatkan pemaparan secara umum tentang peranan, kegunaan informasi akuntansi, dan pihak-pihak pengguna informasi akuntansi 2. Dengan metode Tanya jawab guru

memberikan pertanyaan tentang

a. Peranan akuntansi di berbagai bidang usaha

b. Manfaat atau kegunaan informasi akuntansi

c. Pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi

3. Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan studi pustaka (browsing dan/atau mengunjungi perpustakaan) guna mengeksplorasi materi yang dibahas hari ini

4. Peserta didik diminta melaporkan hasil studinya dan kemudian bersama-sama dengan dibimbing oleh guru

mendiskusikan hasil laporannya di depan kelas

5. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal Latihan

KegiatanAwal(30 Menit)

1. PesertadidikdanGurumemulaideng anberdoabersama.

2. PesertadidikdisapadanGuru

melakukanpemeriksaankehadiran.

3. Peserta didik dan guru berdiskusi melalui pertanyaan pemantik : Apakah peran akuntansi di berbagai

bidang usaha?

Kegiatan Penutup(15 Menit)

1. Peserta didik dapat menanyakan hal yang tidak dipahami pada guru 2. Peserta didik mengomunikasikan

kendala yang dihadapi selama mengerjakan

3. Peserta didik menerima apresiasi dan motivasi dari guru

Referensi

Buku Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk Kelas X Semester 1 , Badan Penelitian dan Pengebanagan dan

Perbukuan Kemendibud, riset dan teknologi

Harti, Dwi 2018 “Akuntansi Dasar” Cetakan ke empat. Jakarta: Erlangga

Berbagai buku penunjang dan internet

(4)

Refleksi

1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran?

2. Apakah semua siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran?

3. Apa saja kesulitan siswa yang dapat

diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?

4. Apakah siswa yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik?

5. Apa level pencapaian rata-rata siswa dalam kegiatan pembelajaran ini?

6. Apakah seluruh siswa dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran?

7. Apa strategi agar seluruh siswa dapat menuntaskan kompetensi?

Lembar Kegiatan

1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Soal-soal Latihan Pertemuan 2

(5)

LAMPIRAN

RINGKASAN MATERI

A. PENGERTIAN AKUNTANSI

1. Pengertian Akuntansi dari beberapa ahli

Bisnis yang dikelola dengan baik tentunya mempunyai catatan keuangan yang terperinci, urut sehingga keluar masuknya uang dapat terdeteksi dengan baik. Karena catatan bisnis mengunakan system akuntansi sehingga akuntansi sering disebut sebagai bahasa bisnis (business language), sebagai alat pimpinan dalam pengambilan keputusan.

Semakin seseorang paham dengan akuntansi, maka akan semakin baik pula orang tersebut menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupannya.

a. Pengertian Akuntansi menurut American Accounting Association (AAA)

Accounting is the process of identifying, measuring and communicating economic information to permit information judgment and decision by users of the information.

Akuntansi adalah proses mengidentifikasi/mengenali, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

b. Sedangkan pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)

Accounting is the art of recording, classifying and summarizing in a significant manner and terms of money, transaction and events which are, in part at least, of finacial character, and interpreting the result there of. Akuntansi adalah seni pencatatan,

penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang, transaksi- transaksi dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat finansial dan penafsiran hasil-hasilnya.

2. Pengertian Akuntansi dari sudut lain

a. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.

b. Menurut asal kata yang dilihat dari tata bahasa, akuntansi berasal dari kata kerja “to account” yang mempunyai arti menghitung. Dalam arti luas, akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran dan komunikasi dari informasi-informasi ekonomi untuk menghasilkan pertimbangan dan keputusan-keputusan dari pemakai informasi tersebut.

(6)

c. Ditinjau dari segi prosedur, akuntansi adalah langkah-langkah mencatat, mengolongkan, dan menyimpulkan transaksi-transaksi keuangan dalam satuan nilai uang kemudian

menganalisis hasilnya. Kesimpulan dari pengertian akuntansi tersebut meliputi kegaitan : a. Pencatatan (recording)

Pencatatan adalah kegiatan memindah dengan menganalisa transaksi keuangan perusahaan yang terjadi berupa dokumen ke dalam buku harian (jurnal) dengan cermat, teliti dan urut.

Contoh transaksi pembelian secara tunai dicatat ke dalam buku transaksi (nota) setelah dianalisa tentang debet kreditnya kemudian dimasukkan ke Jurnal

b. Pengumpulan (clasifiying)

Penggolongan merupakan kegiatan memilah dan mengumpulkan transaksi keuangan perusahaan yang sama yang tertulis pada jurnal ke dalam satu akun buku besar. Contoh:

transaksi setelah dicatat ke dalam jurnal penerimaan kas dan digolongkan ke dalam akun buku besar.

c. Pengihtisaran (summarizing)

Pengihtisaran merupakan kegiatan untuk meringkas transaksi keuangan yang sudah digolongkan ke dalam akun buku besar selanjutnya saldonyadimasukkan ke dalam neraca saldo.

d. Penyajian (reporting)

Penyajian yang di maksud adalah dimulai dari jurnal penyesuaian, jurnal penutup, menutup buku besar, neraca saldo setelah penutupan , dan jurnal pembalik kemudian menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan laba ditahan ( PT) , neraca, laporan perubahan modal/ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.

B. TUJUAN PENCATATAN AKUNTANSI

Laporan keuangan merupakan merupakan tujuan utama pencatatan informasi ekonomi dari suatu entitas kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Entitas adalah badan

usaha/perusahaan/organisasi yang mempunyai kekayaan sendiri.

Tujuan Akuntansi berguna bagi:

1. Pihak internal yaitu pihak-pihak di dalam organisasi itu sendiri (internal). Pimpinan perusahaan adalah pemakai informasi internal. Informasi akuntansi ini oleh manajemen digunakan untuk evaluasi dalam mengambil keputusan langkah selanjutnya.

2. Pihak eksternal, terbagi menjadi dua yaitu:

a. Pihak eksternal yang berkepentingan langsung perusahaan, contoh: investor dan kreditor.

(7)

b. Pihak eksternal yang tidak berkepentingan langsung dengan perusahaan, misalnya:

Auditor, karyawan, pemasok dan lembaga Pemerintah.

C. PERAN AKUNTANSI DI BERBAGAI USAHA

Peran-peran utama akuntansi bagi perusahaan yang kerap ditemukan dalam kehidupan bisnis sebagai:

1. Informasi Keuangan

Peran pertama dari akuntansi bagi perusahaan adalah sebagai sumber informasi keuangan perusahaan tersebut. Bagian di dalam akuntansiseperti pembukuan dan laporan keuangan menyediakan berbagai informasi mengenai berbagai macam transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Berbagai data yang berhubungan dengan keuangan akan di catat dalam buku besar secara terperinci dan rutin. Buku besar nantinya akan diteruskan dan menghasilkan laporan keuangan. Maka dari itu, sebaiknya menyusun pembukuan dengan rapi serta rutin dalam memperbaharui data.

2. Analisis Bisnis

Setelah dikumpulkan, data-data akuntansi tersebut diolah dan akan digunakan sebagai pisau analisis kinerja perusahaan. Data akuntansi mencerminkan kinerja serta posisi keuangan suatu perusahaan. sehingga dapat membantu untuk memahami apa yang terjadi pada perusahaan serta membandingkan data saat ini dengan data sebelumnya. Jika terdapat variasi substansial dalam kinerja, pengusaha dapat menerapkan perubahan dalam

perusahaan untuk mengoreksi perbedaan-perbedaan ini. Semakin sering data akuntansi disajikan, maka akan semakin mudah dalam peninjauan dan analisis yang membuka peluang manajemen mengenali masalah kecil sebelum menjadi masalah besar.

3. Perencanaan Bisnis

Peran ini nantinya akan erat hubungannya dengan penganggaran perusahaan. Karena salah satu penggunaan paling umum dari informasi akuntansi adalah untuk membuat anggaran dan perkiraan untuk perencanaan bisnis. Dengan menggunakan data dari periode sebelumnya, perusahaan akan membuat anggaran dan rencana yang sebaiknya dilakukan untuk periode mendatang. Data ini dipakai mulai dari proyeksi penjualan dan keuntungan, evaluasi, pembuatan usulan anggaran, perencanaan bisnis berikutnya, negosiasi, hingga tinjauan dan persetujuan.

4. Penghubung dengan Pihak Ketiga

Selain berhubungan dengan urusan dalam perusahaan, akuntansi juga ada untuk membantu perusahaan untuk terhubung dengan pihak luar. Datadata akuntansi yang diolah

(8)

berfungsi sebagai jembatan penghubung antara perusahaan dengan pihak ketiga untuk mengambil keputusan terkait kerja sama, proses jual beli, investasi serta transaksi lainnya.

Data akuntansi memberi informasi kepada pihak vendor ataupun investor untuk kemudahan pengambilan keputusan terkait perusahaan.

Tentu hal ini sangatlah masuk akal sebab investor tidak akan melakukan investasi tanpa adanya informasi keuangan yang mutakhir dan juga akurat. Tidak sampai di situ, akuntansi dan elemen yang ada di dalamnya pun dapat menjadi penghubung antara perusahaan dengan pemerintah dalam hal pelaporan pajak dan proses audit.

5. Pengambilan Keputusan Investasi

Pada poin ini peran akuntansi berfungsi untuk memberi perusahaan pertimbangan ketika akan melakukan investasi ke luar. Perusahaan biasanya menggunakan data akuntansi untuk menentukan cara menginvestasikan dana. Dari hasil analisis keuangan perusahaan akan dilihat berapa banyak uang tunai yang dibutuhkan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Setelah hal ini selesai ditentukan, kemudian akan dipilih saham, obligasi atau investasi mana yang cocok untuk menyimpan uang tunai tersebut selama periode waktu yang dibutuhkan.

D. KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI 1. Bagi pihak Intern

a. Perencanaan

Menganalisis kinerja perusahaan periode sebelumnya sangat penting, karena akan diketahui hal-hal yang diperlukan untuk merencanakan. Mengevaluasi laporan keuangan dapat memastikan hal-hal yang harus ditambah dan harus dikurangi. Sehingga dapat mengambil langkah perencanaan kegiatan yang tepat pada periode selanjutnya. Misalnya:

merencanakan investasi, membuka cabang, menambah/ mengurangi karyawan, menaikkan mutu dll

b. Pengendalian

Kegunaan informasi akuntansi dalam mengelola keuangan Akuntansi juga berperan sebagai alat pengontrol dan pengendali keuangan. Hal ini untuk mewaspadai perusahaan mengalami kerugian agar dapat memperoleh keuntungan. Contohnya, Biaya operasial perusahaan akan terkendali apabila ada informasi akuntansi.

c. Pertanggungjawaban

Pemeriksaan akuntansi akan dilakukan setelah laporan akuntansi selesai dibuatpada akhir periode. Dalam hal ini informasi keuangan digunakan sebagai pertanggungjawaban

(9)

dari hasil kinerja selama periode akuntansi. Sehingga sebelum digunakan oleh pihak yang membutuhkan diperoleh laporan keuangan yang valid dan dapat dipertanggungjawab kan.

2. Bagi Pihak Ekstern

Kegunaan informasi akuntansi bagi pihak ekstern seperti investor dan pemegang saham sangat diperlukan. Kegunan akuntansi yang satu ini memungkinkan pihak eksternal untuk melihat perkembangan dan aktivitasperusahaan dalam menanamkan modal untuk mengambil langkah apakah menanamkan kembali modal ke perusahaan atau tidak.

E. PIHAK PEMAKAI INFORMASI AKUNTANSI 1. Bagi pihak Intern (internal users)

Pemakaian informasi akuntansi bagi manajer digunakan sebagai dasar membuat perencanaan kebijakan dan untuk melakukan pengawasan kegiatan perusahaan yang dikelolanya.

2. Bagi pihak Ekstern (external users) a. Investor

Penanam modal adalah pemakai informasi akuntansi untuk mengetahui posisi keuangan, kemungkinan prospek usaha dan mengambil keputusan dalam melakukan investasi pada perusahaan yang bersangkutan.

b. Kreditor/calon kreditor Lembaga-lembaga keuangan seperti bank dan lembaga keuangan bukan bank, serta pemasok/leveransir yang mensuplai perusahaan dengan melakukan penjualan secara kredit.

Kreditor adalah pemakai informasi keuangan untuk mengetahui prospek keuangan perusahaan, keadaan likuiditas, dan solvabilitas perusahaan sehingga mengurangi kemungkinan risiko kredit macet.

c. Lembaga Pemerintah

Pemerintah adalah pemakai informasi akuntansi untuk perhitungan pajak, sebagai pemasukan pendapatan negara.

d. Karyawan

Kesejahteraan adalah factor penting bagi karyawan. Dengan informasi akuntansi, karyawan dapat mengetahui perkembangan perusahaan sehingga mantap dalam karier dan kesetiaan bekerja.

e. Pihak ketiga

Pihak ketiga sangat berkepentingan dengan laporan keuangan dalam kerjasamanya.

(10)

f. Masyarakat

Masyarakat berkepentingan dengan laporan keuangan saat mencari lowongan kerja yang ada pada perusahaan.

Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar Kerja 1:

Saya Tahu ...

diisi di awal pembelajaran

Saya Ingin Tahu …

diisi di awal pembelajaran

Saya Telah Ketahui...

diisi di akhir pembelajaran

Keterangan

• ...

Lembar Kerja 2: Kolom Refleksi

Lembar Observasi Tanggal :

Dari proses belajar hari ini, hal yang saya pahami adalah :

...

...

...

Nama Peerta didik : ... Tanggal : ...

Berdasarkan observasi saya, sikap positif peserta didik yang bernama : ...

Sebagai berikut

Berdasarkan observasi saya, hal-hal yang perlu ditingkatkan dari sikap peserta didik yang bernama : ... sebagai berikut

(11)

LEMBAR ASESMEN DIAGNOSTIK A. Asesmen Non Kognitif

1. Bagaimana keadaanmu? Mari sesuaikan dengan kartu emoji yang nanti akan dishare (pilihlah satu emoji sesuai dengan keadaanmu)

2. Apa sajakah yang kamu lakukan sejak pukul 05.00-21.30 setiap harinya?

3. Bagaimana kabar ayah dan ibu mu serta aktivitas ayah dan ibu mu? Apa yang kalian lakukan setiap hari dimasa pandemi Covid-19?

4. Siapa sajakah yang menjadi teman akrabmu, apa sajakah alasan mengapa kamu memilih beberapa teman tadi menjadi teman akrab?

5. Kegiatan apa saja yang sering kalian lakukan secara bersama-sama?

6. Dimana kalian sering melalukan aktivitas bersama?

 Sikap

Penilaian Diri

No Pernyataan Ya Tidak Jumlah

Skor

Skor Sikap

Kode Nilai 1 Saya berdoa sebelum dan sesudah

menjalankan sesuatu 100

450 90,00 SB 2 Menerima keragaman

(agama,budaya,suku) didalam kelas 100 3 Membantu teman yang kesulitan walaupun

berbeda suku dan agama 100

4 Saya memelihara hubungan baik dengan

sesama umat ciptaan Tuhan YME 100 5 Merasa senang jika bergabung dengan

teman yang sama agama dan suku 50

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00 4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)

(12)

B. Asesmen Kognitif

Identifikasi materi yang akan

diujikan

Pertanyaan Kemungkinan Jawaban Skor (Kategori)

Rencana Tindak Lanjut

 Pembelajaran Remediasi dan Pengayaan

a. Remediasi

kegiatan remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Capaian Pembelajaran, untuk membantu mereka dalam mencapainya. Dalam kegiatan remedial, beberapa hal yang dapat dilakukan oleh guru, di antaranya:

1) Guru melakukan pertemuan satu per satu (one on one meeting) dengan peserta didik untuk menanyakan hambatan belajarnya, meningkatkan motivasi belajarnya, dan memberikan umpan balik kepada peserta didik.

2) Memberikan aktivitas belajar tambahan di luar jam pelajaran, baik dilakukan secara mandiri maupun bersama temannya, dengan catatan: 1) menyesuaikan dengan gaya belajar peserta didik, 2) membantu menyelesaikan hambatan belajarnya.

CONTOH PROGRAM REMEDIASI

Sekolah : ………..

Kelas/Semester : ………..

Mata Pelajaran : ………..

: ………..

No

Nama Peserta

Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum

Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Keterangan 1

2 Dst

a. Pengayaan

kegiatan pembelajaran pengayaan dapat diberikan kepada peserta didik yang menurut guru telah mencapai Capaian Pembelajaran. Bentuk pengayaan yang dapat diberikan oleh guru adalah:

1) Memberikan sumber bacaan lanjutan yang sesuai dengan topik untuk dipelajari oleh peserta didik, kemudian disampaikan oleh peserta didik yang bersangkutan pada sesi pertemuan berikutnya.

2) Membantu peserta didik lain yang belum mencapai Capain Pembelajaran, sehingga sesama peserta didik dapat saling membantu untuk mencapai Capaian Pembelajaran.

Referensi

Dokumen terkait