• Tidak ada hasil yang ditemukan

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH Pemetaan Pengadaan Dan Optimasi Bahan Baku Batik Sebagai Industri Kreatif Di Kampung Batik Laweyan.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "NASKAH PUBLIKASI ILMIAH Pemetaan Pengadaan Dan Optimasi Bahan Baku Batik Sebagai Industri Kreatif Di Kampung Batik Laweyan."

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Flowchart Penelitian
Gambar 2 Jenis IKM di Kecamatan Laweyan
Tabel 2 Industri Pengguna Pewarna Alami dan Buatan
Tabel 3 menunjukkan bahwa industri yang terdapat di Kampung Batik Laweyan tidak hanya menggunakan Gambar 4 Prosentase Penggunaan PA dan PB pewarna buatan saja, tetapi selain itu terdapat pula pewarna alami
+3

Referensi

Dokumen terkait

tentang berbagai hal yang terkait dengan objek yang diteliti, yaitu pola-pola pelanggaran hak cipta oleh pengrajin batik di Kampung Laweyan Surakarta

Untuk mengkaji secara khusus perlu dilakukan penelitian yang mendalam pada umkm batik Laweyan, agar dapat mengetahui bagaimana pola strategi pengembangan yang digunakan UMKM

Penerapan konsep pohon keputusan pada data di batik Mahkota Laweyan yang nantinya digunakan untuk menentukan target pasar berdasarkan jenis batik. Dengan pengimplementasian data

Forum ini sudah melakukan program-program yang mendukung dengan sistem produksi bersih, seperti penggunaan bahan alami untuk proses produksi batik, mendaur ulang sisa limbah

Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk mengetahui kajian pola strategi pengembangan yang digunakan UMKM batik Laweyan melalui media sosial dan

Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, digunakan untuk mengetahui karakteristik kawasan Kampung Batik Laweyan yang terdiri dari karakteristik fisik (meliputi

Implementasi data warehouse sistem penjualan batik di Batik Mahkota Laweyan mempermudah pengelolaan data dan pembuatan laporan secara multidimensi sehingga dapat

Forum ini sudah melakukan program-program yang mendukung dengan sistem produksi bersih, seperti penggunaan bahan alami untuk proses produksi batik, mendaur ulang sisa limbah