• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wrémada: Sebuah Transformasi Tantri dalam Pertunjukan Wayang Bali

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Wrémada: Sebuah Transformasi Tantri dalam Pertunjukan Wayang Bali"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Sekaa i pedalangan pemain penggerak wayang.
Gambar 2. Pengiring wayang Wrémada. Gambar 3. Proses pembuatan wayang, dari melihat  gambar hewan lalu dibuat wayang.
Gambar 4. Tokoh kera. Gambar 5. Tokoh sapi. Gambar 6. Tokoh burung pelatuk.
Gambar 7. Pemain anak-anak pada adegan pertama.
+3

Referensi

Dokumen terkait

APRESIASI MASYARAKAT SURAKARTA TERHADAP PERTUNJUKAN SENI WAYANG ORANG DI SRIWEDARI Skripsi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi Dan Informatika, Universitas

Judul Tulisan: Pertunjukan Wayang Kulit Purwa lakon Cupu Manik Astagina sebagai Media Dakwah.. Penerbit: Fakultas Bashasa

Pada saat itu seni lukis wayang Ubud berbentuk dekoratif dengan sentuhan kedua seniman barat tersebut menjadi lukisan wayang Ubud lebih realis dan tetap dengan

2.1 Wawancara, dalam hal ini dilakukan kepada pelaku atau aktor-aktor yang terlibat dalam pengembangan seni pertunjukan Wayang Beber kontemporer dan wawancara mendalam

Dari jumlah kesenian di atas sampai sekarang yang masih banyak kita warisi adalah seni pertunjukan topeng, seni pertunjukan topeng bondres, seni musik angklung, permainan suling

ESTETIKA PERTUNJUKAN WAYANG KULIT LAKON RESI ANGGIRA SAJIAN GANDA WARDAYA SKRIPSI KARYA ILMIAH oleh Fajar Nur Susianto NIM 17123108 Kepada FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN

Di dalam pertunjukan wayang dengan segala perabot dan medium yang ada di dalamnya, adalah simbol-simbol dari kehidupan, baik berupa profile boneka wayang dengan warna raut muka merah,

Sehubungan dengan hal tersebut pertunjukan wayang kulit dapat dipandang sebagai suatu proses pendidikan informal yang sangat besar artinya dalam pemahaman nilai-nilai sikap, mental,