• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR OPERASIONALPROSEDUR (SOP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR OPERASIONALPROSEDUR (SOP)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR OPERASIONALPROSEDUR (SOP)

DITPOLAIRUD POLDA KALTENG :06/I/OTL.3.3/2020

tentang

PATROLI PERAIRAN

(2)

1. RUANG LINGKUP

Adapun ruang lingkup Standar Operasional Prosedur ( SOP) Patroli perairan ini memuat tindakan yang harus dilakukan personel di kapal Polisi dimulai dari persiapan mendatangi lokasi daerah rawan dan sering terjadi gangguan kamtibmas perairan dan sampai selesai kegiatan Patroli perairan.

2. MAKSUD DAN TUJUAN 2.1 Maksud

Sebagai dasar dan pedoman implementasi bagi unsure pelaksana tugas Kapal Ditpolairud Polda Kalteng dalam pelaksanaan tata cara bertindak Personel sehingga lebih terkoordinasi, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat umum khususnya pelaku tindak pidana.

2.2 Tujuan

Standar Operasional Prosedur Patroli Perairan Ditpolairud Polda Kalteng ini bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya pengguna jasa perairan dan masyarakat daerah aliran sungai (DAS) dalam rangka mewujudkan situasi aman dan kondusif.

3. PENGERTIAN

3.1 Patroli Perairan adalah suatu kegiatan Kapal Polisi dalam rangka kegiatan preemtif, preventip dan represip untuk mewujudkan sitkamtibmas di wilayah perairan dengan route patroli yang di tentukan.

4. KETENTUANUMUM

Pembuatan Standar Operasional Prosedur bertujuan agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancer dimana setiap pelaksana yang terdapat dalam surat perintah dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.

5.Wewenang. . . . .

(3)

2

5. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB 5.1 DIRPOLAIRUD Polda Kalteng

5.2 Wadirpolairud Polda Kalteng 5.3 Kasubdit Patroli Airud

5.4 Kabagbinopsnal Ditpolairud

5.5 KomandanKapal Polisi yang Bertugas.

6. REFERENSI

6.1 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;

6.2 Perkap Nomor 14 Tahun 2018, tanggal 21 September 2018 tentang Susunan Organisasi dan Tata Cara Kerja Kepolisian Daerah;

6.3 Surat Perintah Dirpolairud Polda Kalteng.

7. KONDISI KHUSUS

-

8. BUKTIKERJA

- Surat Perintah tugas

- Laporan Hasil pelaksanaan tugas - Dokumentasi

- Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan tugas

9. HASIL YANG DI CAPAI

- Tumbuhnya rasa aman masyarakat dan pengguna jasa di perairan serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

- Terjalinnya Hubungan yang harmonis antara personel Polrikhususnya Ditpolairud Polda Kalteng dengan masyarakat dan pelajar khususnya.

- Masyarakat dapat mengerti betapa pentingnya menjaga sitkamtibmas di wilayahnya masing-masing.

PENUTUP. . . . .

(4)

3

10. PENUTUP

a. Kesimpulan

Secara umum SOP ini dapat di gunakan untuk membantu kegiatan Kapal Polisi DitPolairud Polda Kalteng dalam melaksanakan kegiatan Patroli Perairan kemasyarakat daerah aliran sungai (DAS) dan pesisir Pantai.

b. Saran

Kegiatan Patroli Perairan adalah sesuatu kegiatan guna mewujdkan

sitkamtibmas di perairan yang kondusif sehingga masyarakat daerah aliran

sungai (DAS) dan pesisir pantai dan mohon kegiatan ini bisa berjalan secara

rutin guna menimbulkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya

Ditpolairud Polda Kalteng..

(5)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

STANDAR OPERASIONALPROSEDUR (SOP)

DITPOLAIRUD POLDA KALTENG tentang

PATROLI PERAIRAN

Sampit, 15 Januari 2020

(6)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

Nomor SOP : 06 /RBP/Subdit Patroli Air dan Udara Tanggal Pembuatan : 13 Januari 2020

Tanggal Revisi : Januari 2020 Tanggal Pengesahan : 15 Januari 2020

Disahkan oleh : Dirpolair Polda Kalteng

PITOYO AGUNG YUWONOS.I,K.,M.Hum.

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 74090557 Nama SOP : SOP Patroli Perairan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana

1. Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;

2. Perkap No. 22 tahun 2010, Tanggal 28 September 2010 Tentang susunan Organisasi dan tata cara kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia Tingkat Kewilayahan (Polda);

3. Perkap 14 tahun 2018, tanggal 14 September 2018 tentang susunan dan tata cara kerja Kepolisian negara republik Indonesia tingkat kewilayahan (polda);

4. Perkap Kabaharkam Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2011 Tentang Patroli.

5. Undang – undang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.

6. Peraturan Direktur Kepolisian Perairan Polda Kalteng Nomor 1 Tahun 2012 Tanggal 26 Juni 2012 tentang Pokok – Pokok Hubungan Tata Cara Kerja ( HTCK ) di lingkungan Direktorat Kepolisian Perairan Polda Kalteng.

Pelaksanaan tugas Patroli Perairan pada Direktorat Kepolisian Perairan Polda Kalteng dikendalikan oleh Satrolda (Satuan Patroli Daerah) yang melibatkan Kapal Polisi type C2 dan C3 di wilayah hukum perairan Polda Kalteng dan perairan Terottorial Indonesia, melaksanakan tugas patroli perairan dalam rangka preemtif, preventif dan penegakan hukum dapat memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat perairan secara cepat dan tepat, dengan kualifikasi pelaksanaan sebagai berikut :

1. Memiliki kemampuan teknis dan taktik tindakan Kepolisian;

2. Memiliki kemampuan Manajerial;

3. Memiliki kemampuan komunikasi efektif;

4. Mengetahui dan memahami ketentuan peraturan perundang – undangan.

5. Mengetahui pengamanan kegiatan masyarakat perairan;

1. Peraturan...

(7)

2

Keterkaitan Peralatan / Perlengkapan

1. Peraturan Kapolri Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tata Cara penyusunan SOP;

2. Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2009 tentangbSisopnal Polri;

3. Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2011 tentang Manajemen Operasi Kepolisian

4. Peraturan KPU Nomor 1 1 s.d. 5 Tahun 2017 tentang pilkada serentak Tahun 2018.

1. Kelengkapan Utama :

 Kapal Patroli Polisi Klas C;

2. Kelengkapan Alat Khusus :

 Life jacket;

 Ring Bouy;

 Kompas;

 Peta;

 Alat P3K / Kit;

 Sirene;

 Alat pemadan kebakaran;

 Generator;

 Senter;

 Kamera;

 Tali;

 Dan Sarana lainnya.

3. Kelengkapan Personel :

 Pakaian dinas;

 Tongkat Polri;

 Borgol;

 Senjata gengam dan senjata laras panjang;

 Sempritan Pluit;

 Buku saku dan Bolpen.

Peringatan...

(8)

3

Peringatan Pencatatan dan Pendataan

1. Tingkat resiko;

2. Tugas-tugas khusus bagi setipa anggota ketika memasuki daerah rawan kamtibmas;

1. Posisi / Lokasi kapal 2. Kegiatan kapal

3. Mendokumentasikan dan memvidiokan semua kegiatan;

4. Menyimpan kegiatan dalam bentuk hard disk;

5. Membuat laporan dan menyimpan Laporan hasil di plas disk;

6. Mampu mengelola jaringan informasi.

(9)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PATROLI PERAIRAN

DITPOL AIR DAN UDARA POLDA KALTENG

Sampit, 15 Januari 2020

(10)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

NO URAIAN KEGIATAN PELAKSANA MUTU BAKU

WADIRDIR/ KBO KASUBBAG MINOPSNA

L

KASUBDIT

FASHARKAN KASATROLDA KASI PATWAL/

KANITPATWAL DANPAL PERLENG

KAPAN WAKTU OUTPUT

CEK LIST SESUAI TDK SESUAI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

I PATROLI PERAIRAN

1. Memerintahkan Kasubdit patroli Airud untuk membuat rencana patroli pengamanan tempat penyebrangan resmi dan daerah rawan gangguan kamtibmas.

PROJA DISPOSIS

I

2. Kasubdit Patroli Airud membuat nota dinas minta tentang kelayakan kapal dan kapal yang tidak kena harwat

DISPOSISI DISPOSIS I

3. Subdit Patroli Airud menerima nota dinas jadwal harwat kapal yang layak layar dari Fasharkan 4. Memerintahkan Kasipatwalairud

/kanit patwal mengonsep ren patroli

4. Membuat konsep rencana patroli pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan tempat rawan kamtibmas.

BAHAN MATERI PERENCA NAAN

MENIT30 DRAF REN

5. Mengkoreksi konsep rencana patroli pengamanan tempat penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas dan barang illegal.

DRAF PERENCA NAAN

15

MENIT DRAF REN

ya

tidak

(11)

2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

6. Menyerahkan rencana patroli

pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas dari Kasatrolda kepada Dirpolair/Wadirpolair.

EXSPEDISI

NO SURAT 15

MENIT DISTRIB USI REN

7. Melakukan registrasi rencana patroli dan mendistribusikan rencana kepada ops untuk di buatkan sprin oleh Ops.

NOMOR

REN 15 MNT DISTRIB USI REN

8. Kbo memerintahkan minopsnal

untuk membuatkan sprin patroli. REN 30 MNT BUAT

SPRIN

9. Kasubdit Patroli Airudmenerima sprin patroli pengamanan pelabuhan dan tempat pelabuhan serta daerah rawan kamtibmas dari min Opsnal

SPRIN GAS 10 MNT TANDA TERIMA

SPRIN GAS

10. Subdit Patroli

Airudmendistribusikan sprin dan memberikan arahan kepada komandan kapal yang akan melaksanakan tugas patroli keamanan pelabuhan resmi dan daerah rawan.

SPRIN GAS 30 MNT DIREKTIF TUGASLAK

11. Menyiapkan dan mengecek kesiapan kapal serta abknya sebelum melaksanakan patroli:

- menyiapkan perlengkapan alat keselamatan diri (life jacket) - App abk / arahan

- To

SPRIN GAS 30 MNT PLOTING ROUTE

12. Melaksanakan patroli dan pengamanan pelabuhan resmi dan daerah rawan kamtibmas serta palaku illegal sesuai hukum.

SPRIN GAS 1 JAM KONSEP LAP GAS

tidak

ya

(12)

KETERANGAN

ya

Sampit,15 Januari 2020

DIRPOLAIRUD POLDA KALIMANTAN TENGAH

PITOYO AGUNG YUWONO, S.I.K., M.Hum.

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 74090557

3

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

13 Membuat laporan hasil

pelaksanaan tugas BAHAN

LAPORAN 15 MNT LHP

14. Anev laporan hasil pelaksanaan

tugas KOREKSI

LHP 15 MNT LHP

15. Menyerahkan hasil pelaksanaan

tugas kepada Direktur. NOTA

DINAS 30 MNT LHP

16 Menerima laporan hasil pelaksanaan tugas patroli pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas serta

mengarsipkan dan mendatakan lap giat untuk bahan anev dan wasrik.

LAPORAN HASIL PATROLI

10 MENIT BUKTI DANDOKUM ENTASI

= ARAH GIAT = GIAT = LANJUT HALAMAN

= MULAI GIAT

DAN AKHIR GIAT = ALTERNATIF GIAT

tidak

KETERANGAN

ya

Sampit,15 Januari 2020

DIRPOLAIRUD POLDA KALIMANTAN TENGAH

PITOYO AGUNG YUWONO, S.I.K., M.Hum.

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 74090557

3

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

13 Membuat laporan hasil

pelaksanaan tugas BAHAN

LAPORAN 15 MNT LHP

14. Anev laporan hasil pelaksanaan

tugas KOREKSI

LHP 15 MNT LHP

15. Menyerahkan hasil pelaksanaan

tugas kepada Direktur. NOTA

DINAS 30 MNT LHP

16 Menerima laporan hasil pelaksanaan tugas patroli pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas serta

mengarsipkan dan mendatakan lap giat untuk bahan anev dan wasrik.

LAPORAN HASIL PATROLI

10 MENIT BUKTI DANDOKUM ENTASI

= ARAH GIAT = GIAT = LANJUT HALAMAN

= MULAI GIAT

DAN AKHIR GIAT = ALTERNATIF GIAT

tidak

KETERANGAN

ya

Sampit,15 Januari 2020

DIRPOLAIRUD POLDA KALIMANTAN TENGAH

PITOYO AGUNG YUWONO, S.I.K., M.Hum.

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 74090557

3

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

13 Membuat laporan hasil

pelaksanaan tugas BAHAN

LAPORAN 15 MNT LHP

14. Anev laporan hasil pelaksanaan

tugas KOREKSI

LHP 15 MNT LHP

15. Menyerahkan hasil pelaksanaan

tugas kepada Direktur. NOTA

DINAS 30 MNT LHP

16 Menerima laporan hasil pelaksanaan tugas patroli pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas serta

mengarsipkan dan mendatakan lap giat untuk bahan anev dan wasrik.

LAPORAN HASIL PATROLI

10 MENIT BUKTI DANDOKUM ENTASI

= ARAH GIAT = GIAT = LANJUT HALAMAN

= MULAI GIAT

DAN AKHIR GIAT = ALTERNATIF GIAT

tidak

KETERANGAN

ya

Sampit,15 Januari 2020

DIRPOLAIRUD POLDA KALIMANTAN TENGAH

PITOYO AGUNG YUWONO, S.I.K., M.Hum.

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 74090557

3

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

13 Membuat laporan hasil

pelaksanaan tugas BAHAN

LAPORAN 15 MNT LHP

14. Anev laporan hasil pelaksanaan

tugas KOREKSI

LHP 15 MNT LHP

15. Menyerahkan hasil pelaksanaan

tugas kepada Direktur. NOTA

DINAS 30 MNT LHP

16 Menerima laporan hasil pelaksanaan tugas patroli pengamanan tempat

penyebrangan resmi dan daerah rawan kamtibmas serta

mengarsipkan dan mendatakan lap giat untuk bahan anev dan wasrik.

LAPORAN HASIL PATROLI

10 MENIT BUKTI DANDOKUM ENTASI

= ARAH GIAT = GIAT = LANJUT HALAMAN

= MULAI GIAT

DAN AKHIR GIAT = ALTERNATIF GIAT

tidak

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam penegakan hukum penyelidikan tindak pidana perikanan yang dilakukan oleh Direktorat Kepolisian Perairan Polisi Daerah Sulawesi

Dokumen ini tidak dikendalikan jika diunduh/uncontrolled when downloaded Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa izin tertulis dari Direktorat Jenderal Bina

Secara umum, untuk dapat mencegah kasus yang marak terjadi di wilayah sekitar perbatasan antara Provinsi Riau dan Malaysia, aparat Polda Riau yang diwakili Direktorat Kepolisian