• Tidak ada hasil yang ditemukan

KALIMAT IMPERATIF DALAM KOMENTAR MASYARAKAT PADA KRIIING SOLOPOS TAHUN 2014 Kalimat Imperatif Dalam Komentar Masyarakat Pada Kriiing Solopos Tahun 2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KALIMAT IMPERATIF DALAM KOMENTAR MASYARAKAT PADA KRIIING SOLOPOS TAHUN 2014 Kalimat Imperatif Dalam Komentar Masyarakat Pada Kriiing Solopos Tahun 2014."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pada penalitian ini peneliti membatasi pada kalimat perintah yang terdapat pada cerita anak dalam surat kabar Solopos edisi Oktober-Desember 2012..

(2) Mendeskripsikan klasifikasi kalimat imperatif dalam bahasa lisan masyarakat desa Somopuro kecamatan Girimarto kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini adalah analisis

dengan bantuan kata tanya mengapa atau kenapa; (3) pemerolehan kalimat imperatif anak usia 4 tahun ada dua macam yaitu kalimat perintah yang tegas dan kalimat

‘’Mettre’’ (meletakkan/menempatkan) yang dikonjugasikan ke dalam bentuk ‘’Mets’’ dengan kata ganti orang kedua tunggal Tu (Kamu). Penanda lain adalah kalimat

Penelitian ini ingin membahas tentang bagaimana konstruksi kalimat imperatif dalam bahasa batak Karo. Pada penelitian ini juga terdapat penemuan baru diantaranya yaitu

‘’Mettre’’(meletakkan/menempatkan) yang dikonjugasikan ke dalam bentuk ‘’Mets’’ dengan kata ganti orang kedua tunggal Tu (Kamu). Penanda lain adalah kalimat

Penanda kalimat imperatif pada contoh di atas adalah (1) kalimat yang di dalamnya terdapat fi’l amr yaitu fi’l amr اوذخ( khużu ) dari fi’l madhi ṡ ulasi

Temuan tersebut merupakan kalimat imperatif larangan yang ditandai dengan penggunaan penanda kata jangan atau dalam bahasa Jawa berarti ojo.. Penggunaan penanda kata jangan yaitu