• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

5 BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

Menurut Jogianto dalam Hutahaen Jeperson (2007:3) mengemukakan bahwa konsep dasar sistem adalah “kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek yang nyata seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.

2.1.1. Pengertian Sistem

Menurut Muhamad Muslihudin dan Oktafianto (2016:2) dalam bukunya yang berjudul Perancangan Sistem Informasi Menggunakan Model Terstruktur dan UML sistem adalah “sekumpulan komponen atau jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berkaitan dan saling bekerja sama membentuk suatu jaringan kerja untuk mencapai sasaran atau tujuan tertentu.

Menurut Indra dalam Muhamad Muslihudin dan Oktafianto (2007) mengemukakan sistem adalah ”sekumpulan elemen atau subsistem yang saling berhubungan satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.

(2)

6

Menurut Jogianto dalam Muhamad Muslihudin dan Oktafianto (2008) mengemukakan bahwa “sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur- prosedur yang mempunyai tujuan tertentu”.

Menurut Bodnar dan hoowood dalam Muhamad Muslihudin dan Oktafianto (2009) sistem adalah “suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berkaitan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.1.2. Pengertian Informasi

Telah diketahui bahwa informasi merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Beberapa ahli mendefinisikan informasi sebagai berikut :

Menurut Hutahaen Jeperson (2014:9) menyatakan bahwa “informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya. Data kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.

Sedangkan Menurut Yulia Djahir (2014:8) dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Manajemen menyatakan bahwa “informasi merupakan suatu kesatuan yang tampak maupun tidak tampak fungsinya untuk mengurangi ketidakpastian suatu keadaan atau peristiwa di masa depan. Informasi terdiri dari data

(3)

7

yang telah diambil dan dan diolah untuk tujuan informatif sebagai kesimpulan, argumen, atau dasar dari pengambilan keputusan.

Dari uraian diatas maka penulis menyimpulkan bahwa informasi adalah “hasil pengolahan data yang berguna bagi pemakai dan berarti bagi yang menerimanya”.

Informasi ibarat darah yang mengalir didalam organisasi sehingga informasi sangat penting didalam suatu organisasi. Sumber informasi adalah data, data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata

2.1.3 Pengertian Sistem Informasi

Menurut Jeperson Hutahaen (2014:13) menyatakan bahwa “sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan- laporan yang dibutuhkan”.

Sistem informasi terdiri dari komponen komponen seperti : 1. Perangkat Keras (hardware)

Mencakup perantai-perantai fisik seperti komputer dan printer.

2. Perangkat Lunak (software)

Yaitu sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.

3. Basis Data (database)

Sekumpulan tabel, hubungan dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.

(4)

8 4. Prosedur

Sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki.

5. Personil atau Orang

Semua pihak yang bertanggungjawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan dan penggunaan keluaran sistem informasi.

6. Jaringan Komputer dan Komunukasi Data

Merupakan sistem penghubung yang memungkinkan sumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai

Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah “suatu sistem yang terdiri dari kumpulan komponen sistem, yaitu sofwere, hardware dan brainware yang memproses informasi menjadi sebuat output yang berguna untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam organisasi”.

2.1.4 Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Menurut Dasaratha V. Rama dan Frederick L. Jones (2008:6) dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi menyatakan bahwa “Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu subsistem dari SIM yang menyediakan informasi akuntansi dan keuangan, juga informasi lain yang diperoleh dari pengolahan rutin atas transaksi akuntansi.

(5)

9

Dengan demikian, dilihat dari definisi tersebut di atas sistem informasi akuntansi mempunyai pengertian yaitu serangkaian kegiatan administrative perusahaan dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari.

2.1.5 Pengertian Persediaan

Menurut Syaiful Bahri (2016:33) Dalam sebuah perusahaan persediaan barang dagang merupakan milik perusahaan yang siap untuk dijual kepada para konsumen.

Pada setiap tingkat perusahaan baik perusahaan kecil, menengah maupun besar, persediaan sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan harus dapat memperkirakan jumlah persediaan yang dimilikinya. Persediaan yang dimiliki oleh perusahaan tidak boleh terlalu banyak dan juga tidak boleh sedikit karena akan mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan untuk biaya tersebut.

Persediaan pada umumnya merupakan salah satu jenis aktiva lancar yang jumlahnya cukup besar dalam suatu perusahaan. Hal ini mudah dipahami karena persediaan merupakan faktor penting dalam menentukan kelancaran operasi perusahaan. Persediaan merupakan bentuk investasi, dari mana keuntungan (laba) itu bisa diharapkan melalui penjualan di kemudian hari.

2.1.6 Sistem Pengendalian Persediaan

Penentu jumlah persediaan perlu ditentukan sebelum melakukan penilaian persediaan. Jumlah persediaan dapat ditentukan dengan dua sistem yang paling umum dikenal pada akhir periode yaitu :

(6)

10

A. Periodic system, yaitu setiap akhir periode dilakukan perhitungan secara fisik agar jumlah persediaan akhir dapat diketahui jumlahnya secara pasti.

B. Perpectual system, atau book iventory yaitu setiap kali pengeluaran diberikan catatan administrasi barang persediaan. Dalam melaksanakan penilaian persediaan ada beberapa cara yang dapat dipergunakan yaitu:

1. First in, first out (FIFO) atau masuk pertama keluar pertama. Cara ini didasarkan atas asumsi bahwa arus harga bahan adalah sama dengan arus penggunaan baha. Dengan demikian bila sejumlah unit bahan dengan harga beli tertentu sudah habis dipergunakan, maka penggunaan bahan berikutnya harganya akan didasarkan pada harga beli berikutnya. Atas dasar metode ini maka harga atau nilai dari persediaan akhir adalah sesuai dengan harga dan jumlah pada unit pembelian terakhir.

2. Last in, first out (LIFO) atau masuk terakhir keluar pertama. Dengan metode ini perusahaan beranggapan bahwa harga beli terakhir dipergunakan untuk harga bahan baku pertama keluar seheingga masih ada (stock) dinilai berdasarkan harga pembelian tedahulu.

3. Rata-rata tertimbang (weighted average). Cara ini didasarkan atas harga rata-rata perunit bahan adalah sama dnegan jumlah harga perunit yang dikalikan dengan masing-masing kuantitasnya kemudian dibagi dengan seluruh jumlah unit bahan dalam perusahaan tersebut.

4. Harga standar. Besarnya nilai persediaan akhir dari suatu perusahaan akan sama dengan jumlah unit persediaan akhir dikalikan dengan harga standar perusahaan.

(7)

11

5. Mencatat harga pokok penjualan dan pada akhir periode akuntansi, perhitungan fisik dilakukan untuk menentukan biaya atau harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan.

6. Metode laba kotor untuk mengestimasi persediaan. Kemungkinan estimasi laba kotor yang direalisasi selama periode dimaksud untuk mengestimasi persediaan pada akhir periode.

7. Metode ritel untuk perhitungan biaya persediaan. Mengestimasikan biaya persediaan berdasarkan hubungan antara harga pokok barang dagang yang tersedia untuk dijual dengan harga ritel dari barang dagang yang sama.

2.2 Peralatan Pendukung (tools System)

Merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, diagram- diagram yang menunjukkan secara tepat arti dan fungsinya. Adapun peralatan pendukung (tools system) yang dijelaskan sebagai model sistem yang akan dirancang yaitu UML (unified Modelling Language).

2.2.1. Pengertian Unfied Modeling Languange

Menurut Nugroho (2010:6) “Unified Modeling Language adalah “Bahasa”

pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma berorientasi objek”.

Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan

(8)

12

permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikan rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:133) “UML (Unified Modeling Languange) Salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk

mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemprogaman berorientasi objek”.

Berdasarkan beberapa pendapat diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa UML (Unified Modeling Languange) merupakan sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk menvisualisasikan dan mendokumentasikan perangkat lunak.

2.2.2 Definisi Software Devalopment Life Cycle (SDLC)

Menurut Nugroho (2010:2) “Software Devalopment Life Cycle (SDLC) atau sering disebut juga System Devalopment Life Cycle (SDLC) adalah pengembangan atau rekayasa sistem informasi (system development) dan perangkat lunak (software engineering) dapat berarti menyusun sistem/perangkat lunak yang benar-benar atau lebih sering terjadi menyempurnakan yang telah ada sebelumnya.”

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:25) mengatakan bahwa, “pada awal pengembangan perangkat lunak, para pembuat program (programmer) langsung melakukan pengodean perangkat lunak tanpa menggunakan prosedur atau tahapan pengembangan perangkat lunak. Dan ditemuilah kendala-kendala seiring dengan perkembangan skala sistem-sistem perangkat yang semakin besar”.

(9)

13 2.2.3 Pengertian Use Case Diagram

Menurut Triandini dan Suardika (2012:17) “Use Case adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh sistem, biasanya dalam menanggapi permintaan dari pengguna sistem”.

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:155) mengatakan bahwa Use case diagram merupakan “Pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Secara kasar, use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa use case diagram adalah diagram fungsional bahwa mereka menggambarkan fungsi dasar dari sistem yaitu apa yang pengguna dapat lakukan dan bagaimana sistem harus menanggapi pengguna.

2.2.4 Pengertian Activity Diagram

Menurut Triandini dan Suardika (2012:37) “Activity diagram adalah sebuah diagram alur kerja yang menjelaskan berbagai kegiatan pengguna atau sistem orang yang melakukan masing-masing aktivitas dan aliran sekuensial dari aktivitas-aktivitas tersebut”.

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:161) mengatakan bahwa “Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak”.

(10)

14

2.2.5. Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Hanif Al fatta (2007:122) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Perancangan Sistem Informasi menyatakan bahwa Entity Relationship Diagram

(ERD) adalah “gambar atau diagram yang menunjukkan informasi dibuat,disimpan dan digunakan dalam sistem bisnis”. Entitas biasanya menggambarkan jenis infromasi yang sama. Dalam entitas digunakan untuk menghubungkan antar entitas yang sekaligus menunjukkan hubungan antar data.

2.2.6. Pengertian Logical Record Structure (LRS)

Menurut Hasugian dan Shidiq (2012:608) mengemukakan “LRS adalah sebuah model sistem yang digambarkan dengan sebuah diagram-ER akan mengikuti pola atau aturan pemodelan tertentu dalam kaitannya dengan konvensi ke LRS.

2.2.7. Pengertian Sequence Diagram

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:165) mengatakan bahwa “Diagram sequence menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeksripsikan waktu hidup objek dan message yang akan dikirimkan dan diterima antar objek”.

(11)

15 2.2.8 Pengertian Deployment Diagram

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:154) mengatakan bahwa “diagram deployment atau deployment diagram menunjukkan konfigurasi komponen dalam proses eksekusi aplikasi”.

2.2.9 Pengertian User Interface

Menurut Rosa dan Shalaluddin (2013:58) mengemukakan bahwa “User Interface merupakan suatu sistem yang membantu pengguna (user) untuk

berkomunikasi dengan sistem komputer dan sistem aplikasi”.

2.2.10 Pengertian MYSQL

SQL merupakan bahawa terstruktur yang khusus digunakan untuk mengolah database. MY SQL dapat digunakan untuk membuat dan mengolah database beserta isinya. MYSQL dapat menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database.

2.2.11 Pengertian Netbeans

Netbeans merupakan sebuah aplikasi Integrated Development Environment (IDE) yang berbasiskan Java dari Sun Microsystems yang berjalan diatas swing dan banyak digunakan sekarang sebagai editor untuk berbagai Bahasa pemrograman.

Sampai sekarang, Netbeans sudah sampai versi 8.0. pada netbenas kita bisa membuat pemrograman Java, Javascript, PHP, C++.

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan hierarki bandara SSK-II tahun 2030, dan belum adanya parallel taxiway pada bandara eksisting menjadi dasar pemikiran untuk mengevaluasi keperluan perencanaan

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan dan Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang dan Ancaman) dalam Balai Benih Ikan

Alhamdulillah Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Kualitas

Hal yang dapat memengaruhi biaya total ini adalah biaya lain-lain yang tidak dapat diperhitungkan sebelumnya, seperti bertambahnya hari rawat, pindahnya pasien dari ruang ICU

Berdasarkan pemaparan tersebut maka peneliti tertarik untuk mengetahui perbedaan moti- vasi belajar peserta didik melalui pemanfaatan lingkungan sekolah berbasis

Seperti pada gambar berikut, ketika para pemuda Jepang ingin menikah, mereka mempunyai beberapa masalah dan alasan yang menyebabkan tidak adanya keinginan menikah

Cara ilmiah berarti bahwa kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis, sehingga dengan cara yang ilmiah itu, akan

tanpa Kuasa Penyelenggaraan dengan pola bagi pendapatan atau bagi hasil tol untuk masa tertentu, dan pengoperasiannya dikendalikan oleh Penyelenggara, dicatat oleh Penyelenggara