SUMBER PEMBELAJARAN ORANG DEWASA BERASAL DARI DIRI SENDIRI
Layli Nur Karimah
Masa dewasa merupakan periode belajar yang sesungguhnya. Pada masa ini, orang dewasa butuh untuk belajar mencari jati dirinya sebenarnya. Belajar pada orang dewasa bukan hanya soal menulis dan mencatat, tetapi tentang bagaimana orang dewasa mampu merubah kehidupannya ke arah lebih baik dari pengalaman yang telah diperoleh. Penting bagi orang dewasa untuk lebih keras berusaha belajar hal-hal baru dengan pemikiran rasional sehingga mampu merealisasikan ke dalam kehidupan lebih baik dan bermanfaat.
Istilah Andragogi sering digunakan dalam proses pembelajaran orang dewasa, baik dalam proses pendidikan informal (pendidikan luar sekolah) maupun dalam proses pembelajaran pendidikan formal. Dalam pembelajaran nonformal, teori dan prinsip Andragogi digunakan sebagai dasar proses pembelajaran nonformal pada berbagai SKS, bentuk dan jenjang. Dalam pendidikan formal, Andragogi biasa digunakan dalam proses pembelajaran di pendidikan atas menengah. Oleh karena itu, Andragogi merupakan suatu bentuk pembelajaran yang dapat membimbing diri sendiri dan menciptakan tujuan pembelajaran (lulusan) yang dapat menjadi guru sendiri. Dengan manfaat tersebut, Andragogi menjadi dasar dari proses pendidikan nonformal. Hal ini dikarenakan formula pendidikan nonformal menitikberatkan pada tujuan yang menekankan pada kemampuan untuk meningkatkan kehidupan, mengajarkan keterampilan, dan memecahkan masalah yang dialami terutama dalam tujuan hidup dan kehidupan di masyarakat.
Diri sendiri merupakan sumber utama dari pembelajaran ketika masa dewasa, dikarenakan orang dewasa merupakan suatu hal yang sederhana, namun sangat kompleks.
Sederhana karena kita tahu bahwa belajar adalah esensi kehidupan sehari-hari dan pengalaman sadar. Hal ini merupakan proses untuk menjadikan pengalaman itu sebuah sikap, nilai pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan.
a. Sumber Pembelajaran Orang Dewasa Berasal Dari Pengalaman Individu
Pengalaman yang dimaksud adalah pengalaman dari pendidikan nonformal maupun formal. Pengalaman pendidikan yang diterima menekankan pada peningkatan kehidupan, pemberian keterampilan dan kemampuan untuk memecahkan permasalahan yang dialami terutama dalam hidup dan kehidupan sasaran di tengah- tengah masyarakat.
b. Sumber Belajar Berlangsung Sepanjang Hayat Dan Berasal Dari Diri Sendiri
Belajar berlangsung sepanjang hayat, hidup berarti belajar. Belajar bukanlah suatu tugas, tetapi suatu cara untuk mengikuti perkembangan dunia. Belajar merupakan suatu proses bersifat pribadi dan alamiah, tidak seorangpun dapat melakukan belajar untuk kita. Belajar terjadi pada diri kita. Belajar merupakan proses yang dilakukan setiap langkah sepanjang perjalanan hidup kita.
c. Sumber Belajar Berasal Dari Intuitif
Belajar mengandung intuitif. Pengetahuan dapat muncul dari kegiatan belajar itu sendiri secara tiba-tiba.
d. Sumber Pembelajaran Berasal Dari Konsep Diri
Jika seseorang memiliki konsep diri maka individu tersebut mampu mengevaluasi dirinya sendiri untuk menentukan skema dirinya. Sekumpulan dari skema diri itulah yang akan membentuk konsep diri seseorang. Jadi, individu tidak lagi bergantung pada orang lain dan mampu menghargai dalam mengambil keputusan.
Oleh karen itu, pentingnya orang dewasa memiliki konsep diri, pengalaman, kesiapan untuk belajar, dan orientasi terhadap belajar.
DAFTAR PUSTAKA
Mahmudi. (2013). Metoda Pembelajaran Pada Pendidikan dan Pelatihan Orang Dewasa.
FORUM DIKLAT Vol 03 FORUM DIKLAT Vol 03, 03(4), 1–4.
Rini, N. Y., Vina , F. M., Yogha, Z. I., & Diah, W. (n.d.). Implikasi Asumsi Konsep Diri Dalam Pembelajaran Orang Dewasa. Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 3.
Winarti, A. (2018). PENDIDIKAN ORANG DEWASA (Konsep dan Aplikasi) (S. F (ed.)).
ALFABETA, cv.