• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh. I Gede Ambara Wijaya,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Oleh. I Gede Ambara Wijaya,"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

977 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CD INTERAKTIF DENGAN METODE PICTURE AND PICTURE POKOK BAHASAN INTERNET PADA

MATA PELAJARAN TIK UNTUK KELAS IX DI SMPN 1 BANJAR

Oleh

I Gede Ambara Wijaya, 0815051010 Jurusan Pendidikan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha Email : [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk (1) merancang media pembelajaran, CD interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK pada untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar (2) mengimplementasikan media pembelajaran, CD interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK pada untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar, dan (3) untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap media pembelajaran, CD interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK pada untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan pengimplementasian model pengembangan Dick and Carey dan waterfall. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMPN 1 Banjar tahun ajaran 2012/2013. Banyaknya responden dari siswa berjumlah 10 orang siswa dari kelas IX A..

Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah angket wawancara, dan angket respon yang berupa checklist. Angket wawancara digunakan untuk mengetahui masalah yang dialami oleh guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Angket respon digunakan untuk mengetahui respon siswa dan guru tentang media pembelajaran yang dikembangkan.

Hasil dari penelitian pengembangan dilihat dari angket siswa dan guru yang menunjukkan bahwa distribusi respon siswa dan guru 100% positif. Jadi hasil dari respon siswa dan guru tergolong dalam kategori positif dan media pembelajaran ini siap untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Banjar.

Kata kunci: CD Interaktif, Picture and Picture

(2)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

978 DIVELOPING INTERACTIVE CD BY USING PICTURE AND PICTURE METHOD IN TEACHING TIK (INTERNET SUB TOPIC) AT GRADE NINE OF

SMPN 1 BANJAR IN ACADEMIC YEAR 2012/2013

By

I Gede Ambara Wijaya, 0815051010

Department of Educational Information Technology Faculty of Technics and Vocations

Ganesha University of Education Email : [email protected]

This research aimed at (1) designing learning media, interactive CD by using picture and picture method to be used to teach about internet in SMPN 1 Banjar at grade nine, (2) implementing interactive CD by using picture and picture method to be used to teach about internet in SMPN 1 Banjar at grade nine, and (3) describing the responses from the ninth grade students and the computer teacher about the interactive CD that was designed to teach internet subtopic.

The kind of this research was R&D (Research and Development) which the development models implemented were Dick and Care model and waterfall model. The subject of this research was the ninth grade students of SMPN 1 Banjar in academic year 2012/2013. The number of the students that were participated in this research was 10 students from IX A class.

To acquire the aim above, several instruments were used in collecting data, such as interview guide and checklist. Interview was conducted to know the problems faced by the teacher in teaching about internet in grade nine. Meanwhile, the checklist was used to collect the data from teacher and students about the media that was designed.

The result of this research was seen from the students and teacher checklists which shows that the distributions of the students and teacher weres 100% positive.

Further, the responses from the computer teacher and the students show that the interactive CD is interesting and suitable to be used to teach internet subtopic for the ninth grade students of SMPN 1 Banjar.

Key word: Interactive CD, Picture and Picture

(3)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

979 I. PENDAHULUAN

Media pembelajaran merupakan sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan Bovee (dalam dadang supriatna, 1997:2). Dalam observasi awal yang penulis lakukan di SMPN 1 Banjar penulis menemukan fakta-fakta antara lain kurangnya pemanfaatan media pembelajaran sehingga siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Dalam proses pembelajaran TIK pada pokok pembahasan guru sudah menerapkan teknik pembelajaran CTL (Contextual Teaching Learnning) yaitu guru menyampaikan materi internet dengan bantuan laptop dan juga LCD dan menayangka secara langsung materi-materi yang berhubungan dengan pokok bahasan. Hal tersebut dimungkinkan karena di SMPN 1 Banjar sudah dilengkapi dengan saluran WIFI (Wireless fidelity) yang merupakan salah satu media untuk koneksi internet tanpa kabel. Namun karena keterbatasan jangkauan WIFI yang hanya berjarak 100 meter saja maka tidak semua kelas dapat disajikan secara langsung karena SMPN 1 Banjar memiliki dua gedung sekolah yang terpisah oleh jalan raya sehingga jangkauan WIFI tidak dapat menjangkau semua kelas IX.

Guru dalam fungsinya sebagai fasilitator, memiliki kewajiban memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam kegiatan proses pembelajaran. Melalui usaha yang sungguh-sungguh, guru ingin dengan mudah menyajikan bahan pelajaran dengan baik. Namun demikian, hal tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran berorientasi pada guru. Hal tersebut baik jika diarahkan pada siswa, sehingga mengandung makna kalau tujuan mengajar adalah mempermudah siswa belajar. Inilah hakikat peran fasilitator dalam proses pembelajaran (Juni, 2012:5). Guru dituntut bisa memilih suatu metode mengajar yang baik dan suatu media pembelajaran yang menarik sehingga dapat meningkatkan minat belajar dan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.

Metode pembelajaran Picture and Picture merupakan salah satu model pembelajaran yang mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran (Arisandi,2010). Gambar-gambar ini menjadi media dalam proses pembelajaran, sehingga sebelum proses pembelajaran guru hendaknya menyiapkan gambar-gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau carta dengan ukuran besar. Dalam

(4)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

980 membuat suatu media pembelajaran yang menarik juga dibutuhkan sebuah media Interaktif untuk lebih menarik minat siswa untuk belajar. Salah satu media yang dapat memuat video, audio, teks dan program sekaligus adalah CD Interaktif.

CD Interaktif merupakan sebuah media yang menegaskan sebuah format multimedia dapat dikemas dalam sebuah CD (Compact Disk) dengan tujuan aplikasi Interaktif di dalamnya. CD ROM (Read Only Memory) merupakan satu-satunya dari beberapa kemungkinan yang dapat menyatukan suara, video, teks, dan program dalam CD, Tim Medikomp (Maroebeni, 1994). Pada penjelasan tersebut dapat kita ketahui bahwa CD Interaktif merupakan suatu media yang sangat efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Dengan menggunakan metode Picture and Picture ke dalam media CD Interaktif dengan menambahkan sentuhan Animasi dimana Animasi merupakan salah satu elemen multimedia yang cukup menarik, karena animasi membuat seolah-olah bergerak, padahal animasi merupakan rangkaian sejumlah gambar yang ditampilkan secara bergantian (Gianto, 2005), penulis ingin mengembangkan suatu media pembelajaran Interaktif.

Berdasarkan latar belakang masalah di atas penulis ingin mengembangkan media pembelajaran CD Interaktif dengan sub materi internet dalam penelitian yang berjudul

“Pengembangan Media Pembelajaran CD Interaktif dengan Metode Picture and Picture untuk Kelas IX Pokok Bahasan Internet Pada Mata Pelajaran TIK di SMPN 1 Banjar Tahun Ajaran 2012-2013”

II. KAJIAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Pengembangan

Penelitian dan pengembangan atau lit-bang ( Research and Development atau R&D) adalah kegiatan penelitian dan pengembangan, dan memiliki kepentingan komersial dalam kaitannya dengan penelitian ilmiah murni dan pengembangan aplikatif di bidang teknologi. R&D atau litbang ini memegang peranan penting dan menjadi indikator kemajuan dari suatu negara (wikipedia, 2011).

(5)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

981 2.2 Media Pembelajaran

Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan Bovee (dalam supriatna, 1997:2). Media merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang berasal dari bahasa latin yang berarti “antara”. Istilah media dapat kita artikan sebagai segala sesuatu yang menjadi perantara atau penyampai informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan (supriatna,2009) . Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah isi pembelajaran yang ada dalam kurikulum yang dituangkan oleh pengajar atau fasilitator atau sumber lain ke dalam simbol-simbol komunikasi, baik simbol verbal maupun simbol non verbal atau visual.

2.3 Picture and Picture

Menurut Arisandi (2010) model pembelajaran ini mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran. Gambar-gambar ini menjadi media dalam proses pembelajaran, sehingga sebelum proses pembelajaran guru hendaknya menyiapkan gambar-gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau carta dengan ukuran besar.

2.4 CD Interaktif

Menurut Wikipedia (Maroebeni, 2008) CD (Cakram Digital) adalah sebuah piringan optikal yang digunakan untuk menyimpan data secara digital. Berdasarkan kamus komputer dan teknologi informasi Interaktif adalah Kemampuan sistem atau program yang bisa menanyakan sesuatu pada pengguna (mengadakan tanya jawab), kemudian mengambil tindakan berdasarkan respon tersebut.

2.6 Implementasi Metode Picture and Picture dalam Media Pembelajaran CD Interaktif

Dewasa ini sudah banyak terdapat media-media pembelajaran Interaktif yang digunakan sebagai alat bantu penyampaian materi pembelajaran disekolah-sekolah.

(6)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

982 Akan sangat bagus jika media pembelajaran Interaktif ini menggunakan metode Picture and Picture. Metode yang biasanya diberikan secara langsung oleh guru menunjukkan gambar-gambar secara langsung akan dikemas dalam suatu CD Interaktif dengan metode Picture and Picture oleh penulis sehingga guru nantinya berperan sebagai pengarah bila siswa mengalami kesulitan dalam belajar.

III. METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian

Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development / R&D). Borg and Gall (2003:569) mendefinisikan penelitian pengembangan sebagai berikut:

“Educational research and development (R&D) is an industry based development model in which the findings of research are used to design new products and procedures which then are systematically field-tested, evaluated, and refined until they meet specified criteria of effectives, quality, or similar standard.”

Pernyataan tersebut memberi makna bahwa penelitian dan pengembangan merupakan sebuah industri berbasis model pengembangan. Hasil temuan dari penelitian tersebut digunakan untuk merancang produk dan prosedur baru yang selanjutnya secara sistematis diuji di lapangan, dievaluasi dan disempurnakan hingga memenuhi kriteria efektif, bermutu, dan standar lain.

3.2 Model Pengembangan

Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan Dick and Carey. Penulis menggunakan model pengembangan ini di karenakan model ini digunakan pada penelitian pengembangan pendidikan. Langkah pada model Dick and Carey menunjukan hubungan yang sangat jelas, dan tidak terputus antara langkah yang satu dengan yang lainya. Dengan kata lain, sistem yang terdapat pada Dick and Carey sangat ringkas, namun isinya padat dan jelas dari satu urutan ke urutan berikutnya (Dadang Supriatna, 2007). Selain itu penulis juga menggabungkan model pengembangan Dick and Carey ini dengan model pengembangan waterfall. Penulis

(7)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

983 menggunakan waterfall dikarenakan penulis beranggapan bahwa waterfall adalah model yang tepat untuk mengembangkan suatu software yang berbasis pendidikan dengan menggabungkannya bersama model Dick and Carey. Namun pada penelitian ini, penulis tidak sampai pada tahap pengukuran hasil pembelajaran, hanya pada tahap pengembangan dan menganalisis respon siswa terhadap media pembelajaran CD Interaktif yang dikembangkan. Berikut adalah tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pengembangan media.

3.3 Lokasi dan Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 1 Banjar pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 dan guru TIK di SMPN 1 Banjar. Sedangkan objek penelitian ini adalah media pembelajaran Interaktif Picture and Picture , respon guru dan respon siswa.

3.4 Instrument dan Teknik Pengumpulan Data

Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian pengembangan ini adalah pedoman wawancara dan angket.

Metode wawancara digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui masalah atau kendala yang dirasakan guru selama mengajar TIK kelas IX. Hasil dari wawancara dengan guru ini digunakan sebagai informasi penting bagi peneliti yang nantinya akan digunakan untuk acuan pembuatan media. Metode wawancara juga digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui respon guru setelah penggunaan media pembelajaran Interaktif berbasis Animasi dalam proses pembelajaran.

3.5 Teknik Analisis Data

Seluruh data yang akan diperoleh dari angket akan dikelompokkan menurut sifatnya menjadi dua, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.

(8)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

984 Tabel 1. Kriteria penggolongan respon siswa dan guru

No Interval Kategori

1 X > Mi + 1,5 SDi Sangat positif

2 Mi + 0,5 SDi< X ≤ Mi+ 1,5 SDi Positif

3 Mi – 0,5 SDi < X ≤ Mi+ 0,5 SDi Kurang Positif 4 Mi– 1,5 SDi < X ≤ Mi – 0,5 SDi Negatif

5 X ≤ Mi – 1,5 SDi Sangat Negatif

Nurkancana dan Sunartana, 1992(dalam Mudiana, 2011)

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 HASIL PENELITIAN

Berdasarkan analisis metode penelitian, maka hasil penelitian pengembangan Media Pembelajaran CD Interaktif dengan Metode Picture and Picture untuk Mata Pelajaran TIK dengan pokok bahasan internet pada Siswa Kelas IX A SMP Negeri 1 Bajar yang dilakukan penulis dapat diuraikan sebagai berikut.

4.1.1 Implementasi Menu Utama

Halaman Menu Utama ini terdiri dari beberapa tombol yaitu tombol Beranda yang akan mengarahkan pengguna menuju ke halaman Beranda, tombol Pokok bahasan yang akan mengarahkan pengguna menuju ke halaman Pokok bahasan, tombol Pengembang yang akan mengarahkan pengguna menuju ke halaman Pengembang, tombol SKKD yang akan mengarahkan pengguna menuju ke halaman SKKD dan tombol keluar yang akan diarahkan untuk menutup media pembelajaran CD Interaktif Picture and Picture ini.

(9)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

985 Gambar 4.6 Implementasi antarmuka pada halaman Menu Utama

Gambar 4.1 Implementasi antarmuka pada halaman Menu Utama

4.1.2 Pengujian Fungsional (Blackbox Testing)

Pengujian fungsional adalah pengujian yang mengidentifikasi kesalahan yang berhubungan dengan kesalahan fungsionalitas perangkat lunak yang tampak dalam kesalahan output. Kebenaran perangkat lunak yang diuji hanya dilihat berdasarkan keluaran yang dihasilkan dari data atau kondisi masukan yang diberikan untuk fungsi yang ada tanpa melihat bagaimana proses untuk mendapatkan keluaran tersebut.

Pengujian fungsional bertujuan untuk mengevaluasi pemenuhan sistem atau komponen dengan kebutuhan fungsional tertentu. Pengujian ini dilakukan untuk antar muka perangkat lunak, dilakukan untuk memperlihatkan bahwa fungsi-fungsi bekerja dengan baik dalam arti masukan yang diterima dengan benar dan keluaran yang dihasilkan benar-benar tepat.

Dari keluaran yang dihasilkan, kemampuan program dalam memenuhi kebutuhan pemakai dapat diukur sekaligus dapat diiketahui kesalahan-kesalahannya.

(10)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

986 Tabel 4.2 Pegujian Fungsional (Black Box)

No Item Uji Detail Pengujian Jenis Uji

1. Halaman Beranda

Tombol Mulai yang berfungsi mengarahkan ke halaman Menu Utama

Benar

Tombol Keluar yang berfungsi

menutup media pembelajaran Benar Tombol Beranda yang berfungsi

mengarahkan ke halaman Beranda

Benar

Tombol Pokok bahasan yang berfungsi mengarahkan ke halaman Pokok bahasan

Benar

2. Halaman Menu Utama

Tombol Pengembang yang berfungsi mengarahkan ke halaman Pengembang

Benar

Tombol SKKD yang berfungsi mengarahkan ke halaman SKKD

Benar

Tombol Tingkat 1 yang berfungsi mengarahkan ke halaman Tingkat 1

Benar

3. Halaman Pokok bahasan

Tombol Tingkat 2 yang berfungsi mengarahkan ke halaman Tingkat 2

Benar

Tombol Tingkat 3 yang berfungsi mengarahkan ke halaman Tingkat 3

Benar

Tombol Tingkat 4 yang

berfungsi mengarahkan ke Benar

(11)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

987

No Item Uji Detail Pengujian Jenis Uji

halaman Tingkat 4

4. Halaman Pengembang

Tombol ke menu utama yang berfungsi mengarahkan ke halaman ke menu utama

Benar

5. Halaman SKKD

Tombol ke menu utama yang berfungsi mengarahkan ke halaman ke menu utama

Benar

4.2 PEMBAHASAN

Pengembangan Media pembelajaran pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture untuk pokok bahasan internet dirancang untuk membantu keterbatasan media yang digunakan sehingga dapat meningkatkan respons siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. Dalam proses pengembangan Media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture, penulis harus melalui beberapa tahap yaitu tahap mempertimbangkan keberhasilan pembuatan media dan karakter isi yang disajikan, tahap menetapkan mata pelajaran internet sebagai pokok bahasan dalam pembuatan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture untuk mata pelajaran TIK, tahap menentukan kompetensi dasar beserta kandungan pokok bahasan pada media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture, tahap mengumpulkan bahan belajar dan membandingkan dengan pokok bahasan dalam pembelajaran, tahap menentukan karakteristik siswa mengenai kegemaran dan harapan dalam pembelajaran, tahap penetapan strategi penyampaian media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture, pembuatan media, dan tahap uji coba berupa testing yang dilakukan dalam bentuk white box testing dan black box testing.

Pokok bahasan dari media pembelajaran interaktif ini sudah mengalami beberapa perbaikan oleh para ahli yang terdiri dari ahli isi, dan ahli media. Hal ini dilakukan untuk menyempurnakan media pembelajaran, sehingga siap diujikan. Uji coba yang dilakukan adalah uji coba kelompok kecil. Untuk mengetahui respons siswa dan guru terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and

(12)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

988 Picture, penulis menggunakan angket yang menggunakan skala Likert. Hasil analisis data respons siswa menunjukkan bahwa skor rata-rata respons siswa yang diperoleh adalah sebesar 61,2 dan respons guru sebesar 58. Distribusi respons siswa terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture tersebut menunjukkan bahwa dari 10 orang siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar ke 10 orang siswa memberikan respons yang positif tidak ada siswa yang memberikan respon sangat positif respons kurang positif, serta tidak ada siswa yang memberikan respons negatif, dan sangat negatif, sedangkan guru mata pelajaran TIK di SMPN 1 Banjar, kedua guru tersebut memberikan respons sangat positif. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa persentase siswa yang memberikan respons sangat positif terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture adalah sebesar 0 %, persentase siswa yang memberikan respons positif sebesar 100 %, serta presentase yang memberikan respons kurang positif 0 %, negatif 0 %, dan sangat negatif sebesar 0% sedangkan persentase respons guru di SMPN 1 Banjar yang memberikan respons positif terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture adalah sebesar 100% . Dari hasil analisis tersebut, respons siswa dan guru terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture untuk mata pelajaran internet dapat digolongkan pada kategori positif. Respons positif tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dapat membuat siswa merasa senang mengikuti mata pelajaran internet. Beberapa hal yang menjadi alasan siswa menjadi merasa senang belajar dengan menggunakan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture pada mata pelajaran internet adalah dapat dilihat dari beberapa indikator diantaranya adalah pokok bahasan yang dipaparkan menjadi lebih jelas karena dilengkapi dengan gambar - gambar, langkah-langkah pengerjaan suatu pokok bahasan mudah dipahami, siswa dapat berdiskusi dengan temannya dalam satu kelompok. Selain itu dari sisi guru, pada proses pembelajaran guru dipermudah dalam hal penilaian terhadap kemampuan siswa.

V. PENUTUP

(13)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

989 5.1. SIMPULAN

Dari perancangan dan implementasi yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan yang diperoleh berdasarkan media pembelajaran “CD Interaktif dengan metode Picture and Picture” yakni sebagai berikut:

1. Rancangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar adalah agar dapat melaksanakan pembelajaran yang memadai dan efesien karena media CD Interaktif ini berupa CD yang bisa dengan mudah dibawa kemana saja sehingga dapat mengatasi masalah keterbatasan jangkauan WIFI dan juga kurangnya interaksi didalam kelas yang sebelumnya dirasakan oleh guru dan siswa sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan dengan lebih menarik.

2. Implementasi media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar adalah dengan menyesuaikan rancangan awal yaitu penetapan isi yang meliputi standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator sesuai dengan silabus yang diberikan oleh guru TIK di SMPN 1 Banjar, serta menyesuaikan dengan rancangan antar muka yang dibuat berdasarkan storyboard oleh penulis. Pengimplementasian dilakukan pada Adobe Flash CS3 dan Adobe Ilustrator sebagai sarana untuk membuat beberapa gambar-gambar vector yang ada pada CD Interaktif dengan metode Picture and Picture.

3. Respon siswa dan guru terhadap media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture pokok bahasan internet pada mata pelajaran TIK untuk kelas IX di SMPN 1 Banjar adalah positif. Hal ini diketahui dengan melihat respons siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar, terhadap media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture, yang dimana tersebar pada kategori sangat positif 0 %, positif 100 %, Kurang Positif 0 %, negatif 0% dan sangat negatif 0 %. Rata-rata skor respons siswa yaitu 61,2, sehingga respons siswa terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture dapat dikategorikan sangat positif, serta respons guru kelas IX di SMPN 1 Banjar, terhadap media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture,

(14)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

990 yang dimana tersebar pada kategori sangat positif 0 %, positif 100 %, Kurang Positif 0 %, negatif 0% dan sangat negatif 0 %. Rata-rata skor respons guru yaitu 58, sehingga respons guru terhadap pengembangan media pembelajaran CD Interaktif dengan metode Picture and Picture dapat dikategorikan positif.

5.2. SARAN

Saran yang dapat penulis sampaikan kepada pembaca adalah sebagai berikut.

1) Produk CD Interaktif dengan metode Picture and Picture ini baru dilaksanakan tahap uji ciba kelompok kecil yaitu hanya dengan melibatkan 10 orang siswa kelas IX A di SMPN 1 Banjar, sehingga penelitian dapat dilanjutkan ke dalam sebuah penelitian eksperimen pada pebelajar di sekolah yang memperoleh pokok bahasan Internet.

2) CD Interaktif dengan metode Picture and Picture hanya berisi bahasan matteri yang dapat di ilistrasikan menjadi sebuah gambar-gambar jadi tidak semua kompetensi dasar dan indikator yang terdapat dalam silabus ada pada CD Interaktif dengan metode Picture and Picture.

Daftar Pustaka

Arisandi. 2010. “Model Pembelajaran Picture and Picture”.

http://www.papantulisku.com/2010/01/model-pembelajaran-picture-and- picture.html

Borg, Walter R. & Gall, Meredith D. (2003). “Educational research: an introduction (7thed.)”. New York: Longman Inc.

(15)

ISSN 2252-9063 Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika

(KARMAPATI) Volume 1, Nomor 4, Agustus 2012

991 Bovee. 2009. “Dalam Dadang Supriatna, M.Ed. Pengenalan Media Pembelajaran”.

Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak Kanak Dan Pendidikan Luar Biasa 2009

Heinich and Molenda. 2009. “Dalam Dadang Supriatna, M.Ed, Pengenalan Media Pembelajaran”. Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak Kanak Dan Pendidikan Luar Biasa 2009

Istanto. 2001. "dalam Maroebeni, PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DAN CD INTERAKTIF". http://maroebeni.wordpress.com/2008/11/05/perkembangan- multimedia-dan-cd-interaktif.html

Nurkancana dan Sunartana. 1992.( dalam mudiana, Penerapan Model Rekonstruksi Pengetahuan Kognitif Dalam Settingkelas Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa). http://blognemudiana.blogspot.com/2011/10/artikel- masuk-sebagai-pinalis-harpan-i.html?zx=22bf815e32470c4e

Maroebeni. 2008 ."PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DAN CD INTERAKTIF".

http://maroebeni.wordpress.com/2008/11/05/perkembangan-multimedia-dan- cd-interaktif.html

Sari Harahap, S.pd, Juni Panca. 2011. "Peran Guru, Dahulu dan Sekarang".

Widyaiswara P4TK Bidang Bangunan dan listrik Medan.(hlm.5).

Supriatna, Dadang. 2009. “Pengenalan Media Pembelajaran”. Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak Kanak Dan Pendidikan Luar Biasa 2009

Wikipedia. 2011. “Penelitian Pengembangan”.

http://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_dan_pengembangan

W.Setiawan. 2011. “Animasi”. http://www.cbs-

bogor.net/galeri/ebooklain/AnimasiMultimedia/Animasi&Multimedia.pdf

Referensi

Dokumen terkait

Polri memberikan informasi kepada masyarakat melalui media komunikasi yang ada yaitu media cetak (surat kabar, brosur, spanduk), media elektronik (radio dan

Tujuan dari penelitian ini adalah menjabarkan sistem tanda yang baik dan ideal menurut referensi yang ada, mengevaluasi sejauh mana sistem tanda yang diterapkan

Hal ini dapat diartikan bahwa menu merupakan suatu hidangan yang disiapkan untuk disajikan sebagai makanan, daftar makanan yang dipesan, dan daftar makanan yang

Pada fermentasi susu menggunakan propolis 0.6 % dapat me- ningkatkan pertumbuhan bakteri LCR dan tidak meningkatkan jumlah asam laktat atau peru- bahan pH yang dialami hampir

Gambar 3. Pendefinisian objek penelitian, yaitu mempelajari objek yang diteliti terkait dengan topik penelitian mengapa penelitian perlu untuk diteliti. Studi literatur,

Percobaan kejahatan yang dapat dipidana hanya pada tindak pidana dolus (kesengajaan), jadi menurut hukum positif tidak semua percobaan dikenakan hukuman. ternyata

endometrium yang kurang subur atau kurang baik menyebabkan placenta harus tumbuh menjadi luas untuk mencukupi kebutuhan janin (Febryanti 2012). Penelitian yang dilakukan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan udang Galah dan ikan Nilem yang dipelihara dengan sistem polikultur dengan kepadatan