• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM (PGA) DAN KERENTANAN SEISMIK MENGGUNAKAN METODE MIKROTREMOR DI JALUR SESAR KENDENG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IDENTIFIKASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM (PGA) DAN KERENTANAN SEISMIK MENGGUNAKAN METODE MIKROTREMOR DI JALUR SESAR KENDENG"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Pembagian Zona Tanah di Indonesia.
Gambar 2.1 Empat Tahapan nalisa Resiko Gempa dengan Metode  Deterministic seismic Hazard Analysis (DSHA)
Gambar 2.2 Logic Tree untuk sumber gempa sesar.
Gambar 2.3 Logic Tree untuk sumber gempa subduksi.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan percepatan getaran tanah maksimum (PGA) dengan menggunakan metode Tong & Katayama (1988) kemudian divisualisasikan dengan mikrozonasi

Hasil lain dari analisis respon dinamika tanah adalah respon spektra percepatan di permukaan tanah pada lokasi yang ditinjau sebagaimana ditunjukkan pada gambar

Penelitian ini bertujuan memahami nilai percepatan getaran tanah maksimum dengan metode Mc Guiree dan intensitas di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan metode Mc

diketahui dari hasil perhitungan dan sebaran peta percepatan tanah maksimum dan intensitas maksimum gempa kemudian disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang

Tugas akhir yang berjudul “Analisis Nilai Indeks Kerentanan Tanah(Kg) dan Percepatan Tanah Maksimum (PGA) Berdasarkan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio

Untuk mengetahui tingkat resiko kerusakan gempabumi pada lokasi penelitian, dibuat mikrozonasi tingkat resiko kerusakan gempa dengan menggabungkan peta kerusakan

Hasil lain dari analisis respon dinamika tanah adalah respon spektra percepatan di permukaan tanah pada lokasi yang ditinjau sebagaimana ditunjukkan pada gambar

Perhitungan Nilai Percepatan Tanah Maksimum Berdasar Rekaman Sinyal Accelerograph di Stasiun Pengukuran UNSO