No. Daftar: 269/AP/S/2013
STUDI ANALISIS KOMPETENSI LULUSAN JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KOTA CIMAHI DAN
DI PUSAT BIMBINGAN BELAJAR GANESHA OPERATION PADA BAGIAN MARKETING SEKOLAH DASAR KOTA BANDUNG.
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Jurusan Administrasi Pendidikan
Oleh
FAJARINI SYAFITRI
0900236
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
STUDI ANALISIS KOMPETENSI
LULUSAN JURUSAN ADMINISTRASI
PENDIDIKAN DI KANTOR DINAS
PENDIDIKAN KOTA CIMAHI DAN DI
PUSAT BIMBINGAN BELAJAR GANESHA
OPERATION PADA BAGIAN
MARKETING SEKOLAH DASAR KOTA
BANDUNG
Oleh:
FAJARINI SYAFITRI 0900236
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Administrasi Pendidikan
© Fajarini Syafitri 2013 Universitas Pendidikan Indonesia
Oktober 2013
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung”. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai analisis kompetensi bidang pekerjaan yang menjadi wilayah kerja bagi lulusan S1 Administrasi Pendidikan disuatu lembaga baik negeri maupun swasta. Program studi Administrasi pendidikan merupakan salah satu disiplin ilmu yang mempelajari mengenai bagaimana merencanakan dan mengembangkan seluruh sumber daya. Sebagai lulusan yang menekuni profesi pendidikan, keterserapan lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan belum sepenuhnya memiliki pekerjaan yang relevan dengan kompetensi yang dimilikinya. Dalam Borang
Akreditasi Sarjana Jurusan Administrasi Pendidikan (2012: 36), bahwa “Hasil
penelusuran yang dilakukan oleh jurusan pada tahun 2009, persentase lulusan yang bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahliannya sebesar 38.00%,
sedangkan tidak sesuai sebesar 62.00% dari 50 frekuensi”. Melihat hal tersebut
perlu adanya perhatian dan tindak lanjut mengenai bagian atau posisi yang bisa dimasuki oleh lulusan S1 Administrasi Pendidikan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Profil kompetensi lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan sesuai dengan bidang pekerjaan yang ada di kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung, 2) Relevansi mata kuliah yang sesuai dengan bidang pekerjaan di kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung, serta 3) Aktualisasi diri lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan pada bidang pekerjaan di kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
Sumber data penelitian ini adalah Sekretaris Dinas Pendidikan, Staf Sub Bagian Program dan Pelaporan, Kepala Seksi Marketing Promosi, dan Staf Marketing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.
Berdasarkan hasil temuan dan analisis dilapangan didapatkan informasi bahwa: 1) Kompetensi lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan dapat memenuhi kompetensi bidang pekerjaannya, 2) Mata kuliah-mata kuliah S1 jurusan Administrasi Pendidikan sesuai dengan deskripsi pekerjaan pada bidang pekerjaannya, serta 3) Lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan dapat mengaktualisasikan dirinya pada bidang pekerjaannya
ABSTRACT
This study entitled of "Analysis of S1 Competency Education of Administration in the Office of Education Cimahi and Tutoring Center Ganesha Operation Marketing Part Bandung City Center Elementary School". The problems discussed in this study on the analysis of the competence areas of work that are sources of employment for graduates S1 Administration Education sector in both public and private institutions. Education of Administration program of study is one of the disciplines that study about how to plan and develop all resources. As graduates who pursue education of profession, absorption S1 graduates majoring in Educational Administration has not fully relevant job with its competence. Accreditation Forms Graduate Programs in Educational Administration (2012 : 36 ), that "The results of the search conducted by the graduates majoring in Educational of Administration in accordance with the existing work in the field of education offices Cimahi and Tutoring Center Marketing Ganesha Operation section of Bandung Center Elementary School, 2) Relevance courses in accordance with the field work in the office and the Department of Education Cimahi Tutoring Center Marketing Ganesha Operation section Bandung City Center Elementary School, and 3) self-actualization S1 graduates majoring in Educational of Administration at field work in the office and the Department of Education Cimahi Tutoring Center Ganesha Operation sections Marketing School basic Bandung City Center.
Source of research data is the Secretary of the Department of Education, Staff Sub-Division and Reporting Program, Section Chief Marketing Promotion and Marketing Staff. The method used is descriptive method with qualitative approach. The data was collected through interviews, observation, and documentation.
Based on the findings and analysis of the information obtained in the field that: 1) Competence S1 graduates majoring in Educational of Administration can meet the competency areas of work, 2) The course subjects S1 Educational of Administration in accordance with the job description on the field of work, as well as, and 3) S1 graduate majoring in Educational of Administration can actualize itself in the field of work.
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... Error! Bookmark not defined.
PERNYATAAN ... Error! Bookmark not defined.
ABSTRAK ... Error! Bookmark not defined.
KATA PENGANTAR ... Error! Bookmark not defined.
UCAPAN TERIMA KASIH ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR ISI ... 1 DAFTAR TABEL ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR GAMBAR ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR LAMPIRAN ... Error! Bookmark not defined.
BAB I PENDAHULUAN ... Error! Bookmark not defined.
A.Latar Belakang Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
B.Fokus Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
C.Tujuan Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1.Tujuan Umum ... Error! Bookmark not defined.
2.Tujuan Khusus ... Error! Bookmark not defined.
D.Manfaat/ Signifikansi Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
E. Struktur Organisasi Skripsi ... Error! Bookmark not defined.
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN ... Error! Bookmark not defined.
A.Kajian Pustaka ... Error! Bookmark not defined.
1.Kompetensi Lulusan ... Error! Bookmark not defined.
2.Konsep Kurikulum ... Error! Bookmark not defined.
3.Analisis Pekerjaan ... Error! Bookmark not defined.
4.Manajemen Kinerja ... Error! Bookmark not defined.
5.Aktualisasi Diri ... Error! Bookmark not defined.
B.Kerangka Pemikiran ... Error! Bookmark not defined. BAB III METODE PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined. A.Lokasi dan Sumber Data Penelitian .... Error! Bookmark not defined.
1.Lokasi Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
B.Desain Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
C.Metode Penelitian... Error! Bookmark not defined.
D.Definisi Operasional... Error! Bookmark not defined.
E. Instrumen Penelitian... Error! Bookmark not defined.
F. Teknik Pengumpulan Data ... Error! Bookmark not defined.
1.Teknik Observasi ... Error! Bookmark not defined.
2.Teknik Wawancara ... Error! Bookmark not defined.
3.Studi Dokumentasi ... Error! Bookmark not defined.
4.Triangulasi ... Error! Bookmark not defined.
G.Analisis Data ... Error! Bookmark not defined.
H.Keabsahan Data ... Error! Bookmark not defined.
1.Uji Kredibilitas (Credibility/ Validasi Internal) .... Error! Bookmark not defined.
2.Transferabilitas (Validitas Eksternal) ... Error! Bookmark not defined.
3.Dependabilitas (Reliabilitas) ... Error! Bookmark not defined.
4.Konfirmabilitas (Objektivitas) ... Error! Bookmark not defined.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... Error! Bookmark not defined.
A.HASIL PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.Temuan Umum (Deskripsi Lokasi Penelitian)Error! Bookmark not defined.
2.Temuan Khusus (Data Temuan Penelitian) ... Error! Bookmark not defined.
B.PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.Kompetensi Lulusan S1 Administrasi Pendidikan Error! Bookmark not defined.
2.Relevansi Kurikulum S1 Administrasi Pendidikan ... Error! Bookmark not defined.
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
A.Kesimpulan ... Error! Bookmark not defined.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penelitian
Tantangan dan persaingan di era globalisasi ini menutut dunia pendidikan
mampu memberikan kontribusi dalam menghasilkan sumber daya manusia
berkualitas dan mampu bersaing dengan berbagai kemampuan yang
dimilikinya. Untuk memanfaatkan seluruh potensi tersebut bisa diwadahi
melalui proses penyelenggaraan pendidikan yang di dalamnya terdapat
program-program kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik
dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dalam dunia pendidikan
sehingga mampu memanfaatkan peluang-peluang yang ada secara optimal.
Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting karena pendidikan
adalah proses belajar untuk menjadi, yakni menjadi manusia yang lebih
bermanfaat dan berguna dengan menggali dan mengembangkan potensi yang
dimilikinya untuk melakukan aktualisasi diri yang baik di dalam suatu
lingkungan atau organisasi. Sejalan dengan itu, dalam Undang-Undang Sistem
Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003, pada Bab I Pasal 1 dijelaskan
pengertian pendidikan sebagai berikut,
Pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dari pengertian di atas, terdapat dua kegiatan inti di dalam pendidikanyaitu
menciptakan suasana belajar dan mengembangkan potensi diri (peserta didik)
agar meciptakan manusia yang memiliki keterampilan, karakteristik dan
akhlak yang mulia.
Suatu lembaga penyelenggara pendidikanmenjadi organisasi pembelajar
yang memiliki peran dan pengaruh penting selamaproses pembelajaran dalam
2
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
penyelenggara pendidikan. Pengertian mengenai perguruan tinggi tercantum
di dalam UU No.12 tahun 2012 mengenai Perguruan Tinggi pada Bab I Pasal
1 ayat (2)dijelaskan bahwa:
Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan progam profesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.
Kemudian tujuan pendidikan tinggi dijelaskan pada pasal 5 bahwa,
Pendidikan Tinggi bertujuan: (a) berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada TuhanYang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa; (b) Dihasilkannya lulusan yang menguasai cabang Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi untuk memenuhi kepentingan nasional dan peningkatan daya saing bangsa; (c) Dihasilkannya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Penelitian yang memperhatikan dan menerapkan nilai Humaniora agar bermanfaat bagi kemajuan bangsa, serta kemajuan peradaban dan kesejahteraan umat manusia; dan terwujudnya Pengabdian kepada Masyarakat berbasis penalaran dan karya Penelitian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan setelah pendidikan menengah
yang terdiri dari beberapa program pendidikan di dalamnya. Setiap lulusan
dari perguruan tinggi diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi yang
dimilikinya berupa ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai budaya
yang telah dipelajari khususnya selama perkuliahan dapat mengembangkan
seluruh kompetensi yang dimilikinya sehingga dapat memberikan manfaat
bagi dirinya dalam memberikan kotribusi dan perubahan terhadap masyarakat
dan lingkungannya.
Dalam mempersiapkan kemampuan lulusan dari suatu perguruan tinggi
harus sesuai dengan jenis, jenjang dan jalur pendidikannya serta memenuhi
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang tercantum dalam
Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012. Salah satu perumusan capaian
3
jenjang pendidikan dan atau tingkat pekerjaan. Rumusan profil kompetensi
lulusan ini dijadikan rumusan sebagai standar kinerja yang diperlukan untuk
dituangkan ke dalam kegiatan pembelajaran berbasis kompetensi yang
menggambarkan visi dan misi perguruan tinggi, sehingga menghasilkan
rumusan operasional agar pencapaiannya dapat lebih fokus, terukur dan terus
diamati. Untuk kompetensi lulusan (S1) bidang pendidikan sudah dijelaskan
dalam Deskriptor Kualifikasi SDM Level 6 pada KKNI, bahwa yang
dihasilkan oleh Program S1 Pendidikan adalah sebagai berikut:
1). Mampu memanfaatkan IPTEKS dalam bidang keahliannya dan mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi dalam penyelesaian masalah; 2). Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah procedural; 3). Mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data, dan memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi; dan 4). Bertanggungjawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggungjawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Dalam menyelenggarakan program pendidikan, penting adanya usaha
dalam meningkatan kualiatas pelayanan pendidikan yang salah satunya
akan berpengaruh terhadap lulusan pendidikan yang mampu
mengaplikasikan konsep tersebut di dunia kerja. Merujuk pada
Kemendiknas Nomor 045/U/2002 tentang Kuirkulum Inti Perguruan Tinggi
pasal 2 ayat (1) dan (2), sebagai berikut:
(1) Kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas: a. Kompetensi utama;
b. Kompetensi pendukung;
c. Kompetensi lain yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama.
(2) Elemen-elemen kompetensi terdiri atas: a. Landasan kepribadian;
b. Penguasaan ilmu dan keterampilan; c. Kemampuan berkarya;
4
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
e. Pemahaman kadiah kehidupan bermasyarakat sesuai dengan piliahan keahlian dalam berkarya.
Sejalan dengan hal tersebut, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang
menyelenggarakan sistem pendidikan dengan visi sebagai Universitas
Pelopor dan Unggul (a leading and outstanding university) terutama dalam bidang pendidikan dengan melakukan perbaikan dari aspek kelembagaan
dan meningkatkan kualitas program pendidikan yang tersedia didalamnya
(Rambu-rambu perkembangan kurikulum UPI, 2013:1)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai universitas pelopor dan
unggul dalam bidang pendidikan menyelenggarakan program-program
pendidikan yang diantaranya adalah program atau jurusan Administrasi
Pendidikan (S1), Fakultas Ilmu Pendidikan. Program studi Administrasi
pendidikan (S1) merupakan salah satu disiplin ilmu yang mempelajari
mengenai bagaimana merencanakan dan mengembangkan seluruh sumber
daya, khususnya sumber daya manusia sebagai aset utama dalam suatu
organisasi sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas kerjanya,
baik dalam ruang lingkup sekolah, organisasi, dan instansi pemerintah guna
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam wilayah kajiannya, Administrasi pendidikan bergerak dalam
proses penyelenggaraan pendidikan yang berkepentingan dalam menjamin
suatu penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dengan pengelolaan yang
efektif dan efisien, sehingga sangatlah penting dikuasai oleh orang yang
profesional dalam melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan kemampuan
yang dimilikinya agar menghasilkan produktivitas kerja yang diharapkan
dan berkualitas.
Hal ini sesuai dengan misi jurusan Administrasi Pendidikan yang
tertuang dalam Borang Akreditasi Sarjana Jurusan Administrasi
5
a. Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan disiplin ilmu dan pendidikan profesi Administrasi Pendidikan,
b. Mengembangkan strukur disiplin ilmu dan profesi Administrasi Pendidikan yang relevan dengan tuntutan profesi dan kebutuhan pembangunan pendidikan nasional, dan
c. Mengembangkan kolaborasi kelembagaan untuk mengkokohkan eksistensi dan prospek kebermaknaan Jurusan Administrasi Pendidikan dalam pembangunan nasional.
Merujuk pada ketiga misi tersebut, lebih lanjut dijelaskan mengenai
tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh jurusan Administrasi
Pendidikan FIP, yaitu sebagai berikut:
1) Meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan disiplin ilmu sehingga menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan profesi Administrasi Pendidikan. Tujuan ini di arahkan pada sasaran pokok, yaitu:
a) Peningkatan mutu penyelenggaraan perkuliahan berbasis laboratorium praktek.
b) Peningkatan jumlah mutu karya ilmiah yang dapat dipublikasikan.
c) Peningkatan mutu pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian.
2) Mengembangkan struktur disiplin ilmu dan profesi Administrasi Pendidikan yang relevan dengan tuntutan profesi dan kebutuhan pembangunan pendidikan nasional. Tujuan ini di arahkan pada sasaran pokok, yaitu:
a) Penguatan konsep-konsep ilmu dan profesi Administrasi Pendidikan
b) Perluasan dan modernisasi teori-teori ilmu dan profesi Administrasi Pendidikan.
c) Penajaman metodologi penelitian/kajian tentang pengembangan ilmu dan profesi Administrasi Pendidikan.
d) Meningkatkan kebermaknaan ilmu Administrasi Pendidikan dalam lapangan profesi kependidikan yang relevan dengan KKNI.
3) Mengembangkan kolaborasi kelembagaan untuk mengokohkan eksistensi dan prospek kebermaknaan Jurusan Administrasi Pendidikan dalam pembangunan nasional. Tujuan ini di arahkan pada sasaran pokok, yaitu:
6
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
b) Mengembangkan dan membina kemitraan dengan dengan PT di luar negeri (Negara Asean, Australia dan Western Union).
Walaupun demikian, sebagai lulusan yang menekuni profesi pendidikan
pada kenyataannya keterserapan lulusan jurusan Administrasi Pendidikan
khususnya pada jenjang S1 belum sepenuhnya memiliki pekerjaan yang
relevan dengan kompetensi yang dimilikinya.Pernyataan ini didukung
dengan data berdasarkan Borang Akreditasi Sarjana Jurusan Administrasi
Pendidikan (2012: 36), menyebutkan bahwa:
Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh jurusan pada tahun 2009, persentase lulusan yang bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahliannya sebesar 38.00%, sedangkan tidak sesuai sebesar 62.00% dari 50 frekuensi.
Dari temuan tersebut terlihat bahwa orientasi pekerjaan lulusan S1
Administrasi Pendidikan sebesar 63% mendapatkan pekerjaan yang tidak
sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Hal ini bisa saja terjadi karena
kurangnya informasi mengenai kompetensi lulusan S1 Administrasi
Pendidikan kepada setiap lembaga maupun instansi pemerintah, opini
masyarakat yang masih menganggap bahwa lulusan S1 Administrasi
Pendidikan adalah sebagai seorang guru (tenaga pendidik), serta
pencitraan mengenai nama jurusan Administrasi Pendidikan masih
dianggap berbeda dengan Manajemen Pendidikan. Sebenarnya, lulusan S1
jurusan Administrasi Pendidikan dipersiapkan dan diharapkan dapat
menduduki posisi strategis baik secara struktural maupun fungsional di
lembaga pendidikan seperti sekolah, dinas, maupun perusahaan swasta.
Adapun kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan sesuai dengan yang
tercantum dalam Borang Akreditasi Sarjana Jurusan Administrasi
Pendidikan (2012:71) adalah sebagai berikut:
a. Memiliki kemampuan dalam mengembangkan pengetahuan baiksecara teoritis, konsep maupun dan keilmuan Administrasi Pendidikan;
7
c. Menguasai metodologi riset, khsusunya pada bidang disiplin yang menjadi kajiannya.
Untuk merealisasikan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap
lulusan S1 Administrasi Pendidikan dalam memenuhi kebutuhan dunia
kerja perlu adanya perhatian dan tindak lanjut mengenai permasalahan
ini,salah satunya dengan mengindentifikasi atau analisis pekerjaan yang
ada didalam suatu instansi atau organisasi secara mendalam mengenai
bagian atau posisi-posisi yang bisa dimasuki oleh lulusan S1 Administrasi
Pendidikan dapat dijabarkan mengenai kompetensi lulusan yang
diharapkan di dalam kurikulum, sehingga ilmu yang telah dipelajari
selama perkuliahan dapat diimplementasikan dengan baik, relevan
danbekembang secara optimal.
Selain itu, didukung dengan KKNI deskriptor program Administrasi/
Manajemen Pendidikan S1 sebagai berikut :
Tabel 1.1
KKNI Deskriptor program Administrasi/ Manajemen Pendidikan S1
Deskriptor
Mampu merancang pengelolaan pendidikan
Dengan metode
Proses, alat, bahan
Prosedur pengelolaan dalam bidang garapan (kurikulum, siswa, biaya, sdm, fasilitas, TI & masyarakat) pendidikan
Menunjukkan
hasil Kualitas hasil Kreatif sesuai prosedur Dalam
8
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Deskriptor
monev (monitoring dan evaluasi), penyusunan LAKIP (laporan kinerja)
Satuan pendidikan pada jalur, jenis, dan jenjang pendidikan
Sumber : Data Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UPI, 2012.
Dengan merujuk pada kurikulum dan KKNI Deskriptor program
Administrasi/ Manajemen Pendidikan (S1) mengenai sejauh mana
kompetensi tersebut dapat dipenuhi serta diaktualisasikan oleh lulusan
terhadap pekerjaannya, penting adanya evaluasi guna perbaikan dengan
membandingkan kompetensi lulusan yang tertuang dalam kurikulum
dengan job analysis, job specification, dan job description suatu pekerjaan yang dapat dilakukan melalui evaluasi perancangan dan penerapan struktur
kurikulum mulai dari bahan ajar, silabus, proses pembelajaran, kegiatan
kemahasiswaan, sampai pada proses bimbingan akademik, sehingga
proses pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai bentuk refleksi bagi
kurikulum jurusan Administrasi Pendidikan.
Rangkain proses ini dilakukan sebagai bentuk usaha dalam
meningkatkan kualitas kompetensi yang dimiliki oleh setiap lulusan
pendidikan serta membangun sense of belonging yang tertanam dengan baik. Hal ini didukung oleh pendapat Mc Clelland dalam Moeheriono
(2009:4), bahwa “kompetensi adalah sebagai karakteristik dasar personel
yang menjadi faktor penentu sukses tidaknya seseorang dalam
mengerjakan suatu pekerjaan atau pada suatu situasi tertentu”. Kompetensi
9
(job description)dan spesifikasi suatu jabatan (job specification) mengenai pengetahuan, kemampuan, keterampilan serta kepribadian personal
individu seseorang yang dibutuhkan pada suatu posisi atau jabatan
tertentu, karena kapastitas yang dimiliki oleh seseorang mampu memenuhi
apa yang disyaratkan oleh pekerjaan dalam suatu organisasi dalam
mencapai hasil yang diharapkan.
Pada penelitian inimelakukan analisis di dua lembaga yakni di instantsi
negeri dan swasta untuk melihat perbandingan antara kedua lembaga
tersebut mengenai kompetensi dan kontribusi yang dimiliki lulusan S1
jurusan Administrasi Pendidikan terhadap bidang pekerjaannya. Instansi
negeri yang akan diteliti adalah Dinas Pendidikan Kota Cimahi, sedangkan
untuk lembaga swasta yaitu di Pusat Bimbingan Belajar Ganesha
Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung. Dengan
demikian untuk mengetahui kompetensi lulusan tersebut, maka penulis
tertarik untuk meneliti dalam konteks masalah tersebut dengan
menetapkan judul penelitian: “Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan
Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung”.
B. Fokus Penelitian
Berdasarkan latar belakang di atas, masalah dalam penelitian ini
mengarah pada kompetensi lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan.
Secara konseptual, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut
mengenai analisis kompetensi bidang pekerjaan yang menjadi wilayah
kerja bagi lulusan S1 Administrasi Pendidikan disuatu lembaga baik
negeri maupun swasta.
Adapun secara kontekstual, penelitian ini dilakukan di instansi negeri
dan swasta, yaitu di kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat
10
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pusat Kota Bandung. Sedangkan fokus permasalahan dalam penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana kompetensi lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan di
kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar
Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota
Bandung?
2. Bagaimana relevansi mata kuliah yang diperoleh pada saat perkuliahan
dengan bidang pekerjaan yang ada di kantor Dinas Pendidikan Kota
Cimahi dan PusatBimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung?
3. Sejauhmana aktualisasi diri para lulusan S1 jurusan Administrasi
Pendidikan dalam bidang pekerjaan di kantor Dinas Pendidikan Kota
Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan sasaran atau harapan yang akan dicapai
melalui penyelenggaraan penelitian ini. Adapaun tujuan penelitian yang
akan dicapai terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus, sebagai berikut:
1. Tujuan Umum
Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran
tentang profil lulusan S1 Administrasi Pendidikan dan mengetahui
kompetensi-kompetensi yang perlu dipersiapkan oleh lulusan
Administrasi Pendidikan khususnya di kantor Dinas Pendidikan Kota
Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung, meliputi bidang
pekerjaannya, kesesuaian antara mata kuliah yang dipelajari, serta
11
2. Tujuan Khusus
Secara khusus, tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut :
a. Memperoleh gambaran mengenai profil kompetensi lulusan
sesuai dengan bidang pekerjaan yang ada di kantor Dinas
Pendidikan Kota Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha
Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
b. Memperoleh gambaran mengenai relevansi mata kuliah yang
sesuai dengan bidang pekerjaandi kantor Dinas Pendidikan Kota
Cimahi dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
c. Untuk mengetahui aktualisasi diri lulusan S1 jurusan
Administrasi Pendidikan pada bidang pekerjaan di kantor Dinas
Pendidikan Kota Cimahi danPusat Bimbingan Belajar Ganesha
Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
D. Manfaat/ Signifikansi Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dari segi
teoritis, analisis dan praktis dalam memberikan kontribusi yang baik dan
bersifat realistik terhadap perkembangan keilmuan Administrasi
Pendidikan (S1). Adapaun manfaat yang diharapkan melalui penelitian ini
diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Diharapkan dapat memberikan masukan yang berguna untuk lembaga
yaitu jurusan Administrasi Pendidikan S1 sebagai bentuk refleksi dari
kurikulum yang di selenggarakan oleh jurusan Administrasi
Pendidikan terhadap mahasiswa untuk mampu mempersiapkan lulusan
yang memiliki daya saing tinggi dan profesional.
2. Diharapkan dapat menganalisis aktualisasi diri lulusan S1 jurusan
Administrasi Pendidikan dalam menjalankan pekerjaannya dalam
12
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Menjadi salah satu upaya atau bentuk pengembangan profesional yang
terus ditingkatkan khususnya oleh pihak pengembang kurikulum
jurusan guna lebih efektif dalam merumuskan kompetensi yang harus
dimiliki oleh lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
4. Meningkatkan kerjasama antara pihak jurusan, seperti melakukan studi
banding, pertukaran pelajar (student exchange) antar univeritas baik di dalam negeri atau pun luar negeri, melakukan kerjasama dan jejaring
kerja dengan perusahaan, lembaga pendidikan, serta pemangku
kepentingan dilingkungan pemerintah ataupun non pemerintah guna melihat sejauh mana perkembangan dan kualitas SDM (mahasiswa dan
lulusan) jurusan Administrasi Pendidikan, serta memberikan fasilitas
guna memudahkan dalam mendapatkan pekerjaan.
E. Struktur Organisasi Skripsi
Layaknya sebuah sistem, skripsi ini terdiri dari beberapa unsur yang
saling berhubungan satu sama lain. Pembuatan skripsi ini tentunya
memliki struktur organisasi atau sistematika penulisan yang sudah
ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Pendidikan
Indoensia Nomor 5032/UN40/HK/2012 tentang Pedoman Penulisan Karya
Ilmiah di Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2012.
Secara sistematis umum skripsi ini terdiri dari judul penelitian, lembar
pengesahan skripsi, lembar pernyataan keaslian skripsi, ucapan terima
kasih, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran, lima bab
inti, daftar pustaka, dan lampiran-lampiran pendukung. Secara ringkas
lima bab inti dalam skripsi ini adalah sebagai berikut:
1. BAB I PENDAHULUAN
BAB ini merupakan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang
penelitian yang menggambarkan alasan rasional dan pentingnya suatu
permasalahan untuk diteliti, fokus penelitian, tujuan penelitian,
13
2. BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN
BAB ini terdiri dari kajian pustaka yang menjadi acuan penelitian dari
segi teoritis dan konseptual, serta kerangka pemikiran.
3. BAB III METODE PENELITIAN
BAB ini membahas tentang metode yang digunakan dalam
penelitian, yang dimulai dari lokasi dan subjek penelitian, desain
penelitian, metode penelitian, definisi operasional, instrumen
penelitian, tenik pengumpulan data, analisis data., dan keabsahan data.
4. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB ini membahas mengenai hasil penelitian yang terdiri dari
temuan umum dan temuan khusus, serta pembahasan hasil penelitian.
5. BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
60 Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III METODE PENELITIAN
A. Lokasi dan Sumber Data Penelitian 1. Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian merupakan tempat dimana penelitan akan dilakukan
untuk memperoleh data dan fakta mengenai permasalahan yang akan
diteliti dan tujuan penelitian. Lokasi atau tempat penelitian ini yaitu di
kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan di Pusat Bimbingan Belajar
Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
Hal ini berdasarkan pada kajian penelitian mengenai analisis kompetensi
lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan yang salah duanya berada di
kedua instansi atau lembaga tersebut.
2. Sumber Data Penelitian
Konsep populasi atau sampel pada penelitian kualitatif disebut sebagai
sumber data atau informan pada situasi sosial tertentu yang menjadi subjek
penelitian atau unit analisis. Spradley (Sugiyono, 2011 :297)
mengemukakan bahwa “situasi sosial atau social situation terdiri atas tiga elemen, yaitu : tempat (place), pelaku (actors), dan aktivitas (activity) yang berinteraksi secara sinergis”. Sedangkan, Miles dan Huberman
(1992:47) dalam buku Satori dan Komariah, (2010: 51) menyatakan
bahwa sampel-sampel kualitatif cenderung:
1. Menggunakan orang yang lebih kecil jumlahnya. (mengambil sepenggalan kecil dari suatu keseluruhan yang lebih besar)
2. Bersifat purposif; karena proses sosial memiliki suatu logika dan perpaduan, sehingga suatu penarikan sampel secara ack pada peristiwa-peristiwa atau perlakuan-perlakuan, biasanya mengurangi jumlah hal-hal kecil yang tidak akan dapat ditafsirkan.
3. Dapat berbuah; pilih awal seorang informan dapat berubah kepada informan-informan baru sebagai perbandingan atau untuk menemukan hubungan.
langkah-61
langkah: mempertentangkan, membandingkan, mereplikasikan, menyusun katalog, dan mengklasifikasikan suatu objek penelitian. 5. Penarikan sampel (pada kasus berganda) terkait dengan kehandalan menggeneralisasi dalam hubungannya dengan kelompok orang yang lebih luas, peristiwa-peristiwa, latar-latar atau proses yang berhubungan dengan nama penelitian.
Pada dasarnya kegiatan penelitian harus memiliki sumber data agar
data yang diperoleh valid dan sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam
penelitian kualitatif tidak dapat ditetapkan rumus ataupun jumlah sumber
data dengan menggunakan perhitungan statistik seperti halnya penelitian
kuantitatif, karena belum tentu pergitungan tersebut dapat menjawab
permasalahan penelitian sehingga pada saat memasuki lapangan peneliti
dapat menentukan sampel lainnya berdasarkan pertimbangan peniliti guna
memenuhi kebutuhan data atau informasi dalam memberikan data yang
lebih lengkap. Maka dalam penelitian ini penentuan sumber data dilakukan
secara purposif (purposive sample) dan snowball sampling agar menyesuaikan dengan tujuan penelitian dan menfokuskan pada
informan-informan terpilih yang kaya dengan kasus untuk studi yang bersifat
mendalam. (Satori dan Komariah, 2010: 47).
Berdasarkan uraian tersebut, data yang diperlukan dalam penelitian
ini adalah mengenai analisis kompetensi lulusan S1 jurusan Administrasi
Pendidikan FIP-UPI Bandung yang berada di dua instansi yaitu; 1) Dinas
Pendidikan Kota Cimahi sebagai instansi milik pemerintah sebanyak dua
orang responden yaitu sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, dan Staf Sub
Bagian Program dan Pelaporan, kemudian, 2) Pusat Bimbingan Belajar
Ganesha Operation bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
sebagai instansi milik swasta sebanyak dua orang responden, yaitu sebagai
Kepala Seksi Marketing dan Staf Marketing.
Pemilihan sumber data merupakan upaya peneliti untuk memperoleh
gambaran dan data yang jelas serta terarah mengenai analisis kompetensi
62
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
bagaimana proses manajemen sumber daya manusia yang akan
berpengaruh terhadap aktualisasi diri lulusan S1 jurusan Administrasi
Pendidikan dalam mengembangkan kompetensi yang dimilikinya.
Lulusan S1 Administrasi Pendidikan yang berada di kantor Dinas
Pendidikan Kota Cimahi terdapat empat orang yang berada pada bidang
pekerjaan yang berbeda-beda yaitu sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan,
Staf Sub Bidang Program dan Pelaporan, Staf Bidang Kurikulum di Dinas
Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Staf Fungsional di Dinas
Pendidikan Kota Cimahi. Maka berdasarkan pada deskripsi pekerjaan serta
posisi strategis dalam struktur organisasi di Dinas Pendidikan Kota
Cimahi, sumber data yang akan diteliti adalah Sekretaris Dinas Pendidikan
dan Staf Sub bidang Program dan Pelaporan karena mempunyai deskripsi
pekerjaan dan tanggungjawab yang lebih besar dari pada bagian lainnya.
Sedangkan di Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing Pusat Sekolah Dasar Kota Bandung terdapat tiga orang lulusan
S1 jurusan Administrasi Pendidikan yaitu sebagai Kepala Seksi Marketing
Promosi, Kepala Seksi Marketing Data, dan Staf Marketing. Peneliti hanya
mengambil bagian Marketing saja karena melihat dari struktur organisasi
dan deskripsi pekerjaan mempunyai tanggungjawab yang sangat besar
dalam membuat program bimbingan belajar. Selain itu, untuk bagian lain
peneliti terhambat dari perihal perizinan untuk melakukan penelitian
terhadap bagian-bagian lainnya yang berada di lingkungan kerja Ganesha
Operation Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
Dengan demikian, sesuai dengan tujuan umum dari penelitian ini
diharapkan dapat memberikan gambaran tentang profil lulusan S1
Administrasi Pendidikan dan mengetahui kompetensi apa saja yang perlu
dipersiapkan oleh lulusan S1 jurusan Administrasi Pendidikan yang akan
memasuki dunia kerja khususnya dalam menempati suatu posisi atau
jabatan di Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan di Pusat Bimbingan Belajar
63
B. Desain Penelitian
Dalam merencanakan suatu penelitian penting adanya rancangan mengenai
desain penelitian agar penelitian yang akan dilakukan lebih terarah. Desain
merupakan suatu proses merencanakan dan memilih sumber-sumber daya dan
data yang akan dipakai untuk diolah sesuai dengan tujuan penelitian.
Penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sejalan dengan hal tersebut Umar
Husein (2008: 8) mengemukakan bahwa “Desain penelitian deskriptif bersifat
paparan pada variabel-variabel yang diteliti, misalnya tentang siapa, yang
mana, kapan, dan di mana, maupun ketergantungan variable pada sub-sub
variabelnya”. Hal ini berdasarkan pada kondisi dan konteks masalah yang
dikaji mengenai kompetensi lulusan, relevansi kurikulum, serta aktualisasi
diri lulusan S1 Administrasi Pendidikan pada dua instansi yaitu di kantor
Dinas Pendidikan Kota Cimahi, dan Ganesha Operation bagian Marketing
Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung.
C. Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan cara atau prosedur yang dilakukan secara
ilmiah untuk memperoleh data penelitian. Sugiyono (2011: 6) menyebutkan
bahwa:
Metode penelitian pendidikan diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam bidang pendidikan.
Kemudian, menurut Satori dan Komariah (2010: 25) mengungkapkan
bahwa:
Penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah.
64
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
diterjemahkan ke dalam suatu tulisan yang bersifat naratif, artinya semua
data, fakta, dokumen maupun gambar dapat menggambarkan atau
menjelaskan apa, mengapa, dan bagaimana suatu kejadian tersebut terjadi
untuk dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa penelitian deskriptif bertujuan
untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena apa adanya secara alami atau
natural. Maka penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Dengan demikian, melalui metode penelitian
deskriptif dan pendekatan kualitatif penelitian ini diharapkan dapat
menggambarkan profil lulusan S1 Administrasi Pendidikan di kantor Dinas
Pendidikan Kota Cimahi dan di Ganesha Operation bagian Marketing
Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung khususnya dalam menempati posisi atau
jabatan tersebut yang berdasarkan pada fokus penelitian.
D. Definisi Operasional
Definisi operasional adalah definisi atau penggambaran secara spesifik
dibuat oleh peneliti mengenai indikator-indikator dari setiap variabel
penelitian yang bertujuan untuk memudahkan penjabaran dan kriteria yang
tegas dalam instrumen penelitian. Hal ini dikemukakan oleh Komarudin
(1986:57) bahwa, “Definisi operasioal merupakan pengertian yang lengkap
tentang suatu variable yang mencakup semua unsur yang menjadi ciri utama
variable itu”. Dalam penelitian ini terdapat definisi yang perlu dijabarkan mengenai analisis kompetensi lulusan S1 Administrasi Pendidikan, yaitu
berkenaan dengan: 1) kompetensi; 2) relevansi kurikulum; dan 3) aktualisasi
diri. Maka dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kompetensi adalah karakteristik yang menekankan pada diri seseorang berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya. Dalam
Permendiknas No. 23 Tahun 2006 dijelaskan kompetensi lulusan adalah
“kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki
peserta didik. Kompetensi yang dikaji dalam penelitian ini adalah
65
lulusan S1 jurusan Adminsitrasi Pendidikan FIP UPI yang terdiri dari tiga
gugus kompetensi yaitu landasan keilmuan, landasan kependidikan, dan
bidang keahlian khusus atau spesialisasi Administrasi/ Manajemen
Pendidikan.
Lulusan adalah status yang dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan sesuai dengan persyaratan kelulusan yang ditetapkan
oleh program studi sarjana. (Permen No. 73 tahun 2009 tentang Perangkat
Akreditasi Program Studi Sarjana (S1) pada Bab III, Standar 3: Mahasiswa
dan lulusan). Setiap lulusan harus mempunyai penguasaan kompetensi
secara akademik maupun non-akademik yang akan dibuktikan dengan
kualitas kinerja lulusan apabila bekerja di masyarakat sesuai dengan
profesi dan keilmuan yang dimilikinya. Lulusan yang akan diteliti berada
di dua instansi, yaitu Dinas Pendidikan Kota Cimahi terdiri atas; 1)
Sekretaris Dinas Pendidikan, dan 2) Staff bagian Program dan Pelaporan,
kemudian di Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation bagian
Marketing terdiri atas; 1) Kepala Seksi Marketing, dan 2) Staff Maketing.
Relevansi kurikulum merupakan kesesuaian antara setiap komponen kurikulum (tujuan, isi, metode, evaluasi) yang saling berkaitan dan mampu
menjawab tuntutan dan perkembangan dunia kerja di masyarakat.
Kurikulum disusun berdasarkan kajian mendalam tentang hakekat
keilmuan bidang studi dan kebutuhan pemangku kepentingan terhadap
bidang ilmu dan penjaminan terapaiannya kompetensi lulusan ang dicakup
oleh suatu program studi sarjana dengan memperhatikan standar mutu, dan
visi, misi program studi sarjana. Selain itu sesuai dengan Permen No. 73
tahun 2009 tentang Perangkat Akreditasi Program Studi Sarjana (S1) pada
Bab III, Standar 5: Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik).
Relevansi kurikulum ini meliputi relevansi kurikulum di jurusan S1
Administrasi Pendidikan terhadap pekerjaan dimana lulusan bekerja
berdasarkan kompetensi-kompetensi yang diperoleh dari serangkaian mata
66
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
description dan job spesification) pada sutau organisasi atau lembaga yang menjadi ruang lingkup kelimuan Administrasi Pendidikan.
Aktualisasi diri sebagai usaha untuk memeunhi kebutuhan diri dengan menggunakan seluruh potensi diri, kemampuan, dan keterampilan agar
berkembang secara maksimal dalam mengembangkan ide pemikiran,
sikap, penilaian, dan kualitas diri dalam bekerja. Aktualisasi yang
dimaksud mencakup pengembangan karir dan prestasi kerja yang
dilakukan oleh lulusan S1 Administrasi Pendidikan di dalam suatu jabatan
pekerjaan guna mengembangkan dan mengoptimalisasikan
potensi-potensi yang mereka miliki dapat teraktualisasikan melalui pekerjaannya.
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan
yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu untuk melihat sejauhmana
kompetensi-kompetensi yang dimiliki oleh setiap lulusan dapat dipenuhi
serta diaktualisasikan terhadap pekerjaannya dengan membandingkan
kompetensi lulusan yang tertuang dalam kurikulum dengan melakukan job analysis berdasarkan job specification dan job description suatu pekerjaan dalam organisasi atau lembaga, sehingga dapat dijadikan sebagai bentuk
refleksi bagi kurikulum jurusan Administrasi Pendidikan dalam
menciptakan lulusan yang profesional.
E. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian merupakan suatu hal yang sangat penting dalam suatu
penelitian, karena instrumen penelitian dijadikan acuan atau patokan peneliti
dalam melakukan penelitian untuk membuktikan permasalahan yang sedang
diteliti, seperti yang dikemukakan oleh Sugiyono (2011: 148) “instrumen
penelitian adalah alat yang digunakan mengukur fenomenan alam maupun
sosial yang diamati”.
Dalam penelitian kualitatif, tidak ada instrumen tetap yang menjadi acuan
dalam penelitian karena instrumen dalam penelitian kualitatif adalah yang
melakukan penelitian itu sendiri. Seperti yang dikemukakan oleh Satori dan
67
Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah yang melakukan penelitian itu sendiri yaitu peneliti. Peneliti dalam penelitian kualitatif merupakan orang yang membuka kunci, menelaah dan mengeksplorasi seluruh ruang secara cermat, tertib dan leluasa, dan bahkan ada yang menyebutnya sebagai key instrument.
Oleh karena itu, hasil dalam penelitian kualitatif salah satu kriteria
kepercayaannya berada pada orang yang menelitinya sebagai key instrument
dengan menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman
dokumentasi yang dijabarkan dalam kisi-kisi penelitian yang telah dibuat
sebelumnya sebagai acuan dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Untuk menghasilkan data dan informasi yang tepat dan akurat, diperlukan key person yang mampu memberikan informasi mengenai fakta, data dan dokumen yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam menjawab
permasalahan penelitian ini. Key person tersebut sesuai dengan lokasi atau tempat yang dijadikan penelitian yaitu lulusan S1 Administrasi Pendidikan
yang berada di kantor Dinas Pendidikan kota Cimahi dan di Bimbingan
Belajar Ganesha Operation bagian Maketing Sekolah Dasar Kota Bandung.
Berikut perangkat-perangkat penelitian yang digunakan peneliti dalam
68
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Tabel 3.1 Kisi-Kisi dan Komponen – Komponen Penelitian
No Fokus Penelitian Deskripsi Indikator
(hal-hal yang diteliti)
1 Kompetensi Lulusan S1
Administrasi
Pendidikan
o Kurikulum S1 Administrasi Pendidikan
dan deskriptor program Administrasi
atau Manajemen Pendidikan (S1)
mengenai rumusan kompetensi yang
harus dimiliki oleh setiap lulusan, karena
pada dasarnya kualitas seorang lulusan
dari suatu perguruan tinggi akan
mencerminkan kompetensi yang harus
dicapai dari lembaga tersebut.
o Peraturan Presiden Nomor 8 tahunn 2012
tentang KKNI (Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia).
o Watak (traits) o Motif (motive),
o Pegetahuan (knowledge), dan o Keterampilan (skill),
2 Relevansi kurikulum
jurusan S1
Administrasi
Pendidikan terhadap
dunia kerja.
Pada dasarnya suatu muatan kurikulum
harus sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,
maka penting untuk menilai sejauh mana
tujuan dan indikator keberhasilan dari mata
kuliah dapat diimplementasikan untuk
69
3 Aktulaisasi diri lulusan
jurusan Administrasi
Pendidikan S1.
Analisis mengenai aktivitas atau kinerja
lulusan dalam melaksanakan tugas dan
tanggungjawab dalam bekerja sesuai dengan
kompetensi yang dimilikinya.
o Pengembangan Karir
o Prestasi Kerja
o Wawancara
o Studi
dokumentasi
o Pimpinan
o Pegawai
AD-3.1
70 Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Dari kisi-kisi yang telah disusun diatas, peneliti menguraikan dalam
bentuk perangkat-perangkat penelitian berupa pedoman wawancara, pedoman
obsrvasi, dan pedoman dokumentasi sebagai berikut :
o PEDOMAN WAWANCARA
1. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Kepala Seksi Marketing Ganesha Operation Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
a. Kompetensi.
Bagaimana kompetensi lulusan jurusan Administrasi Pendidikan?
1) Watak
a) Bagaimana sikap saudara jika bertemu dengan atasan, rekan
kerja, atau bawahan dalam bekerja?
b) Apakah itu inisatif dari Bapak sendiri atau memang sudah
ada aturannya?
c) Bagaimana sikap Bapak dalam menanggapi saran dan kritik
dari atasan, rekan kerja, dan bawahan?
d) Jika ada pekerjaan, apakah Bapak lansung
mengerjakannya?
e) Apakah Bapak mengerjakannya sesuai dengan yang
diperintahkan?
f) Apakah Bapak memilih terlebih dahulu jenis pekerjaan
mana saja yang menjadi prioritas untuk dikerjakan? Atas
pertimbangan pribadi?
g) Jika berada dalam situasi kerja yang tidak kondusif dan
banyak tekanan, bagaimana cara Bapak untuk bisa
mengontrol diri agar tetap fokus dan konsisten mengerjakan
pekerjaan Bapak?
h) Bagaimana Bapak menyikapi etos kerja pegawai dalam
bekerja?
71
a) Seberapa besar tanggungjawab Bapak akan pekerjaan yang
diberikan?
b) Apa yang ingin Bapak capai dalam pekerjaan yang
diberikan?
c) Bagaimana cara Bapak dalam memberikan motivasi kepada
pegawai selama melaksanakan pekerjaan agar sesuai
dengan hasil kerja yang diharapkan?
3) Pengetahuan
a) Sebagai lulusan S1 Adminsitrasi Pendidikan, apakah Bapak
mengetahui kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki
oleh setiap lulusan S1 Administrasi Pendidikan?
b) Berdasarkan sumber informasi dari mana Bapak
mengetahui kompetensi-kompetensi tersebut?
c) Apakah Bapak mengetahui adanya KKNI deskripsi
program S1 Administrasi atau Manajemen Pendidikan?
d) Aspek pengetahuan dan kelimuan apa saja yang sangat
diperlukan untuk menunjang pekerjaan ini?
e) Selama perkuliahan, teori-teori apa saja yang Bapak
kuasai?
f) Seberapa besar pengaruh teori tersebut dalam pekerjaan
Bapak? Apakah diimplementasikan dalam pekerjaan ini?
g) Apakah Bapak pernah mengadakan penelitian?
4) Keterampilan
a) Selama kuliah di Administrasi Pendidikan, apakah Bapak
pernah mengikuti pelatihan bahasa Inggris?
b) Bagaimana Bapak mengembangkan bahasa Inggris, dan
seberapa penting kemampuan bahasa Inggris dalam
menunjang pekerjaan ini?
c) Selama kuliah di Administrasi Pendidikan, apakah Bapak
72
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
d) Bagaimana Bapak mengembangkan kemampuan IT, dan
seberapa penting kemampuan IT dalam menunjang
pekerjaan ini?
e) Pada saat kegiatan apa saja Bapak menyampaikan pendapat
atau gagasan kepada seluruh pegawai?
f) Bagaimana cara Bapak melakukan analisis sampai pada
proses pengambilan keputusan dalam menghadapi sebuah
permasalahan pekerjaan?
g) Tipe kepemimpinan apa yang Bapak implementasikan?
h) Bagaimana cara Bapak dalam mengelola dan meningkatkan
seluruh pekerjaan yang ada di sini?
i) Keahlian dan keterampilan apa yang diperlukan untuk
menunjang pekerjaan ini?
j) Bekal apa yang dirasa menunjang dalam mendapatkan
pekejaan?
k) Dalam pekerjaan, menurut Bapak seauh mana penilaian
terhadap kompetensi yang dibutuhkan?
l) Bagaimana penilaian Bapak mengenai kualitas kerja yang
dilakukan oleh lulusan S1 Administrasi Pendidikan terkait
dengan tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan
pekerjaan di kantor yang Bapak pimpin?
m) Apakah dalam proses pelaksanaan pekerjaan Bapak merasa
terbantu dengan adanya lulusan S1 Administrasi
Pendidikan yang bekerja di kantor Dinas Pendidikan Kota
Cimahi?
n) Apa bentuk nyata atau kontribusi dari lulusan S1
Adminsitrasi Pendidikan dalam menunjang pelaksanaan
pekerjaan selama kepemimpinan Bapak?
o) Bagaimana Bapak menilai kinerja setiap pegawai?
73
Bagaimana keterkaitan disiplin ilmu atau mata kuliah yag diperoleh saat perkuliahan dengan bidang pekerjaan di dunia kerja?
1) Selama mengikuti perkuliahan di jurusan S1 Administrasi
Pendidikan, apakah Bapak mengetahui dan merasakan manfaat
dari seluruh mata kuliah yang diajarkan selama perkuliahan
sehingga dapat menunjang pekerjaan Bapak saat ini?
2) Apakah Bapak mengetahui tujuan dari setaip mata kuliah di
jurusan S1 Administrasi Pendidikan?
3) Selain mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan informasi
lainnya pada saat perkuliahan, apakah Bapak mencari informasi
dari sumber lain untuk menambah pengetahuan dan
pengalaman Bapak?
4) Dalam menentukan pekerjaan yang akan ditempati calon
pegawai, apakah Bapak mengetahui dan paham mengenai job analysis?
5) Bapak mendapatkan informasi adanya lowongan pekerjaan
untuk posisi ini dari mana?
6) Apakah Bapak mengetahui mengenai job specification untuk suatu bidang pekerjaan?
7) Apakah Bapak mengetahui job description dalam bekerja? 8) Apakah setiap pegawai mengetahui job description
masing-masing?
9) Apakah ada hal khusus untuk dimiliki oleh calon pegawai yang
akan menempati posisi ini?
c. Aktualisasi diri.
Sejauhmana aktulaisasi diri para lulusan S1 Administrasi Pendidikan dalam bidang pekerjaannya?
1) Pengembangan karir
74
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
b) Apakah pekerjaan sekarang sesuai dengan harapan Bapak
saat masih kuliah atau belajar di Administrasi Pendidikan?
c) Secara umum, apa pertimbangan utama dalam memilih
pekerjaan sekarang?
d) Apakah sebelumnya Bapak pernah bekerja ditempat lain?
e) Sudah berapa kali Bapak pindah bekerja? Dimana saja dan
sebagai apa?
f) Apakah potensi yang Bapak miliki dapat diwujudkan secara
nyata melalui pekerjaan ini?
g) Seberapa penting dan berartinya pekerjaan Bapak saat ini?
h) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman belajar di kelas?
i) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman belajar di laboratorium?
j) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman di masyarakat dan pergaulan
dkampus?
k) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman magang?
l) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman belajar di himpunan?
m) Saat belajar di Administrasi Pendidikan, menurut Bapak
seberapa penting pengalaman belajar secara mandiri?
n) Apakah ada kesulitan yang Bapak hadapi dalam
mendapatkan pekerjaan saat lulus dari Administrasi
Pendidikan S1?
o) Saat lulus dari Administrasi Pendidikan, sejauh mana
Bapak merasa mampu bersaing dengan lulusan dari
Perguruan Tinggi lainnya?
p) Apakah Bapak mempunyai visi dan tujuan yang akan
75
q) Apakah Bapak ingin bekerja di sini atau membuat usaha
lain?
r) Apakah sasaran dan target dalam bekerja dan kehidupan
Bapak banyak terealisasikan?
2) Prestasi kerja
a) Apakah Bapak merasa puas dengan pekerjaan sekarang?
b) Bapak ingin bekerja di iklim organisasi seperti apa?
c) Siapa saja rekan kerja yang berpengaruh selama Bapak
bekerja disini?
d) Seberapa besar kontribusi atasan, rekan kerja, dan bawahan
Bapak dalam melaksanakan pekerjaan?
e) Apakah Bapak yakin dengan semua kompetensi yang
dimiliki mampu menciptakan kualitas kerja yang baik dan
memuaskan?
2. Staff Bidang Program dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Staff Marketing Ganesha Operation Pusat Sekolah Dasar Kota Bandung
a. Kompetensi :
Bagaimana kompetensi lulusan jurusan Administrasi Pendidikan?
1) Watak
a) Bagaimana sikap saudara jika bertemu dengan atasan, rekan
kerja, atau bawahan dalam bekerja?
b) Apakah itu inisatif dari Bapak sendiri atau memang sudah
ada aturannya?
c) Bagaimana sikap Bapak dalam menanggapi saran dan kritik
dari atasan, rekan kerja, dan bawahan?
d) Jika ada pekerjaan, apakah Bapak lansung
mengerjakannya?
e) Apakah Bapak mengerjakannya sesuai dengan yang
76
Fajarini Syafitri, 2013
Analisis Kompetensi Lulusan S1 Jurusan Administrasi Pendidikan Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dan Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation Bagian Marketing Sekolah Dasar Pusat Kota Bandung
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
f) Apakah Bapak memilih terlebih dahulu jenis pekerjaan
mana saja yang menjadi prioritas untuk dikerjakan? Atas
pertimbangan pribadi?
g) Jika berada dalam situasi kerja yang tidak kondusif dan
banyak tekanan, bagaimana cara Bapak untuk bisa
mengontrol diri agar tetap fokus dan konsisten mengerjakan
pekerjaan Bapak?
2) Motif
a) Seberapa besar tanggungjawab Bapak akan pekerjaan yang
diberikan?
b) Apa yang ingin Bapak capai dalam pekerjaan yang
diberikan?
c) Bagaimana cara Bapak dalam memberikan motivasi kepada
pegawai selama melaksanakan pekerjaan agar sesuai
dengan hasil kerja yang diharapkan?
3) Pengetahuan
a) Sebagai lulusan S1 Adminsitrasi Pendidikan, apakah Bapak
mengetahui kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki
oleh setiap lulusan S1 Administrasi Pendidikan?
b) Berdasarkan sumber informasi dari mana Bapak
mengetahui kompetensi-kompetensi tersebut?
c) Apakah Bapak mengetahui adanya KKNI deskripsi
program S1 Administrasi atau Manajemen Pendidikan?
d) Aspek pengetahuan dan kelimuan apa saja yang sangat
diperlukan untuk menunjang pekerjaan ini?
e) Selama perkuliahan, teori-teori apa saja yang Bapak
kuasai?
f) Apakah Bapak pernah mengadakan penelitian?
4) Keterampilan
a) Selama kuliah di Administrasi Pendidikan, apakah Bapak
77
b) Bagaimana Bapak mengembangkan bahasa Inggris, dan
seberapa penting kemampuan bahasa Inggris dalam
menunjang pekerjaan ini?
c) Selama kuliah di Administrasi Pendidikan, apakah Bapak
pernah mengikuti pelatihan IT?
d) Bagaimana Bapak mengembangkan kemampuan IT, dan
seberapa penting kemampuan IT dalam menunjang
pekerjaan ini?
e) Pada saat kegiatan apa saja Bapak menyampaikan pendapat
atau gagasan kepada seluruh pegawai?
f) Bagaimana cara Bapak melakukan analisis sampai pada
proses pengambilan keputusan dalam menghadapi sebuah
permasalahan pekerjaan?
g) Keahlian dan keterampilan apa yang diperlukan untuk
menunjang pekerjaan ini?
h) Bekal apa yang dirasa menunjang dalam mendapatkan
pekejaan?
i) Ada keterampilan yang Bapak tonjolkan atau menguasai
keterampilan tertentu?
j) Menurut Bapak kompetensi apa yang harus dipersiapkan
saat lulus dan akan memasuki dunia kerja?
b. Relevansi kurikulum.
Bagaimana keterkaitan disiplin ilmu atau mata kuliah yag diperoleh saat perkuliahan dengan bidang pekerjaan di dunia kerja?
1) Selama mengikuti perkuliahan di jurusan S1 Administrasi
Pendidikan, apakah Bapak mengetahui dan merasakan manfaat
dari seluruh mata kuliah yang diajarkan selama perkuliahan
sehingga dapat menunjang pekerjaan Bapak saat ini?