PERATURAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT NOMOR : 3 TAHUN 2004 TENTANG PENGELOLAAN KUALITAS AIR DAN PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR
Teks penuh
Dokumen terkait
(1) Dalam hal ditetapkan status darurat bencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang terkena bencana mengerahkan aset
Dalam hal baku mutu air pada sumber air sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 dan pasal 12 ayat (1) belum atau tidak ditetapkan, berlaku kreteria mutu air untuk kelas II
(2) Penet apan kel as air sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) diaj ukan berdasarkan pada hasil pengkaj ian yang dil akukan ol eh Pemerint ah, Pemerint ah
Pasal 4 ayat (1) : Yang dimaksud dengan Tes HIV adalah pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui status HIV seseorang yang dilaksanakan di laboratorium milik pemerintah
Apabila dalam dokumen (AMDAL atau UKL/UPL) mempersyaratkan baku mutu air limbah lebih ketat dari baku mutu air limbah tingkat nasional maupun provinsi
(3) Dalam hal penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan tidak melaksanakan penanggulangan pencemaran air pada sumber air, pesisir atau laut sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) Dalam melakukan pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Badan melakukan koordinasi dengan Lembaga yang menangani pengendalian lingkungan
(1) Penyusunan Rencana Induk SPALD Lintas Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat huruf a, dilakukan oleh Perangkat Daerah yang menyelenggarakan