1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Instagram Live sebagai Media Eksistensi Diri

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kehidupan manusia tidak akan pernah terlepas dari komunikasi. Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Komunikasi adalah proses berbagi makna melalui verbal dan nonverbal. Komunikasi akan berlangsung jika melibatkan dua orang atau lebih dalam sebuah interaksi. Komunikasi verbal adalah komunikasi secara langsung lewat suara maupun tulisan. Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang berlangung menggunakan isyarat atau perantara lain misalnya bahasa tangan dan lain-lain. Beamer dan Varner (2008) dalam buku Intercultural Comunication menyatakan bahwa komunikasi adalah suatu proses penyampaian pendapat, pemikiran, dan perasaan kepada orang lain dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budayanya. Saling berkomunikasi adalah kunci agar kita saling mengetahui informasi, berita, saling menghibur bahkan bertukar kabar dan lain sebagainya. Kebutuhan masyarakat akan komunikasi yang semakin tinggi inilah yang membuat komunikasi menjadi terus dikembangkan hingga saat ini.

(2)

masyarat dalam mencari informasi maupun berkomunikasi, contohnya dengan menggunakan internet kita dapat mencari informasi melalui google, melihat video berita dari Youtubedan bahkan kita dapat berkomunikasi lewat media sosial. Media sosial adalah sarana komunikasi yang saat ini hampir digunakan oleh semua orang.

Menurut Boyd (dalam Narulah, 2015:11) menjelaskan media sosial sebagai kumpulan perangkat lunak yang memungkinkan individu maupun komunitas berkumpul, berbagi, berkomunikasi, dan dalam kasus tertentu saling bekolaborasi atau bermain, media sosial memiliki kekuatan pada user-generated content dimana konten dihasilkan oleh pengguna, bukan oleh editor sebagaimana di institusi media massa. Jadi dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah media online yang menyatukan berbagai macam orang dalam satu situs online dan dalam situs tersebut orang-orang dapat berkomunikasi antar individu, individu dan kelompok bahkan antar kelompok satu dengan kelompok lainnya secara bebas. Fungsi media sosial sendiri adalah sebagai sarana komunikasi maupun sarana bertukar infomasi lewat internet. Media sosial diharapkan dapat membantu komunikasi antar individu maupun kelompok agar lebih mudah dalam melakukan interaksi secara tidak langsung dengan orang lain.

Fungsi media sosial yang awalnya demikian kini sedikit bergeser, media sosial kini menjadi sarana mempromosikan barang dagangan, memamerkan aktualitas diri bahkan menjadi tempat curhat (curahan hati) bagi sebagian orang. Seseorang yang cenderung memamerkan aktifitasnya dalam media sosial terkadang merasa hal yang mereka bagikan ke media sosial adalah sebuah hal yang penting. Bahkan saat ini beberapa orang dapat memiliki lebih dari satu akun media sosial misalnya saja, si X memiliki akun Facebook dan Instagram maka si X akan membagikan aktifasinya di kedua akun media sosial tersebut. Media sosial yang rata-rata dimiliki masyarakat Indonesia kini adalah Facebook, Instagram, Line, Whats up, Twitter dan Youtube kebanyakan akun media sosial tersebut digunakan setiap harinya oleh masyrakat Indonesia. Dilansir dari CNN Indonesia pada tahun 2016 media sosial yang paling sering dipakai adalah Facebook sebanyak 71,6 juta, Instargam sebanyak 19,9 juta dan Youtubesebanyak 14,5 juta.

(3)

bernama Kevin Systrom, lulusan Stanford University yang kini juga menjadi CEO aplikasi tersebut. Instagram dipandang sebagai salah satu media sosial baru yang berfokus pada foto, para pengguna Instagram bisa memajang foto-foto mereka dengan filter-filter yang sudah disedikan dalam aplikasi tersebut. Kemunculan Instagram kala itu cukup menarik perhatian para pengguna media diseluruh dunia. Banyaknya peminat Instagram membuat Mark Zuckerberg selaku pemilik Facebook mengajak Instagramuntuk bergabung dengan Facebook pada tahun 2012. Tahun demi tahun pengguna Instagram terus bertambah hingga Instagram terus menggembangkan fitur-fitur didalamnya.

Instagram yang awalnya hanya digunakan untuk berbagi foto, sekarang Instagram menambahkan fitur-fitur baru yaitu dapat mengupload video yang awalnya berdurasi 15 detik lalu ditambah lagi menjadi 30 detik dan video di Instagramsekarang dapat berdurasi hingga 1 menit, Instagram juga menambahkan fitur baru berupa album, dalam satu album pengguna akun Instagram dapat melampirkan 10 foto ataupun video dalam album tersebut. Tak hanya berhenti disitu Instagram memanjakan lagi penggunanya dengan menyajikan Instagram story yang berisikan video, foto, boomerang, fitur live, dan face filter yang dapat diupload dan hanya bertahan dalam kurung waktu 24 jam. Instagramkini juga dapat saling mengirim pesan lewat direct message atau sering disingkat DM.

(4)

Para pengguna Instagram live seakan mau semua orang tahu aktifitas dan kegiataan yang sedang mereka lakukan. Hal ini tidak terlepas dari rasa seseorang yang ingin eksis atau menunjukan kesehariannya agar orang lain bisa tahu apa saja yang dia lakukan, terkadang hal ini dianggap penting olehnya namun tidak bagi orang lain. Adanya Instagram live membuat seseorang dapat berlaku lebih agresif atau bahkan terlihat “alay” atau berlebihan di media sosial, karena mereka menampilkan hal-hal yang sebenarnya lebih baik mereka nikmati sendiri dari pada harus dibagikan atau disaksikan oleh orang lain. Keberadaan Instagram live jika diperhatikan secara mendalam dapat menganggu kehidupan sosial seseorang. Mengapa demikian? Karena bisa saja orang tersebut akan merasa lebih nyaman bersosialisasi lewat media sosial. Hal ini lah yang bisa saja menjadi masalah karena adanya media sosial yang sangat canggih saat ini hingga seseorang lebih tertarik berkomunikasi lewat media sosial dari pada berinteraksi secara langsung. Bukan hanya itu para pengguna Instagram live bisa saja akan merasa terusik karena kehidupan mereka bahkan kepribadian mereka dapat diketahui orang lain yang tidak mereka kenal tanpa harus berkenalan secara langsung.

(5)

Gambar 1. Tampilan Instagram Live

Sumber : Screenshoot melalui akun Instagram penulis @thirsadamaris, ”in frame @awkarin Instagram live, 6 Juni 2017

(6)

Bukan hanya para artis Instagram saja yang sering live di Instagram, para pengguna Instagram khususnya mahasiswa juga senang memakai fitur ini. Sebut saja si A, seorang mahasiswi UKSW adalah salah satu pengguna aktif media sosial Instagram yang sering melakukan live di Instagram. Si A sering melakukan live di Instagram saat sedang nongkrong dengan teman-temannya sambil minum susu di angkringan depan kampus UKSW, atau saat sedang berkumpul bersama merayakan ulangtahun. Baginya Instagram live adalah media yang menyenangkan karena membuat kesehariannya dapat diketahui orang lain atau dengan kata lain, ia senang menggunakan Instagram live agar kegiatannya diketahui orang lain. Berbeda dengan si B, seorang mahasiswi UKSW yang juga adalah pengguna Instagram yang sering live, baginya Instagram live hanya ia gunakan saat sedang sedirian. Saat si B live di Instagramia merasa sedang bersama banyak orang meskipun hanya lewat dunia maya1.

Pengguna Instagram yang semakin banyak dan fitur di dalam Instagram yang semakin beragam menjadikan media sosial ini sebagai media yang digemari oleh pengguna media sosial, sehingga seorang pengguna Instagram khususnya Instagram live bisa saja mengalami ketimpangan dalam kehidupan sosialnya, yaitu meliputi, komunikasi, pergaulan, gaya hidup dan lain sebagainya. Dengan demikian penulisan ini layak dilakukan karena jika fitur ini digunakan secara berlebihan dapat membuat seseorang mengabaikan kehidupan sosial atau kehidupan nyata yang ada disekitarnya dan lebih terfokus dengan dunia maya.

1.2. Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang sudah dibuat dapat terlihat Instagram yang awalnya hanya sebagai media untuk berbagi foto dan video kini beralih fungsi menjadi tempat untuk menunjukan eksistensi diri lewat fitur Instagram live. Berdasarkan fenomena tersebut maka timbul pertanyaan

Bagaimana fitur Instagram live digunakan sebagai media eksistensi diri?

1.3. Tujuan Penulisan

Mendeskripsikan fitur Instagram live sebagai media eksistensi diri mahasiswa UKSW.

(7)

1.4. Manfaat Penulisan

1.4.1. Manfaat teoritis

Kajian yang memberikan wawasan terhadap pengguna New media, dan memilki harapkan dapat memberikan informasi tentang perkembangan media sosial terlebih khusus bagi pengguna Instagram.

1.4.2. Manfaat Praktis

Dengan adanya penulisan ini para pengguna Instagram dapat menggunakan fitur Instagram live dengan lebih bijak.

1.5. Definisi Konsep

1.5.1. Media Sosial

Media Sosial (Social Media) adalah saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya (internet). Para pengguna (user) media sosial berkomunikasi, berinteraksi, saling kirim pesan, dan saling berbagi (sharing), dan membangun jaringan (networking). Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content" (Kaplan, Andreas M.; Michael Haenlein [2010] "Users of the world, unite! The challenges

and opportunities of Social Media". Business Horizons 53(1): 59–68).

1.5.2. Instagram

Instagram secara sederhana dapat didefinisikan sebagai aplikasi mobile berbasis iOS, Android dan Windows Phone dimana pengguna dapat membidik, meng-edit dan

mem-posting foto atau video ke halaman utama Instagram dan jejaring sosial lainnya. Foto atau

video yang dibagikan nantinya akan terpampang di feed pengguna lain yang menjadi

follower Anda. Sistem pertemanan di Instagram menggunakan istilah following dan follower.

Following berarti anda mengikuti pengguna, sedangkan follower berarti pengguna lain yang

(8)

bertekuk lutut sehingga bersedia membelinya seharga $1 miliar, akuisisi itu terjadi pada 9 April 2012.

1.5.3. Instagram Live

Instagram kini menambah lagi fitur baru yaitu Instagram live. Instagram live adalah salah satu fitur dalam Instagram yang memungkinkan penggun Instagram melakukan siaran langsung seperti halnya di Facebook, bigo live dan aplikasi lainya. Bedanya fitur Instagram

live ini tidak dapat bertahan atau akan langsung hilang setelah siaran dihentikan. Fitur terbaru

dalam Instagram ini cukup menarik perhatian para penggunanya. Instagram live sudah lebih dulu dapat digunakan di Europa dan di Indonesia baru dapat digunakan pada tanggal 25 Januari 2017.

1.5.4. Eksistensi Diri

Figur

Gambar 1. Tampilan Instagram Live

Gambar 1.

Tampilan Instagram Live p.5

Referensi

Memperbarui...