• Tidak ada hasil yang ditemukan

Resistor Dan transformer.ppt

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Resistor Dan transformer.ppt"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Resistor adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan diantara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:

 Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium.

Komposisi karbon

(3)

Film karbon

Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar.

Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt.

Film logam

Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik.

 

(4)

Penandaan resistor

Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna

untuk menunjukkan resistansi.

(5)

Identifikasi empat pita

Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.

Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%.

Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di

(6)

Identifikasi lima pita

(7)

Resistor pasang-permukaan

Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik

dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor

toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama

menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga

menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:

334"= 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm

Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:

"100"= 10 × 1 ohm = 10 ohm

"100"= 10 × 1 ohm = 10 ohm

"220"= 22 × 1 ohm = 22 ohm

(8)

Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.

Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:

Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh: "1001"= 100 × 10 ohm = 1 kohm

"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm . Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai

(9)

Transformator atau transformer atau trafo adalah komponen elektromagnet yang

dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain.

Prinsip kerja

Transformator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.Tegangan masukan bolak-balik yang membentangi primer menimbulkan fluks magnet. yang idealnya semua bersambung dengan lilitan sekunder. Fluks bolak-balik ini menginduksikan GGL dalam lilitan sekunder. Jika efisiensi sempurna, semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.

Kerugian dalam transformator

kerugian tembaga.kerugian tembaga Kerugian dalam lilitan tembaga yang disebabkan

oleh resistansi tembaga dan arus listrik yang mengalirinya.

Kerugian kopling.Kerugian kopling. Kerugian yang terjadi karena kopling

(10)

Kerugian kapasitas liar.Kerugian kapasitas liar Kerugian yang disebabkan oleh kapasitas liar yang terdapat pada lilitan-lilitan transformator. Kerugian ini sangat mempengaruhi efisiensi transformator untuk frekuensi tinggi. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan primer dan sekunder secara semi-acak (bank winding)

Kerugian histeresis.Kerugian histeresis Kerugian yang terjadi ketika arus primer AC berbalik arah. Disebabkan karena inti transformator tidak dapat mengubah arah fluks magnetnya dengan seketika. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggunakan material inti reluktansi rendah.

Kerugian efek kulit.Kerugian efek kulit. Sebagaimana konduktor lain yang dialiri arus bolak-balik, arus cenderung untuk mengalir pada permukaan konduktor. Hal ini memperbesar kerugian kapasitas dan juga menambah resistansi relatif lilitan. Kerugian ini dapat dikurang dengan menggunakan kawat Litz, yaitu kawat yang terdiri dari beberapa kawat kecil yang saling terisolasi. Untuk frekuensi radio digunakan kawat geronggong atau lembaran tipis tembaga

(11)
(12)

Jenis-jenis transformator

Step-Up

Transformator step-up adalah transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan. Transformator ini biasa ditemui pada pembangkit tenaga listrik sebagai penaik tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh.

Step-Down

(13)

Autotransformator

Transformator jenis ini hanya terdiri dari satu lilitan yang berlanjut secara listrik, dengan sadapan tengah. Dalam transformator ini, sebagian lilitan primer juga merupakan lilitan sekunder. Fasa arus dalam lilitan sekunder selalu berlawanan dengan arus primer, sehingga untuk tarif daya yang sama lilitan sekunder bisa dibuat dengan kawat yang lebih tipis dibandingkan transformator biasa. Keuntungan dari autotransformator adalah ukuran fisiknya yang kecil dan kerugian yang lebih rendah daripada jenis dua lilitan. Tetapi transformator jenis ini tidak dapat memberikan isolasi secara listrik antara lilitan primer dengan lilitan sekunder.

Autotransformator variabel

(14)

Transformator isolasi

Transformator isolasi memiliki lilitan sekunder yang berjumlah sama dengan lilitan primer, sehingga tegangan sekunder sama dengan tegangan primer. Tetapi pada beberapa desain, gulungan sekunder dibuat sedikit lebih banyak untuk mengkompensasi kerugian. Transformator seperti ini berfungsi sebagai isolasi antara dua kalang. Untuk penerapan audio, transformator jenis ini telah banyak digantikan oleh kopling kapasitor.

Transformator pulsa

(15)

Transformator tiga fasa

(16)

Disusun oleh :

Disusun oleh :

1.

1.

Novita Nur Syahfitri

Novita Nur Syahfitri

27/XI IA 5

27/XI IA 5

2.

2.

Rachel G.G.

Rachel G.G.

28/XI IA 5

28/XI IA 5

3.

3.

Renita

Renita

29/XI IA 5

29/XI IA 5

4.

4.

Reza Martha

Reza Martha

30/XI IA 5

30/XI IA 5

5.

5.

Reza Yunita

Reza Yunita

31/XI IA 5

31/XI IA 5

6.

Referensi

Dokumen terkait

Jika daya primer sama dengan daya sekunder, jumlah lilitan primer dan sekunder serta kuat arus listrik primer tampak seperti pada gambar diatas, maka besar kuat arus listrik

Jika jumlah lilitan primer 120 dan lilitan sekundernya 42, maka besarnya arus sekunder adalah.. Bumi dalam peredarannya mengelilingi matahari terletak pada satu bidang yang

transformator arus adalah suatu alat listrik yang berfungsi untuk mengubah besar arus tertentu (di lilitan primer) ke besaran arus tertentu lainnya (di lilitan sekunder) melalui

Perumusan umum yang biasa dipakai dalam menentukan besar tegangan, jumlah lilitan dan besarnya arus pada kumparan primer atau sekunder untuk sebuah transformator

Komponen- komponen penyusun transformator yaitu lapisan plat besi untuk inti, kawat tembaga berisolasi email untuk lilitan primer dan lilitan sekunder serta isolasi

 Mengubah dari nilai Arus atau tegangan tinggi menjadi tegangan yang sesuai untuk pengukuran dan Proteksi. Standarisasi Arus dab

Perancangan Transformator Arus Syarat transformator arus yang akan digunakan seperti ,mempunyai perbandingan arus 1:1, sehingga arus sisi primer dan sekunder sama besar dan daya yang

Apabila jumlah lilitan pada kumparan primer N1, jumlah lilitan pada kumparan sekunder N2, dan tegangan primer V1, serta tegangan sekunder V2, masing-masing mendapatkan aliran arus