117
Nita Susanti, 2016
Media Interpretasi Non-PersonaldDi Taman Hutan Raya Gunung Kunci Kabupaten Sumedang Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR PUSTAKA Buku :
Adisasmita, R. (2010). Pembangunan Kawasan dan Tata Ruang. Yogyakarta :
Graha Ilmu.
Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Boeree, George. (2008). Personality Theories. Jogyakarta : Prismasophie.
Ismaun. 2005. Pengantar Belajar Sejarah sebagai Ilmu dan Wahana Pendidikan.
Bandung : Hitoria Utama Press.
Hajar, Ibnu. (1999). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Yogyakarta : Graha
Ilmu.
Ham, Sam. (1992). Enviromental Interpretation: Practical Guide for People With Big Ideas and Small Budget: Colorado: North American Press.
Husein, Umar. (2002). Riset Pemasaran dan Perilaku. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Kotler, Philip dan G, Amstrong. (1996). Marketing. Jilid 1 (Edisi bahasa indonesia dari Marketing Essentials). Diterjemahkan Oleh: Herujati purwoto. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip (1997). Manajemen Pemasaran: Analisis,Perencanaan, Implementasi dan Kontrol. Jilid 1 (Edisi bahasa indonesia principle of Marketing 9e). Jakarta: Erlangga.
Kusmayadi dan Endar Sugiarto. (2000). Metode Penelitian dalam Bidang Kepariwisataan, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Lovejoy, V dan Welch, Darrel. 2009. Creating More Meaningful Visitor
Experiences: Planning For Interp retation and Education. U.S. Deparment
of the Interior Denver, Colorado. [Online]. Tersedia :
http://www.usbr.gov/recretion/publications/Interpretation-Education.pdf (9
April 2016)
Maryani. (1991). Pengantar Geografi Pariwisata. IKIP Bandung.
Miftah, Toha. (2003). Perilaku Organisasi Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Jakarta: Grafindo Persada.
Moscardo, Gianna and Ballantyne, Roy. 2008. Interpretation and attraction. In
118
Nita Susanti, 2016
Media Interpretasi Non-PersonaldDi Taman Hutan Raya Gunung Kunci Kabupaten Sumedang Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Managing visitor attraction 2nd ed. ed. (pp. 233-257) Oxford, United
Kingdom: Butterworth-Heineman.
Nasution. (2003). Metode Research: Penelitian Ilmiah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Rakhmat, Jalaludin. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Tika, Pabundu. (2003). Metode Penelitian Geografi. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Tilden, F. 1957. Interpreting Our Heritage. New York: The University of North
Carolina Press. [Online]. Tersedia:
http://xa.yimg.com/kq/groups/14254433/369581555/name/Interpreting_Our
_Heritage__Chapel_Hill_Books_.pdf (9 April 2016)
Santoso, Singgih. (2001). Mengolah Data Statistik Secara Profesional. PT. Alex Media Komputindo. Jakarta.
Sharpe, G. W. 1982. Interpreting The Environment.2nd ed. Jhon Wiley and Sons Inc. Singapore
Suandy, Erly (2001). Perencanaan Pajak, Edisi 1. Jakarta: Salemba Empat.
Sugihartono, dkk.(2007). Psikologi Pendidikan.Yogyakarta: UNY Pers.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.
Sunaryo.(2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.
Veverka, John A. (1998). Interpretive Master Planning. Tustin California: Acorn Naturalists.
Walgito, Bimo.(2004). Pengantar Psikologi. Yogyakarta: Andi.
Wearing, stephen et.al. (2008). Enhancing Visitor experience Through Interpretasi: An Examination of Influencing Factors. CRC Sustainable Tourism.
119
Nita Susanti, 2016
Media Interpretasi Non-PersonaldDi Taman Hutan Raya Gunung Kunci Kabupaten Sumedang Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Skripsi :
Ichsan, F Choerul. (2015). Pengaruh Fasilitas Interpretasi Non – Personal terhadap kepuasan Pengunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Kota Bandung.
Jurusan Managent Resort dan leisure UPI.
Raynaldi, Rizki .(2014). Konsep Pengembangan Fasilitas Interpretasi Wisata Budaya Dalam Meminimalisir Aktivitas Vandalisme Kawasan Wisata Candi Cangkuang Kabupaten Garut. Skripsi Sarjana pada Program Studi Management Resort & Leisure Upi Bandung:
Puspita, S Iis. (2016). Perencanaan Interpretasi Non-Personal Berbasi Ekologi Sungai di Taman Teras Cikapundung. Jurusan Manajemen Resort dan Leisure UPI Bandung.
Internet :
Ajrina, Putri (2015). Pengembangan Jalur Interpretasi Wisata Sejarah Kebun Raya Bogor. Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Online. Tersedia di: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/79593 (25 Mei 2016).
Moscardo et.al. 2004. The Role of Interpretation in Wildlife Tourism. [Online]. Tersedia di:
http://researchonline.jcu.edu.au/7500/1/7500_Moscardo_et_al_2004.pdf (10 April 2016)
Noorhidayah. 2003. Perencanaan Interpretasi Lingkungan untuk Ekosistem Di Kawasan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan. Program Studi ilmu pengolahan Sumber Alam dan Lingkungan IPB.Online.Tersedia:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7535 ( 10 April 2016).
Soedargo, dkk. (1989). Interpretasi Lingkungan. Online. Tersedia di: http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/43453/Sumarjono .pdf;jsessionid=2F746845AB25C6064F181FDA85E8948D?sequence=1 (9 April 2016).
Rahmawati, Eva. (2011). Interpretasi. [Online]. Tersedia di: vea.staff.ipb.ac.id/files/2011/02/Interpretasi-JICA.doc (1 Maret 2016)
http://infonusa.wordpres.com/2015/12/02/wisata-sumedang-gunung-kunci/Kunci-dan-Palasari
http://gunungkunci.wordpres.com
http://tahura.sultengprov.go.id/fungsi-dan-peran-taman-hutan-raya/
120
Nita Susanti, 2016
Media Interpretasi Non-PersonaldDi Taman Hutan Raya Gunung Kunci Kabupaten Sumedang Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Lainnya :
Arsip Unit Penglola Tingkat Daerah (UPTD) Tahura Gunung Kunci Kabupaten
Sumedang
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam
Hayati dan Ekosistemnya
Undang-undang No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
Undang-undang Pariwisata No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
Direktorat Jenderal Pemerintahan