• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORM PERMINTAAN UJI FORENSIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "FORM PERMINTAAN UJI FORENSIK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

FORM PERMINTAAN UJI FORENSIK

KODE LELANG : ...

NAMA LELANG : ...

NAMA PANITIA/KEPANITIAAN :...

NO HP :...

USER ID PANITIA : ...

PASSWORD PANITIA : ...

NAMA FILE UJI FORENSIK :

1. ………. a a file rhs *.rhs

2. ………. a a file rhs *.rhs

3. ………. a a file rhs *.rhs)

4. dst

Berita Acara Uji Forensik Terlampir.

Demikian permintaan uji forensik ini dibuat, mohon bantuannya dan terimakasih.

Tempat, tgl

Ttd

(2)

BERITA ACARA UJI FORENSIK

TANDA TERIMA

Tanggal

:

(tanggal berita acara)

Telah kami terima dari

:

(nama kepanitiaan)

Berupa

: File RHS

1a. Pengirim (Asal File)

:

a. Id Lelang

:

(id lelang)

b. Nama Lelang

:

(nama lelang)

c. Jenis Penawaran

: File Tunggal

d. Nama File

:

(nama file rhs)

e. Ukuran

:

(ukuran file)

f. Hash Key File pada Server

:

(hash key)

g. Private Key

:

(Kunci private)

h.

Keterangan

:

File Tidak dapat dibuka menggunakan

Apendo versi 3.1.2

Terjadi kesalahan saat menyandi

Yang Menerima,

Mengetahui,

Yang Menyerahkan,

Nama

Nama

Nama

(nama panitia)

Bagian

Bagian

Bagian Panitia

Keterangan :

-

tulisan berwarna merah yang diisi

-

nama file ditulis id lelang nya

Referensi

Dokumen terkait

3 LPSE menerima file penawaran yang tidak dapat di dekripsi beserta kunci private yang dicantumkan pada BA Uji forensik dan mencoba untuk. men dekripsi file penawaran tersebut

Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Panitia menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang

Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Panitia menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang

Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Panitia menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang

penawaran pada waktu pembukaan Dokumen Penawaran file II, kecuali penawaran file II tersebut berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP tidak dapat dibuka (didekripsi).

penawaran pada waktu pembukaan Dokumen Penawaran file II, kecuali penawaran file II tersebut berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP tidak dapat dibuka (didekripsi).

Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP, apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut

penawaran pada waktu pembukaan Dokumen Penawaran file II, kecuali penawaran file II tersebut berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP tidak dapat dibuka (didekripsi). 23.2.H).3)