EKSISTENSI DESA PAKRAMAN DALAM PELESTARIAN ADAT DAN BUDAYA BALI - ISI Denpasar
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dengan melihat kriteria nomor tiga di atas, yaitu mempunyai wilayah tertentu, desa pakraman adalah kesatuan masyarakat hukum adat yang eksistensinya bertumpu
3 Tahun 2012 tentang Desa Pakraman dalam pasal 3 ayat (7): parahyangan dan tempat suci, baik bagi umat Hindu maupun umat lain yang ada dalam wilayah desa
6 Desa adat/desa pakraman sebagai kesatuan masyarakat hukum adat, bahwa desa adat diikat oleh adat istiadat atau hukum adat yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan
Dari struktur organisasi di atas pejabat dari lingkungan masyarakat hukum adat ( Prajuru Desa Pakraman Beraban) dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan DTW
Mengenai hal-hal yang melatar belakangi Krama Desa Pakraman Jumpai membuat pararem dapat ditarik kesimpulan bahwa pararem yang disahkan dan mulai diberlakukan pada tanggal
Kenyataan juga membuktikan kebenaran pernyataan Cantika (2010:105) bahwa perkara-perkara yang terjadi di wilayah desa pakraman beragam kwalifikasinya, meliputi perkara
Dengan demikian, dari analisis terhadap ketentuan awig- awig desa pakraman yang telah diteliti, dapat disimpulkan bahwa awig-awig desa pakraman telah mengatur kompetensi absolut
Berkaitan dengan pelaksanaan investasi kepariwisataan di wilayah palemahan desa pakraman, secara normatif masing-masing desa pakraman mempunyai kewenangan.15 Hal ini dapat dilihat di