Perancangan sistem secara keseluruhan terdiri atas 2 bagian utama, yaitu perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Peran at lunak yang digunakan yaitu sedangkan perangkat keras yang digunakan yaitu antarmuka yang meliputi catu daya, termokopel, pengatur suhu, dan beberapa perangkat keras pendukung lainnya. Pembuatan ng dilakukan dengan menuangkan aliran program yang telah direncanakan ke d bahasa pemrograman
sek
aligus menyesuaikan output yang diharapkan dengan komponen-komponen pendukung lainnya.Diagram blok system yang akan dirancang secara global at dilihat pada
gambar dibawah ini :
Gambar blok system secara keseluruhan
Perangkat keras dibutuhkan sebagai sarana antarmuka (i erface) antara komputer dengan pengguna. Fungsi perangkat keras dalam pencatat hasil produksi ini adalah
sebagai sensor yang mendeteksi
produk dan suhu kemudian dengan acuan suhu tertentu akan diberikan kondisi rendah, normal atau tinggi yang kemudian disinyalkan dengan lampu LED (kuning, hijau atau merah) sebagai indikator sedangkan komputer akan mulai menghitung hasil produksi pada saat kondisi suhu normal .25
BAB III
PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN
Gambar 3.1
3.1
Perancangan Perangkat Keras Visual Basic 6.0yang digunakan untuk mendukung sistem ini merupakan po er supply AC to DC Converter (Pengubah tegangan AC menjadi DC) dengan masukan sebesar 220 VAC menjadi tegangan keluaran 5 VDC dan 15 VDC. ini juga digunakan untuk mendukung kerja buzzer sebagai indikator yang mempunyai tegangan kerja 12 VDC.
Untuk mendapatkan tegangan keluaran dari sebesar 5 VDC dan 15 VDC, digunakan regulator berupa IC 7815 dan IC 7805 yang didukung den an
/ penyaring ripple berupa kapasitor.
Rangkaian sensor suhu ini menggunakan komponen utama termokopel dengan akurasi tinggi pada pengukuran suhu sekitar (-55°C - 150°C). Sensor suhu akan mengkonversi suhu dengan besaran Celcius menjadi tegan
gan
dan kemudian akan di converter oleh pengatur suhu ( ) sehingga dapat dibaca kedalam bentuk digital. Karena proses yang di kontrolnya itu bersifat analog atau kontinyu, makadidalam modul
penggatur suhu tersebut terdapat perangkat keras tambahan berupa ADC (Analog to Digital Converter) dan DAC (Digital to Analog Converter) yang digunakan sebagai antar muka kontroller digital dengan proses. Selain itu didalam pengatur suhu
tersebut dilengkapi dengan kemampuan untuk melakukan operasi adaptasi, tuning secara otomatis ( ) dan penjadwalan penguat ( ).Rangkaian sensor pencatat ini menggunakan
komponen utama
dengan jenis yang dapat mendeteksi keberadaan objek logam. Keluaran dihasilkan saat sensor
proximity
mendeteksi adanya keberadaan objek logam pada batas referensi jarak yang telah ditentukan, kemudian sensor memberikan keluaran sebesar 5 volt pada LP T1 yang kemudian dibaca oleh program sebagai input high dan mengaktifkan program pencatatan.3.1.1
3.1.2 Rangkaian Sensor Suhu
3.1.3 Rangkaian Sensor Pencatat (
)
Power Supply Proximity Switch Power supply Power supply power supply voltage filter temperature controllerautotuning gain scheduling
proximity switch
Rangkaian merupakan rangkaian yang digunakan untuk
(antarmuka) antara dengan led sebagai pelaksana aksi. Pada rangkaian ini menggunakan tiga buah relay sebagai komponen (saklar) dimana fungsi kerja transistor ini mirip dengan fungsi (saklar).
Relay 1 berfungsi sebagai pada lampu led kuning yang menunjukkan
bahwa suhu pada kondisi dibawah batas
yang telah ditentukan ( ). Pada kondisi initemperature control mengeluarkan output sebesar 12 VDC melalui pin
1 yang mengaktifkan relay 1. Dengan aktifnyaini akan mengaktifkan
lampu LED kuning yang terhubung ke5 VDC
melalui kontak NO padaRelay 2 berfungsi sebagai pada lampu led hijau yang menunjukkan
bahwa suhu pada kondisi batas
yang telah ditentukan ( ). Pada kondisi ini temperature control mengeluarkan output se esar 12 VDC melalui pin 3 yang mengaktifkan relay 2. Dengan aktifnya ini akan mengaktifkan lampu LED hijau yang terhubung ke 5 VDC melalu i kontak NO padaRelay 3 berfungsi sebagai pada lampu led merah yang menunjukkan bahwa suhu pada kondisi dibawah batas yang telah ditentukan ( ). Pada kondisi ini temperature control mengeluarkan outp t sebesar 12 VDC me lalui pin 14 yang mengaktifkan relay 1. Dengan aktifnya ini akan mengaktifkan lampu LED merah yang terhubung ke
5
VDC melalui kontak NO padaVisual Basic 6.0 tidak bisa langsung mengakses port
-
port perangkat keras ke dalam sistem komputer. Untuk mengakses port-port tersebut diperlukan bantuan tambahan berupa file-file dalam atau dari file ActiveX Control (OCX). File yang dapat digunakan untuk mengakses port LPT1 adalahParalel port biasanya dapat ditemukan di belakang P C dengan 25 pin perempuan atau konektor DB25 yang umumnya digunakan untuk menghubungkan printer.
3.1.4
3.1.5 Akses LPT1 Dengan Driver LED
Visual Basic 6.0
driver
LED
interfacetemperature control
switching
switch switch
setting point
low temp
relay
power supply
relay.switch
setting point normal temp
relay
power supply relay.
switch
setting point high temp
relay
power supply relay.
D
ynamic Link Library (DLL)Berikut gambar konektor DB25:
Konetor DB25
Fungsi P in pada Konektor DB25 Gambar 3.2
Langkah
-langkah untuk mengakses LPT1 dengan menggunakanadalah sebagai berikut:
1.
e ke direktori C:\WINDOWS\
SYSTEM lalu di register dengan REGSVR32.exe2.
Untuk dapat mengakses port-port dalam LPT1 maka sebelumnya harus dilakukan pengaturan dari LPT1 dengan memasukkan Function
dan
pada Modul dari Project Visual Basic.Pengaturan LPT1:
Metode pembacaan dan penulisan pada port LP T1 hanya da at dilakukan dengan metode pembacaan dan penulisan langsung 8 bit data. Nilai data yang dibaca maupun ditulis dalam besaran desimal.
Pembacaan pada port sama halnya dengan kita melakukan pengecekan pada nilai masukan yang diberikan pada port tersebut.
Untuk PortAddress dari LPT1 adalah 378H atau 888 desimal.
Penulisan pada port sama halnya dengan kita melakukan proses pemberian nilai keluaran pada port tersebut.
Untuk PortAddress dari LPT1 adalah 378H atau 888 desimal dan Nilai dalam satuan
desimal.
Visual Basic 6.0
Copy fil inpout32.dll
Start>Run : REGSVR32 C:\
WINDOWS
\SYSTEM\
inpout32.dllInp Sub Out
Syntax : Inp PortAddress
Syntax : Out PortAddress, Nilai Option Explicit
Public Declare Function Inp Lib “inpout32.dll” _ Alias “Inp32” (ByVal PortAddress As Integer) _ As Integer
Public Declare Sub Out Lib “inpout32.dll” _ Alias “Out32” (ByVal PortAddress As Integer, _
ByVal Value As Integer)
a.
Pembacaan Pada Port LPT1Tampilan form
Form ini akan muncul pada saat pertama kali program dijalankan. Sebagaimana terlihat pada gambar 3.3. form ini menampilkan nama dari program ini serta lisensi dari pembuat program. Form ini hanya akan tampil selama beberapa saat
saja ( 5 detik)
.Tampilan menu
Menu
ini akan muncul setelah menudan
pada saat akan masukke menu (
.
Menu ini bertujuan untukmengkonfirmasikan nama yang akan dipilih dan
-nya. Pemilihan
3.2
Perancangan dan Pembuatan Perangkat Lunak3.2.1 Form
Desain :Gambar 3.3.
3.
2.
2Menu
Desain :Gambar 3.4.
Splash User log In Splash Splash User Log InUser Log In
Splash
Utam
a Kapasitas Produksi Line Printing )supervisor password
nama dapat dilakukan dengan memilih nama yang terdapat pada list yang tercantum di dalam . Pengisian nomor disesuaikan dengan
nama
yang dipilih dengan cara memasukkan pada.
Proses selanjutnya adalah dengan mengklik
OK
, jika nama dan -nya benar maka program akan menampilkan menu Kapasitas Produksi Line Printing. cancel digunakan untuk membatalkan proseskonfirmasi.
register digunakan untuk masuk ke menuuntuk mendaftarkan yang diperbolehkan untuk mengoperasikan program utama oleh admin
.
Tampilan menu
Menu ini akan muncul sebelum proses registrasi user dilakukan. Menu ini dapat diakses melalui menu dengan meng-klik
register. Menu ini membutuhkan yang digunakan untuk masuk ke dalam Menu registrasi (lihat perancangan frmRegis
itration
). Jika yang dimasukkan betul maka proses registrasi dapat dilakukan setelah OK dilakukan.supervisor supervisor
combo box password
supervisor field password
command button supervisor password
Command button
Command button User
Registration supervisor
Admin Log In Admin Log In
user log in Command button password password command button
3.
2.
3 Menu Desain :Gambar 3.5.
Admin Log In
.... .... .... If TxtUserName.Text = "" Then .... .... ....ElseIf TxtPassword.Text = Password Then ‘jika password benar Load FrmRegistration ‘menampilkan form registrasi
Pembuatan form ini bertujuan agar
user
yang didaftarkan harus melalui Administrator (Admin) sistemyang bertanggung jawab terhadap proses registrasi
user. Pengisian data dapat dilakukan olehuser sendiri.
Tampilan menu
Menu akan muncul setelah pengisian oleh pada Menu telah dilakukan dengan benar. Menu ini digunakan untuk mendaftarkan user yang diperbolehkan untuk mengoperasikan program utama pada form Kapasitas Produksi Line Printing. Proses registrasi dilakukan dengan mengisikan beberapa yang tersedia. Nama dan password yang telah terdaftar dapat digunakan
oleh user
untuk mengakses ke menu Kapasitas P roduksi Line Printing.FrmRegistration.Show
Unload Me ‘menghilangkan form Login .... .... .... End If 3.2.4
Menu
Desain : Gambar3.
6.
User Registration User Registrationuser registrasi
passwordadmin
Admin log in
Menu Utama
( form Kapasitas Produksi Line Printing ) .... .... With DatRegistration .Recordset.AddNew .Recordset!NoId = TxtId.Text .Recordset!Name = TxtName.Text .Recordset!PhNo = TxtPh.Text .Recordset!Registerd = Now .Recordset.Update .Recordset.MoveLast .Refresh End With3.
2.5Menu Utama
( Form Kapasitas Produksi Line Printing ) Desain :Pada layar menu utama program dibagi menjadi tiga bagian menu, yaitu sebagai
berikut:
Menu ini terdiri dari sub menu report, sub menu change password, dan sub menu
exit.
a. Sub menu digunakan untuk melihat laporan kapasitas hasil produksi lengkap dengan tanggal, shift maupun design.
b.
Sub menu digunakan untuk mengganti password admin, karena hanya admin saja yang dapat masuk ke fom registrasi untuk mendaftarkan nama operator/supervisor yang menjalankan sistem.
c.
Sub menu
digunakan untuk mengakhiri program secara keseluruhan.Menu ini digunakan sebagai tambahan untuk mengakses dan
1.
2.
File
Utility
Report
Change Admin Password
Exit
utility calculator
notepad.
Private Sub mnuReport_Click() ....
....
Rpt.Show ‘menampilkan menu report
.... ....
End Sub
....
Private Sub mchangepassword_Click() ....
Load frmchangepassword
frmchangepassword.Show ‘menampilkan menu change password
.... End Sub
....
Private Sub mexit_Click() ....
End .... End Sub
Untuk melihat menu instruction sets dalam pengoperasia program ini, serta melihat informasi mengenai program dan informasi pembu t sistem secara keseluruhan.
Form Kapasitas Produksi Line Printing ini merupakan Menu Utama yang akan digunakan oleh user untuk melakukan perhitungan kapasitas produksi dan memonitor temperatur oven mesin cetak (
monitoring
berupa kondisi , dan). Saat pertama kali program ini dijalankan user diharuskan terlebih dahulu meng-klik commond button sebelum mengisi data – data produksi yang akan dilaksanakan, yang terbagi atas :
1. Kolom
untuk mengetahui shift produksi saat itu dengan memilih pada list yang tercantum di dalam (shift 1, shift 2, atau shift 3).
2. Kolom
untuk mengetahui design produksi yang akandijalankan
3. Kolom
untuk mendata target jumlah/rencana hasil produksi dalam 1 shift.Setelah mengisi semua kolom diatas sesuai dengan rencana produksi kemudian klik command button untuk menyimpan data tersebut ke database. P roses selanjutnya adalah dengan meng-klik command button untuk memulai perhitungan produksi. Setiap perubahan data aktual hasil produksi maupun selisih hasil produksi
3.
Helplow heat normal over heat reset Shift combo box Design Plan set Start .... ....
Private Sub save() With Data
.Recordset.AddNew
.Recordset![Date] = Now
.Recordset!Shift = cmb.Text ‘pengisian kolom shift
.Recordset!Design = txtdesign.Text ‘pengisian kolom design
.Recordset!Plan = txtplan.Text ’pengisian kolom plan
.... .... .... End With End Sub
yang masuk akan ditampilkan dalam bentuk visual dapat dilihat pada kolom
dan.
Untuk perubahan data aktual, PC akan melakukan scanning data dengan interval 1 ms (interval timer VB tercepat) pada alamat 3
79
H, dengan code sebagai berikut :Sedangkan untuk selisih hasil produksi akan dihitung berdasarkan selisih antara plan/target produksi dikurangi dengan actual hasil produksi saat itu. P
erhitungan data
-data tersebut pada adalah sebagai berikut :Saat perhitungan hasil produksi secara bersamaan dilakukan juga monitoring temperatur oven mesin cetak berdasarkan pada masukan dari
sehingga user dapat segera mengetahui jika temperatur mesin dibawah (low heat) atau Aktual Selisih source source code Temperature Control .... ....
Private Sub TmrIO_Timer()
portvalue = Interface.InPort(&H379) ‘baca data pada alamat 379H
Text1.Text = portvalue ‘data yang dibaca diasumsikan sebagai Data
.... ....
....
Private Sub kalkulasi() aktual = aktual + 1
hasil = aktual - CInt(txtplan.Text) .... .... If hasil < 0 Then lblselisih.ForeColor = vbRed Else lblselisih.ForeColor = &HC000& End If .... .... blaktual.Caption = CStr(aktual) lblselisih.Caption = CStr(hasil) .... End Sub
diatas (over heat) standar. Monitoring temperatur ini ditampilkan secara visual yang dibagi menjadi tiga kondisi, yaitu :
?
Low Heat = Kondisi saat suhu di bawah batas bawah set point (label low heat akan berkedip)?
Normal
=
Kondisi saat suhu pada batas set point (label normal akan menyala)?
Over Heat = Kondisi saat suhu di atas batas atas set point (label over heat akanberkedip)
Pada saat temperatur dalam kondisi low heat atau over at perhitungan secara otomatis akan berhenti hingga kondisi kembali normal. Saat kondisi over heat selain diberikan peringatan secara visual juga diberikan peringatan secara audio.
Contoh pe
nerapannya pada source codeadalah sebagai berikut :.... ....
If portvalue = 248 Or portvalue = 184 Then NormalOn ’label normal akan menyala
OverOff LowerOff End If .... ....
If portvalue = 104 Or portvalue = 40 Then Timer1.Enabled = True
OverOn ’label over heat akan berkedip
NormalOff LowerOff
mp.FileName = "c:\be.mp3"
mp.Play ‘pemberian peringatan audio dari PC
Else Timer1.Enabled = False mp.Stop .... .... End If
Apabila perhitungan kapasitas produksi telah selesai, maka user dapat menyimpan hasil produksi ter
s
ebut ke database dengan meng-
klik command button.
Tampilan menu
Menu digunakan untuk mengubah atau mengganti password aktif yang akan digunakan dalam menu admin log in
. Password merupakan
yang sangat penting, maka apabila seorang admintelah me
ngubah password, selanjutnya jika ingin masuk ke dalam menu registrasi s menggunakan password baru tersebut. Untuk mengakses menu Ubah Password ini ka pilihlah menu File pada menu utama program lalu pilihlah menu Change Admin Pasword.Pada layar tampilan Ubah Password terdapat input data :
digunakan untuk menginput password lama user yang menggunakan
program.
digunakan untuk menginput password baru bagi user ters but dalam
program.
.... ....
If portvalue = 88 Then
LowerOn ’label low heat akan berkedip
OverOff NormalOff .... End If
Stop
Change Admin Password
Change Admin Password
accses key
3.
2.6 MenuDesain :
Gambar
3.
8.
Change Admin Password
Old Password
New Password
•
digunakan untuk menginput ulang password baru user tersebut yang telah diinput pada kotak input Password Baru deng n tujuan untuk memastikan bahwa password baru yang diinput tersebut adalah benar Password yang diinput disini harus sama dengan password yang diinput pada kotak input Password Baru.
Setelah selesai mengganti password maka pilihlah OK agar password baru yang diinput tersebut dapat berlaku atau pilihlah Cancel untuk membatalkan penggantian password.
(Text2 = input password baru, Text3 = input konfirmasi password baru)
Tampilan menu
•
Confirm Password About Program command button command button About Program ....Private Sub cmdOk_Click()
If Text2.Text <> "" Or Text3.Text <> "" Then If Text2.Text = Text3.Text Then
EditPassword Text3.Text
MsgBox "Change password confirmed", vbInformation + vbOKOnly Unload Me
Else
MsgBox "The Password you type did not match, please re e the new password", vbExclamation + vbOKOnly, "Oops..."
End If End If End Sub
3.2.7
Menu Desain :Gambar 3.9.
Menu digunakan untuk melihat lisensi pembuat program serta sistem informasi komputer yang digunakan. Jika Anda ingin melihat sistem informasi maka pilih tombol SysInfo, sedangkan jika ingin keluar dari layar tampilan Tentang Program maka pilih OK. Untuk mengakses menu Tentang Program maka pada menu utama program pilihlah menu Help kemudi pilih lah menu About
Program
.Tampilan menu
About Program command button Capacity Report ...Public Sub StartSysInfo() On Error GoTo SysInfoErr Dim Rc As Long
Dim SysInfoPath As String ...
...
Call Shell(SysInfoPath, vbNormalFocus) Exit Sub
SysInfoErr:
MsgBox "System Information Is Unavailable At This Time", vbOKOnly End Sub ... ...
3.
2.8 Menu Desain :Gambar 3.9.
Capacity ReportMenu
ini menyediakan menu laporan yang terdiri dari beberapa data laporan produksi, yaitu :1.
User/supervisor produksi2.
Tanggal produksi3. Shift produksi
4.
Design produksi5.
Rencana jumlah produksi6.
Hasil produksi7.
Selisih hasil produksi yang menunjukkan selisih hasil produksi antara plan dan actual(+/-)
Seluruh laporan tersebut ditampilkan dalam bentuk , untuk melihat
banyaknya halaman laporan dapat dilihat pada bagian kanan bawah pada setiap
halaman, dan laporan ini dapat langsung dicetak.
Laporan kapasitas produksi ini dapat diakses melalui menu
utama
kemudian pilih file dan setelah itu pilih sub menu report.Capacity Report