• Tidak ada hasil yang ditemukan

Anthropometry. the study of human body dimensions. TeknikIndustri 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Anthropometry. the study of human body dimensions. TeknikIndustri 2015"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

Anthropometry

[email protected]

©TeknikIndustri 2015 the study of human body dimensions

(2)

Definisi

(Nurmianto, 2005)

Antropos ( man) metron (measure)

• Antropometri adalah pengetahuan yang 

menyangkut pengukuran dimensi tubuh manusia dan karakteristik khusus lain dari tubuh yang 

relevan dengan perancangan alat‐alat atau benda‐benda yang digunakan manusia. 

• Antropometri adalah suatu kumpulan data 

numerik yang berhubungan dengan karateristik fisik tubuh manusia ukuran, bentuk dan kekuatan serta penerapan dari data tersebut untuk

(3)

cont

The part of anthropology (study of humans)  having to do with measurements of the  human body to determine differences in  races, individuals, etc… Source : Webster’s New 20th Century Dictionary (1970)

(4)

cont

The study of human body measurements esp.  on a comparative basis.

(5)

cont

Anthropometry is a science that deals with the  measurement of size, weight, and proportions  of the human body.  It is empirical  (experimentally derived) in nature and has  developed quantitative methods to measure  various physical dimensions. (Chaffin, 1984)

(6)

Occupational Ergonomics Biomechanics Anthropometry Psychology Physiology Industrial Engineering •Work Methods •Facility Layout •Work Flow Methods Analysis Workplace Design Machine & Equipment Design Tool Design Operator Assignments & Job Design

(7)

Tujuan

keserasian antara manusia dengan sistem

kerja (man‐machine system).

tenaga kerja dapat bekerja secara nyaman, 

(8)

Bagian Utama Antropometri

a) Antropometri Statis (struktural)

Pengukuran manusia pada posisi diam, dan linier pada permukaan tubuh.

b) Antropometri Dinamis (fungsional)

• antropometri dinamis adalah pengukuran keadaan dan ciri‐ciri fisik manusia dalam keadaan bergerak atau

memperhatikan gerakan‐gerakan yang mungkin terjadi  saat pekerja tersebut melaksanakan kegiatannya.

antropometri rekayasa adalah aplikasi dari kedua

bagian utama di atas untuk merancang workspace dan 

(9)

Anthropometric Data ‐ structural 

(10)

Anthropometric Data ‐ structural

(11)

Anthropometric Data ‐ dynamic

• Modeling Reach Distance

(12)

Anthropometric Data ‐ dynamic

(13)

cont

Permasalahan variasi dimensi antropometri seringkali menjadi faktor dalam menghasilkan rancangan sistem kerja yang “fit” untuk

pengguna. 

Dimensi tubuh manusia itu sendiri

dipengaruhi oleh beberapa faktor yang harus menjadi salah satu pertimbangan dalam

menentukan sampel data yang akan diambil.  Faktor‐faktor tersebut adalah:

(14)

Pertimbangan dalam mengambil data 

sample

1. Umur

Ukuran tubuh manusia akan berkembang dari saat lahir sampai sekitar 20 tahun untuk pria dan 17 tahun untuk wanita. Ada kecenderungan berkurang setelah 60 

tahun.

2. Jenis kelamin

Pria pada umumnya memiliki dimensi tubuh yang lebih besar kecuali bagian dada dan pinggul.

3. Rumpun dan Suku Bangsa

4. Sosio ekonomi dan konsumsi gizi yang diperoleh. 5. Pekerjaan, aktivitas sehari‐hari juga berpengaruh 6. Kondisi waktu pengukuran

(15)
(16)

Antropometri Sistem Manusia Mesin

• Antropometri Posisi Berdiri

Antropometri posisi berdiri untuk diterapkan pada ergonomi yang terpenting adalah :

1. Tinggi badan2. Tinggi bahu3. Tinggi pinggul4. Tinggi siku5. Depa6. Panjang lengan

(17)
(18)

Antropometri Posisi Duduk

Antropometri posisi duduk terpenting

yang harus diukur adalah :

1. Tinggi lutut

2. Lipat lutut punggung

3. Tinggi duduk

4. Lipat lutut telapak kaki

(19)
(20)

Antropometri kepala

Beberapa bagian yang perlu diukur untuk kepala antara lain :

1. Jarak antara vertek dengan dagu (A) 2. Jarak antara mata dengan dagu (B) 3. Jarak antara hidung dengan dagu (C) 4. Jarak antara mulut dengan dagu (D)

5. Jarak antara ujung hidung dengan lekukan lubang hidung (E)

6. Jarak antara ujung hidung dengan kepala belakang (F)

7. Jarak antarai dengan belakang kepala (G) 8. Jarak antara vertex dengan lekukan di

(21)

9. Jarak antara vertex dengan daun telinga atas(I) 10. Jarak antara vertex dengan lubang telinga(J)

11. Jarak antara vertex dengan daun telingabawah (K) 12. Lingkar kepala membujur (L)

13. Lingkar kepala melintang (M) 14. Lebar kepala (N)

15. Jarak antara kedua mata (O) 16. Jarak antara kedua pipi (P)

17. Jarak antara kedua lubang hidung (Q)

18. Jarak antara kedua persendian rahangbawah (R) 19. Jarak antara kedua daun telinga (S)

(22)
(23)

Antropometri tangan

Pada antropometri tangan beberapabagian yang  perlu diukur adalah :1. Panjang tangan (A)2. Panjang telapak tangan (B)3. Lebar tangan sampai ibu jari (C)4. Lebar tangan sampai matakarpal (D)5. Ketebalan tangan sampai matakarpal (E)6. Lingkar tangan sampai telunjuk (F)7. Lingkar tangan sampai ibu jari (G)

(24)
(25)

Antropometri kaki

Pada antropometri kaki beberapa bagian yang perlu  diukur adalah :1. Panjang kaki (A)2. Lebar kaki (B)3. Jarak antara tumit dengan telapak kaki yang lebar (C)4. Lebar tumit (D)5. Lingkar telapak kaki (D)6. Lingkar kaki membujur (E)

(26)
(27)
(28)

Penyesuaian desain mesin, sistem, ruang

kerja dan lingkungan terhadap karakter, 

kapasitas dan keterbatasan manusia.

Desain untuk reliabilitas, kenyamanan, 

lamanya waktu pemakaian, kemudahan

dan efisiensi dalam pemakaian.

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI

DESAIN terhadap ERGONOMI

(29)

1. Mengetahui kebutuhan dalam orientasi

pasar, wawancara langsung dengan

pemakai produk dan menggunakan

pengalaman pribadi.

2. Melakukan uji terhadap pemakai produk.

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI  

PENDEKATAN DESAIN ‐ ERGONOMI

(30)

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI  DESAIN  ‐

FAKTOR MANUSIA

1. Setiap manusia mempunyai bentuk yang 

berbeda ‐ beda, seperti : Tinggi‐Pendek, 

Kurus‐Gemuk, Tua‐Muda, Normal‐Cacat, .

2. Manusia mempunyai keterbatasan Fisik, 

Contoh : Letak tombol operasional / kontrol

panel yang tidak sesuai dengan bentuk tubuk

menyebabkan terjadinya sikap paksa / salah

operasional.

(31)

Penyesuaian desain mesin, sistem, ruang 

kerja dan lingkungan terhadap karakter, 

kapasitas dan keterbatasan manusia.

Desain untuk reliabilitas, kenyamanan, 

lamanya waktu pemakaian, kemudahan 

dan efisiensi dalam pemakaian.

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI

DESAIN terhadap ERGONOMI

(32)

1. Mengetahui kebutuhan dalam orientasi 

pasar, wawancara langsung dengan 

pemakai produk dan menggunakan 

pengalaman pribadi.

2. Melakukan uji terhadap pemakai produk.

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI  

PENDEKATAN DESAIN ‐ ERGONOMI

(33)

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI  DESAIN  ‐

FAKTOR MANUSIA

1. Setiap manusia mempunyai bentuk yang 

berbeda ‐ beda, seperti : Tinggi‐Pendek, 

Kurus‐Gemuk, Tua‐Muda, Normal‐Cacat, .

2. Manusian mempunyai keterbatasan Fisik, 

Contoh : Letak tombol operasional / kontrol 

panel yang tidak sesuai dengan bentuk tubuk 

menyebabkan terjadinya sikap paksa / salah 

operasional.

(34)

Pedoman yang mengatur ketinggian landasan kerja pada posisi duduk perlu pertimbangan sbb :

1. Pekerjaan dilakukan pada waktu yang lama. 2. Jika memungkinkan menyediakan meja yang 

dapat diatur Turun dan Naik.

3. Ketinggian landasan kerja tidak memerlukan fleksi tulang belakang yang berlebihan.

(35)

4. Landasan kerja harus memungkinkan

lengan menggantung pasa posisi rileks dari

bahu, dengan lenganbawah mendekati

posisi horizontal atau sedikit menurun

(36)

PEDOMAN KERJA POSISI BERDIRI

Kerja posisi berdiri lebih melelahkan dari pada

posisi duduk dan energi yang dikeluar kan lebih

banyak 10% ‐ 15% dibandingkan posisi duduk.

Ketinggian landasan kerja posisi berdiri sbb :

1. Pekerjaan dg KETELITIAN, tinggi landasan

adalah 5 ‐ 10 cm di ATAS tinggi siku berdiri.

2. Pekerjaan RINGAN, tinggi landasan adalah 10 ‐

15 cm di BAWAH tinggi siku berdiri.

(37)

PEDOMAN KERJA POSISI BERDIRI

3. Pekerjaan dg 

PENEKANAN, tinggi

landasan adalah 15 ‐ 40 

cm di bawah tinggi siku

berdiri.

POSISI BERDIRI :

A. Kerja dg PENEKANAN

B. Kerja dg KETELITIAN

C. Pekerjaan RINGAN 

(38)

Posisi Duduk ‐ Berdiri mempunyai

keuntungan secara Biomekanis

dimana tekanan pd tulang belakang

dan pinggang 30% lebih rendah

dibandingkan dengan posisi duduk

maupun berdiri terus menerus

PEDOMAN KERJA POSISI    DUDUK ‐

BERDIRI

(39)

PEDOMAN KERJA POSISI    DUDUK ‐

BERDIRI

1

3

2

POSISI DUDUK ‐ BERDIRI :

1. Kerja suatu saat DUDUK dan

suatu saat BERDIRI

2. Kerja perlu menjangkau

sesuatu > 40 cm ke depan

atau 15 cm diatas landasan

3. Posisi Kerja DUDUK ‐

BERDIRI yang paling tepat

60 - 70

(40)
(41)
(42)

The Story of Lacy and Andrew

Does one size fit all?

Lacy is 4’ 10” (147 cm) Andrew is 6’ 10” (208 cm)

(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)

Love conquers all – even anthropometry!

(51)

Diskusi

• Jelaskan pentingnya data antropometri !

• Sebutkan bagian utama dalam antropometri ! • Jelaskan secara singkat prinsip penerapan

Referensi

Dokumen terkait

1) Kepemimpinan Strategis (X1) sebagai variabel independen diartikan sebagai kapabilitas kepemimpinan pada perguruan tinggi yang menjadi objek penelitian dalam

KEEMPAT : Pengurusan Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat Kecamatan Matangkuli dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Ketua Umum FK-PSM Kabupaten

Perumahan Bulan Terang Utama merupakan salah satu perumahan yang menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan rumah tipe 36 di Kota

terhadap rata-rata intensitas serangan penyebab penyakit pada cabang tanaman tomat yang. terserang

Suhu optimal proses SFS adalah 38°C, yang merupakan perpaduan suhu optimal hidrolisis (45–50°C) dan suhu optimal fermentasi (30°C). Proses SFS memiliki keunggulan

Perilaku sistem dalam model SPK yaitu, bertujuan mampu untuk memberikan alternatif untuk penyelesaian masalah terutama bagi anggota baru (member) yaitu bagaimana

Apabila kondisi lalu lintas kembali normal, maka operator akan mengembalikan mode kerja dari pengendali lampu lalu lintas ini ke mode normal, yaitu bekerja secara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jenis minyak dan konsentrasi yang berbeda serta interaksi dari kedua faktor tersebut terhadap kualitas fisik