• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pinjam Uang Untuk Bayar Utang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pinjam Uang Untuk Bayar Utang"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Kemenkes menetapkan tarif terting-gi pemeriksaan tes RT-PCR menjadi Rp495.000 untuk Pulau Jawa dan Bali, serta Rp525.000 untuk luar Pu-lau Jawa dan Bali. Tarif pemeriksaan RT PCR diklaim turun sebanyak 45 persen dari harga sebelumnya.

Namun, harga baru itu dianggap masih terlalu mahal untuk rakyat Indonesia. Setidaknya bagi LSM

anti-korupsi Indonesia Corrup-tion Watch (ICW). Menurut

ICW, harga tes PCR di Tanah Air masih relatif mahal jika dibanding-kan dengan negara lain seperti In-dia, China, Jepang, Yu-nani, Italia, Turki, Viet-nam, dan Sri Lanka. Pe n eli t i ICW, Wana Alamsyah, me-nilai, mahalnya tarif tes PCR disebabkan tidak adan-ya informasi adan-yang transparan

dalam komponen pembentukan tarif pemerik-saan PCR.

“Tidak adanya informasi mengenai batasan keuntungan yang dapat diperoleh oleh penyedia jasa layanan,” kata Wana dalam diskusi yang di-pantau secara daring, Jumat (20/8/2021).

Selain itu, selama ini tidak ada jangka waktu yang pasti dalam mengevaluasi tarif pemerik-saan PCR di Indonesia. Kemudian, tidak ada informasi mengenai hasil evaluasi periodik sep-erti yang tercantum dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Di sisi lain, lamanya waktu mendapatkan hasil tes PCR membuat warga akhirnya mengakses tes berbayar. Bahkan, banyak warga meninggal dunia sebelum menerima hasil tes PCR.

Harga testing yang mahal tentu berdampak pada terhambatnya upaya pelacakan dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19. Rata-rata pemeriksaan tes PCR per hari yaitu 82.293 spesimen. Jumlah tersebut sangat buruk sebab Kemenkes pernah menjanjikan pemerik-saan 400 ribu spesimen per hari.

“Dari kinerja pemerintah untuk tracing, kami nilai buruk dari jumlah tidak tercapai, dan diper-parah dengan mahalnya PCR tadi,” kata Wana.

Harga tes PCR yang tidak terjangkau meng-akibatkan keengganan warga melakukan tes PCR mandiri. Sementara itu, pemeriksaan PCR di Puskesmas mengharuskan masyarakat untuk menunggu hasil tes dalam waktu yang lama.

JAKARTA - Presiden Jokowi mengaku sempat mendapat “bisikan” dari timnya bahwa kasus COV-ID-19 di Tanah Air bisa melampaui India jika tidak ada pengetatan kegiatan masyarakat.

”Bahkan tim yang ada di kanan kiri saya (menga-takan) ‘Pak Ini kalau tidak bisa dihentikan Agustus akan muncul di 80 ribu (kasus), September itu di 160 ribu (kasus), kalau tidak bisa menghentikan bisa di atas India kita’,” kata Presiden Jokowi seperti dalam video yang tayang di kanal Youtube Sekre-tariat Presiden pada Jumat (20/8/2021).

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daer-ah (Forkopimda) se-Provinsi Jawa Timur di

Pen-dopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten M a d i u n pada Kamis (19/8/2021).

“Hingga saat itu saya sampaikan kepada Pan-glima TNI dan Kapolri, tidak ada pekerjaan lain yang ada menghentikan ini, jangan sampai melompat (kasus positif) ke 80 ribu, melompat ke 160 ribu, sekali lagi hati-hati mengenai ini,” tambah Presiden.

Presiden Jokowi menye-but kasus positif pada 18 Mei 2021 mencapai 3.500 per hari. ”Tetapi begitu mun-cul di Kudus begitu munmun-cul di Bangkalan saat itu di luar dugaan kita karena dari deteksi yang kita lihat itu di Jakarta, Indramayu dan di Medan, munculnya di tem-pat lain karena memang barang ini tidak kelihatan, langsung melompat ke 56 ribu,” ungkap dia.

Jokowi kembali mene-gaskan bahwa kunci per-tumbuhan ekonomi saat

ini adalah menu-runkan kasus

COVID-19.

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga tahun ini, diprediksi akan melambat. Hal itu merupa-kan dampak dari penera-pan PPKM.

Meksipun sektor industri yang berorientasi ekspor, sebagai pendongkrak ekonomi tumbuh maksi-mal, namun efeknya tak akan signifikan lantaran mobilitas masyarakat sangat terbatas.

“Kinerja industri di kuartal III-2021 kalau kita bandingkan dengan kuartal III di tahun sebelumnya, akan ada penurunan, ini kontribusi terbe-sarnya adalah oleh PPKM Darurat,” kata pengamat ekonomi dari Institute for De-velopment of Econom-ics and Finance (Indef) Andry Satrio

Nu-groho, dikutip dari Antara, Jumat (20/8/2021).

Andry memaparkan, melihat situasi perusa-haan industri saat ini me-mang berbeda pada situ-asi pandemi di 2020. Saat ini, protokol kesehatan di lingkungan industri lebih ketat. Selain itu sebanyak 70-80 persen karyawan industri yang masuk ke kantor harus divaksin.

4

HOTLI NE RE DAKSI: 021 278 123 97

4

WE bSITE:

@i nfoi ndonesia.id

4

FAcE bOOK :

@i nfoi ndonesia

4 T WITTE R :

@_i nfoi ndonesia

4

IG :

@i nfo_i ndonesia.id

Sabtu, 21 Agustus 2021

Harga Koran EcEran : Rp.5.000.-Langganan : Rp.55.000,- (Jabodetabek) Luar JabodEtabEK : Rp.

7.500,-4

3

INFO NasIONal INFO OtONOmI INFO legIslatIF

KORUPTOR

MAKIN

ISTIMEWA

TIDAK

ADA DESA

TERTINGGAL

NGGAK USAH

MARAH-MARAH

Tak Perlu Banyak

Berharap Pada

Kuartal Ketiga

4 KE HaL 11 KoL. 6

IN

FO

SU

A

RA

RA

K

YA

T

Jokowi Dibisiki

Ancaman Berbahaya

6

4 KE HaL 11 KoL. 1 JAKARTA – Kementerian Luar Negeri memastikan misi diplomatik Indonesia di Kabul, Afghanistan, masih beropera-si, meski situasi keamanan di

negara tersebut memburuk setelah gerilyawan Taliban menguasai ibu kota negara.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha

Nugraha, mengatakan misi diplomatik Indonesia akan dioperasikan oleh staf es-ensial yang terdiri dari unsur diplomat maupun unsur kea-manan.

Mengantisipasi eskalasi keamanan, Kemlu dan KBRI Kabul telah melaku-kan pertemuan secara virtual dengan WNI yang menetap di Afghanistan un-tuk memonitor kondisi dan menjelaskan langkah per-siapan evakuasi.

“Keselamatan dan keseha-tan WNI, termasuk staf KBRI, menjadi prioritas utama,” tutur Judha.

Akademisi dari

Universi-tas Gadjah Mada (UGM), Siti Mutiah Setiawati, menilai sikap Pemerintah Indonesia terhadap situasi yang terjadi di Afghanistan sudah tepat, termasuk keputusan tetap mempertahankan KBRI di Kabul.

“Prinsipnya saya sebagai akademisi ikut mendukung pemerintah selama berada dalam prinsip-prinsip politik luar negeri kita, dan saya kira sikap itu sudah sesuai,” kata Siti Mutiah dikutip dari Antara, Jumat (20/8/2021).

Menurut pengamat politik Timur Tengah ini, Pemerin-tah Indonesia selama ini tidak memilik persoalan, bahkan

memiliki hubungan yang baik terhadap Pemerintah Afghan-istan maupun pihak Taliban, sejak kepemimpinan Pres-iden Hamid Karzai sampai Asraf Ghani.

Hubungan baik itu, lanjut dia, mendukung posisi Indo-nesia sebagai penengah kon-flik yang terjadi antara kedua belah pihak demi terwujudnya perdamaian di negara itu.

Posisi Indonesia sebagai mediator itu, menurut dia, sepatutnya dipertahankan hingga terwujudnya rekonsi-liasi secara damai di negara yang kini berada dalam ken-dali Taliban.

JAKARTA - Pemerintahan di era Joko Widodo berusaha un-tuk terus menggenjot pemban-gunan infrastruktur. Dananya tentu saja dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang sebagian besar adalah pinjaman pemerintah.

Namun, menurut ekonom senior dari Universitas Indone-sia, Faisal Basri menjelaskan, persentase belanja pemerintah dari utang bukan didominasi untuk pembangunan infrastruk-tur. Melainkan pembayaran bunga utang.

Mengacu data Kementerian

Keuangan, pembayaran bunga utang selama periode 2014-2019 meningkat hingga 106 persen. Dia pun membandingkan belanja modal yang pening-katannya lima kali lebih ren-dah di periode yang sama. Alokasi be-lanja modal ini mencer-m i n k a n p e n g e -luaran

untuk anggaran infrastruktur yang dipakai

dalam satu ta-hun. Di dalam t u l i s a n -nya, ia me-nampilkan tabel berisi tren

belan-ja modal selama kurun waktu 20014-2019 hanya meningkat sebesar 21 persen.

”Peningkatan terbesar ter -nyata untuk bayar bunga utang (106 persen). Menyusul belanja barang yang naik 89 persen, lalu belanja pegawai 54 pers-en. Belanja sosial hanya naik sebesar 15 persen,” ujar Faisal

dalam situs pribadinya, fais-albasri.com, Jumat, 20

Agustus 2021.

Sementara itu pada periode 2019-2022, ke-naikan belanja untuk pembayaran beban

bun-ga utang diprediksi mencapai 47 persen. Sedangkan pening-katan belanja modal hanya 11 persen. Pada periode tersebut, pos bantuan sosial menduduki posisi kedua dengan kenaikan 30 persen.

“Jika kita keluarkan pos be-lanja hibah dan bebe-lanja lain-nya, setelah pandemi pun, sebagaimana terlihat dari perkembangan 2019-2022, peningkatan belanja terbe-sar masih dipegang oleh pos pembayaran bunga utang,” ujar Faisal.

Pinjam Uang Untuk Bayar Utang

TArif BArU Tes PCr

CUmA BAsA-BAsi

4

BongKAr DAn TAngKAP mAfiA AlKes!

Jangan Terlalu Dalam Campuri Urusan Afghanistan

Proses evakuasi 26 WNI dari Afghanistan yang dilakukan menggunakan pesawat milik TNI AU, Jumat (20/8/2021). (DETIK)

4 KE HaL 11 KoL. 6

JAKARTA - Setelah diperintahkan Presiden Jokowi,

Kementerian Kesehatan menurunkan tarif tertinggi tes

COVID-19 dengan Real Time Polymerase Chain

Reac-tion (RT-PCR). Meski begitu, dugaan konflik

kepentin-gan masih begitu kuat di balik penetapan tarif baru.

4 KE HaL 11 KoL. 1

4 KE HaL 11 KoL. 1

Menkes Budi Gunadi Sadikin

Presiden RI Joko Widodo

Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri

(2)

Pro kontra muncul di DPRD DKI. Lalu, ada pihak yang ribut dan menyoal com-mitment fee. Dianggap hilang, dan Anies sebagai gubernur dituduh merugikan negara.

BPK, lembaga resmi negara yang memiliki kewenangan menilai soal peng-gunaan anggaran, tidak mempersoal-kan. Faktanya, Pemprov DKI Jakarta setiap tahunnya dapat WTP. Ini artinya, tak ada masalah dengan pengelolaan anggaran di DKI. Baik-baik saja, dan Wajar Tanpa Pengec-ualian. Yang seringkali tidak dipa-h a m i bah-wa d i - tun-d a , b e d a dengan dibatalkan. K a l a u d i -tunda, artinya uang nggak hi-lang. Kalau dibatal-kan, baru rugi.

Anies, Gubernur DKI tegas menundanya. Kebijakan ini diambil untuk pertama, menghindari kerumunan yang berpotensi terhadap penyebaran COVID-19. Kedua, memberi rasa em-pati kepada masyarakat yang terdampak

pandemi.

Melalui ingub, ajang balap Formula E akan digelar kembali tahun 2022. Rencana ini telah diputuskan oleh Gu-bernur DKI.

Mengingat covid sudah melandai di DKI, diprediksi risiko penularan COV-ID-19 relatif bisa ditekan. Saat ini, Jakarta sudah zona hijau. Hampir 100 persen warga Jakarta yang telah divaksin. Ini artinya, Jakarta sudah mulai aman dari COVID-19.

Lagi-lagi, kebijakan menggelar balap mobil Formula E ini dipersoalkan. Men-unda Formula E dipersoalkan, bahkan dituduh menggelap- kan uang negara. Seka-rang keti-ka For-mula E akan

dis-elenggarakan, malah mau diinterpelasi. Orangnya ya itu-itu aja.

Mestinya, ketika Formula E diseleng-garakan, ini berarti bahwa uang comit-ment fee gak hilang. Tuduhan tahun lalu bahwa uang comitment fee hilang dan merugikan negara itu keliru. Tapi ketika Formula E positif akan diseleng-garakan, kok mau diinterpelasi. Publik jadi bertanya-tanya: ini maunya apa? Cari panggung, atau mau jegal Anies?

Kalau masalahnya COVID-19, ting-gal bertanya dan minta keterangan ke Pemprov DKI. Soal COVID-19, Jakarta sudah melandai. Silakan adu data yang ada. Baru ini ilmiah, tidak emosional dan

politis. Kenapa For-mula E selalu dipersoal-kan? Ini l e b i h pada masalah politik dari pada masalah substansi. Intinya, selama yang me-nyelenggarakan Anies, dianggap nggak benar.

Coba gubernurnya bukan Anies, nggak akan serumit ini. Masalahnya bukan di Formula E, masalahnya karena mereka tidak bisa menerima Anies. Apalagi kalau Anies makin populer.

Ada pihak-pihak yang tak ingin Anies punya panggung besar. Sesimpel itu masalahnya.

Formula E ini balap mobil bertaraf internasional. Baru kali ada di Jakarta, bahkan di Indonesia. Ini sangat strategis karena bisa jadi ajang promosi Indo-nesia, menarik investor maupun untuk memulihkan ekonomi setelah hampir dua tahun terkonstraksi karena pandemi.

Sewajarnya, karena ini ajang interna-sional dan baru pertama kali, juga punya potensi bagi pertumbuhan ekonomi, maka mesti didukung oleh semua pihak. Kenapa ada pihak-pihak yang berupaya menghalangi, bahkan mengusulkan interpelasi?

Publik secara umum membaca isu interpelasi terhadap Anies adalah bagian dari upaya sejumlah pihak menjegal Anies ke Pilpres 2024. Saat ini, nama Anies sedang melambung. Bahkan di dalam banyak survei, elektabilitas Anies berada pada posisi tertinggi.

Ada pihak-pihak yang tak ingin Anies semakin naik pamornya. Jika balap For-mula E terselenggara, ini bisa semakin

menaikkan popularitas Anies. Dan se-lama ini, beberapa forum internasional yang dihadiri Anies, telah membuat nama Anies semakin harum.

Mari, semua anak bangsa, terutama para politisi, kita mesti bersikap

rawan. Utamakan kepentingan nega-ra di atas semua kepentingan yang

lain. Soal nantinya Anies akan semakin menarik simpati publik

karena formula E, ya wajar karena Anies inisiator dan penyelenggarannya. Ikhlas-kan saja. Itu bagian dari hukum alam, siapa yang bekerja, dia dapat upahnya. Jangan halang-halangi orang menikmati hasil keringatnya. Dhalim!

Tidak boleh lagi negara dikorban-kan untuk sebuah perseteruan politik. Kompetisi di dunia politik itu wajar dan bahkan bagian dari sebuah kenis-cayaan. Karena itu, kompetisi mesti difokuskan arahnya pada sesuatu yang bisa memberi keuntungan dan manfaat untuk bangsa dan negara. Bukan malah menghalangi orang-orang yang mau berkontribusi untuk bangsa dan negara. Jangan jegal kerja rival politik kalau itu bermanfaat untuk bangsa. Buatlah program yang sepadan, bahkan lebih baik lagi, sehingga negara diuntungkan dan rakyat menikmatinya.

Jangan karena kita tak mampu mem-buat hal yang sama, lalu berupaya untuk menghalanginya. Ini bukan jiwa negarawan, tapi pecundang.l

formUlA e, evenT

inTernAsionAl yAng DiJegAl

iNFOINDONESIA.ID adalah media massa cetak di bawah payung

PT. DUA SATU PRO

2

Sabtu, 21 Agustus 2021

tAjUk

OPINI

lPenDIRI Waherman St. Mangkuto, H. Zainuddin lDIReKTuR Usman Rizal lPemImPIn PeRuSAhAAn Kiki Ibrahim lKuASA huKum: M Kamel Fahresy, S.H. lPemImPIn ReDAKSI

Aldi Gultom lWAKIl PemImPIn ReDAKSI Rio Taufiq Adam ReDAKTuR PelAKSAnA Widya Victoria ReDAKTuR Aprilia Rahapit, Hesti Dimalia, Rusdiyono, Benni Martha Daya, Yuliani

lRePORTeR Rifky Ilmi, Pras Budi Presetya, Ahmad Yani, Yuni Watiana, Mario Ananta, Khoirur Rozi, Rahmad KR, Iwan Fals, Heni Elsa Wulandari, Dedy Sagita, Nina Iskandar, Jifran, Dian

Taresa (Kalimantan Tengah), Zaki (Kalimantan Timur), Basri (Kalimantan Utara), Rizky Ananda (Nusa Tenggara Barat), Abu Bakar Usman (Kepulauan Bangka Belitung) lKePAlA BIRO InfO SulAWeSI Wulandari D lKePAlA BIRO InfO BAlI-lOmBOK Anugrah Dani lKePAlA BIRO InfO PAPuA Nurmanto W lKePAlA BIRO InfO BATAm Abu Bakar lKePAlA BIRO InfO KAlImAnTAn Zaki DD lKePAlA BIRO InfO JAWA Adji Sumarno lKePAlA BIRO InfO SumATeRA Raden Mohd Solehin lfOTOgRAfeR M. Iqbal lDeSAIn VIDeO gRAfIS Al Amin lKeuAngAn DAn ADmInISTRASI Niken lSeKReTARIS ReDAKSI Niken lDIVISI PengemBAngAn IT Oemar lDISTRIBuSI Abdul Muhctar lBAnK ACCOunT A/n PT. DUA SATU PRO BCA : No Rek : 553-068-2121 KCP Otista Jakarta Timur lAlAmAT Jalan MPR III No. 5B, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan (12430)

lTelP 021-27812397 lfAx 021-79196786 lhARgA IKlAn fC : Rp 45.000/mm lBW Rp 40.000/mm lTWITTeR @_infoindonesia lfACeBOOK infoindonesia.id lInSTAgRAm@

info_indonesia.id lemAIl [email protected], [email protected] lPeRCeTAKAn PT Aliansi Temprina Nyata Grafika

Punya Pemikiran menarik yang Bisa

Diterbitkan di Koran info indonesia

Kirim materi Tulisan Kamu

ke redaksi

@infoindonesia.id

Tulisan dibuat dalam bentuk microsoft,

minimal 600 kata berserta profil diri

D

i panggung itu,

dalam momen kon-ferensi Pers. Tang-gal 8 Agustus 2021. Lionel Messi, salah satu bin-tang sepakbola terbaik sepan-jang sejarah, menangis.

Penonton berdiri, bertepuk tangan, menghormatinya. Dengan terbata, awalnya me-nahan tangis, Lionel Messi berucap.

“Belakangan ini, saya ban-yak merenung. Memikirkan apa yang harus saya katakan di sini. Kini, ternyata tak ada yang saya bisa katakan”.

“Seluruh karir saya, momen terpenting hidup saya, terjadi di sini. Di kota ini. Sejak usia 13 tahun saya bermain di sini. Kini 21 tahun sudah”.

“Tiga anak saya lahir di sini”. “Saya sudah lakukan apap-un apap-untuk tetap bertahan di sini. Namun akhirnya, saya harus

ucapkan salam perpisahan”. Lalu Messi menangis. Tak ada kata dan pesan yang lebih kuat dibandingkan momen Messi menangis. Badannya berguncang yang ditahan.

Saya bukan penggemar Bar-celona. Saya bahkan pengge-mar musuh bebuyutan Bace-lona, Real Madrid.

Namun saya ikut menitik air mata menonton momen ini. Saya membayangkan be-ratnya sebuah perpisahan, dengan satu komunitas, yang kita sudah bersama, suka dan duka, dalam waktu yang lama.

Dalam sejarah sepakbo-la, tak ada yang menyamai hubungan Lionel Messi den-gan FC Barcelona.

Kombinasi di bawah ini yang membuat Messi dan FC Barce-lona begitu spektakuler. Messi tak hanya menjalani seuruh karir bolanya di Barcelona sejak usia 13 tahun, dan 21 tahun sudah.

Messi sudah pula menyum-bangkan 35 piala kejuaraan (trofi) untuk Barcelona. Termasuk di sana, 10 kali memenangkan liga nasional. 4 kali memenangkan piala Eropa. Sebanyak 682 goal yang ia ciptakan. Dan tiga piala dunia untuk club.

Jangan dilupakan. Enam kali Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik dunia peraih Ballon d’Or. Ini prestasi yang tak pernah dicapai siapapun. Entah kapan prestasi ini bisa dipecahkan?

Sejak tahun 2017, ketika Messi melakukan kontrak terakhir dengan Barcelona, ia sudah menerima dana di

angka yang membuat orang terpana.

Total uang yang Messi ter-ima sebanyak EUR500 juta. Atau setara dengan Rp8,4 triliun. Rata rata Lionel Messi mendapatkan uang dari Bar-celona sebanyak Rp2 triliun setahun. Whaaaaaattt????

Tapi ahli keuangan menyata-kan, Lionel Messi memberikan lebih banyak kepada Club Barcelona. Di samping pretasi yang luar biasa, Messi juga menghasilkan banyak uang.

Lionel Messi sudah mem-bawa uang ke FC Barcelona sebanyak EUR383.685.000. Ditambah EUR619.265.000.

Secara menyeluruh, walau FC Barcelona membayar Li-onel Messi sangat mahal, tapi club ini masih profit sebanyak EUR235.610.000. Club ini masih dapat untung dari Lionel Messi ekuivalen dengan Rp3.5

triliun.

Lalu mengapa FC Barcelona berpisah dengan Lionel Mes-si? Messi menyatakan bahkan ia bersedia kontrak 5 tahun berikutnya dengan potongan 50 persen dibanding kontrak sebelumnya. Namun kondisi keuangan FC Barcelona masa kini tak lagi memungkinkan.

Di luar gedung konferensi pers, fans Messi berduyun-duyun menunggu sang maha bintang. Mereka memakai kaos FC Barcelona nomor 10. Itulah kaos Lionel Messi. Sebagian mereka menangis.

Saya punya pengalaman pribadi yang berat soal per-pisahan itu. Dua anak saya penggemar berat tak hanya Real Madrid, tapi Juga Cris-tiano Ronaldo.

Mendahului Lionel Messi, Ronaldo meninggalkan Real Madrid di tahun 2018. Ia

pin-dah ke Juventus, Italia. Tiga hari anak sulung saya mengurung diri di kamar. Ia tak hanya sedih, tapi harus memilih. Siapa yang akhirnya harus ia bela.

Ketika Ronaldo dengan club barunya misalnya bertanding melawan Real Madrid, hatinya berada di mana?

Setelah tiga hari di kamar, juga kadang ia menangis, dengan berat hati, anak sulung saya memilih Real Madrid.

Saya bertanya mengapa Ia tak memilih Ronaldo saja, dan club bola barunya. Ujar anak saya, sambil berkelakar, “bagi

penggemar sepak bola pindah club sepak bola itu lebih berat ketimbang pindah agama, Ayah!”. Tapi Ronaldo tetap di hatinya.

Lionel Messi akan tetap ber-main bola. Ia pindah ke PSG Perancis. Di sana kembali ia ber-gabung dengan partner lamanya di Barcelona, Neymar da Silva Santos. Juga dengan pemain mu-suh bebuyutan dari Real Madrid, Sergio Ramos Garcia.

Terima kasih Lionel Messi; sang superstar. Terima kasih telah mencontohkan dunia tentang dedikasi pada sebuah profesi. l

Kita Pun ikut menangis Bersama lionel messi

“Bagi penggemar sepak

bola pindah club sepak

bola itu lebih berat

ketim-bang pindah agama,

Ayah!”

Penulis dan Pendiri Lingkaran Survei Indonesia

Denny JA

D

alam rentang waktu satu tahun ini, sudah banyak yang kita lalui. Tangis, air mata, rasa haru dan duka berkecamuk dengan tawa, dan senyum.

Setahun ini tentu bukan masa yang mudah. Meng-ingat Tanah Air, kembali merasakan sulitnya hidup melawan pandemi COVID-19 yang semakin menggila. Dengan varian Delta yang merajalela.

Info Indonesia sebagai media arus utama, terus menginformasikan mengenai kengerian varian Delta ini. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti. Tapi, menyadarkan pentingnya kesehatan di masa krisis seperti ini.

Kami tentu tak ingin terjebak dalam diskusi men-genai ada atau tidaknya COVID-19. Kami melihat itu sebagai sebuah fakta dan nyata. Rekan-rekan kami banyak yang dinyatakan positf, sampai harus menjalani perawatan. Ada juga yang sahabat dan keluarganya meninggal.

Dengan seluruh pengalaman tak menyenangkan itu, kami jelas melawan COVID-19. Dengan harapan, bahwa seluruh lapisan masyarakat sadar dengan an-camannya yang nyata.

Sebagai sebuah media, kami berterima kasih banyak kepada seluruh nara-sumber dan pembaca atau penonton INFO TV, yang tak henti-hentinya mengapre-siasi karya kami. Jika ada kata yang lebih dari “terima kasih”, maka akan saya ucapkan jutaan kali.

Tak mudah mendapatkan kepercayaan membaca di tengah arus lautan informasi yang begitu luas. Teru-tama di era disrupsi informasi ini. Namun, kami dengan segala upaya berusaha untuk terus menyajikan fakta dan karya-karya yang tidak sekadar bernilai informasi, tapi juga menginspirasi.

Besar harapan kami, untuk bisa menyentuh hati para pembaca dan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak mudah, tapi kami yakin bisa.

Karena kami yakin, dengan inovasi dan semangat, akan membuat media kami lebih dikenal seluruh la-pisan masyarakat. Meski banyak kesalahan, ataupun kekurangan, kami meminta maaf sebesar-besarnya dari lubuk hati kami yang paling dalam.

Seluruh awak redaksi kami telah bekerja siang dan malam, tanpa lelah dengan prinsip kerja fakta, unik, jernih, dan independen atau disingkat FUJI.

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembaca, narasumber, dan juga rekan bisnis, yang selama ini terus menyokong Info Indonesia. Ka-rena tanpa kalian, kami tentu saja tak dapat melalui masa-masa sulit ini.

Terakhir, saya meminta dukungan kepada seluruh khalayak agar dapat terus mendukung Info Indonesia, hingga puluhan tahun ke depan. Dengan sedikit kalimat inspiratif dari pimpinan perusahaan ini, Usman Rizal.

“Jika yang lain tidur, kita bangun. Di saat yang lain bangun, kita jalan. Di saat yang lain jalan, kita berlari”. l

Satu Tahun di

masa Krisis

Oleh: Denny JA,

Penulis dan Pendiri Lingkaran Survei Indonesia

formula e itu ajang

balap mobil bertaraf

internasional.

Ren-cana semula

diselen-garakan tahun 2020.

COVID-19 datang dan

menyerang

Indone-sia, balap formula e

pun ditunda.

Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan

Pemerhati Bangsa

Oleh: RIO TAufIq ADAm

Wakil Pemimpin Redaksi Info Indonesia

(3)

3

Sabtu, 21 Agustus 2021

INFO

NASIONAL

“Bagaimana mungkin

se-orang buronan yang telah

melarikan diri selama

se-belas tahun dapat

diberi-kan akses pengurangan

masa pemidanaan”

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana

4

Djoko Tjandra Dapat Remisi Dua Bulan

KorUPTor mAKin isTimewA,

HUKUmAnnyA nggAK BiKin JerA

Djoko Tjandra dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba, DKI Ja-karta, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor: 12/K/PID. SUS/2009 Tanggal 11 Juni 2009.

“Joko Soegianto Tjandra merupakan terpidana yang sudah menjalani 1/3 masa pi-dana,” ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Kemente-rian Hukum dan HAM (Kemen-kumham), Rika Aprianti, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/8/2021).

Pemberian remisi Djoko Candra merujuk pada Pasal 34 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006 dengan pertimbangan berkelakuan baik dan sudah menjalani satu per tiga masa pidana.

“Maka Joko Soegianto Tjan-dra merupakan terpidana yang memiliki hak untuk mendapat-kan remisi,” ujar Rika.

Direktur Pusat Studi Konsti-tusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Am-sari, menilai, remisi yang di-berikan Kemenkumham kepa-da Djoko Tjandra merupakan

wujud sikap pemerintah terha-dap pemberantasan korupsi.

“Dan pengurangan sema-cam ini merupakan gambaran bagaimana sikap pemerintah terhadap pemberantasan ko-rupsi. Kita sudah menduga bahwa masa pemerintahan sekarang memberikan berba-gai privilege, keistimewaan un-tuk koruptor, memang sedang tinggi-tingginya diberikan,” kata Feri kemarin.

Feri menilai, remisi terhadap Djoko Tjandra harus menjadi catatan penting yang menunju-kan bahwa partai pendukung koalisi di pemerintahan saat ini memang pro terhadap koruptor. Sebab, berbagai upaya terlihat telah dilaku-kan untuk membuka ruang kepada para koruptor un-tuk bisa mendapat berba-gai kenyamanan dengan berbagai fasilitas.

“Menurut saya, hari ke-merdekaan ini yang paling merdeka adalah para korup-tor, mereka mendapatkan berbagai macam keuntungan dan ini semua karena kebi-jakan dari pemerintah,” ucap Feri.

Indonesia Corruption Watch (ICW) juga mempertanyakan alasan Ditjenpas Kemenkum-ham memberikan remisi kepa-da sejumlah koruptor pakepa-da peringatan HUT ke-76 RI. Termasuk kepada Djoko Tjandra. Peneliti ICW, Kurnia Rama-dhana, me-mandang pem-berian remisi terhadap Djoko Tjandra jang-gal. Karena sebelum men-jalani masa pidana, Djoko Tjandra buron selama 11 ta-hun. “Tentu hal ini

janggal. Sebab bagaimana mungkin seorang buronan yang telah melarikan diri sela-ma sebelas tahun dapat

diberi-kan akses p e n g u

-rangan masa

pemidanaan,” kata Kurnia dalam keterangannya, kema-rin.

Kurnia mengingatkan, Pasal 34 ayat (3) PP 28/2006 tidak hanya mensyaratkan telah menjalani sepertiga masa pi-dana, melainkan juga mewa-jibkan terpidana berkelakuan baik. Untuk itu, ICW memper-tanyakan parameter Kemen-kumham dalam menetapkan seorang Djoko Tjandra telah berkelakuan baik hingga ber-hak mendapat remisi.

“Pertanyaan lanjutan, apa-kah seseorang yang melari-kan diri ketika harus menjalani masa hukuman dianggap se-bagai berlakuan baik oleh Ke-menkumham?” cetus Kurnia.

ICW juga mendesak Ke-menkumham untuk mem-buka seluruh nama-nama terpidana korupsi yang

mendapatkan re-misi umum pada

peringatan HUT ke-76 RI.

Ke-menkumhan juga diminta untuk mencan-tumkan secara detail alasan narapidana korupsi itu mendapatkan remisi.

“Misalnya, ketika terpidana menjadi Justice

Collabora-tor, maka pertanyaannya kapan status itu didapat-kan? Pemberian informasi ini menjadi penting karena menjadi hak masyarakat. Terlebih, dokumen itu

tidak dikategorikan

sebagai informasi yang dikec-ualikan berdasarkan Undang-Undang Keterbukaan Informa-si Publik,” tegas Kurnia.

Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM), Zaenur Rohman, menyatakan pembe-rian remisi untuk Djoko Tjandra tidak tepat dan menunjukkan ketidakseriusan pemerintah dalam penanganan korupsi.

Zaenur ragu bahwa Djoko Tjandra memenuhi syarat pemberian remisi untuk ter-pidana korupsi, sesuai PP 99/2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyaraka-tan. Dalam beleid itu disebut-kan bahwa pemberian remisi untuk terpidana kasus korupsi harus memenuhi dua syarat.

Pertama, berstatus sebagai justice collaborator. Kedua, telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai pu-tusan pengadilan.

“Nah kita tahu Djoko Tjandra adalah pelaku utama, bukan merupakan justice collabora-tor. Jadi menurut saya pembe-rian remisi tersebut melanggar hukum,” kata Zaenur.

Selain itu, Zaenur menilai pemberian remisi pada Djoko Tjandra tidak tepat karena tin-dak pidana korupsi merupakan kejahatan serius.

“Dampak korupsi itu besar, tindakan yang dilakukan Djoko Tjandra serius, upaya pemu-langannya susah payah, tapi ternyata dijatuhi pidana ringan dan dengan mudahnya

men-dapatkan remisi,” kata dia. Dalam pandangan Zaenur, pemberian remisi pada Djoko Tjandra menunjukkan bahwa pemerintah tidak serius dalam upaya pemberantasan korupsi. “Pemberian remisi yang ber-tentangan dengan hukum ini akan semakin menghilangkan efek jera dalam upaya pember-antasan korupsi. Orang tidak takut melakukan korupsi kare-na kemungkikare-nan terungkapnya kecil,” ucap Zaenur.

“Kalau misalnya terungkap juga masih banyak keringanan termasuk melalui remisi ini,” tu-tur dia.

Seperti diketahui, Djoko Tjandra dihukum penjara dua tahun untuk kasus pen-galihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 mil-iar. Negara merampas uang Djoko di Bank Bali sebesar Rp546,166 miliar. Setelah vonis itu, Djoko Tjandra sempat kabur keluar negeri selama sebelas tahun.

Ia ditangkap di Malaysia pada 30 Juli 2020. Sehari kemudian, ia dieksekusi ke Lapas untuk vonis 2 tahun kasus Bank Bali. Djoko Tjan-dra juga dihukum 2 tahun 6 bulan dalam kasus surat jalan palsu.

Dalam kasus suap status red notice, Djoko divonis dihukum 4,5 tahun penjara. Akan tetapi, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengurangi hukuman tersebut menjadi 3,5 tahun. Jaksa pe-nuntut umum pun mengajukan kasasi atas vonis tersebut.l

JAKARTA – Keputusan Kementerian

hukum dan hak Asasi manusia

(Ke-menkumham) memberikan remisi

hukuman penjara kepada terpidana

korupsi Djoko Soegianto Tjandra

men-dapatkan kritikan tajam dari berbagai

kalangan.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah memberikan restu terkait diperbolehkan-nya pembelajaran tatap muka (PTM) kepada sekolah yang diberikan Kementerian Pen-didikan, Kebudayaa, Riset dan Teknologi (Kemendikb-udristek). Namun, salah satu yang menjadi perhatian ada-lah pelajar maupun pengajar sudah mendapatkan vaksi-nasi.

Presiden mengatakan, se-makin cepat vaksinasi terha-dap pelajar dilakukan, maka semakin cepat pula kegiatan belajar-mengajar tatap muka bisa dilakukan.

“Jadi untuk semua pelajar di seluruh Tanah Air, kalau sudah divaksin, silakan dilakukan langsung belajar tatap muka karena SKB men-teri kan sudah ada,” ujar Presiden sep-erti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis,

(19/8/2021).

Sejumlah sekolah yang berada di wilayah Pember-lakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 diketahui telah menggelar PTM terbatas.

Sayangnya, vaksinasi un-tuk peserta didik berusia 12-17 tahun belum merata. Dalam survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), ada 88,2 persen dari 86 ribu responden berusia 12-17 tahun yang menyatakan kesediaan untuk divaksin COVID-19. Namun, hanya 35,9 persen dari yang bersedia telah mendapatkan vaksinasi.

“Sedangkan 64,1 persen di antaranya belum

divak-sin,” kata Komision-er KPAI, Retno Listyarti. Dari 64,1 pers-en yang belum divaksin, seban-yak 57,4 persen responden menyam-p a i k a n alasan-n y a k a - re-na belum berkesempatan mendapatkan vaksin. Dari data tersebut, Retno menilai bahwa ada persoalan vaksinasi anak yang belum merata di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mendukung PTM di masa pandemi, setidaknya ada tiga syarat yang disam-paikan KPAI. Syarat per-tama adalah sekolah atau madrasah dipastikan sudah memenuhi kebutuhan pe-nyelenggaraan PTM ter-batas, termasuk memastikan protokol kesehatan.

Syarat kedua, minimal 70 persen warga sekolah sudah divaksin. Jika hanya guru yang divaksin, Retno menilai kekebalan komunitas belum bisa terbentuk, karena jumlah guru hanya 10 persen dari jumlah siswa.

“Pemerintah Pusat harus memastikan percepatan dan penyediaan vaksinasi anak merata di seluruh Indonesia,” ucap Retno.

Syarat ketiga, pemerintah daerah harus jujur dengan positivity rate daerahnya. Jika sudah mencapai 5 persen sesuai ketentuan Badan Kes-ehatan Dunia (WHO), maka sekolah baru aman dibuka.

Meski vaksinasi menjadi salah satu syarat menggelar PTM, Mendikbudristek,

Nad-iem Makarim, menyatakan mengizinkan siswa ikut PTM di wilayah PPKM Level 1-3 meski belum menerima sun-tikan vaksin COVID-19.

Nadiem mengatakan PTM bagi siswa belum divaksin tetap diizinkan dengan me-megang prinsip kehati-hatian. Menurut dia, ketentuan terse-but telah sesuai surat keputu-san bersama (SKB) 4 Menteri. “Bagi sekolah yang peserta didiknya belum mendapat-kan giliran vaksinasi, sekolah di wilayah PPKM level 1-3 tetap dapat menyelengga-rakan PTM terbatas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Nadiem dalam keterangannya, Kamis.

Menurut Nadiem, Presiden Jokowi telah mendorong agar PTM segera digelar di wilayah PPKM Level 1-3. Di wilayah yang menerapkan PPKM 1-3, Pemerintah mengizinkan pembelajaran tatap muka, den-gan protokol kesehatan ketat, di antaranya maksimal kuota siswa di kelas hanya 50 persen.

“Bagi sekolah yang berada di wilayah PPKM level 1-3, Ba-pak Presiden telah mengim-bau agar segera laksanakan PTM terbatas. Apalagi jika peserta didiknya sudah divak-sinasi,” kata Nadiem.

Nadiem menambahkan, prioritas pertama pihaknya saat ini adalah mengemba-likan anak-anak ke sekolah agar segera belajar tatap muka. Menurut Nadiem, upaya tersebut untuk memi-nimalisasi learning loss atau ketertinggalan pendidikan selama PJJ akibat pandemi COVID-19.l

PTm Dibuka, vaksinasi Belum merata

JAKARTA – Kasus mural ber-gambar mirip Presiden Joko Widodo dengan tulisan “404: Not Found” di Tangerang, Banten, dipastikan tidak akan diproses oleh kepolisian. Se-lain mendapatkan banyak kriti-kan dari publik, Presiden Joko-wi juga disebut tidak berkenan aparat melakukan tindakan yang berlebihan.

“Untuk sementara, polisi tidak memproses,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Ir-jen Pol Argo Yuwono , dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Sela-tan, Jumat, (20/2021).

Argo berujar mural sebagai karya seni seorang seniman dalam menyalurkan aspirasin-ya. Namun, kata dia, hendakn-ya karhendakn-ya seni dalam menhendakn-yalur- menyalur-kan aspirasi tersebut di tempat yang semestinya.

“Tentunya mural yang dibuat oleh orang dalam bentuk berb-agai macam, lukisan itu bentuk ekspresi suatu orang mempu-nyai seni yang bisa dituangkan dalam bentuk gambar,” kata Argo.

Dia mengapresiasi anak-anak muda yang memberikan inspirasi dalam bentuk lukisan. “Akan tetapi, itu juga harus di tempat yang semestinya,” ujar Argo.

Menurut Argo, sikap Polri atas mural di Tangerang tersebut sesuai dengan apa

yang disampaikan oleh Kab-areskrim Komjen Agus Andri-anto, bahwa Polri tidak akan responsif dan represif terha-dap persoalan tersebut.

“Tentunya dari pihak kepoli-sian sesuai dengan apa yang disampaikan Kabareskrim. Kami tidak represif. Kami hargai ekspresi masyarakat dalam memberikan jiwanya yang dituangkan dalam suatu bentuk karya seni,” tegas Argo.

Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Na-sir Djamil, menilai pemerintah seharusnya menyikapi secara bijaksana terkait adanya mural mirip Presiden Jokowi dan se-jumlah mural lainnya. Menurut Nasir, Presiden Jokowi seharusnya men-gundang pembuat mural tersebut ke Istana untuk diberi hadiah.

Dia menyebut, Presiden Jokowi tidak jarang men-gundang sese-o r a n g y a n g

berkaitan dengan kejadian yang menjadi perhatian publik. “Presiden seharusnya berter-ima kasih, bahkan kalau perlu dipanggil ke Istana itu orang, iya dong, dikasih hadiah sama presiden Jokowi karena dia telah mengingatkan Presiden Jokowi,” kata Nasir dalam dis-kusi yang digelar secara dar-ing, kemarin.



Menurut dia, Presiden Jokowi jangan hanya mengundang atlet olimpiade ke Istana. Tetapi para pembuat mural juga diharapkan diundang ke Istana, sehingga kreativitasnya bisa diarahkan.

“Bukan justru dicari-cari,” kata dia.

Kendati demikian, dia men-gapresiasi pernyataan

Ka-polri yang meminta agar jajarannya tidak

mengedepankan cara-cara yang tidak demokratis dalam

me nyelesaikan per-soalan mural terse-but, tetapi dengan

cara yang

huma-nis.
l

mural Jokowi Hanya

ekspresi seni

4

Polri Tidak Akan Proses Hukum

Terpidana Kasus Bank Bali,

Djoko Tjandra

Kabid Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono Mendikbudristek,

(4)

4

Sabtu, 21 Agustus 2021

INFO

OTONOMI

TAK ADA LAGI

DESA TERTINGGAL

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa

Timur memastikan bahwa tidak ada lagi

desa yang berstatus tertinggal maupun

sangat tertinggal di wilayahnya.

“TAHUN lalu masih terdapat tiga desa tertinggal dan satu desa sangat tertinggal. Ta-hun ini sudah tidak ada lagi,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/8/2021).

Ia menjelaskan, hal itu sete-lah ditetapkannya dua desa yakni Renokenongo dan Ke-dungbendo di Kabupaten Sidoarjo sebagai desa yang tidak memenuhi kriteria pem-bentukan desa sesuai Un-dang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Khofifah bersyukur karena berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021 yang dirilis Kementerian Desa/PDTT tidak ada lagi sta-tus desa tertinggal dan sangat tertinggal.

“Yang patut disyukuri juga saat ini ada 697 desa man-diri di Jatim, yang merupa-kan jumlah terbanyak secara nasional,” ujar gubernur per-empuan pertama di Jatim tersebut.

Menurut Khofifah, dengan demikian, terjadi peningka-tan jumlah desa man-diri yang sangat signifikan di Ja-tim pada tahun ini dibanding-kan tahun 2020 sebanyak 332 desa. Ia juga menyampaikan bahwa desa dengan sta-tus maju di Jatim tercat-at mendomi-nasi secara

nasional dengan total 3.283, sedangkan pada tahun 2020 jumlahnya 2.621 desa.

Khofifah mengatakan,

ke-berhasilan mengentaskan Jatim dari desa tertinggal dan sangat tertinggal men-jadi bukti komitmen Pemprov Jatim dalam mendorong ke-mandirian desa melalui ber-bagai program, diantaranya program Desa Berdaya dan Paman Desa yang mem-berikan stimulus berupa permodalan di tingkat desa.

Mendukung program terse-but, Pemprov Jatim telah

mengalokasikan anggaran

Rp20,1 miliar untuk Paman Desa dengan sasaran 301 BUMDes kemudian ang-garan untuk Desa Berdaya sebesar Rp15,1 miliar untuk 151 desa mandiri.

“Terima kasih kepada para kepala daerah, camat, kepala desa dan seluruh pendamp-ing desa serta perguruan tinggi yang telah melakukan pendampingan, sehingga tercapainya peningkatan ter-hadap status IDM di Jatim,” katanya.

Selain itu, Khofifah juga memberikan apresiasi ke-pada lima desa yang masuk dalam 10 ranking tertinggi

nasional yakni Desa Oro-oro Ombo,

Desa Sidomu-lyo dan Desa

P u n t e n , yang ketig-anya di Kota Batu serta di Banyu-wangi masing-masing Desa Gentengkulon dan Desa Gentengwetan. l

PADANG - Prospek tambak udang vaname di Sumatera Barat sangat besar karena tujuh dari 19 kabupaten dan kota merupakan daerah pesisir pantai, namun pem-buatannya harus diiringi dengan kepedulian terha-dap lingkungan.

Demikian disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat meninjau tambak udang vaname di Nagari Tiku Selatan, Ke-camatan Tanjung Mutiara, Jumat (20/8/2021).

“Kita sangat mendukung tumbuhnya usaha produk-tif seperti tambak udang ini karena akan membantu menggerakkan perekono-mian daerah, namun harus benar-benar memperhatikan lingkungan agar tidak terjadi pencemaran,” katanya.

Mahyeldi mengatakan, terdapat syarat-syarat terkait lingkungan yang perlu diper-hatikan oleh masyarakat yang ingin menjalankan usaha tam-bak udang. Salah satunya adalah jarak dari bibir pantai minimal 100 meter. Selain itu, juga memperhatikan tempat pembuangan limbah yang harus sesuai dengan aturan,

sehingga tidak terjadi pence-maran yang akan merugikan masyarakat sekitar.

Untuk itu, Mahyeldi mengimbau bupati dan wali kota yang memiliki daerah pesisir pantai segera mem-buat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang meng-atur zona investasi tambak udang. Dengan demikian, prospek tambak udang bisa terus dikembangkan tanpa melanggar aturan sehingga ekonomi masyarakat terus bergerak. Apalagi tambak udang juga menyerap cukup banyak tenaga kerja dengan pemasaran yang sangat luas hingga ke luar negeri.

Pemilik tambak udang, Zamzani, mengatakan, us-aha yang digelutinya baru dilakukan selama empat bulan terakhir dengan luas area sekitar 2,5 hektare. Ia menyebut, sebelum mem-buka usaha, telah berkonsul-tasi dengan pihak-pihak yang memahami aturan tentang tambak udang.

“Kami berusaha semaksi-mal mungkin untuk mengem-bangkan usaha tetapi tetap sesuai dengan aturan,” ka-tanya. l

Bisnis Tambak Udang

Jangan Cemari Lingkungan

SAMARINDA - Sebanyak 165 pejabat di lingkungan Pemer-intah Provinsi Kalimantan Timur menjalani pelantikan secara langsung dan virtual di Pendopo Odah Etam, Kom-plek Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (20/8/2021).

Pelantikan yang dipimpin Gubernur Kaltim, Isran Noor, turut dihadiri Wakil Guber-nur, Hadi Mulyadi; Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, HM Sabani, para asisten, staf dan tenaga ahli gubernur, serta pimpinan Organisasi Perang-kat Daerah (OPD) di lingkun-gan Pemprov Kaltim.

Pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II seban-yak 10 orang, Pejabat Admin-istrator (eselon III) 44 orang dan Pejabat Pengawas (es-elon IV) 111 orang.

Dalam arahannya, Isran Noor mengatakan bahwa rotasi dan promosi jabatan tersebut bu-kan hanya sekadar bagian dari penyegaran dan pengayaan wawasan serta pengalaman saja. Tetapi, lebih dimaknai se-bagai upaya pembenahan dan pemantapan organisasi dalam meningkatkan penyeleng-garaan urusan pemerintahan

sesuai kebutuhan organisasi. “Yaitu sumber daya apara-tur yang memiliki kompetensi, kinerja, integritas, loyalitas dan moralitas tinggi,” katanya saat pengambilan sumpah jabatan.

Isran Noor mengingatkan bahwa nilai-nilai dasar pada diri Aparatur Sipil Negara (ASN) ialah berakhlak. Serta dapat mewujudkan semboyan “ASN Bangga Melayani Bangsa” se-bagaimana yang diluncurkan Presiden RI, Joko Widodo.

Ia menjelaskan, program itu bertujuan menyeragamkan nilai-nilai dasar bagi seluruh ASN di Indonesia, sehingga dapat menjadi pondasi bu-daya kerja yang profesional, berorientasi pelayanan, akunt-abel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

“Selamat dan sukses men-jalankan tugas serta amanah jabatan. Semoga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi daerah dan masyarakat,” harap orang nomor satu di Benua Etam tersebut. l

Rotasi Jabatan

Tingkatkan Kinerja

KENDARI - Pemerintah

Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali meny-erahkan bantuan perbai-kan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini ban-tuan diberikan sebanyak 32 unit untuk warga ber-penghasilan rendah di lurahan Kemaraya dan Ke-lurahan Kendari Caddi.

“Hari ini kami kembali menyerahkan bantuan un-tuk 16 warga kurang mam-pu di Kelurahan Kemaraya dan 16 warga di Kelurahan Kendari Caddi,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, usai menyerahkan bantuan simbolis dalam bentuk buku tabungan ke-pada penerima manfaat di Kendari, Jumat (20/8/2021)

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan masing-masing sebesar Rp20 juta, melalui program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Dana Alokasi Khu-sus (DAK) Fisik Bidang Perumahan Kota Kendari Tahun 2021.

Sulkarnain mengata-kan, BSRS bertujuan un-tuk membantu masyarakat yang memiliki penghasilan rendah agar dapat mem-perbaiki rumahnya sehing-ga lebih layak untuk

diting-gali bersama keluarga. Ia meminta penerima ban-tuan tersebut dapat meng-gunakannya sebaik mung-kin dan sesuai peruntukan, mengingat rumah adalah tempat untuk beristirahat bersama keluarga setelah beraktivitas di luar.

“Kami harapkan bahwa masyarakat yang kondisi ekonominya terbatas da-pat terbantu untuk mem-perbaiki rumahnya. Se-hingga kami berharap

agar dana yang bapak dan ibu terima hari ini dapat digunakan untuk memperbaiki rumah, apa-kah untuk memperbaiki atap, dinding, toiletnya atau apapun kekurangan di rumahnya,” jelasnya.

Ditambahkan Sulkar-nain, program BSRS di-berikan secara bertahap kepada warga yang men-erima, dengan rincian se-banyak 25 persen dari total jumlah bantuan yang akan

diberikan akan ditransfer di awal lalu tahap kedua ditransfer 45 persen dan sisanya 30 persen ditrans-fer di akhir.

“Hal ini dimaksudkan agar bantuan tersebut be-nar-benar digunakan oleh warga untuk membenahi rumahnya. Dan Pemkot Kendari akan memastikan proses pembenahan ru-mah warga setelah men-erima bantuan tersebut,” tutupnya. l

Bantu Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

”Kita sangat

mendukung

tumbuh-nya usaha produktif

seperti tambak udang

ini karena akan

membantu

meng-gerakkan

pereko-nomian daerah”

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Klik: www.infoindonesia.id

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Kaltim, Isran Noor, melantik 165 pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim di Pendopo Odah Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (20/8/2021). (Humas Pemprov Kaltim)

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menyerahkan bantuan untuk perbaikan RTLH warga di Kelurahan Kemaraya dan Kendari Caddi, Jumat (20/8/2021). (Antara)

(5)

5

Sabtu, 21 Agustus 2021

INFO

OTONOMI

TUNDA DULU

PEMBELAJARAN

TATAP MUKA

TANJUNGPINANG - Pemerintah

Provinsi Kepulauan Riau meminta

seluruh bupati dan wali kota

menunda pelaksanaan

pembelajaran tatap muka (PTM) guna

menekan risiko penularan COVID-19.

GUBERNUR Kepri, Ansar Ahmad, mengaku khawatir kasus penularan COVID-19 di Kepri yang sudah menurun berkat Pemberlakuan Pem-batasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) meningkat lagi apa-bila PTM dilaksanakan.

“Saya minta dipertimbang-kan kembali kebijadipertimbang-kan PTM karena lebih susah bagi kita menangani lonjakan kasus COVID-19 kalau nanti naik lagi. Meskipun dari pemerin-tah pusat sudah memberikan izin tetapi kebijakan di daerah tetap kita yang putuskan,” je-lasnya di Tanjungpinang, Ju-mat (20/8/2021).

Menurut Ansar, meski pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah sudah diatur sedemikian rupa untuk meminimalkan risiko penu-laran COVID-19 namun tidak ada yang bisa menjamin para siswa tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan setelah kegia-tan sekolah selesai.

Ia mengatakan, penurunan angka kasus COVID-19 se-laras dengan penurunan mobilitas warga dan hal itu menunjukkan pembatasan aktivitas, termasuk penun-daan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang efektif menekan penu-laran virus corona. Selain itu, Ansar meminta pemerin-tah kabupaten dan kota di wilayahnya menggen-carkan pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 12 sam-pai 17 tahun agar mereka lebih terlindungi dari p e n u l a r a n C O V I D - 1 9 saat pembel-ajaran tatap muka kem-bali dilaksanakan. Hingga Kamis (19/8/2021) vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan pada 89.260 orang dari sekitar 227 ribu anak usia 12 sampai 17 tahun yang

men-jadi target vaksinasi di Kepri. “Kalau stok vaksin masih ada harap segera dihabiskan. Setelah itu, kita desak pusat kirim vaksin lagi demi menge-jar target 100 persen vaksinasi anak 12-17 tahun,” kata Ansar.

Ia juga meminta para kepala daerah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kepri un-tuk mendata siswa SMK yang belum menjalani vaksinasi karena mereka

membutuh-kan sertifikat vaksinasi untuk magang di perusahaan.

“Nanti kita akan menyeleng-garakan vaksinasi massal untuk anak-anak SMK,” de-mikian Ansar. l

”Berbagai upaya telah

dilakukan untuk tetap

menggairahkan pendidikan

di masa pandemi.

Salah satu nya

pembelajaran

jarak jauh”

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo

GORONTALO - Pemerin-tah Kabupaten Gorontalo meminta seluruh tenaga pengajar dan siswa tetap semangat belajar walaupun masih dalam masa pandemi COVID-19.

“Berbagai upaya telah di-lakukan untuk tetap meng-gairahkan pendidikan di masa pandemi. Salah

satu-nya pembelajaran jarak jauh,” ujar Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, usai me-mantau pelatihan pembelaja-ran jarak jauh (PJJ) di Goron-talo, Jumat (20/8/2021).

Ia mengatakan, pandemi COVID-19 saat ini berpen-garuh besar dalam berbagai sektor, tidak terkecuali du-nia pendidikan.

“Saya minta di mana-pun kita bisa belajar,

secara digital, secara daring. Pemahaman

kita harus dilakukan dengan baik,” kata Nelson.

Nelson pun berharap, dari kegiatan pelatihan itu, para guru, kepala sekolah bah-kan pengawas bisa melahir-kan inovasi-inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

Pada kegiatan pelatihan tersebut turut dilaksana-kan penandatanganan kes-epakatan antara Pemkab Gorontalo dengan Kemen-terian Pendidikan,

Kebu-dayaan Riset dan Teknologi tentang program sekolah penggerak untuk tahun 2022, yang merupakan ba-gian dari Program Merdeka Belajar.

Dari 135 kabupaten/kota, Kabupaten Gorontalo ter-pilih sebagai percontohan. Sekolah yang terpilih akan diseleksi langsung dan nantinya didanai melalui tambahan Bantuan Ope-rasional Sekolah (BOS) ki-nerja. l

SUNGAILIAT - Usaha perkoperasian diyakini mampu membantu memper-cepat pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Bangka, Kepulauan

Bang-ka Belitung.

“Saya cukup optimis, usaha koperasi secara bertahap

mam-pu membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui

peran anggotanya terutama saat pandemi COVID-19

yang mengakibatkan ter-hambatnya perekonomi-an,” kata Bupati Bangka,

Mulkan, di Sungailiat, Ju-mat (20/8/2021).

Hanya saja, katan-ya, maju dan berkem-bangnya suatu usaha

koperasi harus dikelola dengan baik dan be-nar. Mulai dari pengu-rus, badan pengawas dan anggota hendakn-ya memiliki misi hendakn-yang sama.

“Saya menyarankan dalam me ng-em bangkan usaha jangan hanya satu jenis usaha melainkan diperbanyak unit usaha disesuaikan dengan kebu-tuhan konsumen,” jelas Mulkan.

Ia mengimbau agar jangan meng-abaikan prinsip perkoperasian, yak-ni memperkuat musyawarah antara pengurus, badan pengawas dan para anggota.

“Melalui dinas terkait kami akan memberikan dukungan, pendampin-gan dan monitoring kegiatan koperasi baik yang dikelola masyarakat mau-pun lembaga,” kata Mulkan.

Mulkan menambahkan, produk usaha koperasi tidak hanya dipasarkan dalam lingkungan anggota melainkan juga dapat diperluas kepada masyarakat umum yang membutuhkan.

“Untuk menjaga agar lembaga ko-perasi tetap sehat, anggaran da sar dan rumah tangga koperasi terse-but harus dijalankan seperti rutin menggelar rapat anggota tahunan,” im buhnya. l

Tetap Semangat Belajar di Masa Pandemi

Koperasi Bantu Percepat

Pemulihan Ekonomi

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad

YOGYAKARTA - Perintah Kota Yogyakarta me-nuntaskan distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada total 2.148 penerima yang berhak memperoleh bantuan Rp200.000 per bu-lan secara non tunai.

“Dengan bantuan ini se-tidaknya dapat sedikit bantu warga yang mem-butuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” kata Wakil Wali Kota Yogya-karta, Heroe Poerwadi, saat pendistribusian KKS di Yog-yakarta, Jumat (29/8/2021).

Ia menjelaskan, penerima KKS dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk berb-elanja beras atau kebutuhan pangan pokok lain melalui e-warung yang ada di tiap wilayah.

Heroe membagikan se-banyak 417 KKS kepada penerima manfaat.

Sebel-umnya, Kota Yogyakarta su-dah mendistribusikan KKS untuk 1.711 penerima ban-tuan. Untuk tahap awal su-dah menerima bantuan se-banyak tujuh kali atau tujuh bulan, sedangkan penerima susulan menerima bantuan lima kali.

Heroe memastikan pen-erima KKS di Kota Yogya-karta adalah warga yang sama sekali belum menda-pat bantuan sosial apapun dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Penerima KKS adalah warga pra sejahtera yang belum masuk dalam data ter-padu kesejahteraan sosial,” katanya.

Heroe menambahkan, se-luruh bantuan sosial yang diberikan kepada penerima manfaat diberikan secara

utuh sesuai ketentuan tanpa ada potongan atau tam-bahan biaya apapun yang harus dikeluarkan penerima.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yog-yakarta juga sudah mendis-tribusikan bantuan pan-gan berupa beras sebagai tambahan bansos di masa pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, total penerima berbagai program bansos di Kota Yogyakarta menca-pai sekitar 50.000 penerima manfaat, termasuk nantinya penerima bansos tunai yang bersumber dari APBD.

“Untuk bantuan sosial tunai dari APBD Kota Yog-yakarta memang belum dis-alurkan karena kami harus memastikan data dari pusat supaya tidak ada duplikasi,” kata Sekretaris Dinsos-nakertrans Kota Yogyakarta, Sutini Sri Lestari. l

BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyediakan lay-anan tes antigen gratis bagi warga dalam upaya mene-kan risiko penularan COV-ID-19.

“Masyarakat bisa cek kondisinya sendiri tanpa harus membayar. Kalau dia merasa nggak sehat, masuk ke sini, cek dulu, gratis, tidak ada antrean karena sudah terjadwal. Kuota tes antigen di sini 50 orang per hari dan akan dilaksanakan seterusn-ya. Saya minta petugasnya tetap stand by di sini,” jelas Bupati Banyumas, Achmad Husein, saat memantau pe-layanan tes antigen gratis di Alun-alun Purwokerto, Ju-mat (20/8/2021).

Ia mengatakan, pelayanan tes antigen gratis yang dilak-sanakan setiap hari sejak Ju-mat (20/8/2021) merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendeteksi penularan COVID-19 dan mencegah meluasnya penularan virus. Layanan pemeriksaan anti-gen gratis diberikan kepada warga yang menurut kartu tanda penduduk (KTP) ber-domisili di Kabupaten Banyu-mas dan telah mendaftar melalui laman vaberaya.bany-umaskab.go.id.

Achmad mengatakan, Pemkab Banyumas me-nyediakan 23.000 alat tes antigen untuk penye-lenggaraan pelayanan pe-meriksaan gratis.

Adapun, pendafta-ran pe ngguna layanan pemeriksaan antigen gratis yang dibuka pada Kamis (19/8/2021) langsung pe-nuh kuotanya hanya dalam waktu 10 menit.

“Begitu tahu ada layanan tes antigen gratis, saya langsung mendaftar agar bisa mengetahui kondisi saya. Hari ini saya datang ke sini untuk menjalani tes antigen,” kata Aditya Pur-baya, pengguna layanan

tes antigen gratis di Alun-alun Purwokerto.

Selain di kawasan Alun-alun Purwokerto, Achmad mengatakan, pelayanan tes antigen gratis rencananya juga diselenggarakan di wilayah lain seperti Kecama-tan Banyumas, Sokaraja, Wangon dan Ajibarang.

Menurutnya, apabila dalam pelayanan tes anti-gen gratis ada warga yang terdeteksi tertular COVID-19 namun hanya mengalami gejala ringan atau tanpa ge-jala maka pemerintah akan

mengarahkan untuk men-jalani isolasi mandiri.

“Dia akan dipantau terus untuk memasti-kan apakah nantinya bergejala, ringan atau tidak. Kami siapkan obat

atau vitamin bagi yang bergejala ringan. Jika gejalanya berat bisa kami

pindahkan ke tempat kar-antina di Baturraden,”

jelas Achmad. l

Manfaatkan KKS

Buat Beli Sembako

Tes Antigen

Gratis Bagi Warga

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyerahkan KKS kepada salah satu penerima manfaat di Kantor Wali Kota Yogyakarta, Jumat (20/8/21). (Antara)

Bupati Banyumas, Achmad Husein

(6)

6

Sabtu, 21 Agustus 2021

INFO

LEGISLATIF

PERJALANAN PPHN MASIH PANJANG,

TAK USAH MARAH-MARAH

JAKARTA - Majelis Permusyawaratan

Rakyat (MPR) RI segera

merampung-kan kajian berikut naskah akademik

kajian Pokok-Pokok Haluan Negara

(PPHN), setidaknya pada awal 2022.

DALAM upaya mengejar target tersebut, saat ini Badan Pengkajian MPR RI bekerja sama dengan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, ser-ta melibatkan pakar/akademisi dari berbagai disiplin ilmu, baik perguruan tinggi, lembaga ne-gara dan kementerian nene-gara. “Badan Pengkajian MPR RI yang terdiri dari para anggota DPR RI lintas fraksi dan kelom-pok DPD bersama sejumlah pihak terkait terus menyusun hasil kajian PPHN dan naskah akademiknya. Jadi, keliru jika ada yang mengatakan PPHN tidak pernah dibahas di Parle-men,” ujar Ketua MPR RI, Bam-bang Soesatyo atau Bamsoet melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/8/2021).

Bamsoet menegaskan pent-ingnya kehadiran PPHN seba-gai bintang arah pembangunan nasional itu, tidak muncul be-gitu saja. Tetapi, sudah menjadi rekomendasi MPR RI periode 2009-2014 dan MPR RI periode

2014-2019.

Rekomendasi tersebut mengusulkan amandemen terbatas UUD NRI 1945 agar MPR memiliki kewenangan menetapkan pedoman pembangunan na-sional ‘model GBHN’, yang disebut PPHN. “MPR RI periode saat ini hanya m e l a k -sanakan

r e - komendasi dari MPR RI

peri-ode sebelumnya,” terangnya. Malahan, lanjut Bamsoet, PPHN ini juga telah mendapat dukungan dari berbagai elemen.

“Pentingnya menghadir-kan PPHN telah mendapat dukungan dari Forum Re-ktor Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

(LIPI), Pengurus Besar Nah-dlatul Ulama (PBNU),

Pengurus Pusat

Muhammadi-yah, hingga Majelis Tinggi Agama Konghucu (Matakin), serta sejumlah kampus di In-donesia,” kata Bamsoet.

Anggota Dewan Pakar KAHMI ini menjelaskan, ben-tuk hukum yang ideal bagi PPHN melalui Ketetapan MPR. Bukan melalui undang undang karena masih dapat diajukan judicial review mela-lui Mahkamah Konstitusi.

Selain itu, apabila PPHN di-atur langsung dalam konstitusi juga dinilai tidak tepat.

“Karena PPHN adalah produk kebijakan yang laku periodik, dan disusun ber-dasarkan dinamika kehidupan masyarakat, serta bersifat di-rektif, maka materi PPHN tidak mungkin dirumuskan dalam satu pasal atau satu ayat saja dalam konstitusi,” tuturnya.

Menurutnya, Pemilihan Ke-tetapan MPR sebagai bentuk hukum yang ideal bagi PPHN, mempunyai konsekuensi per-lunya perubahan dalam kon-stitusi atau amandemen ter-batas UUD NRI 1945.

“ Se k ur a n g - k ur a n g nya berkaitan dengan dua pasal dalam UUD NRI 1945, Anta-ra lain penambahan 1 ayat pada pasal 3 yang memberi

Pendidikan Virtual Belum Efektif

Tidak Ada Alasan Gubernur Sumbar Minta Sumbangan

JAKARTA - Pandemi COVID-19 yang tengah melanda Tanah Air selain berdampak pada persoa-lan kesehatan dan ekonomi, juga berdampak besar terhadap du-nia pendidikan.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Is-kandar (Gus Muhaimin) men-gatakan, saat ini tantangan di bidang pendidikan semakin sulit.

Hal itu disampaikan Gus Muhaimin saat memberikan sambutan dalam acara berta-juk ”Refleksi Muharram 1443 H bersama Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar dan Anak-anak Yatim” yang disiarkan secara virtual, Jumat (20/8/2021).

”Tantangan pendidikan se-makin sulit. Model pendidikan virtual atau daring belum efektif,”

ucapnya.

Ia mengatakan, tidak ada jalan lain, apapun model pendidikan di Maluku, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, baik daring ataupun tatap muka, yang penting se-mangat mencari ilmu tidak boleh berhenti. “Semangat untuk men-guasai ilmu tidak boleh berhenti. Semangat untuk terbaik di dalam mencari ilmu tidak boleh berhen-ti,” tegas Gus Muhaimin.

Ia melanjutkan, tahun ini menjadi tahun keprihatinan ilmu pengetahuan, namun juga harus

menjadi kebangkitan ilmu peng-etahuan sekaligus kebangkitan Indonesia.

”Kenapa harus bangkit? Su-dah terbukti kita terlambat men-gatasi pandemi karena kita tidak punya ilmu dan teknologi. Kita terlambat memiliki vaksin, harus ngantre beli karena kita tidak bisa bikin. Kita terlambat mendeteksi penyakit kita karena kita tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

Menurut Gus Muhaimin, bang-sa ini harus memiliki tekad yang kuat untuk menguasai ilmu peng-etahuan dan teknologi.

”Adik-adik sekalian, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Rebut, mampukan diri, insyaAl-lah Indonesia bisa bikin vaksin sendiri, bisa bikin obat sendiri, bisa bikin alat-alat kesehatan sendiri, tidak perlu beli mahal-mahal impor dari negara-negara lain,” tuturnya.

Gus Muhaimin menilai wa-jar jika selama ini banyak orang yang curiga COVID-19 sengaja menciptakannya. ”Wajar, ini se-mua ada yang banyak yang curi-ga. Ini jangan-jangan COVID-19 ini ada yang bikin di luar negeri supaya biar bisa jualan obat. Nanti tidak perlu lagi (Jika kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi). Penyakit apapun

kita punya alatnya sendiri suatu hari,” harapnya.

Pandemi ini, kata Gus Mu-haimin, harus dijadikan pelajaran penting untuk bangsa Indone-sia mampu berubah lebih baik, lebih maju, dan lebih kokoh untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ketua umum Partai Kebang-kitan Bangsa (PKB) ini berharap Tahun Baru Muharram 1443 H menjadi semangat dan energi baru untuk bangkit dari keterpu-rukan.

“Ibadah kita InsyaAllah lebih baik, salat kita lebih banyak, salat sunahnya, sadakahnya, bela-jarnya lebih kenceng. InsyaAllah dengan tekad ini, Allah menden-gar semangat kita. Kita niat-kan tahun ini tahun ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah,” imbaunya.

Kepada para anak yatim se-Tanah Air dalam kesempatan acara itu, secara khusus

Gus Muhaimin juga meminta doa agar pandemi ini segera berakhir dan segalanya men-jadi lebih baik, serta terpent-ing selamat di dunia dan akhirat.

Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian men-dukung serta menyambut baik sikap Presiden Jokowi mengim-bau sekolah di wilayah Pember-lakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 segera melaksanakan pembela-jaran tatap muka (PTM) terbatas. Jokowi sendiri menyampai-kannya hal tersebut saat ber-dialog secara virtual dengan

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam rangka meninjau vaksinasi untuk pelajar dan dari rumah ke rumah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kemarin.

“Ya saya rasa sekolah- se-kolah yang ada di daerah level 1 – 3 bisa mulai menyiapkan PTM dengan catatan vaksi-nasi bagi guru-guru dan tenaga kependidikan sudah dilakukan,” kata Hetifah.

Kendati begitu, Hetifah me-minta penerapan PTM terbatas di daerah PPKM Level 1-3 sedi-anya juga harus mengikuti Surat Keputusan Bersama atau SKB dari 4 Menteri.

Yakni Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebu-dayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, No-mor 384 Tahun 2021, NoNo-mor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 ten-tang Panduan Penyelenggaraan

Pembelajaran di Masa Pandemi

Coronavi-rus Disease 2019 (COVID-19).

“Mengikuti daf-tar periksa sep-erti diatur SKB 4

Menteri tentang PTM,” tandas

Hetifah. l

JAKARTA - Beredar surat bertanda tangan Gubernur Mahyeldi, dengan kop Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat (Sumbar) yang isinya permintaan sumbangan guna penerbitan buku.

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus meminta adanya penelusuran lebih lan-jut mengapa hal itu bisa terjadi.

“Pemerintah itu kan sudah ada anggarannya, namanya APBD, kenapa sampai muncul surat edaran yang meminta sumbangan. Sangat disayang-kan kenapa sampai ini terjadi dan bagaimana akuntabiltas

dan pertanggungjawaban terh-adap penghimpunan dana dari pihak ketiga ini,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Guspardi mengatakan, per-mintaan sumbangan itu tentu akan membebani dan menyu-sahkan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini. Menurutnya, semua kegiatan dan program pemda seharusnya melalui APBD.

“Sebuah kelaziman setiap kegiatan dan program dari Pemerintah Daerah (Pemda) dianggarkan dalam APBD. Apalagi saat ini masyarakat dalam kondisi ekonomi yang susah akibat pandemi

COV-ID-19 di mana mobilitasnya sangat dibatasi melakukan keg-iatan, sekarang malah dibebani dengan surat permintaan sum-bangan, ini ibarat sudah jatuh dihimpit tangga pula,” ujarnya.

Legislator dapil Sumbar II itu menegaskan pemerintah daerah tidak sepatutnya mem-inta sumbangan dengan ala-san apa pun. Dia mengecam kepala daerah yang meminta sumbangan, apalagi di masa pandemi ini.

“Sekarang tidak lagi boleh pemerintah meminta sumban-gan kepada masyarakat atau pengusaha. Jangan lagi bikin beban di masyarakat untuk

membiayai kegiatan dan pro-gram pemerintah. Tidak ada alasan pemerintah minta sum-bangan,” ucapnya.

Karena itu, Guspardi me-minta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar membuat su-rat edaran ke semua gubernur, bupati dan wali kota untuk tidak membebani masyarakat terha-dap program pemerintah.

“Pemerintah seharusnya memberikan fasilitas dan ke-mudahan kepada masyarakat agar usahanya lebih maju yang pada akhirnya tentu bermuara pada pajak pendapatan daerah nantinya. Intinya bagaimana masyarakat disejahterakan,

bu-kan diperas atau diminta sum-bangan untuk ragam pemer-intah,” kata anggota Komisi II DPR tersebut.

Sebelumnya, polisi menang-kap lima orang karena membawa surat permintaan sumbangan penerbitan buku yang diteken Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Polisi mengatakan para peminta sumbangan itu men-gaku telah memperoleh dana sekitar Rp170 juta. “Kita amankan dan dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernan-da kepaFernan-da wartawan, Kamis (19/8/2021).

Perbaiki Tata Kelola

Komoditas Cabai

JAKARTA - Tata kelola

ko-moditas cabai perlu segera dibenahi agar tidak terjadi langkah importasi akibat pro duksi kurang dan melam-bungnya harga.

“Perbaiki tata kelola cabai agar tidak ada alasan untuk impor,” kata anggota Komisi IV DPR Hermanto dalam si-aran pers, Jumat (20/8/2021).

Hermanto mengingatkan bahwa laporan Badan Pusat Statistik menginformasikan bahwa sepanjang Januari-Juni 2021 terjadi peningka-tan impor cabai, jika diband-ingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Bila tata kelolanya baik, lanjutnya, harga yang kurang kompetitif sepanjang 2020 lalu menjadi indikator bahwa di tahun ini akan terjadi kel-angkaan cabai.

“Petani sangat sensitif terha-dap harga. Saat harga di suatu komoditas strategis tidak men-guntungkan maka petani akan beralih ke komoditas lain. Saat para petani pindah itu, harga komoditas strategis yang dit-inggalkan tersebut merangkak naik,” papar legislator dari Fraksi PKS DPR ini.

Indikator tersebut, hemat Hermanto, hendaknya ditin-daklanjuti oleh Kementerian Pertanian dengan meminta BUMN Pertanian untuk menanam komodi-tas strategis yang tidak ditanam lagi oleh petani terse-but. Dengan de-mikian, produksi cabai tetap cukup, harga tidak melam-bung dan tidak ada alasan untuk impor.

Berdasarkan data BPS, im-por cabai semester I-2021 se-banyak 27.851,98 ton dengan nilai 59,47 juta dolar AS. Angka tersebut meningkat jika diband-ingkan dengan realisasi impor semester I-2020 yang hanya sebanyak 18.075,16 ton dengan nilai 34,38 juta dolar AS. Cabai diimpor dari India, Cina, Malay-sia, Spanyol, dan Australia.

Menurut Kementerian Per-tanian, penurunan produksi cabai karena ada penurunan luas tanam sebagai akibat dari harga yang kurang kompetitif sepanjang 2020. BPS menye-butkan kenaikan harga komodi-tas cabai rawit yang masuk dalam kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tem-bakau mendorong inflasi pada Juli 2021 sebesar 0,08 persen.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian melalui Badan Ke-tahanan Pangan (BKP) mem-berikan subsidi untuk distribusi cabai rawit guna menjaga sta-bilitas pasokan pangan agar masyarakat dapat mengakses pangan secara merata.

“Akhir pekan lalu kami bantu biaya distribusi cabai rawit dari Enrekang ke Samarinda,” kata Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan Kementan Ris-faheri.

Bantuan subsidi distribusi pangan tersebut dilakukan dari daerah surplus atau yang sedang

panen ke daerah defisit atau

dae-rah yang men-galami kelang-kaan pasokan

pangan. l

”Sebuah kelaziman setiap

kegiatan dan program

dari Pemerintah Daerah

dianggarkan dalam APBD”

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus

kewenangan kepada MPR untuk mengubah dan men-etapkan PPHN, serta penam-bahan ayat pada pasal 23 yang mengatur kewenangan DPR untuk menolak RUU APBN yang diajukan oleh presiden apabila tidak sesuai dengan PPHN,” paparnya.

Dia pun menegaskan, bah-wa proses amandemen UUD NRI 1945 sudah diatur dalam ketentuan Pasal 37 ayat 1-3 UUD NRI 1945.

Ayat 1 menjelaskan, bahwa usul perubahan pasal-pasal UUD dapat diagendakan dalam sidang MPR apabila dia-jukan oleh sekurang-kurangn-ya 1/3 dari jumlah anggota MPR, yakni sekitar 237 dari 711 jumlah anggota MPR. Ayat 1 menjelaskan, bahwa usul perubahan pasal-pasal UUD dapat diagendakan dalam si-dang MPR apabila diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR, yak-ni sekitar 237 dari 711 jumlah anggota MPR.

“Di ayat 2 Pasal 37 UUD NRI 1945 dijelaskan pula bahwa setiap usul perubahan pasal-pasal UUD diajukan secara ter-tulis dan ditujukan dengan jelas bagian yang diusulkan untuk

diubah beserta alasannya. Ia menekankan, disetujui tidaknya amandemen terbatas UUD NRI 1945 untuk menghad-irkan PPHN sangat tergantung dinamika politik yang berkem-bang serta keputusan partai politik dan kelompok DPD. Per-jalanan masih panjang.

“Jadi, tidak usah marah-ma-rah apalagi sampai kebakaran jenggot. Karena MPR saat ini hanya melaksanakan tugas konstitusional yang menjadi rekomendasi MPR periode se-belumnya,” pungkas Bamsoet. Saat peringatan Hari Konsti-tusi dan Hari Ulang Tahun ke-76 MPR, Rabu lalu, Bambang mengatakan, amendemen konstitusi PPHN dibutuhkan sebagai pedoman atau arah penyelenggaraan negara.

Dengan begitu, Bangsa In-donesia tak lantas berganti haluan setiap pergantian presiden-wakil presiden.

“Sehingga Indonesia tidak seperti orang menari poco-po-co. Maju dua langkah, mundur tiga langkah,” kata Bambang.

“Ada arah yang jelas ke mana bangsa ini akan dibawa oleh para pemimpin kita dalam 20, 30, 50, hingga 100 tahun yang akan datang,” tutur dia. l

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo

Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto

Referensi

Dokumen terkait

Pemakaian ‘aqd mu’âwad}ah (jual beli) dengan menghadirkan pola relasi “penanggung-tertanggung” dalam pengelolaan BPJS tidak menjamin penanganan asuransi itu terbebas dari unsur

Tabel 3 menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada perubahan skor tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu serta tingkat kecukupan energi,

Dalam rangka mendukung pencapaian prioritas nasional sebagaimana telah ditetapkan dalam visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang dijabarkan dalam RPJMN periode

Dari uraian di atas, dapat ditegaskan bahwa Kongregasi Suster SJD didirikan bagi pengabdian. Anggota Komunitas Suster SJD sejak awal menyatukan diri dalam

Perkarangan adalah suatu lahan yang berada di lingkungan dalam rumah (biasanya dipagari dan masuk ke wilayah rumah) yang dimanfaatkan /

Pada Stasiun III menunjukkan bahwa pada Stasiun tersebut merupakan habitat yang baik dan dapat mendukung Bivalvia dan Gastropoda karena Stasiun III merupakan daerah yang dekat

signifikan antara promosi melalui media sosial terhadap keputusan pembelian dengan viral marketing sebagai variabel intervening, Hal ini dibuktikan dari nilai