• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abstrak Jurnal Dinamika Vol. 2 No. 1, Mei 2004, ISSN: 1693-251 x

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Abstrak Jurnal Dinamika Vol. 2 No. 1, Mei 2004, ISSN: 1693-251 x"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MATAKULIAH MATEMATIKA

TEKNIK

Abstrak Oleh :

Didik Nurhadiyanto(a) dan Wagiran(b). (a), (b)

Teknik Mesin FT UNY

Berdasarkan hasil pengamatan proses belajar mengajar serta ujian mahasiswa semester sebelumnya dapat disimpulkan permasalahan utama dalam pembelajaran mata kuliah Matematika Teknik adalah : (1) dalam PBM sebagian besar mahasiswa bersifat pasif, (2) mahasiswa kurang termotivasi, kurang berani mengemukakan pendapatnya, (3) mahasiswa jarang mencari dan merujuk buku-buku yang berkaitan dengan materi perkuliahan, (4) kemandirian mahasiswa dalam usaha menguasai materi masih rendah, dan (5) hasil ujian semester menunjukkan nilai yang rendah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika Teknik yang disertai peningkatan aktivitas mahasiswa melalui pendekatan model pembelajaran

Problem-Based Learning (2) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika Teknik yang

disertai oleh peningkatan prestasi belajar mahasiswa melalui pedekatan model pembelajaran

Problem-Based Learning.

Langkah-langkah yang dilalui dalam penelitian ini adalah (1) tahap persiapan, yaitu berupa : (a) dialog awal untuk mengidentifikasi masalah, dan (b) merumuskan permasalahan dan penyatuan ide untuk perbaikan pembelajaran Matematika Teknik. (2) tahap perencanaan yang meliputi: (a) menetapkan alternatif upaya peningkatan kualitas pembelajaran Matematika Teknik, (b) penentuan metode pembelajaran, (c) penyusunan rancangan tindakan. (3) pelaksanaan tindakan. Peneliti sebagai kolaborator menerapkan desain pembelajaran melalui pendekatan model pembelajaran Problem-Based Learning (4) observasi dan monitoring. Tahap ini dilakukan dalam upaya perbaikan proses pembelajaran dan perencanaan tindakan yang lebih kritis. Peneliti sebagai kolaborator melaksanakan pengamatan secara sistematis terhadap kegiatan mahasiswa. (5) refleksi berguna sebagai upaya memantapkan kegiatan atau tindakan untuk mengatasi permasalahan dengan memodifikasi perencanaan sebelumnya sesuai dengan apa yang timbul di lapangan. (6) evaluasi dan revisi. Evaluasi dan revisi dilakukan untuk mengetahui berhasil tidaknya tindakan yang telah dilakukan. Dalam penelitian ini evaluasi meliputi evaluasi jangka pendek dan evaluasi prestasi belajar mahasiswa. Kriteria keberhasilan tindakan dilihat dari (a) meningkatnya tingkat aktivitas mahasiswa dalam PBM, (b) meningkatnya tingkat kemandirian mahasiswa dalam proses pembelajaran, (c) meningkatnya prestasi belajar mahasiswa, (d) tereduksinya miskonsepsi pada matakuliah Matematika Teknik. (7) kesimpulan hasil.

Dari pembahasan di atas bisa diambil kesimpulan sebagai berikut : (1) dengan

Problem Based Learning bisa meningkatkan kualitas pembelajaran yaitu meningkatkan

aktivitas mahasiswa, meningkatkan tingkat kemandirian dan meningkatkan tingkat belajar mahasiswa pada pembelajaran Matematika Teknik. (2) setelah dilakukan tindakan penelitian rata-rata nilai meningkat dari 3,3 saat pre test menjadi 7 untuk post test. (3) miskonsepsi menurun dari 87,1 % saat pre test menjadi 41,3 % saat post test.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis hubungan antara riwayat paparan sinar ultraviolet dengan kejadian katarak menggunakan uji chi square menunjukkan p (0,077) > α (0,05) sehingga disimpulkan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Proses pembelajaran penerapan pembelajaran inquiry pada mata kuliah manajemen system informasi efektif

Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Sistem pembelajaran daring murid kelas V SD Inpres Mangasa I Makassar, berdasarkan hasil

Program pembelajaran daring untuk mata kuliah Islamic e-Business ini dimulai dengan merancang dokumen rencana pembelajaran semester dengan merujuk pada silabus yang

Pengujian sikap sinikal pada mahasiswa akuntansi pria dan mahasiswa akuntansi wanita, menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi pria memiliki sikap yang lebih toleran

Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Regresi Linear Berganda, dan Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa:

Pembelajaran blended tidak hanya dilakukan di dalam kelas Pembelajaran sinkron melalui tatap muka langsung antara dosen pengampu mata kuliah dengan mahasiswa yang mengambil mata kuliah

Dengan demikian pada penelitian ini akan digunakan nilai hasil ujian mata kuliah Kalkulus Dasar dari Tahun Ajaran 2019/2020 semester ganjil yang dilakukan pembelajaran secara luring dan