• Tidak ada hasil yang ditemukan

3._roperman.ppt 77KB Mar 29 2010 04:55:13 AM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "3._roperman.ppt 77KB Mar 29 2010 04:55:13 AM"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN KINERJA

BERFOKUS PADA

PROPERMAN DAN

ROPERMAN

Sistem Manajemen Kinerja berfokus

pada

• Fokus penilaian pada prosesnya

(Proses Oriented Performance

Management

)

Fokus penilaian pada hasilnya

(Result Oriented Performance

(2)

Proses Oriented

Performance

Management

Adalah penjabaran dari pergeseran fokus

penilaian dari input ke proses, yaitu

bagaimana proses tersebut

dilaksanakan.

Teknik yang digunakan sebagai job

(3)

Kelebihan metode

Proper-Man

Apabila dirancang, dan disiapkan dengan benar maka metode ini akan membantu meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki

perusahaan karena penilaiannya pada proses

Pada akhirnya mendorong kemampuan

seluruh organisasi sebagai kesatuan tingkat yang lebih tinggi.

Pada akhirnya akan meningkatkan kuantitas dan kualitas output

(4)

Kelemahan

1)

Metode ini cukup sulit untuk

membuatnya dan harus disiapkan

oleh sejumlah tenaga spesialis

yang bekerja penuh waktu

2)

Kemungkinan terjadinya

(5)

Usaha Mengatasi

Kendala

Menggunakan multiraters

Setiap nilai yang dibuat harus

(6)

Result Oriented

Performance

Management

Keuntungan penggunaan Roper-Man :

Mengarahkan para manajer, supervisor dan

pimpinan lain pada hasil yang harus dicapai

Memaksa semua orang dalam organisasi

mengikatkan diri mereka secara moral pada usaha pencapaian tujuan yang spesifik

Adanya komunikasi yang baik dan memperkuat

hubungan antara atasan dan bawahan

Membantu perusahaan untuk mengidentifisir

kebutuhan latihan karyawan

(7)

Kelemahan

Roper-Man/MBO

1.

MBO agak bertentangan dengan nilai

budaya mayoritas bangsa Asia karena

lebih menekankan aspek

individualistik (sasaran kerja individu)

(8)

Menggunaan MBO

sebagai dasar bagi

Manajemen Kinerja

1.

Atasan dan bawahan secara bersama

harus meneliti ruang lingkup tugas,

tanggung jawab dan wewenang bawahan

2.

Atasan menyampaikan sasaran

(9)

• Setelah memperoleh bahan,

bawahan harus memikirkan

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Panitia Lelang Pelaksanaan Normalisasi Saluran Sungai Besar pada Dinas Sumber Daya Air dan Drainase Kota Banjarmasin akan melelangkan paket pekerjaan konstruksi dengan

kalau kita menganggap itu beban ya kita gak akan lepas dari itu, akan kepikiran terus, tapi kita harus berpikir sebaliknya, dari masalah ini kita bisa

Berdasarkan tabel 6, dapat diketahui bahwa masing-masing variabel memiliki signifikansi t sebesar 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa masing-masing

Data yang telah diperoleh menggunakan skala yang dimulai dari angka 1 sampai dengan 5 akan digunakan untuk mengukur atau melihat tanggapan responden terhadap

[r]

Pada dua belas pertanyaan situasi yang terdapat dalam angket, menunjukan bahwa gaya kepemimpinan direktur adalah gaya kepemimpinan selling yang memiliki

[r]

Sarana Jaya Abadi, sedangkan pertimbangan dalam menentukan kedua narasumber pengikut karena dirasa kedua narasumber tersebut mampu untuk memberikan jawaban atas wawancara