Monitoring
1. Dilakukan saat kebijakan dalam proses
diim plem entasikan 2. Sebagai usaha untuk
m engum pulkan
inform asi m engenai hasil aksi kebijakan yang terantisipasi atau tidak
Evaluasi
1. Dilakukan setelah kebijakan telah selesai
diim plem entasikan 2. Dipusatkan pada
penilaian m enyangkut keperluan atau nilai dari sesuatu
Mem beri inform asi yang valid dan dapat
dipercaya m engenai kinerja kebijakan, yaitu seberapa jauh kebutuhan, nilai dan
kesem patan telah dapat dicapai
Mem beri sum bangan pada klarifikasi dan
kritik terhadap nilai- nilai yang m endasari pem ilihan tujuan dan target
Mem beri sum bangan pada aplikasi m
Pendekatan Ex perim ental
Changes in treated and untreated populations which are as similar as possible except that one group has undergone the program being evaluated and the other has not
Pendekatan pragm atis
Take into account the impact of the
Pendekatan konstruktif
Evaluasi ditujukan pada dinam ika internal suatu program atau kebijakan dan m encari tahu keterangan dari stakeholders—apakah kebijakan telah m em enuhi harapan dari
stakeholders?
Pendekatan pluralis
It provides a complicated but realistic answer
to the question of whether a service is successful or not.
It can explain failure because the evaluation
looks at process as well as outcomes.
It details the cost of success –i.e the
unanticipated consequences of policies.
It can facilitate the implementation of
Apakah tujuan dari kebijakan telah
terpenuhi?
Dam pak yang direncanakan ataupun tidak
direncanakan
1. Metode penilaian terhadap penggunaan uang
cost- benefit analysis
Cost- effectiveness analysis
2. Metode indikator: m enim bang dan m em beri skor
3. Metode deskriptive • Impact display table