PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Mengenai produk pembiayaan murabahah pada bank syariah di Indonesia dilaksanakan dengan menggunakan prinsip jual beli berbasis syariah. Nilai pembiayaan yang diberikan bank syariah melalui pembiayaan murabahah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan Tabel 1.1 di atas, pembiayaan murabahah menyumbang porsi tertinggi atau pertama dari seluruh pembiayaan yang dilakukan oleh bank syariah.
Kinerja keuangan bank syariah antara lain mencakup rasio likuiditas pada Funding to Deposit Ratio (FDR), rasio kecukupan modal pada Credit Adequacy Ratio (CAR), risiko pembiayaan pada Non-Performing Financing (NPF). CAR bukan merupakan faktor utama bagi bank syariah dalam melakukan pembiayaan, ada faktor likuiditas yang disebut dengan Financing to Deposit Ratio (FDR). Tingginya tingkat FDR pada bank syariah secara umum juga akan berdampak pada tingginya penyaluran dana murabahah.
Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Farianti, Pramuka dan Purwati yang menyatakan bahwa NOM berpengaruh positif terhadap pembiayaan murabah.19. Hal ini perlu dilakukan agar diperoleh hasil penelitian yang lebih jelas mengenai dampak masing-masing variabel terhadap pembiayaan murabahah.
Rumusan dan Batasan Masalah
Karena berbagai penelitian yang disebutkan, terdapat ketidakkonsistenan hasil penelitian terhadap variabel yang digunakan, sehingga dapat menjadi celah bagi peneliti untuk melakukan penelitian lebih mendalam. Penulis menambahkan variabel NOM (Net Operating Margin) sebagai variabel independen yang dimoderatori oleh NPF yang belum pernah dieksplorasi oleh peneliti lain. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, penulis tertarik untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah pembiayaan murabahah pada bank syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan judul penelitian: “PENGARUH CAR, FDR, NOM DAN DPK TERHADAP PEMBIAYAAN MURABAHAH DENGAN NPF SEBAGAI MODERASI VARIABEL PADA BANK UMUM SYARIAH BUKU 3 TAHUN 2020.
NPF memoderasi pengaruh DPK terhadap pembiayaan murabahah pada Bank Umum Syariah BUKU 3 periode tahun 2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Bank Umum Syariah yang masuk kategori BUKU 3 tahun 2020.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Kami berharap penelitian ini dapat menjadi referensi dan pengetahuan di bidang keuangan khususnya mengenai pengaruh CAR, FDR, NOM dan DPK terhadap pembiayaan murabahah dengan NPF sebagai variabel moderasi pada Bank Umum Syariah BUKU 3. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan kajian bank syariah dalam meningkatkan volume pembiayaan dan kualitas pembiayaan murabahah khususnya mengenai dampak CAR, FDR, NOM dan DPK terhadap pembiayaan murabahah dengan NPF sebagai variabel moderasi pada bank umum syariah. . Bagi peneliti, penelitian ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai pengaruh CAR, FDR, NOM dan DPK terhadap pembiayaan murabahah dengan NPF sebagai variabel moderasi pada bank umum syariah.
Definisi Operasional
24Nunuk Nafidzatun Nafiah et al., “Pengaruh CAR, NPF dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah di Indonesia,” Jurnal Ekonomi Syariah 5, nr. 25 Ratu Vien Sylvia Aziza og Ade Sofyan Mulazid, “Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Modal Sendiri dan Profit Margin terhadap Pembiayaan Murabahah,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) 2, ingen. 26Herni Ali og Miftahurrohman Miftahurrohman, “Determinan-Determinan yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah di Indonesia,” Intisari 6,.
Agus Pramuka dan Sri Purwati memperkuat pernyataan tersebut dalam hasil penelitian yang menyatakan bahwa NOM berpengaruh positif terhadap pembiayaan murabahah.30. 30Farianti dkk., “Pengaruh NPF, NOM dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah dengan DPK Sebagai Variabel Moderating,” 17. Semakin banyak bank menghimpun dana pihak ketiga maka semakin besar kemungkinan bank tersebut menyalurkan pembiayaan murabahah.
33Riyadi dan Rafii, “Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Dual Rate dan Funding to Deposit Ratio Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah di Indonesia,” 16. 35Ayu Azillah Thohari dan Debbi Chyntia Ovami, “Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Pembiayaan Bermasalah versus Pembiayaan Musyarakah,” Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora 3, no.
PENELITIAN TERDAHULU DAN HIPOTESIS
Penelian Terdahulu yang Relevan
Kerangka Berpikir
27Farianti et al., “Pengaruh NPF, NOM dan FDR terhadap Pembiayaan Murabahah dengan DPK sebagai Variabel Moderating,” 17. 30Riyadi dan Rafii, “Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Bi Rate, dan Financing to Deposit “Rasio Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah di Indonesia,” 16. Penelitian ini menguji pengaruh CAR, FDR, NOM dan DPK terhadap Pembiayaan Murabahah dengan NPF sebagai variabel moderasi.
H2 = Non-Performing Financing sehingga memoderasi pengaruh Financing to Deposit Ratio terhadap penerimaan pembiayaan murabahah. Hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yulyani dan Diana yang menyatakan bahwa NPF memoderasi pengaruh CAR terhadap pembiayaan murabahah pada bank umum syariah di Indonesia.8. 9Yulyani dan Diana, “Dampak CAR dan FDR terhadap Pembiayaan Murabahah dengan NPF sebagai Variabel Moderating,” 31
11Farianti dkk., “Pengaruh NPF, NOM dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah dengan DPK Sebagai Variabel Moderating,” 30. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian yang diuraikan dinyatakan bahwa H4 = Non-performing Financing memoderasi pengaruh dana pihak ketiga terhadap pembiayaan murabahah yang diterima. Berdasarkan uji MRA dengan menggunakan sintaks makro PROCESS 3.1 diperoleh hasil bahwa non-performing financing memoderasi pengaruh dana pihak ketiga terhadap pembiayaan murabahah.
Hal ini tercermin dari NPF yang mampu memperlemah dampak kecukupan modal (CAR) terhadap pembiayaan murabahah. “Dampak CAR, NPF dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Syariah 5, no. “Dampak Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Tingkat Non-Performing Funding (NPF) Terhadap Pembiayaan Murabahah.” Strategis 20, tidak.
“Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, BI Rate dan Funding-Deposit Ratio Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah Di Indonesia.” Ulasan Perbanas. Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Pembiayaan Murabahah Non-Performing (NPF) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah Indonesia EQIEN Periode Jurnal Ekonomi dan Bisnis 8, no. “Pengaruh CAR dan FDR terhadap Pembiayaan Murabahah dengan NPF sebagai Variabel Moderating.” Al-Intaj 2, no.
Hipotesis Penelitian
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Pendekatan Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Waktu dan Tempat Penelitian
- Variabel Penelitian
- Desain Penelitian
- Instrumen/Alat dan Bahan Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Data dalam penelitian ini tidak mendukung hipotesis H1 yang menyatakan bahwa NPF memoderasi pengaruh CAR terhadap pembiayaan murabahah. 8Evita Yulyani dan Nana Diana, “Pengaruh CAR dan FDR terhadap Pembiayaan Murabahah dengan NPF sebagai Variabel Moderating,” Al-Intaj 2, no. Berdasarkan uji MRA dengan sintaks makro PROCESS 3.1 diperoleh hasil bahwa Non Performing Financing (NPF) tidak memoderasi pengaruh Credit Adequacy Ratio (CAR) terhadap pembiayaan murabahah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah di Indonesia.” Jurnal Analisis Akuntansi 2, no.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Uji Asumsi Klasik Regresi
- Uji Simultan masing-masing variabel independen
- Uji Hipotesis Moderasi dengan Macro Process 1 61
- Pengaruh CAR terhadap Pembiayaan Murabahah
- Pengaruh FDR terhadap Pembiayaan Murabahah
- Pengaruh NOM terhadap Pembiayaan
- Pengaruh DPK terhadap Pembiayaan Murabahah
Koefisien regresi NPF sama dengan pernyataan bahwa setiap kenaikan rasio NPF satu satuan akan menurunkan tingkat pembiayaan murabahah sebesar satu satuan. Artinya, kehadiran NPF tidak dapat memperkuat pengaruh rasio kecukupan modal (CAR) bank terhadap pembiayaan murabahah.
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan uji MRA dengan menggunakan sintaks makro PROCESS 3.1, diperoleh hasil bahwa non-performing financing memoderasi dampak financing to deposit ratio (FDR) terhadap pembiayaan murabahah. Berdasarkan uji MRA dengan menggunakan sintaks makro PROCESS 3.1 diperoleh hasil bahwa non-performing financing memoderasi dampak Net Operating Margin (NOM) terhadap pembiayaan murabahah.
Implikasi Teoritik
Saran
“Analisis Pengaruh Dana Asing, Non-Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Equity dan Profit Margin Terhadap Pembiayaan Murabahah.” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) 2, no. “Dampak NPF, NOM dan FDR terhadap Pembiayaan Murabahah dengan DPK sebagai Variabel Moderating.” MALIA: Jurnal Perbankan dan Keuangan Islam 3, no. Dana Pihak Ketiga, Kecukupan Modal dan Likuiditas Pendanaan Mudharabah dengan Moderator Distressed Funding.” PASIF TIMES (Jurnal Akuntansi dan Keuangan) 2, no.
Analisis Funding to Deposit Ratio, Debt to Equity Ratio, Return on Equity dan Rasio Pembiayaan Murabahah Cepat pada Bank Umum Syariah di Indonesia. SPS Januari 2021.” https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-perbankan-. Analisis Net Operating Margin (NOM), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Debt Ratio (FDR) dan pengaruhnya terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Riset Akuntansi dan Keuangan 8, no.
Pengaruh dana pihak ketiga dan non-performing financing terhadap pembiayaan Musyarakah. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora 3, no. “Faktor Internal yang Mempengaruhi Pembiayaan Syariah pada Bank Umum di Indonesia Periode 2014-September 2019.” Jurnal Ekonomi Syariah Teoritis dan Terapan 7, no. Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Dana Pihak Ketiga, Financing to Deposit Ratio dan Non Performing Financing terhadap Pembiayaan Murabahah (Pada Bank Umum Syariah Periode Kompetitif Jurnal Akuntansi dan Keuangan 4, no.