Nomor SOP : Tgl. Disahkan : Tgl. Revisi : Tgl. Diberlakukan : :
1 2 3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Cara Mengatasi :
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.
34 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran Utama;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 65 Tahun 2009 tentang Standar Kapal Non Konvensi (Non Convention Vessel Standard) Berbendera Indonesia;
Kegiatan dilakukan sesuai dengan SOP dan peraturan perundangan yang berlaku
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/9/20/DJPL-2012 tentang Pemberlakuan Standar dan Petunjuk Teknis Kapal Non Konvensi Berbendera Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK.103 /1/3/DJPL-17 tentang Prosedur Pengedokan (Perlimbungan) Kapal Berbendera Indonesia;
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK.103 /2/19/DJPL-16 tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Kelaiklautan Kapal;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 61 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2013 Tentang Kewajiban Klasifikasi Bagi Kapal Berberbendera Indonesia Pada Badan Klasifikasi;
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.
29 Tahun 1999 Tentang Keselamatan Kapal Kecepatan Tinggi;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2016 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.
50 Tahun 2017 tentang Pedoman
Penyusunan Peta Proses Bisnis Dan Standar Operasional Prosedur Di Lingkungan Kementerian Perhubungan;
Ir. M. TOHIR, M.Si Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19630222 199003 1 001 JUDUL NASKAH SOP :
PENERBITAN SERTIFIKAT KESELAMATAN KAPAL Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2008
tentang Pelayaran;
Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan;
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis
Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Perhubungan;
Dasar Hukum:
SOP
KEPALA KANTOR KESYAHBANDARAN
UTAMA TANJUNG PERAK
SOP/SHSK.SKK/01 15/01/2020 -
15/01/2020
Disahkan Oleh KEPALA KANTOR KESYAHBANDARAN UTAMA
TANJUNG PERAK
13
14
15
16
17 18 19
1 1 Komputer/ Laptop;
2 Alat Tulis Kantor;
2 3 Printer;
3 4 Alat Keselamatan Kerja;
4 5 Kamera.
5
Pedoman Mutu Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak;
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK.103 /2/8/DJPL-17 tentang Petunjuk Kapal Tradisional Pengangkut Penumpang;
Surat Edaran Direktur Jenderal
Perhubungan Laut SE.1 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor
UM.002/79/10/DJPL-16 tanggal 26 Oktober 2016 tentang Pelaksanaan Kewenangan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait Penyelenggaran Kelaiklautan Kapal;
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM. 48/18/2000 tentang Pengawasan Kapal - Kapal Berkecepatan Tinggi Untuk Pelayaran Dalam Negeri;
Surat Edaran Nomor. 22/PK/DK/2019 tentang Pengawasan dan Kewajiban Kapal Untuk Menggunakan Sistem Identifikasi Otomatis (Automatic Identification System/AIS);
International Code of Safety for High Speed Craft (HSC Code 2000);
ISO 9001:2015, Klausul 8.5.1 Pengendalian Produksi dan Pelayanan Jasa.
Safety Of Life at Sea (SOLAS 1974);
Apabila kegiatan SOP Penerbitan Sertifikat Keselamatan Kapal tidak dilaksanakan maka penerapan SOP di lapangan mengalami kendala dan tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
SOP Surat Masuk;
SOP Surat Keluar;
Peringatan SOP Kearsipan;
SOP Pembayaran Penerimaan Uang Perkapalan (PUP).
Keterkaitan : Peralatan :
PEMILIK KAPAL PETUGAS
PPSA KABID
SHSK KASI SKK MARINE INSPECTOR
STAF PENYUSUN BAHAN
SERTIFIKASI KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT 1 Pemilik kapal mengajukan permohonan
penerbitan sertifikat keselamatan kapal beserta berkas.
Fotocopy surat ukur, fotocopy surat tanda kebangsaan kapal, fotocopy sertifikat keselamatan kapal terakhir, fotocopy sertifikat klas (untuk kapal yang wajib klas), fotocopy SIKR, fotocopy sertifikat ILR, fotocopy sertifikat PMK dan Laporan dock (untuk kapal yang selesai dock)
5 Menit Dokumen permohonan penerbitan sertifikat keselamatan kapal
2 Petugas PPSA menerima surat permohonan, memeriksa kelengkapan berkas dan menganggendakan surat permohonan. Jika berkas tidak lengkap dikembalikan kepada pemilik kapal dan jika lengkap dilanjutkan kepada Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal
Dokumen permohonan penerbitan sertifikat keselamatan kapal
15 Menit Data Takah
3 Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal memberikan disposisi kepada Kepala Seksi Sertifikasi Kapal
Dokumen permohonan penerbitan sertifikat keselamatan kapal
10 Menit Disposisi
4 Kepala Seksi Sertifikasi Kapal memberikan disposisi kepada Marine Inspector.
Dokumen permohonan penerbitan sertifikat keselamatan kapal
15 Menit Disposisi SOP PENERBITAN SERTIFIKAT KESELAMATAN KAPAL
KET.
NO. URAIAN JENIS KEGIATAN
PELAKSANA MUTU BAKU
PEMILIK KAPAL PETUGAS
PPSA KABID
SHSK KASI SKK MARINE INSPECTOR
STAF PENYUSUN BAHAN SERTIFIKASI
KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT KET.
NO. URAIAN JENIS KEGIATAN
PELAKSANA MUTU BAKU
5 Marine Inspector melaksanakan pemeriksaan fisik, memeriksa berkas, jika terdapat kekurangan maka dibuatkan rekomendasi untuk pemilik kapal, jika rekomendasi telah dilaksanakan atau tidak terdapat kekurangan maka membuat laporan dan membuat konsep kemudian melaporkan kepada Kepala Seksi Sertifikasi Kapal
Kuitansi Pembayaran Penerimaan Uang Perkapalan (PUP) Pemeriksaan Kapal
Variatif Laporan dan Konsep Sertifikat
6 Pemilik kapal menerima rekomendasi dan melapokan ke Marine Inspector jika rekomendasi telah dilaksanakan.
Laporan dan Konsep Sertifikat
Variatif Bukti tindak lanjut rekomendasi
7 Kepala Seksi Sertifikasi Kapal memeriksa laporan, memeriksa konsep dan dilanjutkan ke Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal
Laporan dan Konsep Sertifikat
10 Menit Laporan dan Paraf Konsep Sertifikat
8 Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal memeriksa laporan, memberi paraf dan dilanjutkan pelaksanaan pengetikan Sertifikat.
Laporan dan Konsep Sertifikat
13 Menit Laporan dan ACC Sertifikat
PEMILIK KAPAL PETUGAS
PPSA KABID
SHSK KASI SKK MARINE INSPECTOR
STAF PENYUSUN BAHAN SERTIFIKASI
KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT KET.
NO. URAIAN JENIS KEGIATAN
PELAKSANA MUTU BAKU
9 Staf Penyusun Bahan Sertifikat
melaksanakan pengetikan sesuai konsep dan melaporkan ke Kepala Seksi Sertifikasi Kapal
Kuitansi Pembayaran Penerimaan Uang Perkapalan (PUP) Penerbitan Sertifikat dan Pemeriksaan Kapal
20 Menit Konsep Sertifikat
10 Kepala seksi Sertifikasi Kapal memeriksa hasil pengetikan, memberi paraf dan melaporkan kepada kepala bidang Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal
Konsep Sertifikat 6 Menit Paraf Sertifikat
11 Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal memeriksa hasil pengetikan dan menandatangani Sertifikat
Konsep Sertifikat 10 Menit Tanda Tangan Sertifikat
12 Petugas PPSA memberi nomor sertifikat dan menyerahkan sertifikat kepada pemilik kapal
Sertifikat 20 Menit Penomoran
Sertifikat
13 Pemilik menerima Sertifikat Keselamatan Kapal
Sertifikat 3 menit Tanda Terima
Sertifikat