• Tidak ada hasil yang ditemukan

17.2400.081 PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH FAKULT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "17.2400.081 PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH FAKULT"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Islam juga memaknai semangat kewirausahaan sebagai salah satu unsur utama dalam gerakan ekonomi syariah yang saat ini diterapkan, dalam hal ini menekankan agar umatnya bisa menjadi kaya raya. Sejauh ini jumlah wirausaha di Indonesia kurang lebih 3% dari total penduduk di Indonesia.

Rumusan Masalah

Hal ini dikarenakan perkembangan fenomena ekonomi tidak dilihat hanya dari satu cabang ilmu saja, sehingga kajian kewirausahaan memerlukan pendalaman teori terhadap suatu fenomena yang berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Dan kewirausahaan sendiri telah menjadi salah satu cabang ilmu pengetahuan tersendiri, sehingga diperlukan pengembangan teori pada aspek kewirausahaan agar ilmu ekonomi, akuntansi dan manajemen menjadi teori pendukung.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Penelitian selanjutnya oleh Nurkhozin S. Hadi dalam Kewirausahaan dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Usaha Penjualan Bunga Anugerah Baru Di Kota Pekanbaru). 20 Nurkhozin S. Hadi, “Kewirausahaan Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Penjualan Bunga Anugerah Baru Di Kota Pekanbaru)”. Kemudian Al-Qur'an dan al-Hadits dijadikan sumber referensi untuk mengevaluasi teori-teori baru berdasarkan doktrin ekonomi Islam.

Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel atau komponen kunci yang terkait dengan kewirausahaan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini juga memberikan pengembangan terkait teori kewirausahaan dan juga implementasinya dalam perspektif ekonomi Islam. Dalam penelitian ini, data primer berasal dari lima jurnal tentang kewirausahaan atau kewirausahaan dalam perspektif ekonomi Islam.

Dalam penelitian ini peneliti menganalisis data atau informasi mengenai kewirausahaan yang dipraktikkan dalam perekonomian syariah secara umum. Kewirausahaan Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Usaha Penjualan Bunga Hadiah Baru Di Kota Pekanbaru)'.

Defenisi Istilah

Tinjauan Penelitian Relevan

Penelitian sebelumnya hanya berfokus pada nilai-nilai dan keunggulan kewirausahaan syariah, sedangkan penelitian ini berfokus pada sistem kewirausahaan dari perspektif ekonomi Islam itu sendiri. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kewirausahaan menawarkan peluang bagi setiap orang untuk berbuat baik dengan memberikan pelayanan yang cepat, membantu mempermudah masyarakat yang membutuhkan.

Landasan Teori

  • Pengertian Entrepreneurship
  • Hukum Entrepreneur Syariah
  • Pengertian Ekonomi Islam
  • Prinsip – Prinsip Dasar Ekonomi Islam

Ekonomi Islam merupakan ilmu sosial yang mempelajari permasalahan perekonomian dalam masyarakat, yang kemudian diilhami oleh nilai-nilai atau unsur-unsur ajaran Islam. Ekonomi Islam merupakan ilmu sosial yang mempelajari permasalahan perekonomian masyarakat yang mempunyai nilai-nilai Islam. Ekonomi Islam merupakan respon para pemikir muslim terhadap tantangan ekonomi dalam kehidupan mereka.

Menurut Baqir As-Sadr, terdapat tiga komponen dasar dalam ekonomi Islam yang sesuai dengan konsep teoritis yang berbeda dengan teori ekonomi lainnya, yaitu: 47. 47Koenta Adji Koerniawan, Prinsip Dasar Ekonomi Islam dan Pengaruhnya Terhadap Penetapan Standar Akuntansi, Jurnal : MODERNISASI, Jil. Unsur ketiga dalam ekonomi Islam dan bagian terpenting dari ekonomi Islam adalah prinsip keadilan sosial.

Metode Penelitian

  • Jenis Penelitian
  • Fokus Penelitian
  • Jenis dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Oleh karena itu hukum Islam yang pada hakekatnya berarti keadilan sosial, ekonomi Islam harus mempunyai fungsi dan mengetahui makna tersebut. Zakat, riba atau larangan bunga, keseimbangan nilai riil uang dan tanggung jawab negara terhadap distribusi pendapatan merupakan instrumen dasar untuk mencapai keadilan sosial dalam masyarakat. perspektif Islam. Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan dari sumber-sumber yang ada.52 Peneliti akan mengumpulkan data dan informasi terkait kewirausahaan dari perspektif ekonomi Islam yang telah ada sebelumnya dalam bentuk jurnal, tesis, tesis atau disertasi.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan, dimana peneliti mengumpulkan data dari informasi dari buku-buku atau sumber pustaka lainnya. Metode induksi dilakukan dengan menganalisis data dimulai dari kasus tertentu kemudian dapat diperoleh kesimpulan umum. Metode inferensial dilakukan dengan menganalisis data mulai dari kasus-kasus umum hingga mencapai suatu kesimpulan yang bersifat khusus dan dapat dipertanggungjawabkan.

ENTREPRENEURSHIP DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

  • Pengertian Entrepreneurship
  • Dasar Hukum Entrepreneurship
  • Sejarah Entrepreneurship
  • Ciri-ciri Entrepreneurship

Penjelasan di atas sesuai dengan firman Allah Taala. ke arah ini, iaitu kerja, dan juga menerangkan tentang masa yang sesuai untuk bekerja, iaitu pada siang hari. Ini diibaratkan seperti seorang lelaki yang memijak tanah bumi, sebagaimana dia memijak bahu atau pundak bumi. Dan dalam hal ini, Rasulullah sangat menghargai orang yang bersemangat dan aktif dalam pekerjaan.

Kata kunci dalam hadis ini adalah غلاب dan كّلا. غلاب adalah sarana dan bekal untuk memperoleh pahala di akhirat, yaitu bagi orang-orang yang bersyukur. Berbeda dengan Rahman yang berpendapat bahwa ad-dunya (tujuan-tujuan yang bersifat segera, kekinian dan hadir di dunia ini) bukanlah dunia ini, melainkan nilai-nilai rendahan atau keinginan-keinginan yang seolah-olah begitu menggiurkan untuk mewujudkannya. selalu dikejar oleh sebagian besar orang. orang dengan mengabaikan tujuan yang lebih penting dan untuk waktu yang lama. Hal ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak takut mengambil resiko, melawan hal-hal yang tidak memberikan jaminan dan mengeksplorasi hal-hal yang belum mereka ketahui hasilnya.

Gambar 2.1 Pengertian Entrepreneurship dalam Ekonomi Islam
Gambar 2.1 Pengertian Entrepreneurship dalam Ekonomi Islam

BENTUK-BENTUK ENTREPRENEURSHIP DALAM PERSPEKTIF

Ecopreneurship

Ecoentrepreneur tidak hanya bertujuan untuk mencapai keberhasilan dalam membangun kewirausahaan, namun dengan memanfaatkan peluang ekologis mereka juga bertujuan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan dengan menawarkan produk atau jasa yang ramah lingkungan sehingga dampak buruk terhadap lingkungan dapat dikurangi. Ecopreneurship merupakan ciri khas menjalankan bisnis yang tidak hanya fokus pada keuntungan, namun juga lingkungan. Pada prinsipnya ecopreneurship dapat bergerak pada bidang produk atau jasa. Hal ini terlihat dari situasi dimana banyak perusahaan perhotelan saat ini tidak hanya mementingkan keuntungan saja, namun juga fokus pada lingkungan.

Pendekatan bisnis dengan menggunakan ecopreneurship saat ini sangat menguntungkan dan juga memberikan penilaian yang sangat baik terhadap perusahaan, hal ini dikarenakan saat ini banyak konsumen yang tidak hanya condong pada kualitas atau kuantitas produk dan jasa yang diberikan oleh para pelaku bisnis, namun juga mulai melirik kesehatan. dan pola lingkungan yang baik sebagai salah satu alasan mengapa mereka membeli dan juga menggunakan suatu produk atau jasa yang ditawarkan oleh para pelaku bisnis. Ecopreneurship merupakan hal yang juga dijelaskan dalam ekonomi Islam dimana dalam menjalankan kegiatan usaha selalu tidak hanya terfokus pada keuntungan saja, namun juga pada lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan salah satu prinsip ekonomi Islam, yaitu prinsip keadilan yang tidak hanya mencapai keuntungan sebesar-besarnya tetapi juga menjaga kepedulian terhadap sesama makhluk.

Islamicpreneurship

Akuntabilitas erat kaitannya dengan tanggung jawab manusia terhadap Tuhan atas segala bentuk perbuatan yang dilakukannya dan juga tanggung jawab terhadap manusia sebagai masyarakat. Tanggung jawab manusia terhadap Tuhannya sudah pasti di akhirat, berbeda dengan tanggung jawab terhadap manusia yang terdapat di dunia yang berupa hukum formal dan hukum informal seperti sanksi moral.78. Penjelasan di atas mengenai sejauh mana bisnis syariah mengutamakan prinsip-prinsip syariah dalam menjalankan bisnis atau kegiatan wirausaha sebagai ibadah dan pengharapan keridhaan Allah SWT.

Hal ini tidak hanya ditunjukkan pada sektor perdagangan dan perhotelan, namun juga pada sektor kuliner atau bisnis restoran yang merupakan salah satu sektor utama dalam menunjang pertumbuhan perekonomian di Bali sendiri. Gagasan atau ide ini bertujuan agar pengunjung wisata muslim ke Bali mengalami kemajuan dan diharapkan mampu mengembangkan dan memberikan kemajuan kepada UMKM sesuai dengan prinsip syariah di Bali.79. 79 Dinda Imani Khamasasyiah, Iffah Karimah, Rico Novianto, 2018, Jurnal Syariah “Ubud Islam kecanduan makanan sebagai bentuk inovasi perluasan UMKM syariah di Indonesia.

Sociopreneurship

Padahal, konsep ekonomi Islam menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai suatu bangsa, dengan tujuan utama mencapai kesejahteraan bersama (Falah). Pengertian ekonomi Islam secara umum adalah: suatu cabang ilmu yang perlu dicermati, diteliti hingga pada akhirnya dapat memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan ekonomi melalui metode Islam yang berdasarkan Al-Qur'an, Sunnah, Ijma' dan Qiyas. Konsep persaudaraan universal antar umat manusia adalah dasar keadilan ekonomi Islam dan Al-Quran secara eksplisit menekankan pentingnya keadilan dan persaudaraan.

Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan kewirausahaan di Indonesia dan bukan lagi sesuatu yang asing bagi masyarakat, diharapkan para penggiat ekonomi syariah akan membahas permasalahan kewirausahaan secara lebih mendalam, khususnya dari perspektif ekonomi Islam. Dalam dunia bisnis, sebaiknya semua pihak yang terkait memahami dan menerapkannya dari sudut pandang ekonomi Islam, salah satunya agar tidak menimbulkan kerugian bagi sebagian pihak. Huda, paduan suara: “Pemikiran Ekonomi Bapak Ekonomi Islam; Ibnu Khaldun”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol IV, No.1, 2013.

IMPLEMENTASI ENTREPRENEURSHIP DALAM PERSPEKTIF

Implementasi Berdasarkan Prinsip Ukhuwah Islamiyah

Beliau merenungkan Al-Quran yang bermaksud “dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan pelanggaran (Q.S Al-Maidah; 5:2). Dasar akhlak bagi seorang muslim. masyarakat bertujuan berdasarkan ajaran al-Quran dan as-Sunnah dan teladan Nabi Muhammad. Perkataan Adl' sendiri disebut sebanyak 13 kali, yang mempunyai aspek dan objek yang berbeza dalam al-Quran serta subjeknya. .

Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surat an-nisa ayat 29 dan al-baqarah ayat 188. Suginam, Kajian Harga dan Keuntungan Dalam Perspektif Syariah, Jurnal Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah, Vol.1, No .1, 2019 Wijayanti, Ratna, Membangun Kewirausahaan Islami Dalam Perspektif Hadits, Fakultas Ekonomi Universitas Ilmu Al-Qur'an Cakrawala; Jurnal Kajian Islam, Vol.

Implementasi Berdasarkan Prinsip Keadilan

Implementasi Berdasarkan Prinsip Perolehan Laba Terbatas

Al-Qur'an dan hadits telah melarang pengambilan keuntungan atau keuntungan dengan cara yang tidak patut yang diperoleh dengan menipu atau menyamarkan barang dengan menyembunyikan cacat pada barang atau dengan memberikan kemasan yang menyesatkan yang pada hakikatnya tidak sesuai untuk tujuan menipu pembeli. 87 Hal ini ditegaskan dalam hadits riwayat Ahmad no.4/222 yang menjelaskan tentang masalah keuntungan yang mempunyai arti sebagai berikut: “Dia tidak pernah bercanda tentang mengambil harta saudaranya, dan tidak pula berniat menganggapnya serius.86 Suginam , Kajian Harga dan Keuntungan Dalam Perspektif Syariah, Jurnal Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah, Vol.1, No.1, 2019, hal.39.

Nurfaqih, Muhammad Isnan dan Rizqi Anfanni Fahmi, Kewirausahaan Sosial dalam Perspektif Ekonomi Islam, Kertas Kerja Keuangan Publik Islam, no. Saputri, Pemikiran Dewi Novi Afzalur Rahman dalam Membangun Semangat Kewirausahaan, Hukum Islam Vol XIII, No.2, 2013. Zulhimma, “Upaya Wirausaha Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Lembaga Pendidikan Islam”, Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Ilmu Islam Vol. 04, No.2, 2018.

PENUTUP

Simpulan

Bentuk kegiatan wirausaha dalam kaitannya dengan ekonomi syariah, yaitu usaha jangka panjang, menghargai hak orang lain, mengutamakan nilai solidaritas sosial dan kebersamaan.

Saran

Purnomo, Agung dkk, “Fundamentals of Entrepreneurship: For Universities and the Business World”, Medan: Yayasan Kita Tulis, 2020. Rifai, Veitzal (dkk.), Islamic Traction in Business From Theory to Practice, Jakarta: Bumi Aksara , 2011. Imani, Dinda, dkk, Jurnal Syariah “Ubud Islamic Food Addict Sebagai Bentuk Inovasi Perluasan UMKM Syariah di Indonesia.

Suyatna, Hempri, Jurnal Kajian Kepemudaan “Sociopreneurship sebagai Tren Karir Generasi Muda” (Daerah Istimewa Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada), 2017. Zulfitria dan Zainal Arif, Membangun Quranic Entrepreneurship di Perguruan Tinggi, Jurnal: Rausyan Fikr, Vol. Hartono, “Ruang Lingkup Bisnis Syariah,” https://123dok.com/a-article/ruang-bisnis-syariah-manajemen-bisnis-syariah.zg8pd57y (diakses 2 Desember 2021 pukul 06.48).

Gambar

Gambar 2.1 Pengertian Entrepreneurship dalam Ekonomi Islam

Referensi

Dokumen terkait

Moderasi beragama tidaklah lahir dari ruang yang hampa, ia lahir dari ajaran Islam itu sendiri untuk membangun Islam yang selalu menjunjung tinggi pesan kemanusiaan dan