• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Pertemuan 2 (Sejarah dan Jenis Pendidikan)-PSIKOLOGI PENDIDIKAN

N/A
N/A
SHERLY

Academic year: 2025

Membagikan "2. Pertemuan 2 (Sejarah dan Jenis Pendidikan)-PSIKOLOGI PENDIDIKAN"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Pendidikan & Jenis Pendidikan

Psikologi Pendidikan

(2)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

PLATO PLATO

Pertama kali yang mencetuskan peran bawaan (nature) dan pengalaman (nurture)

Semua pengetahuan merupakan bawaan dari lahir dan disempurnakan melalui pembelajaran dari

pengalaman selama perkembangan

(3)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

ARISTOTELES ARISTOTELES

Ide-ide dari Aristoteles dikembangkan menjadi Psikologi Daya,

Kognitif Afektif Konatif

Interdepedensi

Psikologi daya melahirkan teori discipline formal menekankan pada pendisiplinan jiwa dalam proses pengajaran dan pendidikan

Berorientasi pada bahan pelajarannya (subject

matter oriented) bukan individu/anak (child/subject oriented)

(4)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

J. LOCKE J. LOCKE

Konsep tabula rasa (anak diibaratkan kertas kosong polos)

Menekankan bahwa pengetahuan didapatkan dari pengalaman-pengalaman eksternal

Mencetuskan empirisme sebagai kriteria pengujian validitas pengetahuan yang nantinya menjadi kerangka konseptual pengembangan metodologi eksperimental di ilmu

pengetahuan sosial dan alam

(5)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

ROUSSEAU ROUSSEAU

Mendasarkan ide-ide pendidikan atas dasar prinsip perkembangan manusia

Berargumen bahwa anak pada dasarnya baik, dan jika sepanjang perkembangannya dapat menjadi tidak baik dikarenakan pengaruh lingkungan yang tidak baik

Harus dilakukan pengontrolan secara ketat hingga anak benar-benar siap melawan pengaruh-

pengaruh negatif lingkungan

(6)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

PESTALOZZI PESTALOZZI

Menyarankan penyelenggaraan pendidikan secara klasikal (rombongan)

Dikenal sebagai pendidik yang mencoba menggabungkan ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan serta merombak

program-program pendidikan untuk calon pendidik pada waktu itu yang dinilainya tidak sesuai dengan psikologi

(7)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

MONTESSORI MONTESSORI

Pencetus free –play

Pendidik/Guru lebih bertindak sebagai fasilitator daripada pengarah (director)

Menunjukkan ke anak bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas intelektual

Mendemonstrasikan cara-cara yang menarik dalam eksplorasi kurikulum

Menawarkan bantuan kepada anak ketika diminta

Bertujuan agar anak terdorong untuk membuat keputusan di masa usia awal dan dapat memecahkan masalah secara mandiri yang dapat mengatur waktunya secara efektif

(8)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

DEWEY DEWEY

Pertama kali yang mendirikan laboratorium psikologi pendidikan besar di Amerika Serikat

Berargumen bahwa anak akan belajar secara mudah dengan melakukan (learning best by doing)

Seharusnya anak tidak hanya belajar topik-topik akademik saja, belajar bagaimana berpikir dan beradaptasi dengan dunia di luar sekolah juga diperlukan

Semua anak berhak mendapakan pendidikan yang kompeten, tanpa pandang bulu

Teori Progresivisme yaitu manusia memiliki bekal dan potensi

(9)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

THORNDIKE THORNDIKE

Pencetus “The Law of Effect” yaitu hubungan stimulus respon cenderung diperkuat apabila

akibat menyenangkan dan cenderung diperlemah apabila akibatnya tidak memuaskan

Berargumen bahwa salah satu tugas penting dari sekolah adalah untuk mengasah kemampuan

berpikir/bernalar siswa

Mempromosikan ide bahwa psikologi pendidikan harus memiliki dasar ilmiah dan secara kuat focus kepada

pengukuran

(10)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

PIAGET PIAGET

Proses-proses kognitif Skema

Adaptasi Asimilasi Akomodasi Organisasi

Equilibrium

Tahapan perkembangan kognitif Sensorimotor (0-2 tahun)

Preoperasional (mulai bicara s/d 7 tahun)

Operasional Konkrit (kelas 1 s/d sekitar 11 tahun) Operasional Formal (Remaja s/d Dewasa)

(11)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

BANDURA BANDURA

Proses dalam pembelajaran melalui observasi Atensi

Retensi

Reproduksi Perilaku Motivasi/Penguatan Pencetus “Social Learning Theory” dengan eksperimen BOBO DOLL

Perilaku-perilaku anak dipelajari melalui observasi, modelling, dan imitasi

(12)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

FORMAL FORMAL

Pendidikan Formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja dengan tujuan dan bahan ajar yang dirumuskan dan

diklasifikasikan secara jelas.

Misalnya: jenjang pendidikan dari SD smp perguruan tinggi.

(13)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

INFORMAL INFORMAL

Pendidikan Informal adalah proses belajar yang tidak disadari yang kemudian menjadi kecakapan dan sikap hidup sehari-hari..

Pendidikan Informal merupakan persiapan pendidikan formal karena dalam pendidikan informal anak akan memperoleh:

Suatu pengetahuan tentang lingkungan sekitar

Kontrol (pengendalian) gerak yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi

Ketrampilan bahasa sehingga memungkinkan ikut serta dalam percakapan sederhana

Suatu pengertian tentang hubungan pribadi dan kelompok.

(14)

Jenis Pendidikan Formal

Informal Aristoteles John Locke

Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey

Thorndike Piaget Bandura

Non Formal

NON FORMAL NON FORMAL

Pendidikan Non Formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan sengeja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal.

Misalnya: kursus menjahit, memasak

(15)

Grinder, R. E. (1989). Educational psychology: The master sciences. Dalam Wittrock, M. C. & Fearly, F (Eds). The future of educational psychology. New York, NY:

Routledge.

Prabowo, H. & Puspita, I. (1997). Psikologi pendidikan. Jakarta: Universitas Gunadarma

Santrock, J. W. (2016). Educational psychology: Theory and application to fitness and performance 6th ed. New York, NY: McGraw-Hill Education.

Woolfolk, A. (2016). Educational psychology 13th ed. Essex: Pearson Education Limited.

Referensi

Dokumen terkait