Pendidikan & Jenis Pendidikan
Psikologi Pendidikan
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
PLATO PLATO
Pertama kali yang mencetuskan peran bawaan (nature) dan pengalaman (nurture)
Semua pengetahuan merupakan bawaan dari lahir dan disempurnakan melalui pembelajaran dari
pengalaman selama perkembangan
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
ARISTOTELES ARISTOTELES
Ide-ide dari Aristoteles dikembangkan menjadi Psikologi Daya,
Kognitif Afektif Konatif
Interdepedensi
Psikologi daya melahirkan teori discipline formal menekankan pada pendisiplinan jiwa dalam proses pengajaran dan pendidikan
Berorientasi pada bahan pelajarannya (subject
matter oriented) bukan individu/anak (child/subject oriented)
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
J. LOCKE J. LOCKE
Konsep tabula rasa (anak diibaratkan kertas kosong polos)
Menekankan bahwa pengetahuan didapatkan dari pengalaman-pengalaman eksternal
Mencetuskan empirisme sebagai kriteria pengujian validitas pengetahuan yang nantinya menjadi kerangka konseptual pengembangan metodologi eksperimental di ilmu
pengetahuan sosial dan alam
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
ROUSSEAU ROUSSEAU
Mendasarkan ide-ide pendidikan atas dasar prinsip perkembangan manusia
Berargumen bahwa anak pada dasarnya baik, dan jika sepanjang perkembangannya dapat menjadi tidak baik dikarenakan pengaruh lingkungan yang tidak baik
Harus dilakukan pengontrolan secara ketat hingga anak benar-benar siap melawan pengaruh-
pengaruh negatif lingkungan
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
PESTALOZZI PESTALOZZI
Menyarankan penyelenggaraan pendidikan secara klasikal (rombongan)
Dikenal sebagai pendidik yang mencoba menggabungkan ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan serta merombak
program-program pendidikan untuk calon pendidik pada waktu itu yang dinilainya tidak sesuai dengan psikologi
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
MONTESSORI MONTESSORI
Pencetus free –play
Pendidik/Guru lebih bertindak sebagai fasilitator daripada pengarah (director)
Menunjukkan ke anak bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas intelektual
Mendemonstrasikan cara-cara yang menarik dalam eksplorasi kurikulum
Menawarkan bantuan kepada anak ketika diminta
Bertujuan agar anak terdorong untuk membuat keputusan di masa usia awal dan dapat memecahkan masalah secara mandiri yang dapat mengatur waktunya secara efektif
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
DEWEY DEWEY
Pertama kali yang mendirikan laboratorium psikologi pendidikan besar di Amerika Serikat
Berargumen bahwa anak akan belajar secara mudah dengan melakukan (learning best by doing)
Seharusnya anak tidak hanya belajar topik-topik akademik saja, belajar bagaimana berpikir dan beradaptasi dengan dunia di luar sekolah juga diperlukan
Semua anak berhak mendapakan pendidikan yang kompeten, tanpa pandang bulu
Teori Progresivisme yaitu manusia memiliki bekal dan potensi
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
THORNDIKE THORNDIKE
Pencetus “The Law of Effect” yaitu hubungan stimulus respon cenderung diperkuat apabila
akibat menyenangkan dan cenderung diperlemah apabila akibatnya tidak memuaskan
Berargumen bahwa salah satu tugas penting dari sekolah adalah untuk mengasah kemampuan
berpikir/bernalar siswa
Mempromosikan ide bahwa psikologi pendidikan harus memiliki dasar ilmiah dan secara kuat focus kepada
pengukuran
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
PIAGET PIAGET
Proses-proses kognitif Skema
Adaptasi Asimilasi Akomodasi Organisasi
Equilibrium
Tahapan perkembangan kognitif Sensorimotor (0-2 tahun)
Preoperasional (mulai bicara s/d 7 tahun)
Operasional Konkrit (kelas 1 s/d sekitar 11 tahun) Operasional Formal (Remaja s/d Dewasa)
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
BANDURA BANDURA
Proses dalam pembelajaran melalui observasi Atensi
Retensi
Reproduksi Perilaku Motivasi/Penguatan Pencetus “Social Learning Theory” dengan eksperimen BOBO DOLL
Perilaku-perilaku anak dipelajari melalui observasi, modelling, dan imitasi
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
FORMAL FORMAL
Pendidikan Formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja dengan tujuan dan bahan ajar yang dirumuskan dan
diklasifikasikan secara jelas.
Misalnya: jenjang pendidikan dari SD smp perguruan tinggi.
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
INFORMAL INFORMAL
Pendidikan Informal adalah proses belajar yang tidak disadari yang kemudian menjadi kecakapan dan sikap hidup sehari-hari..
Pendidikan Informal merupakan persiapan pendidikan formal karena dalam pendidikan informal anak akan memperoleh:
Suatu pengetahuan tentang lingkungan sekitar
Kontrol (pengendalian) gerak yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi
Ketrampilan bahasa sehingga memungkinkan ikut serta dalam percakapan sederhana
Suatu pengertian tentang hubungan pribadi dan kelompok.
Jenis Pendidikan Formal
Informal Aristoteles John Locke
Jean J Rousseau John H. Pestalozzi Maria Montessori John Dewey
Thorndike Piaget Bandura
Non Formal
NON FORMAL NON FORMAL
Pendidikan Non Formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan sengeja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal.
Misalnya: kursus menjahit, memasak
Grinder, R. E. (1989). Educational psychology: The master sciences. Dalam Wittrock, M. C. & Fearly, F (Eds). The future of educational psychology. New York, NY:
Routledge.
Prabowo, H. & Puspita, I. (1997). Psikologi pendidikan. Jakarta: Universitas Gunadarma
Santrock, J. W. (2016). Educational psychology: Theory and application to fitness and performance 6th ed. New York, NY: McGraw-Hill Education.
Woolfolk, A. (2016). Educational psychology 13th ed. Essex: Pearson Education Limited.