• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keputusan tentang pedoman teknis pembentukan badan adhoc penyelenggara

N/A
N/A
Jusri Hadirman

Academic year: 2023

Membagikan "Keputusan tentang pedoman teknis pembentukan badan adhoc penyelenggara"

Copied!
141
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Maksud dan Tujuan

Ruang Lingkup

Pengertian Umum

PEMBENTUKAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN, PANITIA

Persyaratan Calon Anggota PPK, PPS dan KPPS

  • Penjelasan Kelengkapan Dokumen Persyaratan PPK, PPS,
  • Penjelasan Persyaratan
  • Keterangan Kelengkapan Dokumen
  • Pertimbangan Persyaratan

Surat pernyataan pernyataan kesetiaan kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Surat pernyataan dari partai politik yang terlibat bagi calon yang paling singkat 5 (lima) tahun setelah ia berhenti menjadi anggota partai politik. F. berkedudukan di wilayah kerja PPK, PPS dan KPPS. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima (lima) tahun atau lebih.

Apabila memenuhi syarat integritas, berkepribadian kuat, jujur, dan adil sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf d, berarti juga tidak pernah dikenakan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU Kabupaten/Kota atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum dan Anda belum menikah. kepada pasangan penyelenggara Pemilihan Umum, yang dibuktikan dengan surat pernyataan sebagaimana tercantum dalam Lampiran II. Memenuhi syarat tidak menjadi anggota partai politik paling singkat 5 (lima) tahun atau tidak lagi menjadi anggota partai politik sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf e, termasuk juga tidak menjadi tim pemenangan atau tim pemenangan. atau saksi peserta pemilu atau pemilu pada saat pemilu, dan pemilu dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima) tahun, yang dibuktikan dengan pernyataan sebagaimana tercantum dalam Lampiran II telah memenuhi persyaratan tersebut, yang kemudian dibuktikan kebenarannya dengan menggunakan keterangan dari sistem kepartaian politik dan/atau SIAKBA. Apabila memenuhi syarat cakap jasmani dan rohani sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf g angka 2) yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari rumah sakit, puskesmas, atau klinik, disertai keterangan hasil pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol. e.

Dalam hal persyaratan pendidikan minimal SMA atau sederajat sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf h untuk pembentukan PPS dan KPPS tidak dapat dipenuhi, susunan anggota PPS dan KPPS dapat diisi oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dan keterampilan yang terdokumentasi di bidangnya. membaca, menulis dan akuntansi dengan surat akuntansi sebagaimana tercantum dalam Lampiran II. Penyandang disabilitas dapat menjadi PPK, PPS, dan KPPS sepanjang memenuhi persyaratan dan mampu melaksanakan tugas sebagai PPK, PPS, dan KPPS.

Mekanisme Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS

  • Pembentukan PPK dan PPS
  • Pembentukan KPPS

Pada tahap penetapan anggota PPK dan PPS, KPU Kabupaten/Kota menetapkan: .. a) pengangkatan anggota PPK dan PPS serta calon pengganti anggota PPK dan PPS berdasarkan berita acara hasil seleksi calon PPK dan PPS. Anggota PPS paling lambat 1 (satu). Pada tahap pengumuman hasil seleksi calon anggota KPPS, PPS: .. a) menetapkan 7 (tujuh) calon anggota KPPS yang menempati posisi teratas sebagai anggota KPPS dengan menggunakan format berita acara sebagaimana tercantum dalam Lampiran II;.

Ketentuan Masa Kerja PPK dan PPS

PEMBENTUKAN PETUGAS PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH

Persyaratan Calon Pantarlih

  • Penjelasan Kelengkapan Dokumen Persyaratan Petugas

Menyatakan politik dengan surat pernyataan yang sah, atau tidak lagi menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun, dibuktikan dengan surat pernyataan dari pengurus partai politik yang bersangkutan. Surat keterangan dari partai politik yang bersangkutan bagi calon yang belum menjadi anggota partai politik minimal 5 (lima) tahun. Apabila memenuhi persyaratan kebugaran jasmani dan rohani sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf d, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit, puskesmas, atau klinik yang memuat informasi tentang hasil pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

Dalam hal persyaratan pendidikan minimal SMA atau sederajat dari angka 1 huruf e tidak dapat dipenuhi, Pantarlih dapat dipenuhi. Apabila memenuhi syarat tidak menjadi anggota partai politik atau tidak lagi menjadi anggota partai politik paling singkat 5 (lima) tahun terhitung sejak angka 1 huruf f, termasuk juga tidak menjadi tim kampanye atau menang. tim atau saksi peserta pemilu atau pemilu antar pemilu dan pemilu paling singkat 5 (lima) tahun yang dibuktikan dengan pernyataan tertulis sebagaimana dimaksud dalam Lampiran II, yang kemudian diverifikasi menggunakan sistem informasi partai politik. Seluruh dokumen persyaratan Pantarlih dalam bentuk fisik diubah menjadi bentuk digital dengan cara dipindai atau difoto kemudian diserahkan melalui PPS ke KPU Kabupaten/Kota untuk diunggah ke SIAKBA.

Dalam memenuhi syarat kebugaran jasmani dan rohani calon Pantarlih, KPU Kabupaten/Kota dapat bekerja sama dengan dinas yang menangani urusan pemerintahan di bidang kesehatan/dinas kesehatan setempat untuk mendapatkan rekomendasi/perintah kepada puskesmas atau rumah sakit setempat, serta sebagai mekanisme pelayanan untuk menghasilkan Surat Keterangan di rumah yang direkomendasikan/ditunjuk rumah sakit atau pusat kesehatan. Dalam mendirikan Pantarlih, penyandang disabilitas dapat menjadi Pantarlih apabila memenuhi syarat dan mampu melaksanakan tugas Pantarlih.

Mekanisme Pembentukan Pantarlih

Laporan pleno KPU Kabupaten/Kota nomor .............. tentang penetapan hasil seleksi panitia pemungutan suara kabupaten/kota. Calon anggota Panitia Pemilihan Kabupaten/Panitia Pemungutan Suara*) terpilih dapat melakukan konfirmasi kepada KPU Kabupaten/Kota.

PEMBERHENTIAN DAN PENGGANTIAN PANITIA PEMILIHAN

Pemberhentian Anggota PPK, PPS, KPPS dan Pantarlih

KPU Kabupaten/Kota untuk pemberhentian PPK dan PPS untuk pemberhentian karena meninggal dunia, berhalangan tetap dan mengundurkan diri karena alasan yang dapat diterima; PPS atas nama Ketua KPU Kabupaten/Kota untuk pemberhentian KPPS dan Pantarlih untuk pemberhentian karena meninggal dunia, berhalangan tetap dan mengundurkan diri karena alasan yang dapat diterima; KPU Kabupaten/Kota untuk pemberhentian PPK, PPS, dan KPPS karena pemberhentian tidak hormat.

Mekanisme Pemberhentian Anggota PPK, PPS, KPPS, dan

  • Mekanisme Pemberhentian karena Meninggal Dunia
  • Mekanisme Pembentukan Petugas Ketertiban TPS
  • Pemberhentian dan Penggantian Petugas Ketertiban TPS . 48

50EVALUASI KINERJA

Ketentuan Evaluasi Kinerja

Mekanisme Evaluasi Kinerja

  • Evaluasi Kinerja PPK
  • Evaluasi Kinerja PPS
  • Evaluasi Kinerja KPPS
  • Evaluasi Kinerja Pantarlih
  • Evaluasi Kinerja Sekretariat PPK
  • Evaluasi Kinerja Sekretariat PPS
  • Evaluasi Kinerja Petugas Ketertiban TPS

PPS wajib melaporkan pelaksanaan pemilu atau tahapan pemilu dan kinerjanya secara berkala kepada KPU Kabupaten/Kota melalui PPK paling sedikit 1 (satu kali) dalam sebulan dengan menggunakan format evaluasi kinerja sebagaimana tercantum dalam Lampiran II. b. Penilaian dilakukan secara 360 derajat pada akhir masa pemilihan dengan melibatkan PPK, PPS, dan KPPS sesuai lingkup kerja PPS. KPPS wajib melaporkan pelaksanaan tahapan seleksi dan kinerja kepada PPS paling sedikit 1 (satu) kali selama masa kerjanya dengan menggunakan format evaluasi kinerja sebagaimana tercantum dalam Lampiran II. B.

Pantarlih wajib melaporkan pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih secara berkala kepada PPS pada akhir masa jabatannya. Sekretariat PPK wajib melaporkan pelaksanaan dukungan Pemilu atau tahapan Pemilu kepada PPK pada akhir masa jabatannya. Sekretariat PPS wajib melaporkan kepada PPS mengenai pelaksanaan dukungan Pemilu atau Tahapan Pemilihan pada akhir masa jabatannya.

Evaluasi dilakukan dengan metode 180 derajat pada akhir masa jabatan termasuk petugas KPS dan TPS.

SISTEM INFORMASI

KETENTUAN SISTEM INFORMASI

  • Sistem Informasi
  • Cakupan Sistem Informasi
  • Sarana dan Prasarana Penggunaan Sistem Informasi

Unggah Dokumen Persyaratan PPK dan PPS adalah fitur yang digunakan untuk mengunggah dokumen persyaratan calon anggota PPK dan PPS untuk memenuhi persyaratan; Verifikasi Dokumen Persyaratan PPK dan PPS adalah fitur yang digunakan untuk memeriksa dokumen persyaratan yang diunggah oleh calon anggota PPK dan PPS untuk keperluan verifikasi administratif; Tampilan data rekapitulasi PPK dan PPS merupakan fitur yang digunakan untuk melihat data statis dan dinamis untuk memantau perkembangan data PPK dan PPS;

Pengumuman hasil seleksi PPK dan PPS merupakan fitur yang digunakan untuk mengumumkan hasil seleksi pada setiap tahapan pembentukan PPK dan PPS; Unggah data PPK, PPS, KPPS, dan Pantarlih adalah fitur yang digunakan untuk mengunggah data PPK, PPS, KPPS, dan Pantarlih yang hanya dapat dilakukan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota; Dan. Pengunduhan data PPK, PPS, KPPS dan Pantarlih merupakan fitur yang digunakan untuk mengunduh data yang disimpan dalam penyimpanan digital dengan format yang disesuaikan dengan kebutuhan data tersebut.

Klasifikasi Pengguna Sistem Informasi

  • KPU
  • KPU Provinsi
  • KPU Kabupaten/Kota
  • Pendaftar

Penggunaan SIAKBA

  • Penggunaan SIAKBA dalam Pembentukan Badan Adhoc
  • Teknis Pelaksanaan Penggunaan SIAKBA
  • Ketentuan SIAKBA dalam Pembentukan Badan Adhoc

PENETAPAN HASIL SELEKSI ANGGOTA KELOMPOK PENYELENGGARA PEMILIH/Petugas PEMBARUAN DATA PEMILIH*) PEMILU/PEMILIHAN……*) TAHUN.

61PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

(2) Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berhenti antar waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal ini, tempatnya diisi oleh calon yang diusulkan berdasarkan Pasal 21

(2) Calon anggota BPD terpilih sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) disampaikan oleh Kepala Desa kepada Bupati melalui Camat paling lama 7 (tujuh) hari sejak

KESATU : Menetapkan yang namanya tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini sebagai pengurus Badan Eksekutif

Pertama : Indikator Kinerja Utama sebagaimana tercantum dalam lampiran surat keputusan ini merupakan acuan kinerja yang digunakan oleh Pengadilan Agama Kudus, untuk

organik dan jabatan dalam Tim, sebagaimana tercantum berturut-turut dalam kolom 02 (dua ) sampai dengan kolom 05 (lima) Lampiran I (satu ) Keputusan ini sebagai Anggota Tim

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 476 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan