• Tidak ada hasil yang ditemukan

2a lk norista amanda putri wisada nicu

N/A
N/A
Nindya Amalia Prafitri

Academic year: 2024

Membagikan "2a lk norista amanda putri wisada nicu"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENGKAJIAN KEPERAWATAN ASUHAN KEPERAWATAN ANAK/BAYI

Ruangan : Nicu sentral

Diagnosa medis : Asfiksia neonatrum + Infeksi bacterial

No. Register : 6 7 - 6 0 - 4 4 Tgl/jam MRS : 20 september 2021 Tgl/jam pengkajian : 21 oktober 2021

Anamnesa diperoleh dari : 1. Ibu bayi

2. File rekam medis

I. IDENTITAS ANAK

Nama : By.Ny.A

Umur/tanggal lahir : 1 Bulan 2 hari/20-09-2021 Jenis kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

Golongan darah : O

Bahasa yang dipakai : Indonesia

Anak ke : 1(tunggal)

Jumlah saudara : -

Alamat : Gresek

II. IDENTITAS ORANG TUA Nama ayah : T n . M

Umur : 2 6 T a h u n Agama : I s l a m

Suku/bangsa : I n d o n e s i a Pendidikan : S M A

Pekerjaan : T N I A L Penghasilan : 4 J t Alamat : G r e s i k Nama ibu : N y . A

Umur : 2 8 T a h u n Agama : I s l a m

Suku/bangsa : I n d o n e s i a

Pendidikan : D 3 K e p e r a w a t a n Pekerjaan : Perawat RSAL

Penghasilan : 3 J t

Alamat : G r e s i k

(2)

III. KELUHAN UTAMA

Ibu pasien mengatakan ketuban sedikit dan hijau keruh , dan sesak nafas.

IV. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Bayi ny.A Lahir di RSAL DR.RAMELAN surabaya secara sectio caesar dengan indikasi ketuba berwarna hijau keruh pada tanggal 20 september 2021 jam 18:15 WIB. Usia kehamilan 40 minggu sudah post date .bayi ny.A berjenis kelamin laki laki dengan berat 2600 gram panjang badan 51 cm lingkar kepala saat lahir 33 cm, lingkar dada 32 cm

APGAR score 3-5-7 pada saat bayi lahir tidak segera menangis ,merintih ,bayi tampak pucat ,setelah di lakukan operasi secara sectio cesar bayi langsung di masukan kedalam ruang nicu untuk di lakukan tindakan

V. RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN A. Prenatal Care

Ibu pasien mengatakan lahir 40 minggu 1 hari sudah post date, 1 minggu melahirkan keluar flek(coklat) lalu kontrol di beri obat kontraksi dan gawat janin ketuban berwarna hijau keruh dan ketuban tinggal sedikit.

B. Natal Care

Persalinan dilakukan secara sc di karenakan pada saat itu kondisi janin kekurangan oksigen (gawat janin). BB bayi yang dirawat di nicu 2600 gram, ketuban keruh dan tinggal sedikit

C. Post Natal Care

Ibu pasien mengatakan nyeri pada bagan jahitan VI. RIWAYAT MASA LAMPAU

A. Penyakit-Penyakit Waktu Kecil

Ibu pasien mengatakan bayi baru lahir langsung berada di ruang nicu central hemoglobin rendah dan tidak menangis

B. Pernah Dirawat Di Rumah Sakit

Ibu pasien mengatakan setelah melahirkan pada tanggal 20 september 2021 pasien langsung di bawa ke ruang nicu untuk di lakukan tindakan.

C. Penggunaan Obat-Obatan

Pasien di berikan obat-obatan di ruang nicu central sesuai dengan arahan dokter dan perawat.

(3)

D. Tindakan (Operasi Atau Tindakan Lain) 1. Tindakan operasi vena axilla dekstra

2. Tindakan pemasangan double lumen, bilumen 3fr.

E. Alergi

Ibu pasien mengatakan tidak mempunyai alergi makanan atau obat-obatan.

F. Kecelakaan

Tidak pernah kecelakaan dari pertama masuk nicu sampai sekarang G. Imunisasi

Pasien di berikan imunisasi awal saat lahir yaitu injeksi hepatitis B dan Injeksi Vit K 0,5 mg.

VII. PENGKAJIAN KELUARGA

A. Genogram (Sesuai Dengan Penyakit)

A. Psikososial Keluarga

Respon keluarga pada bayinya yang saat ini sedang dirawat di nicu central adalah keluarga selalu mendengarkan edukasi dokter dengan perawat dan selalu membawa asi setiap hari.

VIII. RIWAYAT SOSIAL A. Yang Mengasuh Anak

Untuk Saat ini bayi masih di rawat di ruang nicu diasuh oleh dokter dan perawat : perempuan

: laki-laki : tinggal serumah : pasien

(4)

B. Hubungan Dengan Anggota Keluarga

Keluarga hampir setiap hari datang ke ruang nicu untuk membawa asi dan selalu konsultasi mengenai kondisi bayinya.

C. Hubungan Dengan Teman Sebaya

Untuk hubungan dengan teman sebaya tidak ada karena saat ini pasien masih berumur 1 bulan 3 hari dan pasien masih di rawat di ruang nicu dan di tempatkan di inkubator .

D. Pembawaan Secara Umum

Pembawaan ibu pada dokter dan perawat saat di edukasi adalah sopan, ramah dan mudah memahami penjelasan.

IX. KEBUTUHAN DASAR

A. Pola Persepsi Sehat-Pelaksanaan Sehat SMRS : -

MRS : Ibu bayi menyetujui semua tindakan yang di lakukan oleh dokter dan perawat di ruangan nicu

B. Pola Nutrisi

SMRS : ibu pasien berusaha untuk memberikan asi kepada bayi dan berusaha memperlancar asi MRS : Kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan pemberian asi/pasi ,bayi perspen pintar , tidak muntah setiap 3 jam 30 cc selama 24 jam

C. Pola Tidur SMRS : -

MRS : Istirahat tidur kurang karena bayi sesak nafas

D. Pola Aktivitas/Bermain

SMRS : -

MRS : pasien belum bisa bermain dan hanya bisa menangis dan merengek karena pada saat setelah persalinan langsung berada di ruangan nicu

E. Pola Eliminasi SMRS : -

MRS : Bayi BAB (+),dengan warna kuning ,ciri khas bau feses,bab 120/24 jam kostitensi tembek ,tidak ada gangguan ,tidak terpasang alat bantu , abdomen kembung tapi supel , bising usus 33x/menit, bayi minum asi atau pasi 30 cc . BAK (+) , tidak ada distensi kandung kemih , urin terlampung pamprs bayi warna urin kuning ,dengan bau

(5)

berciri khas urin , 30/24 jam konsitensi cair tidak ada gangguan ,tidak terpasang alat bantu apapun.

F. Pola Seksualitas Reproduksi

SMRS : -

MRS : pergerakan bebas tidak ada balasan , gerak tangis cukup,kesadaran pasien composmentis.

G. Pola Peran

Hubungan SMRS : -

MRS : Hubungan ibu pasien dengan dokter dan tim medis sangat baik . H. Pola Persepsi Diri – Konsep

Diri SMRS : -

MRS : perawat dan keluarga saling menjaga kebersihan pasien, terlalu lama saat BAB dan BAK harus di ganti pempers nya

I. Pola Kognitif Perseptual

SMRS : -

MRS : kedaan bentuk sensori dalam pengelihatan, pendengran, pengecapan , perabaan

J. Pola Nilai Keyakinan

SMRS : -

MRS : ibu pasien tidak pernah lupa berdoa kepada tuhan yang maha esa agar bayinya cepat sembuh dan bisa segera dibawa pulang.

K. Pola Koping Toleransi Stress

SMRS : -

MRS : Reaksi bayi hanya menangis dan merengek

X. KEADAAN UMUM (PENAMPILAN UMUM)

A. Cara Masuk : ibu pasien masuk rumah sakit pada tanggal 20 oktober 2021 untuk di lalukan operasi persalinan sc dengn usia kandungan lahir 40 minggu 1 hari sudah post date pada jam 18:15 bayi lahir berjenis kelamin laki-laki dengan kedaan bayi pucat, ketuban berwarna hijau keruh ,apgar 3-5-7 ,P/B 51/2600 gram ,anus (+) kongenital (-) B. Keadaan Umum : bayi lemah , tidak menngis , tidak theremor,terpasan axsilla line namun

sekarang sudah di lepas

(6)

XI. TANDA-TANDA VITAL Tensi : -

Suhu/nadi : 38,4◦c/130/menit RR : 46 x/menit TB/BB : 51 cm / 2600 gr

XII. PEMERIKSAAN FISIK A. PERNAFASAN

Hidung : Bersih tidak ada sumbatan dan tidak ada cuping hidung Trachea : baik bayi dapat mengeluakan suara tangisan, tidak ada lesi Dada : dada simetris , terdapat reaksi , tidak ada lesi, tidak apnea.

Gerakan : gerakan dada normal , pola nafas reguler

Suara nafas dan lokasi : bayi bernafas spontan dengan spo2 98-100 Otot Bantu Nafas :

Batuk : tidak batuk Sputum : tidak ada sputum Cyanosis : tidak ada cyanosis B. KARDIOVASKULER

Nyeri dada :tidakada pengkajian Pusing

: tidak ada pengkajian

Kram kaki : tidak ada pengkajian Sakit kepala : tidak ada pengkajian Clubing finger : tidak ada clubing finger Palpitasi : tidak ada pengkajian

Suara jantung : normal suara jantung duk duk irama reguler Edema : tidak ada edema

Kapilari reill : tidak ada pengkajian Lainnya : tidak ada pengkajian C. PERSARAFAN

Kepala dan wajah : parenchym otak normal,tidak ada edema , tidak ada lesi Mata : bersih tidak ada benjolan tidak ada lesi

Mulut : bersih tidak ada lesi tidak ada pedarahan warna mukosa pink Leher : bersih tidak ada pembengkakan tidak ada lesi

Reflek fisiologis : reflek patela terdapat respon gerak

Reflek patologis : normal tidak terdapat lesi tidak terdapat benjolan tidak terdapa cedera otak

Pendengaran : daun telinga simetris tidak terdapat lesi tidak terdapat benjolan Penciuman : tidak ada pengkajian

Pengecapan : normal dapat mengecap asi

Penglihatan : reflek pupil pada reflek pupil reflek Perabaan : dapat meraba benda di sekitarnya

(7)

Lainnya : tidak ada pengkajia C. ELIMINASI URI

Produksi urin : normaltidak ada distensi kandung kemih Warna urin : warna urin kuning

Gangguan saat kencing : tidak memiliki gangguan pada saat kencing Lainnya : tidak ada pengkajian

(8)

D. PENCERNAAN- eliminasi alvi

Mulut : normal tidak ada lesi Tenggorokan : normal dapat menelan asi

Abdomen : abdomen simetris , abdomen kembung tetapi supe Rektum : terdapat bising usus dengan 33x/ menit

BAB : warna kuning ,spontar,resitensi lembek 30cc Obat pencahar : ½ mikrolax

Lavement : memasukan cairan mikrolax melalui anus E. TULANG-OTOT-

INTEGUMEN

Kemampuan pergerakan sendi : sendi normal dapat bergerak baik Extermitas : normal dapat bergerak dengan baik

Atas : normal Bawah : nomal

Tulang belakang : berbentuk simetris

Kulit : lembab normal tidak ada lesi dan pembengkakan Warna kulit : kuning langsat

Akral : akral normal

Turgor kulit : normal lembab tidak ada lesi bila di cubit kembali ke poisi semuala Kekuatan Otot : normal namul belum begitu kuat

F. SISTEM ENDOKRIN

Terapi Hormon : tidak ada pengkajian Karakterisktik seks skunder : tidak ada pengkajian Riwayat tumbuh kembang fisik : tidak ada pengkajian

Mengangkat leher : bayi belom dapat mengangkat leher

Berbalik :bayi belom dapat berbalik

Duduk : bayi belom dapat duduk

Merangkak : bayi belom dapat merngkak

Berdiri : bayi belom dapat berdiri

Berjalan : bayi belom dapat berjalan

Berlari : bayi belom dapat berlari

Berbicara : bayi hanya bisa menangis dan merengek G. SISTEM HEMATOPOIETIK

Diagnosa penyakit hemapoietik yang lalu : tidak ada pegkajian

Tipe darah : o

H. REPRODU KSI L I. laki-laki

: normal Perempuan : -

XIII. TINGKAT PERKEMBANGAN

(9)

A. ADAPTASI SOSIAL

Banyi masih di dalam inkubator dan hanya bisa berdap tasi dengan cara menangis

B. BAHASA

Banyi belom bisa berbicara hanya bisa merengek C. MOTORIK HALUS

Bayi dapat menangis D. MOTORIK KASAR

Bayi mampu menggenggam E. KESIMPULAN

Bayi beradaptasi dengan baik namun masih kurang mampu mengenali motoriknya

XIV. PEMERIKSAAN PENUNJANG SE

A. LABORATORIUM

Pada tanggal 22 oktober 2021 :

1. Leokosit 9,80 2. Hemaglobin 13,80 3. Hematokrit 40,20 4. Trombosit 9,0 B. RONTGEN

Pada tanggal 22 oktober 2021 : 1. Ceferm stop ganti cefotaxim 2. Transfusi tc 3x30 relang 80 jam 3. P.o v1 daifal ,flumolyi lanjut C. TERAPI

Pada taggal 22 oktober 2021 : 1. Cefepime 2x70 mg 2. Vit k

3. Selama 48 jam :fluconozose 1x33 mg

Surabaya, ...

(...)

(10)

ANALISA DATA NAMA KLIEN : By.Ny.A

UMUR : 1 Bulan 2 hari

Ruangan / kamar : Nicu sentral No. Register : 67-60-44

No Data Penyebab Masalah

1

2

3

.

DS : -

DO : terdapat retraksi dada minimal, - RR : 46x/menit,

- N : 130x/menit, - S : 38,4 C, - SPO2 : 98%,

DS : -

DO : Bayi tampak sering menangis

DS : - DO :

- Suhu tubuh di atas nilai normal

- Kulit merah - S : 38,4 C

Hambatan Upaya Nafas

Bayi sesak

Pemakaian pakaiaan tipis

Pola nafas tidak efektif (SDKI, D.0005)

hal 26

Gangguan Pola Tidur (SDKI,D.0055)

Hal 126

Hipotermia (SDKI D.0131)

Hal 286

(11)

PRIORITAS MASALAH NAMA KLIEN : By.Ny.A

UMUR : 1 Bulan 2 hari

Ruangan / kamar : Nicu sentral No. Register : 67-60-44

No Diagnosa keperawatan TANGGAL DITEMUKAN

Nama perawat 1

2

3

Pola nafas tidak efektif b/d Hambatan Upaya Nafas Gangguan Pola Tidur b/d Bayi sesak

Hipotermia b/d Pemakaian pakaiaan tipis

21 oktober 2021

21 oktober 2021

21 oktober 2021

Rista

Rista

Rista

(12)

RENCANA KEPERAWATAN

Nama Klien : By.Ny.A No Rekam Medis : 00023xxx Hari Rawat Ke : N

o

Diagnosa keperawatan Tujuan Rencana Intervensi Rasional

1

2

Pola nafas tidak efektif b/d Hambatan Upaya Nafas

Gangguan Pola Tidur b/d Bayi sesak

Setelah dilakukan tindakan

keperawatan selama 1x24 jam diharapkan px dapat bernafas secara spontan dengan kriteria hasil :

- Frekuensi nafas meningkat (SLKI. L.01004)

Hal.95

Setelah dilakukan tindakan

keperawatan selama 1x24 jam diharapkan px dapat mempertahan kebutuhan tidur dalam batas normal. dengan kriteria hasil :

- Bayi dapat tidur dengan juamlah jam normal - Sulit tidur

menurun (SLKI L.05045)

Hal 96

Menejemen Jalan Nafas - Monitor pola nafas - Monitor bunyi nafas - Lakukan fisioterapi dada - Berikan oksigen jika perlu

(SIKI, 1.01012) Hal.187

Dukungan Tidur - Identifikasi pola

aktivitas dan tidur - Identifikasi faktor

pengganggu tidur - Sesuaikan jadwal

pemberian obat dan tindakan untuk

menunjang sikrus tidur terjaga

(SIKI 1.05174) Hal 48

- Mengetahui tanda dan gejala awal pola nafas tidak efekti

- Mengetahui adanya sumbatan pada jalan nafas dan

perkembangan status kesehatan pasien

- Mencukupi jumlah kebutuhan cairan klien untuk mencegah

dehidrasi - Pasien dapat

bernafas dengan mudah

- Mengetahui tanda dan gejala awal sulit tidur - mengatur pola

tidur

- Mengurangi gangguan pada pola tidur.

- Pasien dapat tidur dengan jumlah jam yang normal

(13)

3 Hipotermia b/d Pemakaian pakaiaan tipis

Setelah dilakukan tindakan

keperawatan selama 1x24 jam diharapkan px dapat menormalkan suhu tubuh . dengan kriteria hasil :

- Kulit merah menurun

(SLKI L.14134) Hal 129

Menejemen Hiportermia - Monitor suhu tubuh - Monitor tanda dan

gejala hipotermia - Identifikasi penyebab

hipotermia

- Sediakan lingkungan yang hangat

- Lakukan penghangatan pasif

(SIKI 1.14507) Hal 183

- Mengetahui suhu tubuh pasien - Mengetahui

keadaan umum pasien

- Untuk mengetahui penyebab

munculnya hipotermia pada pasien

- Agar selalu dalam kondisi hangat - Agar pasien selalu

dalam kondisi hangat

(14)

TINDAKAN KEPERAWATAN DAN CATATAN PERKEMBANGAN NAMA KLIEN : By.Ny.A

UMUR : 1 Bulan 2 hari

Ruangan / kamar : Nicu sentral No. Register : 67-60-44

No Dx

Tgl Jam Tindakan TT

Pera wat

Tgl Jam Catatan Perkembangan TT Perawat

1,2 1,2 1

1,2

2

1

1,2

2

1,2

1,2

21/10/21 07.30 07.40 07.50

07.55

08.00

08.30

08.45

10.00

11.00

11.15

1.Pemeriksaan klinis pada bayi 2.Mengobservasi TTV pada bayi 3.Memberikan injeksi

cafeperazon secara iv 4. Mengobservasi eliminasi

5.Memberikan oles salep pada luka bekas tusukan infus

6.Memberikan injeksi IM Vit K 1 mg

7.Memberi minum Asi 30 cc/speen pintar

8.Memberi posisi nyaman bayi pada saat tidur

9.Memberi minum Asi 30 cc/speen pintar

10.mengganti popok

Rista 21/10/21 S : -

O : Pasien tampak kesulitan bernafas.

Terpasang O2BCPAP fiO2 30 %, peep7, flow 8.

TTV :

-RR : 46x/menit, -N : 130x/menit, -S : 36,4 C, -SPO2 : 98%, A: Masalah belum teratasi

P: Intervensi dilanjutkan

- 2,3,6,8

Rista

(15)

1

2

2

1,2

11.25

11.30

12.00

12.20

11.Melakukan oral hygiene dan memeriksa retensi

12.Memberikan salep myco-z pada ruam popok

13.Membersihkan inkubator dan lingkungan sekitar

12.Menjaga termogulasi

(16)
(17)
(18)

Referensi

Dokumen terkait