• Tidak ada hasil yang ditemukan

2G Studio - Interior Styling Guide-1

N/A
N/A
Jaya Dilaga

Academic year: 2024

Membagikan " 2G Studio - Interior Styling Guide-1"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

STYLING

GUIDE

(2)

DESIGN ASPECTS

- Shape / Bentuk - Pattern / Pola - Texture / Tekstur - Color / Warna - Material

- Lighting / Pencahayaan

Image source: https://studio-mcgee.com/

(3)

THINGS TO CONSIDER

- Dynamic - Levelling - Volume - Layering - Focal Point - Statement Pieces - Composition

LEVELLING FOCAL POINT

STATEMENT PIECE

VOLUME LAYERING

Intinya adalah: creating balance

Ruangan yang dinamis adalah ruangan yang “bermain”, yang dapat mengeksplor berbagai aspek-aspek desain, seperti, warna, pola, tekstur, bentuk, dan material.

Levelling adalah ketika 2 atau lebih objek dipadukan dengan mempertimbangkan ketinggian objek.

Begitu pula dengan volume, yang mempertimbangkan ukuran objek yang dipadukan.

Layering fungsinya adalah untuk mencari keseimbangan dari antara aspek-aspek desain. Fungsinya juga untuk menciptakan depth antar objek.

Focal point adalah fokus area dalam sebuah ruang yang menjadi pusat perhatian karena esensinya yang paling menonjol dan menarik.

Statement piece adalah suatu objek utama yang menjadi wow factor, dimana kita seperti ingin memberikan karakter pada ruangan tersebut.

Image source: https://id.pinterest.com/

(4)

BASIC STYLING OBJECT

- Carpet / Rugs - Artwork / Painting - Cushion + Throw Blanket - Plant + Pots (Greeneries)

- Lamps (pendant, table lamp, standing lamp, sconces) - Others:

Silverware Books Loose furniture Frames Vase

Decorative Items

etc. Image source: https://studio-mcgee.com/

(5)

CARPETS / RUGS

THINGS TO CONSIDER

- Color / Warna

- Size / Ukuran - Pattern / Pola - Layering - Pairing

- Function / Fungsi

TIPS 01: ANCHORING THE FURNITURE - Penggunaan karpet memberikan kesan

hangat, nyaman, dan inviting dalam suatu ruangan.

- Karpet ini dapat digunakan untuk menyatukan objek-objek yang terdapat dalam ruangan tersebut, sehingga tidak terlihat terlalu berantakan atau terpisah-pisah.

TIPS 02: LAYERING

- Layering dapat membantu memberikan aksen pada suatu area.

- Ukuran karpet aksen lebih kecil, setidaknya ⅔ dari ukuran karpet utama.

- Pemilihan karpet aksen dapat memainkan aspek-aspek desain, seperti pola, warna, bentuk, dll.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(6)

HOW TO PLACE IT

LIVING AREA

- Karpet berukuran cukup besar, menyesuaikan dengan furniture yang ada. Jika karpet terlalu besar, ruangan malah akan terkesan kecil, dan jika karpet terlalu kecil (floating), ruangan akan terasa hampa dan tidak mengundang.

- Minimal bagian depan kursi/sofa setidaknya berada di dalam karpet.

DINING AREA

- Ukuran karpet setidaknya harus mencakup keseluruhan area makan, baik meja maupun kursinya.

BEDROOM AREA

- Ukuran karpet harus cukup besar, sehingga kaki menyentuh karpet ketika turun dari tempat tidur.

TIPS 03: DIVIDE THE ROOM

- Karpet digunakan untuk mendefinisikan ruangan, terutama untuk area yang terbuka (open space).

- Jika terdapat 2 karpet dalam suatu ruangan, gunakanlah pola yang tidak bertabrakan. Jika satu karpet menggunakan pola yang kuat, karpet yang lainnya menggunakan warna dan pola yang lebih netral supaya tidak bertabrakan.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(7)

ARTWORK / PAINTING

THINGS TO CONSIDER:

- Composition / Komposisi - Placement / Penempatan - Theme / Tema

- Character / Karakter - Statement - Size / Ukuran

TIPS 01: FLOATING ARTWORK - Kesan floating membuat lukisan terlihat

lebih hidup dan menonjol. Beri sedikit gap antara lukisan dan framenya, frame pun tidak langsung menempel pada dinding.

Kesan floating ini didapatkan dari bayangan yang terbentuk dari gap antara lukisan dan frame serta dinding.

- Artwork atau lukisan membantu dalam memberikan karakter dalam ruangan.

- Pemilihan ukuran dalam memilih artwork atau lukisan dapat dikombinasikan dan disesuaikan dengan fungsi masing-masing ruangan.

Image source: https://studio-mcgee.com/ , https://id.pinterest.com/

(8)

SINGLE PIECE ARTWORK

- Pastikan ukuran lukisan/artwork proporsional dengan ukuran ruangan.

- Untuk artwork di atas furniture, ukuran artwork biasanya ⅔ dari ukuran furniture.

- Gantung lukisan/artwork di dinding sesuai dengan eye-level, sekitar 60 inch (150an cm) dari lantai.

- Jika artwork terletak di atas furniture, gantung dengan kisaran ketinggian 4-6 inch (10-15 cm) dari bagian atas furniture.

MULTIPLE PIECES ARTWORK (around 2-4 pcs) - Anggaplah beberapa pcs artwork tersebut sebagai

satu kesatuan, lalu tetap gunakan perhitungan 60 inch dari lantai dan 4-6 inch dari furniture, diukur dari lantai ke bagian tengah antara beberapa artwork tersebut.

GALLERY WALL

- Tentukan tema yang sejalan.

- Gunakan bingkai yang cocok satu sama lain.

- Untuk artwork besar, biasanya berjarak sekitar 2-3 inch (5-7 cm), sedangkan artwork kecil diberi jarak sekitar 1.5-2.5 inch (4-6 cm).

- Gunakan Golden Ratio untuk mempermudah penempatan setiap frame.

Eye-level height +60 inch / 150 cm

HOW TO HANG IT

Image source: https://studio-mcgee.com/

(9)

CUSHION &

THROW BLANKET

THINGS TO CONSIDER:

- Color / Warna - Size / Ukuran - Pattern / Pola - Layering - Levelling - Pairing

- Contrast /Kontras

Image source: https://studio-mcgee.com/

(10)

HOW TO COMBINE IT

TIPS 01: CUSHION STYLING

- Pilih ukuran yang sesuai dengan area penempatan cushion.

- Mulailah dari ukuran terbesar di bagian belakang, kemudian levelling ke bagian depan dengan ukuran yang lebih kecil.

- Kombinasikan warna, tekstur, dan pola supaya lebih menarik.

- Jangan takut untuk mengkombinasikan beberapa pola sekaligus, selama pola yang digunakan saling mendukung.

-

CONTOH:

- Pada bagian belakang menggunakan pola yang geometris, lurus, dan statis. Pada bagian depan bisa menggunakan pola yang lebih berkarakter dan organis. Bisa juga diseimbangkan dengan adanya bagian yang berwarna solid.)

GEOMETRIC

ORGANIC SOLID

TIPS 02: CONTRAST / MUTED - Perhatikan warna yang digunakan saat

meletakkan cushion, apakah memang mau menonjol atau tidak.

CONTOH:

- Pada sofa berwarna gelap, pilihlah warna yang muda untuk menyeimbangkan tone warna yang digunakan. Lakukan hal yang sebaliknya untuk sofa berwarna terang.

- Untuk tone color muted/pale, bisa menggunakan warna-warna yang justru menyerupai backgroundnya.

CONTRAST

MUTED

TIPS 03: THROW BLANKET

- Meletakkan throw blanket dengan sedikit asal memberikan kesan “hidup” karena tidak terlihat terlalu kaku.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(11)

PLANTS & POTS

(GREENERIES)

THINGS TO CONSIDER:

- Color / Warna - Size / Ukuran - Place / Tempat - Planter - Theme / Tema

TIPS 01: MAKE IT SCULPTURAL

- Pilihlah bentuk tanaman yang tidak monoton dan kaku.

- Bentukan yang agak berantakan dan acak justru memberikan kesan dinamis dan terasa jauh lebih natural.

- Mainkan ketinggian dan penataan tanaman yang digunakan.

TIPS 02: USE VARIOUS PLANTER

- Gunakan pot yang berbeda-beda untuk variasi.

- Pot yang bervariasi juga dapat berperan dalam levelling ketika melakukan styling.

- Pemilihan pot tergantung dari selera, namun pastikan pemilihan pot sesuai dengan fungsi dan estetika.

CONTOH:

- Untuk area outdoor, mungkin bisa gunakan pot yang terkesan kokoh dan tidak mudah rusak. Sedangkan untuk indoor, mungkin bisa menggunakan pot yang berukuran lebih kecil dengan bahan yang tidak terlalu berat.

OUTDOOR

INDOOR

Image source: https://studio-mcgee.com/ , https://eye-swoon.com/

(12)

TIPS 03: CONSIDER THEME

- Pemilihan tanaman harus disesuaikan dengan tema ruangan, misalkan klasik, tropical, modern, boho, dll.

- Tanaman berfungsi sebagai aksen dalam ruangan, jangan sampai keberadaan tanaman malah mendistraksi fokus dari ruangan.

WHERE TO PLACE IT

OUTDOOR AREA

TABLE TOP

SHELVING FLOOR

STANDING

Image source: https://studio-mcgee.com/ , https://id.pinterest.com/

(13)

VASES

THINGS TO CONSIDER:

- Color / Warna - Size / Ukuran - Height / Ketinggian - Texture / Tektur - Pattern / Pola - Shape / Bentuk

TIPS 01: MIX & MATCH

- Vas merupakan salah satu aksesoris yang banyak digunakan dalam styling, karena vas dapat berfungsi untuk mengisi dan memberikan aksen pada suatu area.

- Vas dapat diisi dengan tanaman atau hanya sebagai objek dekoratif saja.

- Mainkan ketinggian, pola, tekstur, warna, bentuk, dan lainnya ketika mengkombinasikan beberapa vas sebagai objek dekoratif dalam satu area. Bisa juga menggabungkan vas berisi tanaman dan vas kosong.

-

Image source: https://studio-mcgee.com/ , https://id.pinterest.com/

(14)

HOW TO ARRANGE IT

TIPS 02: CHOOSE YOUR VASE

- Untuk tanaman dengan dahan-dahan yang tipis dan tinggi, gunakan vas yang agak tinggi dengan leher kecil (narrow), supaya tanaman tetap berdiri dan tidak merekah kemana-mana.

- Untuk tanaman yang melebar dan memiliki tangkai pendek, gunakan vas yang tidak terlalu tinggi, namun memiliki bentukan yang lebar, supaya tanaman justru dapat merekah.

- Untuk succulent, bisa menggunakan vas yang berbentuk ceper atau rendah, karena succulent berbentuk kecil dan pendek.

- Untuk tanaman gantung/rambat, bentuk vas bisa menyesuaikan dengan rambatan tanamannya. Bila tanaman rambat memiliki daun yang lebat, pilihlah vas yang minimalis supaya tidak terkesan terlalu ramai. Sebaliknya, bila tanaman rambat memiliki daun yang jarang, mungkin bisa menggunakan vas yang lebih berkarakter.

TALL PLANT WIDE PLANT SUCCULENT VINES

Image source: https://studio-mcgee.com/

(15)

LAMPS

THINGS TO CONSIDER:

- Type / Tipe - Color / Warna - Size / Ukuran - Height / Ketinggian - Shape / Bentuk - Function / Fungsi

TIPS 01: DEFINE SPACE & SIZE - Tentukan dimana lampu mau diletakkan

- Pastikan ukuran lampu sesuai dengan area yang hendak ditempati.

Jangan sampai terlalu besar, karena akan memakan tempat, namun juga jangan terlalu kecil, karena akan terlihat tanggung.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(16)

WHAT KIND OF LAMP IS IT

HANGING/

PENDANT LAMP STANDING LAMP TABLE LAMP WALL LAMP /

SCONCE

Image source: https://studio-mcgee.com/

(17)

BOOKS

THINGS TO CONSIDER:

- Color / Warna - Size / Ukuran - Height / Ketinggian - Shape / Bentuk

TIPS 01: LEVELLING

- Buku sangat berguna untuk membantu mengisi suatu area, serta memberikan levelling pada styling.

- Buku-buku juga dapat membantu menciptakan color palette.

- Perhatikan permainan dalam menyusun buku, kombinasikan ukuran besar, sedang, dan kecil, serta tinggi dan pendek.

TIPS 02: COMBINE

- Kombinasikan cara penataan buku pada area yang ditata supaya lebih dinamis.

- Gunakan kombinasi warna yang tepat, jangan gunakan warna yang terlalu mencolok dalam suatu penataan supaya tidak mendistraksi fokus.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(18)

HOW TO STYLE IT

LINED UP

BOOKENDS

STANDS OPEN

STACKED

FACING

Image source: https://studio-mcgee.com/ , https://id.pinterest.com/

(19)

EXAMPLE 01

- Masukkan beberapa aksesoris yang iconic.

- Sesuaikan tone dummy book, jangan pakai warna-warna yang terlalu mencolok supaya tidak mendistraksi fokus.

- Tentukan focal point (barang-barang yang menjadi icon dalam ruangan tsb) - Buat color palette supaya aksesoris yang diletakkan senada.

- Mainkan aspek-aspek desain supaya ada harmonisasi dalam ruangan.

- Layering, kombinasi antara objek2 dengan volume dan ketinggian berbeda supaya lebih bervariasi dan hidup.

- Mainkan kontras, kombinasikan objek yang kasar dan halus, terang dan gelap, dll

Image source: https://eye-swoon.com/

(20)

EXAMPLE 02

- Tone senada sesuai dengan color palette.

- Aksen dari objek-objek yang ikonik - Penataan aksesoris dengan layering

menggunakan objek dengan tinggi dan tebal yang berbeda-beda

- Tambahkan tanaman / greeneries sebagai pemanis supaya terlihat lebih hidup.

Contoh Color Palette

Contoh Material Board

Image source:

https://www.behance.net/gallery/84546103/Presnya-City-Moscow https://id.pinterest.com/

(21)

EXAMPLE 03

- Pemilihan furniture outdoor yang kontras dengan keseluruhan warna ruangan. Warna putih diseimbangkan dengan adanya penggunaan material kayu dengan warna terang.

- Outdoor rugs berfungsi sebagai pemisah fungsi ruangan, antara dining area dan lounge area.

- Cushion dengan warna, bentuk, dan pola yang berbeda-beda dapat memberikan kesan inviting dan nyaman.

- Aksen kursi gantung di sudut ruangan.

- Pemilihan furniture dan aksesoris dengan ketinggian yang variatif untuk levelling.

Image source: https://studio-mcgee.com/

(22)

EXAMPLE 04

- Gunakan aksesoris outdoor area (weatherproof, waterproof)

- Untuk penataan tanaman dalam pot, bisa menggunakan pot yang berbeda-beda supaya variatif

- Beri sentuhan aksesoris seperti cushion dan throw blanket untuk memberikan kesan nyaman.

Image source: https://studio-mcgee.com/

Gambar

TABLE TOP

Referensi

Dokumen terkait