Optimalisasi Teknologi dan Inovasi untuk Pemulihan Lingkungan
di PT. ANTAM.Tbk-Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor SYAIFUL HABIB
Rapat Koordinasi Tata Lingkungan Regional Jawa
Lingkup Provinsi Banten, Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
Bandung, 30 September 2024
Profil
Perusahaan
Ijin Penimbunan Tailing
:SK.256/Menlhk/Setjen/PLB.3/3/ 2019
Ijin Pemanfaatan Tailing
: SK Kepala BKPM RI Nomor :SK.424/1/KLHK/2020
BUSINESS PROCESS
PROSES PRODUKSI TAMBANG
PROSES PENGOLAHAN
MATERIAL KONSTRUKSI
GFA
> 55%
1%
< 44%
PENGELOLAAN & PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR
SPARING
PENGELOLAAN & PENGENDALIAN LIMBAH B3
• Paving Block dan Conblock (SNI 03-0691- 1996)
• Batako (SNI 03-0349-1989)
• Genteng (SNI 03-0349-1989)
Sertifikat Manajemen Mutu & SNI Produk
Hasil TCLP Produk
Pemanfaatan Tailing
REKLAMASI tahap OPERASI PRODUKSI DI UBP EMAS PONGKOR
Kepmen ESDM RI No 1827 K/30/MEM/Tahun 2018
P
erencanaanRencana Reklamasi 5 Tahunan
Penyampaian Dokumen RR
5 Tahunan ke Kemen
ESDM RI
Persetujuan dari Kementerian
ESDM
Penempatan Jaminan Reklamasi Tahunan ke
Bank
Reklamasi
Penilaian Keberhasil
an Reklamasi
Pengemba lian Jaminan
Reklamasi
Bobot 40 10 10 2.5 7.5 5 5 10 10
Air Asam Tambang
Penutup Tajuk
Perawatan (Penyulaman/
Pemupukan)
Tahapan Reklamasi :
Pengaturan permukaan
lahan
Penebaran Tanah Pucuk
Kendali Erosi, Pengelolaan
Air
Cover Crop Fast Growing
Tanaman Lokal
PENGELOLAAN & PENGENDALIAN KERUSAKAN LAHAN
STANDAR/TREATMENT REKLAMASI UBP EMAS PONGKOR
No Kriteria
Penatagunaan Lahan (60%) Revegetasi (20%) Kriteria Keberhasilan
(20%) Jenis Topografi dan
Status Lahan
Analisa Kualitas
Tanah
Sloping/
Benching base on
design Geotek
Wire Mesh Cocomesh/
Jutnet &
Hydroseeding
Sal Drainase/Sedi
men Trap
Beronjong/
Drop Structure
Top Soil [min 10 cm]
Sub Soil [min 90
cm]
Cover Crop/
Vetiver
Tan Asli- Lokal
Tan Fast Growing, Piooner,
MPTS, Produktif
Analisa
AAT (Pemeli
haraan) Penutup Tajuk
1 Datar
V X X X V V V V V V V V V V2 Miring < 45 derajat
V V X V V V V V V V V V V V3 Miring > 45 derajat
V V X V V V V V V V V V V V4 Datar berbatuan
V V X X V V V V V V V V V V5 Miring < 45 derajat
berbatuan
V V V V V V V V V V V V V V6 Miring > 45 derajat
berbatuan
V V V V V V V V V V V V V V7 Lahan Bekas LB3
[Eks Tailing]
V V X X V V V V V V V V V VKapasitas : > 500 Ribu Bibit
Jenis Bibit : > 90 % Tanaman Lokal
- Ganitri : Elaeocarpus ganitrus - Puspa : Schima wallichii - Rasamala : Altingia excelsa
Kharakter :
a. Adaptif
b. Berumur Panjang c. Fast Growing
d. MPTS/Multipurpose Trees Species e. Toleran-Intoleran
PEMBIBITAN-NURSERY
Pusat Konservasi In breeding & Re-
introduction burung Jalak Putih (by IUCN 2012).
• Bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Terpadu Cikananga 2013
• Status IUCN 2016 : partially success
• 40 individu menjadi 77 individu
MKK CISANGKU-CSR
BEST PRACTICE REKLAMASI BEKAS PERTAMBANGAN
TAHUN 1 TAHUN 2 TAHUN 3
FAS PENGENDALI EROSI SEDIMENTASICITRA SATELIT/DRONE
TEGAKAN VEGETASI
FAS PENGENDALI EROSI SEDIMENTASI
BEST PRACTICE REKLAMASI BEKAS PERTAMBANGAN
EVALUASI EROSI & KESTABILAN LAHAN REKLAMASI
No No Satuan Sebelum Reklamasi Sesudah Reklamasi
1 Soil Erosi ton/ha/tahun 228,99 (Severe) 6.2 (Very Low)
2 NDVI Penutupan -1 sd 0.1 (Tdk bervegetasi) 09-1 (Sangat Tinggi)
3 NDVI Kesehatan >0.66 (Vegetasi sehat)
4 Faktor Keamanan Lereng 0.83 (Rendah) 1.7 (Tinggi) NAB = 1.2 (Kepmen 1827)
5 Indeks Biodiversity Flora Fauna >3 (Tinggi)
6 C Organik % 0.35 (rendah) 1.74 (sedang ke tinggi)
7 PH 4.6 (asam) 5.6 (sedang ke tinggi)
8 N % 0.05 (rendah) 0.18 (sedang ke tinggi)
9 P (mg/kg) 2 (rendah) 12.7 (sedang ke tinggi) (bibit spora
mikhoriza)
10 K (mg/kg) 23 (rendah) 48.51 (sedang ke tinggi)
REKLAMASI BENTUK LAIN
CITRA LANDSAT, 2014 MASIH ADA PETI
CITRA LANDSAT, 2021 SAAT INI
KONSERVASI FLORA & FAUNA INSITU - RESTORASI LAHAN
NDVI & Vegetation Health Classification di Reklamasi 2014 sd 2023
PT Aneka Tambang Tbk
Detail Bukaan Lahan dan Reklamasi Pongkor s.d Des 2023
Detail Listing Mined Out and Reclamation Area Year Area Bukaan Lahan
(Ha)
Year Reklamasi
(TH)
Reklamasi (Ha)
Sisa Bukaan Lahan Yang
Belum Direklamasi
124.52 76.47 48.05 TOTAL BUKAAN LAHAN
TOTAL BUKAAN LAHAN YANG SUDAH DIREKLAMASI TOTAL BUKAAN LAHAN YANG BELUM DIREKLAMASI
Tidak Bervegetasi
0%
Vegetasi Rendah
1%
Vegetasi Agak Rendah
4%
Vegetasi Sedang
6%
Vegetasi Cukup Tinggi Vegetasi 17%
Tinggi 72%
Vegetasi Sangat Tinggi
0%
Tidak Bervegetasi Vegetasi Rendah Vegetasi Agak Rendah Vegetasi Sedang Vegetasi Cukup Tinggi Vegetasi Tinggi Vegetasi Sangat Tinggi
Indexs Kelas Luas (Ha) %
-1 - 0.1 Tidak Bervegetasi 0.129 0.34%
0.1 - 0.3 Vegetasi Rendah 0.471 1.22%
0.3 - 0.5 Vegetasi Agak Rendah 1.561 4.06%
0.5 - 0.6 Vegetasi Sedang 2.335 6.07%
0.6 - 0.7 Vegetasi Cukup Tinggi 6.412 16.67%
0.7 - 0.9 Vegetasi Tinggi 27.566 71.65%
0.9 - 1 Vegetasi Sangat Tinggi 0.001 0.00%
Total Area 38.475 100%
Non Bervegetasi
0%
Vegetasi Tidak Sehat
(Unhealty Vegetation)
2%
Vegetasi Sehat (Healty
Vegetation) 17%
Vegetasi Sangat Sehat
(Very Healty Vegetation)
81%
Non Bervegetasi
Vegetasi Tidak Sehat (Unhealty Vegetation) Vegetasi Sehat (Healty Vegetation)
Vegetasi Sangat Sehat (Very Healty Vegetation)
Indexs Kelas Luas
(Ha) %
< 0 Non Bervegetasi 0.060 0.16%
0.01 -
0.33 Vegetasi Tidak Sehat (Unhealty
Vegetation) 0.736 1.91%
0.33 -
0.66 Vegetasi Sehat (Healty Vegetation) 6.675 17.35%
> 0.66 Vegetasi Sangat Sehat (Very Healty Vegetation) 31.005 80.58%
Total Area 38.475 100%
NDVI AREA REKLAMASI
Tahun Jumlah Populasi % Peningkatan Populasi
Status
IUCN Satuan
2012 0 0.0
Critical Endagered
Individu
2013 40 0.0
2014 46 15.0
2015 54 17.4
2016 57 5.6
Partially successfully
2017 59 3.5
2018 59 0.0
2019 72 22.0
2020 74 2.8
2021 77 4.1
2022 80 3.9
0
40 46 54 57 59 59 72 74 77 80
15.0 17.4
5.6 3.5 0.0
22.0
2.8 4.1 3.9
2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 [sd Juni]
TREND JUMLAH & PERSENTASE KENAIKAN POPULASI JALAK PUTIH
Populasi % Peningkatan
Konservasi Keanekaragamaan Hayati secara insistu melalui In Breeding Re Introduction Burung Jalak Putih (Sturnus melanopterus melanopterus
)
Monitoring Indeks Biodiversity
Remediasi Timbal pada Media Tailing dengan pemanfaatan tanaman hutan dan
FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA KERJA SAMA PENELITIAN
ANTAM – UNB
Sertifikat PATEN Sederhana
IDS000003691 B
tanggal 9 Maret 2021
• SINERGI multipihak
pengembangan PUPUK HAYATI MIKORIZA
• Transfer kompetensi pihak akademisi ke masyarakat
• Konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak
• Dukungan Pemulihan Ekosistem dengan Restorasi
• Aplikasi pada Lahan Marginal atau tailing untuk peningkatan pertumbuhan tanaman hutan
dan/atau meningkatkan
kemampuan tanaman melakukan remediasi
Internalisasi Fungi Mikoriza pada Restorasi
Berbasis Pemberdayaan Masyarakat MKK Cisangku
ECO INOVASI
Life Cycle Assesment Cradle to
Grave
Proses Hulu
▪ Dewatering
▪ Mucking & Hauling
▪ Drilling
HOTSPOT
Proses Inti
• Waste Treatment B3
• IPAL Tambang
• IPAL Cikaret
160 Bibit Palahlar
KONSERVASI GENETIK TANAMAN PALAHLAR Endangered Plant pada area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) PENGGUNAAN LAHAN TAMBANG
14.2%
Penurunan dampak Green House Gases
PERFORMERS (Appex Rubber Form Linner Trash)
WASTE TREATMENT NON B3 & MILLING
4.4%
Penurunan dampak Green House Gases
0,08 Ton Rp 41,25 Juta
DIMINUTION PACKAGING NATRIUM SIANIDA
pada Overflow Tailing Thickening dengan Reused Cyanide Solution to Mills
WASTE TREATMENT B3
& DETOXIFICATION
3.6%
Penurunan dampak Photochemical oxidation
0,23 Ton Rp 9,72 juta
MITIGASI RUNOFF SETTLING POND dengan Tsurumi Pump LH637
DEWATERING & IPAL TAMBANG
20.2%
Penurunan dampak Penurunan Biotik
2,867 Ton Pencemar TSS
Rp 200,69 Juta
28.1%
Penurunan dampak Non Renewable Cumulative Energy Demand
PEMBUATAN LUBANG VENTILASI
Optimalisasi Produksi Cadangan Bijih di Tambang Gudang Handak dengan Metode Upperhole
DRILLING
3.423,77 GJ Rp 1.19 Miliar
REDESIGN SERIES STAGES PUMP SYSTEM
4/3 EE JJ Untuk mengurangi Jumlah Pompa 132 Kw PEMANFAATAN TAILING
8.6%
Penurunan dampak Green House Gases
266 tCO2e Rp 317,03 Juta
ECO INOVASI
PEMBUATAN LUBANG VENTILASI
Optimalisasi Produksi Cadangan Bijih di Tambang Gudang Handak dengan Metode Upperhole DRILLING
KONSERVASI GENETIK TANAMAN PALAHLAR Endangered Plant pada area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)
PENGGUNAAN LAHAN TAMBANG
Prinsip 6
(Sirkular ekonomi) Tujuan: Merancang metodologi baru untuk menjamin perbaikan berkelanjutan
Prinsip 7
(Pendidikan ekonomi sirkular ekonomi)
Tujuan: Mempromosikan kebiasaan dan tindakan individu yang
mendukung ekonomi sirkular
Prinsip 1 (Menyesuaikan masukan ke sistem setara dengan tingkat kemampuan
regenerasi)
Tujuan: Menghemat energi dan material (yaitu meningkatkan efisiensi)
DIMINUTION PACKAGING NATRIUM SIANIDA
pada Overflow Tailing Thickening dengan Reused Cyanide Solution to Mills WASTE
TREATMENT B3 &
DETOXIFICATION
Prinsip 2 (Menyesuaikan
keluaran dari sistem dengan tingkat kemampuan penyerapan) Tujuan: Mengganti proses dengan tingkat timbulan sampah yang lebih rendah dengan proses yang lebih eco efficient
MITIGASI RUNOFF SETTLING POND dengan Tsurumi Pump LH637
DEWATERING &
IPAL TAMBANG
Prinsip 3
(Sistem tertutup) Tujuan: Remanufaktur produk dan komponen
PERFORMERS
(Appex Rubber Form Linner Trash)
WASTE TREATMENT NON B3 & MILLING
Prinsip 3 (Sistem tertutup)
Tujuan: Mempromosikan dan meningkatkan daur ulang, daur ulang limbah Prinsip 4
(Mempertimbang kan nilai sumber daya alam Sistem)
Tujuan: Mempromosikan symbiosis industry
Prinsip 6
(Merancang ekonomi sirkular)
Tujuan: Merancang model dan strategi bisnis baru
Prinsip 7
(Pendidikan ekonomi sirkular ekonomi)
Tujuan: Mempromosikan kebiasaan dan tindakan individu yang
mendukung ekonomi sirkular
REDESIGN SERIES STAGES PUMP SYSTEM 4/3 EE JJ Untuk
mengurangi Jumlah Pompa 132 Kw
PEMANFAATAN TAILING
Prinsip 1 (Menyesuaikan masukan ke sistem setara dengan tingkat kemampuan regenerasi) Tujuan: Menghemat energi dan material (yaitu meningkatkan efisiensi) Prinsip 4
(Mempertimbang kan nilai sumber daya alam sistem)
Tujuan: Meningkatkan daya tahan yaitu pemeliharaan preventif dan korektif
Ekonomi
SIRKULAR
OVERVIEW PROGRAM INOVASI SOSIAL 2023
KONDISI AWAL
2.
50% masyarakat di Kampung Cisangku berprofesi sebagai pelaku illegal logging& Penambang Emas tanpa Izin (PETI)
1.
30% masyarakat usia produktif di Kampung Cisangku tidakmemiliki pekerjaan
POTENSI
1.
Desa Malasari memiliki berbagai macamTanaman endemik yang memiliki nilai jual
2.
Kampung Cisangku memiliki berbagai objek wisata yang belum termanfaatkan secara optimal3.
Keberadaan Kelompok Model KampungKonservasi (MKK) Cisangku sebagai motor penggerak program pelestarian lingkungan di
masyarakat
4.
PT ANTAM Tbk UBPE Pongkor danstakeholder terkait, membutuhkan bibit tanaman untuk
reklamasi dan restorasi lahan
26 Anggota MKK Cisangku dan 11 Pengelola wisata Cisangku
PENERIMA MANFAAT Awalnya 70%
anggota MKK Cisangku adalah pelaku illegal logging & PETI
BACKGROUND PENERIMA MANFAAT
Kampung Cisangku, Desa Malasari,
Kec Nanggung, Kab Bogor.
DKI Jakarta ke PT ANTAM Tbk UBPE Pongkor ± 4 jam PT ANTAM Tbk UBPE Pongkor ke Kampung Cisangku ±0.5 jam
LOKASI
Garis merah = IUP ANTAM
ROADMAP PROGRAM
RESTORASI KAWASAN
PEMBERDAYAAN EKONOMI
2019 2020 2021 2022 2023
INISIASI PENGEMBANGAN PEMANTAPAN PENGUATAN KEMANDIRIAN Penataan
persemaian bibit tanaman
endemik TNGHS Menetapkan lokasi konservasi untuk restorasi lahan
Peningkatan pembibitan
- tanaman endemik TNGHS
- pengadaan bibit pohon utuk ANTAM (80.000 btg)
Pengembangan restorasi sesuai pemetaan awal
Pemantapan pasar bibit kepada instansi
pemerintah
Pemantapan restorasi lahan
Memperoleh paten sederhana pupuk hayati fitoremedian, kolaborasi dengan UNB
(No IDS000003690)
Penguatan pasar bibit kepada instansi
pemerintahan dan swasta
Restorasi lahan yang berkelanjutan
Implementasi inovasi pupuk hayati mikoriza untuk persemaian
Restorasi lahan yang berkelanjutan
Proses paten metode reklamasi lahan kritis (No P00202307114) Produksi pupuk hayati mikoriza oleh
kelompok MKK Cisangku
Kajian budidaya domba
Distribusi
20 domba & metode pengolahan kotoran domba menjadi pupuk bokashi Perencanaan pengembangan wisata alam berbasis edukasi
Domba berkembang biak 2x (40 ekor). ANTAM menambah 10 domba dikelola secara mandiri oleh masyarakat
MKK menjual 50 ton pupuk bokashi kepada ANTAM
Penataan air terjun Curug Kembar
Dari 50 domba yang tersebar di masyarakat berkembang menjadi 158 domba
MKK menjual pupuk bokashi ke ANTAM dan instansi pemerintah Pengembangan Edu Ekowisata Cisangku melalui penataan wisata air terjun curug kembar, budidaya ikan nila dan pengembangan produk kopi
Kolaborasi pengembangan wisata dengan multi Stakeholders
(pentahelix) Menjadi learning resource center terkait konservasi yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal di Kab Bogor
2024
EXIT PROGRAM Replikasi program di Desa Cisarua
Replikasi
Pengelolaan wisata yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal
KEBARUAN
PEPELING CISANGKU
LEVELING INOVASI
Radical
Menyelesaikan permasalahan isu illegal logging dan PETI melalui pengembangan program yang mampu menjawab isu lingkungan, kepentingan Masyarakat lokal dan berorientasi pada perolehan nilai tambah ekonomi
‘’Program Pepeling Cisangku merupakan pioneer di Kabupaten Bogor yang memiliki konsep wisata berbasis konservasi yang terintegrasi (konservasi, pembibitan dan wisata alam) dengan pengembangan dan penguatan ekonomi lokal’’
– Ir. Irzal Azhar, M.Si
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Integrasi usaha pembibitan tanaman endemik TNGHS dengan pupuk hayati mikoriza dan pupuk bokashi
Pemberdayaan wanita rentan melalui produksi kopi tumbuk secara tradisional
EDU EKOWISATA CISANGKU
Meningkatkan resiliensi bibit tanaman, penyerapan unsur hara makro & mikro, mempercepat pertumbuhan tanaman dan
mengurangi kadar Pb (Timbal) dari tanah yang terkontaminasi logam berat dari pengolahan biji ore emas secara illegal (PETI). Dari 33,59 ppm menjadi 1563,04 ppm
Efisiensi biaya Pemeliharaan tanaman selama 4 bulan untuk 100 ribu batang sebesar Rp 108,500,000/Tahun
Paten Sederhana dengan No IDS000003691 (tanggal pemberian 9 Maret 2021) dengan judul ‘’Remediasi timbal pada media tailing dengan pemanfaatan tanaman hutan dan fungi mikoriza arbuskula’’ dan ‘’Pupuk hayati fitoremedian’’ No DS000003691.
FORMULASI PUPUK HAYATI MIKORIZA ARBUSKULA DALAM PERSEMAIAN
EFEKTIVITAS INOVASI
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
3,88
Nilai konversi:
96,92%
Sumber : Laporan IKM SODEC UGM, 2023
SANGAT BAIK
PELIBATAN KELOMPOK RENTAN:
18
Mantan Illegal Logging & PETI dalam aktivitas pembibiitan, restorasi dan patroli kawasan11
Pengangguran dalam aktivitas pengelolaan wisataOrang Lanjut Usia (Lansia) dalam aktivitas pembibitan dan produksi kopi
5
Orang Tua Tunggal (Janda) dalam produksi kopi dan aktivitas penunjang wisataECONOMIC WELLBEING
• 635 warga Kampung
Cisangku dan 2.200 warga Kampung Teluk Waru dapat memanfaatkan sumber mata air yang berasal dari Kampung Cisangku,
sehingga tidak mengalami kesulitan air bersih (Kajian SROI UGM,2023)
SUSTAINABILITY COMPASS
NATURE
• Pengolahan limbah kotoran domba 42 ton/tahun
• Restorasi lahan kritis seluas 515 ha dengan 356.000 pohon berdampak pada peningkatan tutupan lahan (2017-Juni 2023)
• Serapan CO2 sebesar 19.912,2 ton CO2 dari tahun 2017 (Kajian lingkungan AILESH, 2023)
• Konservasi sumber mata air 8.771 m3/tahun
• 37 orang mendapatkan pekerjaan baru
• Pendapatan kelompok meningkat 165% setara dengan
613.072.000/tahun dari sebelumnya 231.000.000/tahun
• Rata-rata pendapatan anggota kelompok Rp. 2.404.000/bulan
• Masyarakat diluar kelompok
mendapatkan rata-rata peningkatan pendapatan sebesar 50%
• 4 dari 97 penduduk miskin Desa Malasari dientaskan setara dengan 4,12%
9
• Bersinergi bersama 2 kelompok perhutanan sosial di Kecamatan Nanggung
• 26 anggota Kelompok MKK Cisangku memiliki kapabilitas dalam aktivitas pembibitan
• 11 pemuda memiliki keterampilan memandu wisata
• MKK Cisangku menjadi wadah bagi 25 warga diluar kelompok untuk menjual hasil bibt & Limbah Ternak
• Bagian keuntungan kelompok dialokasikan untuk santunan yatim & lansia di Desa Malasari SOCIETY
LOCAL HERO
Hendrik yang dahulunya merupakan pelaku illegal logging dan PETI di
Kampung Cisangku.
Kini menjadi tokoh sentral dibalik kesuksesan kelompok MKK Cisangku.
Telah memberikan pengaruh positif kepada masyarakat Cisangku & Malasari untuk turut melestarikan
lingkungan & meningkatkan kemandirian ekonomi lokal.
Penghargaan Local Hero dari ISDA Tahun 2023
Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Tahun 2021
Penghargaan dari KLHK Tahun 2020
LCA
(LIFE CYCLE ASSESSMENT)
TRANSFER KNOWLEDGE
CORE COMPETENCY
BENCANA KEBAKARAN HUTAN:
Penanganan kebakaran hutan di Desa Curug Bitung, Kec Nanggung (Gunung Singa) pada hutan lindung KPHK Kelompok Hutan Gunung Halimun Salak 5,3 ha
BENCANA KRISIS AIR BERSIH:
Berkontribusi menjaga cadangan air tanah melalui social control dan penanaman pohon. Berdampak pada 2.835 warga terhindar dari bencana krisis air bersih
BENCANA LONGSOR:
Penanaman pohon endemik TNGHS di area IUP dan Kawasan hutan konservasi mampu memitigasi potensi bencana longsor di 3 Kecamatan (Nanggung, Leuwiliang, dan Leuwisadeng)
SENSIVITAS TERHADAP BENCANA
Eliminate impact of material acquisition:
• Penanaman pohon endemik di wilayah reklamasi dan restorasi lahan terganggu bekas fasilitas penunjang tambang menggunakan bibit dari MKK Cisangku
• Implementasi pupuk hayati mikoriza
• Implementasi energi baru terbarukan (solar cell)
Ruang lingkup LCA : Raw Materials
Kontribusi inovasi sosial dalam penurunan GWP : 19.912,2 ton CO2 (87%)
(Kajian dampak lingkungan AILESH, 2023) Dampak GWP Produksi Dore bullion:
1,50, E+06 kg CO2 eq/ton Market Interface Capabilities
Infrastructure Capabilities
Technological Capabilities
• Nursery dan silvikultur tanaman asli TNGHS serta revitalisasi fasilitas
persemaian dan pendukungnya
• Pemanfaatan limbah B3 tailing untuk fasilitas infrastruktur wisata MKK (jalan & area parkir)
• Implementasi pembuatan lubang Biopori untuk 3R sampah non organik menjadi kompos
• Implementasi
pengelolaan Keuangan Kelompok
• Implementasi budaya K3 di area wisata MKK
• Implementasi konservasi sumber daya air dan perlindungan
keanekaragaman hayati flora & fauna
• Implementasi pemasaran produk secara digital
Pencapaian
PT ANTAM TBK UBPE PONGKOR
Tahun penerimaan:
2017, 2021, 2023
PROPER EMAS
Tahun penerimaan:
2022, 2020, 2019, 2018, 2016, 2015, 2014
PROPER HIJAU
Adhitama (Emas) Kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan BatuBara dalam Kelompok Izin Usaha Pertambangan 2019, 2020, 2021, 2011 dan Trophy terbaik tahun 2019, 2020, 2023 Tahun penerimaan:
2022, 2021, 2020, 2019
ADHITAMA (EMAS) &
TROPHY TERBAIK
SME AWARD
PENGHARGAAN SUBROTO
PENGHARGAAN GUBERNUR
CIGUHA DAN KEMANDIRIANNYA [SDG’S 8.3.1] - 2021 KATEGORI GOLD
ECOVILLAGE KIARASARI
[SDG’S 8.3.1(c)] - 2021 KATEGORI GOLD
PEPELING CISANGKU [SDG’S 15 Ekosistem Darat] - 2022
KATEGORI PLATINUM
ISDA AWARD
INDONESIA SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS AWARD
Penghargaan Sustainable Marketing Excellence Award Kategori Local Reforestation Program of the Year Tahun penerimaan: 2023
Diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam kategori
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPPM) Mineral terinovatif
Tahun penerimaan: 2022
Diberikan oleh Gubernur Jawa Barat sebagai Badan Usaha yang telah berkomitmen dan berkontribusi dalam
melaksanakan Reklamasi di Area Eks Tambang menjadi Destinasi Wisata
Tahun penerimaan: 2022
ESG ANTAM
Penghargaan atas inisiatif (ESG) pada ESG Initiative Awards (EIA) 2024 : 1. Best Regulatory and Policy Advocacy (Gold)
2. Best Biodiversity and Nature Conservation (Diamond) 3. Best Leader for ESG Initiative
Praktek ESG :
• Pada periode 2022–2023 = Menanam 1,5 juta Pohon.
• EBT : substitusi B30 (Biodisel) untuk kendaraan berat di beberapa Unit Operasi Perusahaan
• Pengembangan ekosistem Electric Vehicle Battery terintegrasi di Indonesia dengan mitra strategis.
• Zero fatality pada 2023 yang membuktikan praktik keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang baik.
Bursa Efek Indonesia (BEI). ANTAM tercatat dalam Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI dan Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI serta IDX LQ45 Low Carbon Leaders
Pada tahun 2023, Investasi sosial yang dikeluarkan ANTAM sebesar Rp110,77 miliar.
Investasi Sosial ANTAM merupakan biaya penyelenggaraan
program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berasal dari biaya operasional Perusahaan, yang meliputi Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan Program PUMK
Pada tahun 2023, ANTAM mencatat adanya peningkatan kontribusi kepada Negara dari hasil PNBP, pajak, dan royalti sebesar Rp3,36 triliun atau meningkat 19%
di tahun
sebelumnya yang berjumlah
Rp2,81 triliun.
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada proses
Pengadaan Barang dan Jasa sesuai dengan Pedoman Penggunaan Produk dalam Negeri pada Pengadaan Barang dan Jasa PT Antam Tbk No.
2361.K/91/DAT/2022 yang diterapkan per 1 Januari 2023 sebesar 64,48%
ANTAM telah memiliki Tim Manajemen Energi yang melakukan rekapitulasi dan evaluasi data-data penggunaan dan intensitas energi dari seluruh Unit Bisnis dan Anak Usaha. ANTAM juga telah menunjuk manajer energi dan auditor energi yang telah
mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk membantu proses efisiensi energi dan pemantauan. Selain itu salah satu Unit Bisnis ANTAM yaitu UBP Bauksit Kalimantan Barat telah memperoleh ISO 50001 dari PT TUV NORD
Indonesia pada bulan Desember 2023.
▪ Restorasi Pemulihan Ekosistem Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
▪ Restorasi [Pengkayaan] Longsoran Lereng Cepu di Area (TNGHS).
▪ Konservasi Keanekaragaman Hayati secara In Situ melalui In Breeding & Re-introduction burung jalak putih dengan status Endangered Critical-Red List IUCN.
▪ Konservasi Tanaman Asli (TNGHS) melalui program Pembangunan dan Pengembangan Pusat Konservasi Keanekaragaman Hayati (TNGHS)
▪ Pembangunan Fasilitas Pusat Pendidikan & Penelitian Pohon dan Tanaman Asli (P4TA) dengan jumlah total 349.056 batang.
▪ Konservasi Genetik Tanaman Palahlar Endangered Plant pada area (TNGHS).
PT ANTAM TBK UBPE PONGKOR
HATUR
NUHUN
31