• Tidak ada hasil yang ditemukan

56 bab 5 penutup - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "56 bab 5 penutup - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

56 BAB 5 PENUTUP

5.1 Kesimpulan

5.1.1 Pada penelitian ini didapatkan ibu bersalin yang melakukan pemeriksaan IMS pada trimester III dengan hasil positif diplococcus intrasel serviks sebanyak 33,33% dan dengan hasil negatif sebanyak 66,67%.

5.1.2 Pada penelitian ini kejadian ketuban pecah dini terjadi pada 27,78% ibu bersalin dan sebanyak 72,22% tidak mengalami ketuban pecah dini.

5.1.3 Terdapat hubungan antara diplococcus intrasel serviks dengan kejadian ketuban pecah dini.

5.2 Saran 5.2.1 Bagi Peneliti

a. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat II atau tempat rujukan pemeriksaan untuk mendapat hasil laboratorium yang lebih lengkap dan jumlah responden yang lebih banyak.

b. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian spesies bakteri yang mempengaruhi kejadian ketuban pecah dini.

(2)

57

5.2.2 Bagi Tempat Penelitian

a. Bagi tempat penelitian, dapat melakukan screening secara rutin untuk menjaring masyarakat dengan faktor resiko agar melakukan pemeriksaan IMS untuk deteksi dini penyakit menular seksual

b. Tempat penelitian dapat mengajukan usulan untuk melengkapi reagen serta alat sehingga pemeriksaan dapat dilakukan secara konsisten dan lengkap sesuai panduan pemeriksaan IMS dan formulir IMS.

c. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada ibu hamil dengan faktor resiko IMS namun juga pada seluruh ibu hamil karena seluruh ibu hamil berisiko terjadi ketuban pecah dini.

d. Memperbaiki sistem pendokumentasian sehingga memudahkan perekapan data.

5.2.3 Bagi Institusi Pendidikan

Melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan screening pada masyarakat dengan faktor resiko serta memberikan edukasi tentang deteksi serta penanganan penyakit menular seksual.

5.2.4 Bagi Keluarga dan Masyarakat

a. Menjaga kebersihan organ genetalia untuk mencegah terjadinya kolonisasi bakteri dengan cara melakukan cara cebok yang benar, menggunakan celana dalam dengan berbahan dasar katun atau bahan lain yang dapat menyerap keringat, serta pada ibu hamil untuk lebih sering berganti celana dalam dan tidak menggunakan celana yang ketat.

(3)

58

b. Diharapkan masyarakat lebih aktif dalam mendapatkan informasi kesehatan khususnya kesehatan ibu hamil, sehingga gangguan atau ketidaknyamanan yang dirasakan dapat segera di periksa atau di tangani di fasilitas kesehatan terdekat.

Referensi

Dokumen terkait

Saran Berdasarkan hasil penelitian tentang faktor risiko kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang tahun 2017, saran yang diajukan adalah sebagai

Alternatif lain yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan penularan skabies adalah menganjurkan pengurus pondok pesantren untuk membuat jadwal piket kebersihan setiap kamar tidur

5.2.3 Bagi Klien Hasil laporan tugas akhir ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta ibu dan keluarga dalam mendukung ibu hamil memeriksakan kehamilannya secara teratur pada

Bila bakteri kontak dengan bahan makanan tersebut dengan kondisi lingkungan dan kebersihan pengolahan bahan dasar, pengemasan, dan penjualan yang tidak sesuai maka pertumbuhan dan

Latih untuk melakukan koping yang konstruktif 5.2.4 Puskesmas Terapi musik yang merupakan salah satu cara non-farmakologis ini dapat diterapkan kepada penderita hipertensi untuk

Intervensi yang diberikan pada kunjungan pertama meliputi, lakukan perawatan tali pusat, ajarkan ibu cara merawat tali pusat, ajarkan ibu cara menyusui yang benar, KIE mengenai

Cara mengatasi resistensi insulin dan mencegah terbentuknya glukosa dalam darah, harus terdapat peningkatan jumlah insulin yang disekresikan, pada penderita toleransi glukosa terganggu,

Bagi pengelola asrama bisa menciptakan beberapa acara edukatif mengenai pentingnya pemahaman diri akan penyakit scabies, seperti contoh melakukan acara lomba kebersihan antar kamar atau