Monitoring dan Analisa
Pemberitaan Program Makan Siang Gratis
29 Februari - 6 Maret 2024
No Isu Narasi Pemberitaan Spokesperson
1 Beda suara soal Presiden dan Menteri terkait makan siang gratis
Beda pernyataan antara Presiden dengan Menteri terkait sidang kabinet paripurna pada Senin, 26 Februari 2024 yang mana tidak membahas program makan siang dan susu gratis.
● Menko Perekonomian: Sesudah ini bisa dilaksanakan tahun depan sesuai dengan tahapan-tahapan. (Belum se-indonesia), ada tahapannya. 2025 sudah bisa dimulai tahap awal (CNBC, 26 Februari 2024) Neutral
● Agus Harimurti Yudhoyono: Ada saya lihat sepintas, ada pembahasan program makan siang, tapi karena waktu terlalu singkat tidak dibahas detail. (detik, 26 Februari 2024) Neutral
● Bahlil: secara umum bahwa program-program prioritas presiden terpilih Pak Prabowo dan Mas Gibran itu sudah akan diakomodir, supaya di saat 2025 itu langsung running, langsung jalan. (CNN, 26 Ferbruari 2024) Neutral
● Presiden Joko Widodo: pembahasan hanya mengenai program presiden terpilih nanti masuk dalam APBN 2025. Tapi tidak khusus membahas makan siang gratis melainkan program secara keseluruhan. (CNN, 28 Februari 2024) Neutral
● Mahfud MD: menteri di kabinet Jokowi bicaranya sudah beda-beda. Presiden bilang nggak bicarakan itu, menterinya bilang iya. Ya, macam-macam sudah, karena ini sudah mulai nggak terkoordinasi lagi isunya (liputan6.com, 2 Maret 2024) Neutral
2 Kunjungan simulasi makan siang gratis oleh Menko Perekonomian
● Menko Perekonomian menerima undangan simulasi makan siang dari Pemda Kabupaten Tangerang yang dibiayai oleh Pemda
● Menko Perekonomian menyampaikan bahwa kegiatan simulasi untuk belanja masalah.
● Menko Airlangga menuturkan daerah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menjadi pilot project atau percontohan dalam penerapan program makan siang gratis bagi siswa SD dan SMP di Indonesia. Dia
● Uji coba tidak menggunakan APBN dari pusat, melainkan anggaran dari program daerah yang sudah ada (volunteer)
● Program makan siang berdampak multiplier terhadap UMKM dan ekosistem sekitar.
● Simulasi program makan siang memunculkan kesadaran literasi gizi bagi anak-anak.
● Kegiatan ini dapat menjadi Kick off untuk simulasi- simulasi berikutnya
menjelaskan alasan pelaksanaan program makan siang gratis dilakukan di daerah Kabupaten Tangerang karena memiliki tipologi sekolah yang berbeda-beda seperti ada di perkotaan, pedesaan, dan pesisir, sehingga Tangerang paling tepat jadi lokasi percontohan program makan siang gratis dan nantinya bisa diterapkan di daerah lainnya. (tirto.id, 29 Februari 2024) Positive
● Jubir Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto:
Kemenko Perekonomian hadir atas undangan Pemkab.
Tangerang. SMPN 2 Curug merupakan sekolah unggulan (AKSARA,KURASAKI, Kantin Sehat) yang memiliki 3 topologi sekolah. Dengan simulasi saat itu sudah mencukup gizi anak dan multiplier berdampak pada UMKM. Bapak Menko, Airlangga Hartarto hadir untuk belanja masalah melihat berbagai aspek beserta tantangan dan solusinya. (Wawancara CNBC Indonesia TV, 1 Maret 2024) Positive
3 Pembahasan program makan siang gratis yang terlalu awal dilaksanakan
Simulasi program makan siang gratis dinilai tidak etis karena karena dilakukan sebelum pengumuman pemenang pemilu.
● Mahfud MD menyindir simulasi makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Banten. Mahfud menilai simulasi tersebut tidak etis karena program capres-cawapres lain tapi diimplementasikan sebelum pelantikan presiden baru setelah 20 Oktober mendatang. (Sindonews, 1 Maret 2024) Negative
● Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menilai pelaksanaan uji coba program makan siang dan susu gratis yang merupakan janji politik dari pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sangat tidak etis. (Media Indonesia, 2 Maret 2024) Negative
● Jubir Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto:
Bapak Menko hadir karena undangan dari Pemkab, simulasi ini tidak dari APBN melainkan anggaran
daerah dengan inisiasi sendiri (volunteer). Selain itu, saat ini sesuai prosedurnya, pemerintah sedang pada ti meline proses KEM PPKF dan RAPBN 2025, sehingga meskipun desain program ada dipemerintahan selanjutnya, berbagai aspek harus diantisipasi.
(Wawancara dengan CNN Indonesia TV, 2 Maret 2024) Positive
4 Salah tafsir penggunaan dana BOS untuk makan siang gratis
● Program makan siang gratis diusulkan melalui pendanaan BOS spesifik atau afirmatif dengan rekening berbeda.
● Penggunaan dana BOS untuk makan siang akan menggerus anggaran pendidikan yang sebesar 20%
dari APBN.
● BOS existing hanya berkisar Rp 51 triliun yang sehingga tidak mungkin bila pendanaan program makan siang melalui BOS existing.
● Penggunaan dana BOS berpotensi menurunkan kualitas pelayanan pendidikan
● Program makan siang gratis tidak perlu mencampuri dana BOS, lebih baik dibentuk Kementerian khusus.
● Tenaga Ahli Menko Perekonomian Ahmed Zaki Iskandar mengatakan dana makan siang gratis dapat disalurkan melalui BOS spesifik dengan rekening yang berbeda. (rmol.id, 29 Februari 2024) Positive
● Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan rencana pemerintah menggunakan dana BOS untuk mendanai program makan siang gratis akan menggerus dana pendidikan. Porsi anggaran untuk pendidikan dalam APBN adalah 20 persen. Namun, porsinya dari PDB hanya berkisar tiga sampai empat persen. (tempo.co, 1 Maret 2024) Neutral
● Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa sumber alokasi dana untuk progam ini belum tentu menggunakan dana BOS. (investor.id, 1 Maret 2024) Positive
● Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Syaiful Huda menyatakan bahwa usulan tersebut patut dipertanyakan karena jelas tidak mungkin besaran dana BOS existing dari APBN yang saat ini berkisar Rp51 triliun dialihkan untuk program yang membutuhkan anggaran lebih dari Rp450 triliun. Ia juga menyatakan bahwa mungkin Pak Menko saat ini sedang bingung dari mana alokasi anggaran untuk membiayai program tersebut. (sindownews.com, 1
Maret 2024) Negative
● Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Abdul Fikri Faqih menyatakan agar pemerintah tidak mengorbankan pendidikan demi program yang ambisius.
(bisnis.com, 2 Maret 2024) Negative
● Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan menggerus pelayanan pendidikan yang berkualitas termasuk kesejahteraan guru. (metrotvnews.com, 2 Maret 2024) Negative
● Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri menyatakan bahwa P2G tegas menolak jika rencana kebijakan makan siang gratis menggunakan dana BOS. (tempo.co, 3 Maret 2024) Neutral
● Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan penggunaan skema dana BOS afirmasi bagi pembiayaan program makan siang gratis setiap hari di sekolah adalah wujud ketidakberpihakan pada layanan Pendidikan yang adil dan berkualitas. Pernyataan tersebut juga menunjukkan kegagalan memahami tujuan kebijakan dana BOS dan BOS afirmasi.
(kumparan.com, 3 Maret 2024) Negative
● Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Afriansyah Noor menyatakan program tersebut tidak akan mengganggu anggaran lain, termasuk dana BOS. Program ini juga tidak akan menaikkan pajak. Namun, Afriansyah belum bisa menjelaskan, sumber dana untuk program ini (tempo.co, 5 Maret 2024) Neutral
● Jubir Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto:
Simulasi di SMPN 2 Curug diprakarsai oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkab. Tangerang secara
volunteer. Simulasi saat itu, anak-anak membawah tempat makan masing-masing dari rumah, anak-anak senang dan gizinya mencukupi. Kegiatan terlibat juga UMKM sekitar, Terkait alokasi dana program melalui BOS merupakan usulan dari Pemkab. Tangerang, Kemenko hanya menampung berbagai hal yang ada saat simulasi dalam rangka belanja masalah.
(Wawancara dengan Radio Most FM, 5 Maret 2024) Positive
● Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pereira menyayangkan adanya pembahasan makan siang gratis sementara Pemilu belum selesai.
Andreas berharap program makan siang gratis tidak perlu mencampuri dana BOS yang sudah jelas peruntukkannya. Dia pun menyatakan lebih baik dibentuk Kementerian khusus untuk merealisasikan program tersebut. (inews.id, 6 Maret 2024) Negative 5 Mulai dibandingkan simulasi
makan siang gratis Airlangga VS Dedi Mulyadi
● Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Dedi Mulyadi mengusulkan agar subsidi makan siang gratis ini uangnya diberikan langsung kepada orang tua siswa, sehingga mereka bisa mengelola sendiri uang tersebut untuk kebutuhan makan siang anaknya di sekolah. (tempo.co, 5 Maret 2024) Neutral