Cairan vagina dapat berperan sebagai sistem perlindungan alami ketika terjadi gesekan pada dinding vagina saat berhubungan dan berhubungan intim. Vaginosis bakterial terjadi akibat pertumbuhan berlebih spesies bakteri dengan penurunan atau tidak adanya laktobasilus. Faktor pemicunya bisa berupa iritan lokal (sabun atau spermisida) dan penggunaan pakaian dalam sintetis yang ketat. 3) Klamidia trachomatis.
Prevalensi hingga 35% telah ditemukan di beberapa wilayah di Afrika, dimana penyakit ini biasanya merupakan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang paling umum. Gardenerella menyebabkan peradangan non-spesifik pada saluran vagina dan kadang-kadang dianggap sebagai bagian dari mikroorganisme normal di saluran vagina karena seringnya terjadi. Kuman-kuman ini biasanya mengisi seluruh sel epitel saluran genital dengan membentuk bentuk khas yang disebut sel petunjuk.
Kaur dan Kapoor (2014), keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi (terjadi karena satu infeksi atau beberapa infeksi) dan non-infeksi, misalnya karena alergi deterjen, benda asing, sediaan herbal atau penyakit kanker tertentu. Penyebab lainnya antara lain sering bertukar celana dalam atau handuk dengan orang lain, rasa lelah yang berlebihan, mengalami stres, menggunakan sabun untuk membersihkan vulva, tidak menjalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah berolahraga, kurang tidur), stres, sanitasi. kotor, sering berganti-ganti pasangan seksual, frekuensi kehamilan dan ketidakseimbangan hormonal. Infeksi serviks sering terjadi karena luka ringan saat melahirkan yang tidak diobati dan infeksi akibat hubungan seksual.
Penyakit Radang Panggul merupakan infeksi pada organ genital bagian atas pada wanita yang terjadi akibat hubungan seksual.
Penyebab Leukorrhea Pada Remaja
Organ intim wanita mempunyai bentuk yang unik, sehingga wanita perlu lebih menjaga kebersihan organ kewanitaannya. Kuman yang ada pada vagina dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti keputihan, bahkan lebih parah lagi jika bakteri tersebut menyerang saluran kemih atau saluran kemih wanita sehingga menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika Anda buang air kecil di toilet umum, lebih baik menggunakan air keran atau pancuran.
Jika hanya tersedia toilet duduk, ada baiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan tisu atau dibasahi dengan air. Celana (pantiler, panty shield) adalah salah satu jenis pembalut wanita yang digunakan diluar saat menstruasi. Penggunaan pelindung kewanitaan seperti pantyhose juga dapat memindahkan flora usus seperti Escherichia coli ke vagina (Sjaiful, 2009).
Jika digunakan terlalu sering, justru akan membunuh bakteri baik di vagina yang kemudian memicu tumbuhnya jamur. Dari sekian banyak merek yang beredar di masyarakat, tiga bahan dasar tersebut rata-rata adalah ekstrak daun sirih, povidone yodium, serta kombinasi rum laktosa dan asam laktat. Sayangnya, jika pembersih berbahan dasar daun sirih ini digunakan dalam jangka waktu lama, seluruh bakteri yang ada di vagina akan mati, termasuk bakteri Lactobacillus sehingga menyebabkan ekosistem terganggu.
Kombinasi laktoserum dan asam laktat sebagai pembersih organ kewanitaan merupakan hal yang alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus, namun justru meningkatkan pertumbuhannya (Irianto, 2014). Ketika reseptor otak mengalami situasi stres, terjadi perubahan keseimbangan hormonal dalam tubuh yang akan menyebabkan keluarnya sekret vagina (Clayton, 1986). Jumlah glikogen yang dikeluarkan oleh dinding vagina meningkat, sehingga bakteri yang bertugas mengubah glikogen menjadi asam laktat tidak mampu melakukan tugasnya.
Jika daya tahan tubuh seseorang kurang baik maka bakteri dan jamur akan mudah tumbuh di area vagina sehingga dapat menyebabkan keputihan. Hal ini dikarenakan area kewanitaan pada penderita obesitas cenderung lembab dibandingkan pada orang normal. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat yang menentukan suasana asam di vagina, dengan pH 3,8-4,2.
Lingkungan vagina normal ditandai dengan hubungan dinamis antara Lactobacillus acidophilus dan flora endogen lainnya, estrogen, glikogen, pH vagina dan metabolit lainnya. Akibat kerja estrogen pada epitel vagina, produksi glikogen, laktobasilus (Doderlein) dan asam laktat mengakibatkan pH vagina rendah hingga 3,8-4,5 dan pada tingkat ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri lain.
Gejala
Penatalaksanaan Leukhorrea
Komplikasi
Anatomi dan Fisiologi Sistem Reproduksi Wanita
Organ Bagian Eksterna
Bagi wanita yang pernah berhubungan intim, lakukan pemeriksaan kesehatan organ intim setiap 6 bulan sekali. Klitoris merupakan pertemuan labia minora kiri dan kanan, agak cembung dan sangat sensitif. Bagian alat kelamin luar wanita tempat bertemunya labia mayora kiri dan kanan di belakang disebut perineum.
Pada masa reproduksi, lapisan lendir vagina memiliki permukaan yang berkerut, lapisan lendir menjadi halus sebelum masa pubertas dan setelah menopause. Transisi menuju masa dewasa bervariasi dari satu budaya ke budaya yang lain, namun secara umum didefinisikan sebagai momen ketika individu mulai bertindak mandiri dari orang tuanya (Syafrudin, 2011). Menurut WHO, masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, dimana terjadi pertumbuhan pesat termasuk fungsi reproduksi yang mempengaruhi perubahan perkembangan baik fisik, mental dan sosial.
Perubahan yang Terjadi Pada Masa Remaja
Selain pengaruh hormon somatotropik, kecepatan pertumbuhan wanita diduga dipengaruhi oleh estrogen a) Rambut: Rambut kemaluan mulai tumbuh di pinggul dan payudara. Semakin besar kelenjar susu maka semakin besar dan bulat pula payudara tersebut... d) Vagina : mengeluarkan cairan berupa darah haid atau tidak (keputihan). e) Kulit : kulit menjadi lebih kasar, menebal dan pori-pori membesar. Namun kulit wanita lebih lembut dibandingkan pria. f) Kelenjar sebaceous dan kelenjar keringat: Kelenjar sebaceous dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif.
Pada masa ini, jerawat sering muncul akibat tersumbatnya kelenjar keringat, serta bau yang menyengat sebelum dan sesudah menstruasi. G). Hasilnya, bahu, lengan, dan kaki akan terbentuk. h) Suara : perubahan suara menjadi merdu (Marmi, 2014) b. Perubahan psikologis. Pada masa ini terdapat kecenderungan untuk tidak taat kepada orang tua, lebih memilih keluar bersama teman dan tidak merasa nyaman berdiam diri di rumah.
Pada anak perempuan, perubahan pertama yang terjadi pada masa pubertas adalah munculnya payudara, yang segera disusul dengan tumbuhnya bulu kemaluan dan ketiak. Anak perempuan yang kelebihan berat badan cenderung mengalami siklus pertama lebih awal, sedangkan anak perempuan yang kurus dan kekurangan gizi cenderung mengalami siklus pertama lebih lambat. Siklus pertama juga terjadi lebih awal pada anak perempuan yang tinggal di perkotaan (Nugroho & Utama, 2014).
Tahap Perkembangan Remaja
Ditandai dengan pencarian identitas diri, adanya keinginan untuk berkencan, fantasi seksual dan rasa cinta yang mendalam. Dengan ciri-ciri: mampu berpikir abstrak, lebih selektif dalam mencari pasangan, mempunyai gambaran fisik tentang diri, dapat mengungkapkan perasaan cinta, mengekspresikan kebebasan diri, ingin mengetahui hal-hal baru dan bereksperimen dengan diri sendiri. Pertumbuhan somatik pada remaja mempunyai ciri-ciri yang pasti, yaitu peningkatan massa tulang, otot, massa lemak, pertambahan berat badan, perubahan biokimia, yang terjadi pada kedua jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan, walaupun polanya berbeda.
Kerangka Konsep Penelitian