• Tidak ada hasil yang ditemukan

804-Article Text-1616-1-10-20250122 (1)

N/A
N/A
Habib Akmal

Academic year: 2025

Membagikan "804-Article Text-1616-1-10-20250122 (1)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

2157

TEKNOLOGI INFORMASI, PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA SIA MELALUI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SIA

SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT KAI (PERSERO) DAOP 8 SURABAYA

Lutfika Arifa Faizati 1, Mulyanto Nugroho2, Mochammad Arifin3

1,2,Program Studi Akuntansi, Universitas 17 agustus 1945 surabaya

3Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Dinamika Surabaya

Email: [email protected], [email protected], [email protected] ABSTRAK

Pada dasarnya pencapaian keberhasilan suatu perusahaan dalam bisnis modern tidak lepas dari bagaimana perusahaan memanfaatkan kinerja sistem informasi akuntansi dengan efektif. Hal ini dikarenakan sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan pondasi penting dalam pengelolaan data keuangan perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja SIA dengan efektivitas penggunaan sia sebagai variabel intervening atau variabel mediasi.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 25 karyawan bagian unit keuangan PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Partial Least Square (PLS). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi, dan pelatihan dan pengalaman kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SIA. Namun, variabel kecanggihan teknologi informasi memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap kinerja SIA. Kemudian untuk pengaruh mediasi diketahui bahwa efektivitas penggunaan SIA terbukti tidak memediasi pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja SIA.

Kata kunci: sistem informasi akuntansi, kinerja sia, efektivitas penggunaan sia

ABSTRACT

The success of a company in modern business fundamentally depends on how effectively it utilizes the performance of its Accounting Information System (AIS).

This is because AIS serves as a critical foundation for managing the company's financial data.

This study aims to determine the extent to which accounting understanding, information technology sophistication, training, and work experience influence AIS performance, with the effectiveness of AIS utilization acting

(2)

2158 as an intervening or mediating variable. The research

employs a quantitative approach, using a sample of 25 employees from the finance unit at PT KAI (Persero) operational area 8 Surabaya. The data is analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The findings reveal that accounting understanding, training, and work experience have a positive and significant effect on AIS performance.

However, the variable of information technology sophistication does not significantly affect AIS performance.

Furthermore, the mediation effect analysis shows that the effectiveness of AIS utilization does not mediate the relationship between accounting understanding, information technology sophistication, training, and work experience on AIS performance.

Keywords: accounting information system, AIS performance, effectiveness of AIS utilization

PENDAHULUAN

Dalam dunia bisnis modern, keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengelola sumber daya fisik dan finansial, tetapi juga oleh bagaimana perusahaan memanfaatkan kinerja sistem informasi akuntansi yang efektif. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan elemen vital dalam pengelolaan data keuangan perusahaan. Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, perusahaan dituntut untuk memiliki kinerja sistem informasi akuntansi yang andal dan efisien guna menunjang pengambilan keputusan yang tepat. SIA tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan transaksi keuangan, namun juga berperan penting dalam menyediakan informasi akuntansi yang akurat dan relevan. Pengaruh SIA terhadap kinerja perusahaan tidak bisa diabaikan, terutama di era modern yang semakin bergantung pada teknologi informasi.

Pentingnya kinerja SIA bagi perusahaan tidak hanya terbatas pada aspek operasional, tetapi juga berhubungan dengan kepatuhan terhadap regulasi dan standar akuntansi. Di Indonesia, perusahaan harus mematuhi standar akuntansi yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) dan IFRS (International Financial Reporting Standards).

Penerapan SIA yang efektif dapat membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan ini dengan lebih mudah dan efisien. Sistem yang tidak efektif dapat menimbulkan risiko non-compliance, yang pada gilirannya dapat memicu masalah hukum dan reputasi. Dengan adanya evaluasi kinerja SIA, perusahaan dapat mengidentifikasi kekurangan dalam sistem yang digunakan dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

Pemahaman akuntansi menjadi salah satu faktor utama dalam mengoptimalkan kinerja SIA.

Karyawan yang memiliki pemahaman akuntansi yang baik akan lebih mudah dalam mengoperasikan sistem, karena mereka dapat memahami laporan keuangan dan transaksi akuntansi dengan lebih baik.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi yang baik berdampak signifikan terhadap kualitas informasi yang dihasilkan oleh SIA (Handoko, 2018). Di sisi lain, kecanggihan teknologi informasi juga turut berperan dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengolahan data akuntansi. Hal ini sangat penting pada perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa angkutan dan transportasi, seperti PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

PT. KAI merupakan Badan Usaha Milik Negara dibawah naungan Departemen Perhubungan, yang berfungsi sebagai penyedia layanan transportasi darat. Keberadaan kereta api diharapkan untuk lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi sebagai angkutan dan distribusi, melainkan diharapkan mampu untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pengguna kereta api.

Saat ini PT. KAI menggunakan sistem informasi akuntansi yang disebut System Application and Product (SAP) Lives Transaction dengan menggunakan sistem digital, yang mana kelebihan dari aplikasi ini adalah paperless yang dapat mengurangi penggunaan kertas. Pengendalian pada SAP Lives Transaction sendiri sudah berjalan otomatis, program akan menampilkan pemberitahuan apabila

(3)

2159 terjadi kesalahan dan juga dapat menginformasikan kepada user apabila terjadi kesalahaan atau terputusnya koneksi server. Pihak PT KAI membangun aplikasi ini untuk mempermudah proses pengolahan informasi masing-masing divisi. Pengawasan pada program ini dilakukan oleh pejabat terkait yang mendapatkan akses lebih untuk membatalkan, menghapus dan memberikan persetujuan untuk memproses transaksi dan mengolahnya menjadi informasi yang akurat dan real time.

Kendala yang sering terjadi pada sistem ini adalah gangguan jaringan (server down). Kendala yang dialami ini mengakibatkan terhambatnya proses pencatatan atas transaksi yang terjadi dan menjadikan laporan tidak terlapor secara real time dan proses verifikasi transaksi penjualan terganggu, dan tentunya menghambat proses transaksi yang memerlukan verifikasi dari pejabat tiap unit yang ditunjuk oleh direksi. SAP Lives Transaction digunakan oleh masing-masing divisi, dan dapat melakukan sharing data dari masing-masing divisi dengan terbatas. Dalam hal ini tingkat pemahaman sumber daya manusia melalui kecanggihan teknologi sangat diperlukan untuk dapat mengatasi permasalahan yang terjadi.

Kecanggihan teknologi informasi juga berperan penting dalam meningkatkan kinerja SIA.

Teknologi yang semakin maju memungkinkan PT KAI untuk memproses data akuntansi dengan lebih cepat dan akurat. Penggunaan teknologi informasi yang canggih dapat meningkatkan kinerja SIA secara signifikan, terutama dalam hal kecepatan pengolahan data dan keamanan informasi. Tanpa kemampuan teknis yang baik, kecanggihan teknologi informasi tidak akan berdampak positif terhadap kinerja SIA.

Efektivitas penggunaan SIA di perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh pemahaman karyawan terhadap akuntansi dan kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh pelatihan yang diberikan dan pengalaman kerja yang dimiliki karyawan. Pelatihan karyawan juga merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja SIA. Pelatihan yang diberikan secara terus-menerus akan meningkatkan keterampilan karyawan sehingga mereka dapat memanfaatkan sistem tersebut secara optimal. Selain pelatihan secara berkala, pengalaman kerja karyawan juga menjadi faktor yang memperkuat kemampuan mereka dalam memanfaatkan SIA secara efisien.

Menurut (Putri, 2022) mengemukakan bahwa pengalaman kerja memiliki hubungan positif dengan kemampuan karyawan dalam memanfaatkan sistem informasi akuntansi secara efektif. Di PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya, pengalaman kerja karyawan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan SIA. Karyawan dengan pengalaman yang lebih panjang memiliki wawasan yang lebih baik dalam menangani berbagai situasi, sehingga mereka mampu menggunakan sistem dengan lebih efektif. Selain itu, pengalaman kerja

yang memadai memungkinkan karyawan untuk lebih cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi dalam SIA.

Dari faktor pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, pelatihan, dan pengalaman kerja saling terkait, efektivitas penggunaan SIA dianggap sebagai perantara penting yang menghubungkan faktor-faktor tersebut dengan kinerja SIA secara keseluruhan. Efektivitas penggunaan SIA dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam pengelolaan data akuntansi dan pengambilan keputusan keuangan. Oleh karena itu, penting untuk PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya memastikan bahwa karyawan tidak hanya memiliki pengetahuan teknis dan pengalaman, tetapi juga mampu menggunakan SIA secara efektif dan efisien. Efektivitas ini menjadi kunci dalam mengoptimalkan seluruh faktor yang mempengaruhi kinerja SIA. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja SIA di perusahaan sangat dipengaruhi oleh sinergi antara pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi, pelatihan, dan pengalaman kerja. Semakin efektif penggunaan SIA, semakin besar kontribusi sistem tersebut terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Jika dilihat dari beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu terletak pada penggunaan variabel efektivitas penggunaan sia sebagai variabel intervening dan objek penelitian yang dipilih. Pada penelitian terdahulu belum ditemukan adanya variabel efektvitas penggunaan sia sebagai variabel intervening yang diteliti bersamaan dengan pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, pelatihan dan pengalaman kerja dalam penelitian mengenai kinerja SIA. Oleh sebab itu, berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, pelatihan dan pengalaman kerja memberikan pengaruh terhadap kinerja SIA PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya dengan efektivitas penggunaan SIA sebagai

(4)

2160 variabel intervening atau mediasi serta diharapkan penelitian ini memberikan hasil yang dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan SIA yang lebih efektif di masa mendatang.

TINJAUAN LITERATUR

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Sistem adalah kumpulan komponen yang saling terhubung untuk mencapai tujuan tertentu (Jogiyanto, 2005). Dalam konteks akuntansi, sistem ini mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat (Bodnar, 2010). Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk keputusan yang tepat (Warren, 2014). Sistem informasi akuntansi menyusun catatan, laporan, dan informasi keuangan untuk memudahkan aktivitas perusahaan (Mulyadi, 2018;

Lestari, 2020). Seiring waktu, sistem ini berkembang menjadi berbasis komputer dan terintegrasi dalam sistem informasi perusahaan (Wulandari & Hwihanus, 2023; Fitriani & Hwihanus, 2023).

Definisi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Kinerja SIA mengukur sejauh mana sistem mendukung proses akuntansi, meningkatkan efisiensi, dan mengelola data dengan baik. Kinerja ini bergantung pada kemampuan sistem untuk menghasilkan informasi berkualitas dan mengintegrasikan berbagai fungsi organisasi (Romney, 2015).

Penelitian menunjukkan bahwa sistem yang efisien mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas (Wirawan, 2020). Efektivitas pengguna juga mempengaruhi kinerja sistem (Rahayu, 2021).

Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi

Efektivitas SIA adalah kemampuan sistem mencapai tujuan dengan tepat waktu dan menghasilkan informasi berkualitas (Sigalingging, 2017). Sistem yang efektif meningkatkan kepuasan pengguna dan kinerja bisnis (Lestari, 2020). Pengguna yang terampil dapat mengoptimalkan fungsi sistem untuk mendukung efisiensi dan akurasi.

Pemahaman Akuntansi

Pemahaman akuntansi adalah kemampuan untuk memahami pentingnya praktik pembukuan, termasuk transaksi, pembuatan laporan keuangan, serta pencatatan dan dokumentasi bukti transaksi (Kusuma, 2019). Pemahaman ini mencakup pengetahuan teori dan praktik akuntansi dalam proses pencatatan hingga penyusunan laporan keuangan.

Kecanggihan Teknologi Informasi

Kecanggihan teknologi informasi merujuk pada kemajuan teknologi yang mendukung sistem informasi, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur. Teknologi canggih meningkatkan efisiensi dan keandalan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), memungkinkan integrasi fungsi bisnis dan akuntansi yang lebih baik (Raharjo, 2019). Penggunaan teknologi yang canggih dalam SIA memungkinkan otomasi, mengurangi kesalahan manual, dan mempercepat pemrosesan data, meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan yang lebih cepat (Pratama, 2021).

Pelatihan dan Pengalaman Kerja

Pelatihan adalah proses meningkatkan keterampilan dan pengetahuan melalui instruksi, yang membantu pengguna memahami dan memanfaatkan SIA dengan lebih baik (Kusuma, 2019). Dewi (2020) menekankan bahwa pelatihan menciptakan lingkungan yang memungkinkan karyawan belajar keterampilan dan pengetahuan yang relevan untuk pekerjaan mereka, mendorong peningkatan kinerja.

Pengertian Pengalaman Kerja

Pengalaman kerja adalah faktor penting yang meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menggunakan SIA. Karyawan dengan pengalaman lebih mudah beradaptasi dengan perubahan sistem dan teknologi baru, serta belajar dari kesalahan masa lalu (Santoso, 2020). Menurut Marwansyah (2014), pengalaman kerja adalah pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pekerjaan sebelumnya, yang mendukung tanggung jawab dan kinerja.

METODE PENELITIAN

(5)

2161 Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian survey. Penelitian survey merupakan penelitian lapangan yang dilakukan terhadap beberapa sampel dari suatu populasi tertentu yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan kuesioner (Sugiyono, 2017). Pengolahan data penelitian ini yaitu dengan menggunakan software PLS.

Penelitian ini menggunakan data kuantitatif, yang dapat diukur langsung dengan angka sesuai kriterianya. Sumber data yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh langsung dari objek penelitian melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Menurut Sugiyono (2017), data primer berasal dari sumber yang memberikan data langsung kepada pengumpul data. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengolah dan menganalisis data untuk menarik kesimpulan.

Penelitian ini menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang dioperasikan dengan SmartPLS. PLS-SEM dipilih karena dapat mengatasi model dengan banyak variabel laten dan indikator. Teknik ini cocok untuk penelitian eksploratif dan konfirmatori, terutama ketika data tidak normal atau ukuran sampel kecil (Hair et al., 2011). PLS-SEM memungkinkan analisis simultan antara model pengukuran dan struktural untuk menguji validitas konstruk dan hipotesis secara bersamaan. Evaluasi model terdiri dari pengujian outer model dan inner model untuk menilai validitas dan reliabilitas model (Hamid & Anwar, 2019).

Uji hipotesis dilakukan dengan path analysis dan bootstrapping dalam model struktural. Hasil bootstrapping menghasilkan nilai t-statistics, p-value, dan confidence intervals yang digunakan untuk menguji signifikansi hubungan antar variabel. Hubungan dianggap signifikan jika p-value < 0,05 atau t-statistics > 1,96 pada tingkat kepercayaan 95%. Dalam penelitian dengan variabel mediasi, terdapat tiga jenis efek mediasi: no mediation, partial mediation, dan full mediation (Jadmiko, 2019).

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil

Data deskriptif ini menggambarkan berbagai kondisi responden yang ditampilkan secara statistik, responden pada penelitian ini merupakan staf atau karyawan bagian keuangan PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Pada hasil angket atau kuesioner yang telah dibagikan dapat diketahui informasi mengenai jenis kelamin, Pendidikan terakhir, dan masa kerja responden.

Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh setiap variabel melalui path analysis dengan bantuan software Smart-PLS V4.1.0.9 Uji hipotesis dilakukan menggunakan path coefficients dari model penelitian serta melalui nilai t-statistics ataupun nilai p-values. Hipotesis dapat diterima jika signifikan jika nilai p-value kurang dari 0,05 atau nilai t-statistics lebih besar dari 1,96 untuk tingkat kepercayaan 95%. Berikut merupakan tabel hasil pengujian analisis jalur menggunakan bootstrapping

Tabel 1. Hasil Analisis Jalur (Path Coefficient) Original

sample (O)

Sample mean (M)

Standard deviation (STDEV)

T statistics (|O/STDEV|)

P

values Keterangan Pemahaman

Akuntansi ->

Kinerja SIA

0.434 0.457 0.186 2.332 0.011 Signifikan

Pemahaman Akuntansi ->

Efektivitas Penggunaan SIA

-0.043 -0.023 0.196 0.221 0.413

Tidak Signifikan Pelatihan dan

Pengalaman Kerja -> Kinerja

SIA

0.502 0.574 0.250 2.010 0.024 Signifikan

(6)

2162 Pelatihan dan

Pengalaman Kerja ->

Efektivitas _Penggunaan

SIA

0.221 0.226 0.209 1.058 0.146

Tidak Signifikan

Kecanggihan Teknologi Informasi ->

Kinerja SIA

-0.311 -0.350 0.314 0.991 0.162 Tidak

Signifikan Kecanggihan

Teknologi Informasi ->

Efektivitas _Penggunaan

SIA

0.656 0.654 0.203 3.234 0.001 Signifikan

Efektivitas Penggunaan SIA

->

Kinerja SIA

0.309 0.240 0.296 1.046 0.149

Tidak Signifikan

Sumber: Data diolah, 2024 (Smart-PLS V4.1.0.9)

Uji Mediasi

Uji mediasi dilakukan untuk menganalisis peran variabel perantara dalam menjembatani pengaruh antara variabel dependen dan independen. Pengujian hipotesis untuk variabel mediasi dilakukan dengan mengevaluasi nilai path coefficients dalam model penelitian, serta melalui nilai t- statistics atau p-values. Hipotesis diterima jika signifikan jika nilai p-value kurang dari 0,05 atau nilai t-statistics lebih besar dari 1,96 untuk tingkat kepercayaan 95%. Berikut disajikan tabel hasil uji indirect effects yang diperoleh melalui proses bootstrapping:

Tabel 2. Hasil Specific Indirect Effect Original

sample (O)

Sample mean (M)

Standard deviation (STDEV)

T statistics (|O/STDEV|)

P

values Keterangan Pemahaman

Akuntansi ->

Efektivitas Penggunaan SIA ->

Kinerja SIA

-0.013 -0.003 0.069 0.195 0.423 Tidak

Signifikan

Pelatihan dan Pengalaman Kerja ->

Efektivitas Penggunaan SIA ->

Kinerja SIA

0.068 0.048 0.098 0.697 0.244 Tidak

Signifikan

Kecanggihan Teknologi Informasi ->

Efektivitas Penggunaan SIA ->

0.203 0.165 0.199 1.020 0.155 Tidak

Signifikan

(7)

2163 Kinerja SIA

Sumber: Data diolah, 2024 (Smart-PLS V4.1.0.9) PEMBAHASAN

Pengaruh Pemahaman Akuntansi Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Hal ini mengindikasikan bahwa pengguna yang memiliki pemahaman akuntansi yang baik lebih mampu mengoperasikan SIA secara efektif, menghasilkan laporan keuangan yang akurat, dan meningkatkan efisiensi kerja. Temuan ini mendukung penelitian terdahulu oleh (Anggraini, 2019), yang menyatakan bahwa pemahaman akuntansi merupakan salah satu faktor utama dalam keberhasilan implementasi SIA. Namun, hasil ini juga memberikan kontribusi baru dengan menegaskan bahwa kompetensi akuntansi tetap relevan meskipun teknologi terus berkembang. PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya disarankan untuk meningkatkan pelatihan akuntansi bagi pengguna SIA untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Selain itu, dapat memprioritaskan rekrutmen karyawan dengan latar belakang akuntansi yang kuat untuk peran yang berkaitan dengan SIA. Dengan pemahaman akuntansi yang baik, efektivitas dan efisiensi operasional SIA dapat tercapai secara lebih konsisten.

Pengaruh Pemahaman Akuntansi Terhadap Efektivitas Penggunaan SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Penelitian ini menemukan bahwa pemahaman akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan akuntansi pengguna bukanlah faktor utama yang menentukan efektivitas penggunaan SIA. Temuan ini menolak hasil penelitian oleh (Gustina, 2021), yang menyatakan bahwa pemahaman akuntansi meningkatkan efektivitas penggunaan SIA. Sebaliknya, efektivitas penggunaan SIA lebih bergantung pada kemudahan sistem, desain antarmuka yang intuitif, dan pelatihan teknis yang memadai. Sistem yang mudah digunakan memungkinkan pengguna dari berbagai latar belakang, termasuk non-akuntansi, untuk memanfaatkannya secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan adanya prioritas investasi dalam pengembangan sistem yang user-friendly dan pelatihan teknis dibandingkan pelatihan akuntansi. Hasil ini memberikan pandangan baru bahwa teknologi yang dirancang dengan baik dapat mengatasi keterbatasan pemahaman pengguna terhadap akuntansi.

Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanggihan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini menolak penelitian terdahulu oleh (Senduk, 2021) dan penelitian oleh (Ariani, 2019), yang menyatakan bahwa teknologi canggih secara langsung meningkatkan kinerja sistem. Penelitian ini mengindikasikan bahwa kecanggihan teknologi tidak menjamin kinerja SIA yang optimal tanpa dukungan kompetensi pengguna dan proses bisnis yang terstruktur. Sistem yang terlalu kompleks justru dapat menghambat kinerja jika pengguna tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk mengoperasikannya. Dengan demikian, PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya perlu lebih fokus pada pelatihan dan pengembangan pengguna untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi yang tersedia. Hasil ini juga menunjukkan bahwa faktor manusia dan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan organisasi lebih berperan dalam menentukan keberhasilan implementasi SIA.

Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas Penggunaan SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Penelitian ini menemukan bahwa kecanggihan teknologi informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini mendukung penelitian oleh (Gustina, 2021), dan penelitian oleh (Muslim A.B, dkk, 2022), yang menunjukkan bahwa teknologi yang canggih dapat meningkatkan efisiensi dan keakuratan dalam

(8)

2164 penggunaan sistem. Teknologi modern memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan tugas dengan lebih cepat, mempermudah akses informasi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Namun, efektivitas ini juga memerlukan pelatihan agar pengguna memahami cara memanfaatkan fitur- fitur yang tersedia. Temuan ini memberikan bukti bahwa investasi dalam teknologi mutakhir adalah langkah strategis untuk meningkatkan kinerja operasional.

Pengaruh Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini mendukung hasil penelitian oleh (Siti Tiara & Raida Fuadi, 2018), (Kadek Emy Sugihartini, 2022) yang menyatakan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja meningkatkan kompetensi pengguna dalam mengoperasikan SIA. Pengalaman kerja memungkinkan pengguna untuk memahami alur kerja sistem, sedangkan pelatihan membantu mereka menguasai fitur-fitur baru dalam SIA. Kombinasi kedua faktor ini menghasilkan kinerja yang lebih baik, termasuk dalam hal efisiensi dan keakuratan data.

Pengalaman kerja yang relevan dapat menjadi kriteria dalam rekrutmen untuk peran yang berkaitan dengan SIA. Dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia, perusahaan dapat memastikan implementasi SIA berjalan dengan lebih sukses.

4.4.6Pengaruh Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Efektivitas Penggunaan SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini menolak hasil penelitian oleh (Putri, 2022), (Ningtias P.D & Diatmika I.P.G, 2021) yang menyatakan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja meningkatkan efektivitas penggunaan SIA. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja tidak cukup untuk menjamin efektivitas sistem jika tidak disertai dengan desain teknologi yang intuitif dan dukungan teknis. Faktor lain, seperti kecanggihan teknologi dan kemudahan sistem, lebih berperan dalam meningkatkan efektivitas penggunaan SIA. Pengguna dengan pengalaman kerja panjang sekalipun dapat menghadapi kesulitan jika sistem yang digunakan tidak dirancang untuk kemudahan operasional. Dukungan teknis dan pelatihan teknis berbasis sistem dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penggunaan SIA.

Pengaruh Efektivitas Penggunaan SIA Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Penelitian ini menemukan bahwa efektivitas penggunaan SIA tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini menolak hasil penelitian oleh (Sasongko, 2020), yang menyatakan bahwa efektivitas penggunaan SIA meningkatkan kinerja sistem secara langsung. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun sistem digunakan secara efektif, kinerja SIA lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas data, integrasi proses bisnis, dan dukungan teknologi. Efektivitas penggunaan SIA mungkin hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi tidak secara langsung memengaruhi hasil akhir dari kinerja sistem. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan secara kesatuan diperlukan untuk meningkatkan kinerja SIA secara menyeluruh.

Pengaruh Efektivitas Penggunaan SIA Dalam Memediasi Pemahaman Akuntansi Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan SIA tidak mampu memediasi pengaruh pemahaman akuntansi terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Jika dilihat dari adanya temuan dalam H1, temuan ini menolak hasil penelitian oleh (Anggraini, 2019).

Pengaruh mediasi yang dilakukan oleh efektivitas penggunaan sia dalam memediasi pemahaman akuntansi terhadap kinerja sia termasuk dalam kategori no mediation. Karena apabila dilihat dari H1, pemahaman akuntansi tanpa melalui efektivitas penggunaan sia, variabel pemahaman akuntansi telah memberikan hasil yang signifikan terhadap kinerja sia PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pengguna memiliki pemahaman akuntansi yang baik, efektivitas penggunaan SIA tidak cukup untuk menjamin peningkatan kinerja sistem. Temuan ini menyoroti

(9)

2165 pentingnya pendekatan yang seimbang antara penguasaan akuntansi dan penggunaan teknologi untuk mendukung kinerja SIA.

Pengaruh Efektivitas Penggunaan SIA Dalam Memediasi Kecanggihan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Merujuk pada temuan penelitian bahwa efektivitas penggunaan SIA tidak mampu memediasi pengaruh kecanggihan teknologi terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya.

Temuan ini menolak penelitian oleh (Frisky, 2023), yang menyatakan bahwa efektivitas penggunaan SIA memperkuat hubungan antara teknologi canggih dengan kinerja sistem informasi. Teknologi canggih memberikan kemampuan lebih kepada pengguna untuk menyelesaikan tugas secara efisien, sementara efektivitas penggunaan memastikan bahwa fitur-fitur tersebut dimanfaatkan secara optimal.

Efektivitas penggunaan sia dalam memediasi kecanggihan teknologi informasi terhadap kinerja sia termasuk dalam kategori nomediation, karena apabila dilihat dari H3 kecanggihan teknologi informasi tanpa melalui efektivitas penggunaan sia telah menunjukkan hasil tidak tidak signifikan terhadap kinerja sia. Sehingga temuan ini memberikan bukti bahwa efektivitas penggunaan sia tidak mampu memediasi kecanggihan teknologi informasi, hal ini karena kecanggihan teknologi tidak cukup tanpa adanya pengguna yang mampu memanfaatkannya secara efektif. Selain itu, perlu adanya perbaruan sistem untuk memastikan kompatibilitas dengan kebutuhan operasional yang berkembang.

Pengaruh Efektivitas Penggunaan SIA Dalam Memediasi Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja SIA Pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan SIA tidak mampu memediasi pengaruh pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja SIA pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Temuan ini menolak penelitian oleh (Putri & Sunarwijaya , 2022) yang menyatakan bahwa efektivitas penggunaan SIA memperkuat hubungan antara pelatihan, pengalaman kerja, dan kinerja sistem. Merujuk pada H5 pelatihan dan pengalaman kerja tanpa melalui efektivitas penggunaan sia memberikan hasil bahwa berpengaruh signifikan terhadap kinerja sia. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pengguna memiliki pengalaman kerja panjang dan pelatihan yang memadai, kinerja SIA tetap dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas data dan desain sistem. Pelatihan dan pengalaman kerja hanya memberikan manfaat maksimal jika disertai dengan dukungan teknologi yang intuitif dan terintegrasi dengan proses bisnis. Temuan ini memberikan pandangan baru bahwa efektivitas penggunaan SIA bergantung pada sinergi antara teknologi, pelatihan, dan desain proses kerja. Selain itu, pengukuran kinerja SIA harus mencakup aspek-aspek yang lebih luas daripada hanya efektivitas penggunaan.

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, dapat disimpulkan beberapa hal penting mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan efektivitas penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya. Pertama, pemahaman akuntansi terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja SIA, yang menunjukkan bahwa kompetensi akuntansi sangat penting untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Namun, pemahaman akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan SIA, karena efektivitas lebih dipengaruhi oleh faktor desain teknologi dan kemudahan sistem.

Selanjutnya, kecanggihan teknologi informasi tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja SIA, mengingat teknologi canggih tanpa dukungan faktor teknis maupun non-teknis yang memadai, seperti kesesuaian dengan kebutuhan organisasi dan infrastruktur yang memadai, dapat kurang relevan dalam meningkatkan kinerja. Akan tetapi, kecanggihan teknologi terbukti berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan SIA, karena memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan sistem secara lebih efektif. Pelatihan dan pengalaman kerja terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja SIA, di mana keduanya penting untuk memastikan pengguna dapat mengoperasikan sistem dengan efisien.

(10)

2166 Namun, keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan SIA jika kualitas pelatihan dan relevansi pengalaman kerja tidak sesuai dengan kebutuhan sistem. Efektivitas penggunaan SIA juga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja SIA secara langsung, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti kualitas data dan integrasi proses bisnis, lebih berperan penting. Selain itu, hasil mediasi yang dilakukan oleh efektivitas penggunaan SIA dalam pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi informasi, serta pelatihan dan pengalaman kerja menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan SIA tidak berfungsi sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan tersebut.

Saran

Berdasarkan hasil temuan yang didapatkan dan adanya keterbatasan penelitian, terdapat beberapa saran masukan sebagai berikut.

1. Bagi Akademisi

Bagi akademisi untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan menambahkan variabel lain, seperti budaya organisasi, kualitas data, atau tingkat kepuasan pengguna, yang mungkin memiliki pengaruh terhadap efektivitas penggunaan sia dan kinerja sia. Penelitian dengan metode kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak yang terlibat dalam menggunakan sistem informasi akuntansi mengenai faktor- faktor non-teknis, seperti hambatan pengguna atau persepsi terhadap teknologi, yang memengaruhi efektivitas penggunaan sia dan kinerja sia. Jika memungkinkan, penelitian selanjutnya dapat memakai variabel mediasi atau moderasi lain, seperti tingkat dukungan manajemen atau kebijakan perusahaan terkait teknologi, guna dapat diteliti untuk memahami hubungan yang lebih kompleks antarvariabel.

2. Bagi Perusahaan

Peneliti berharap penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi yang dapat membantu perusahaan untuk dapat meningkatkan kompetensi akuntansi, pelatihan dalam penggunaan program sistem informasi agar dapat meningkatkan kinerja keseluruhan dari sistem informasi akuntansi yang berlaku.

DAFTAR PUSTAKA

Anggarini, N. P. (2021). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, pengalaman kerja, pelatihan, skill dan partisipasi pemakai terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi. Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi (KHARISMA), 3(1).

Anggraini, P. N. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Di Lingkungan Pemerintahan Daerah Serdang Bedagai. Journal Economy And Currency Study (JECS), Volume 1, Issue 2.

Anjani. (2018). Pengaruh Usia, Pengalaman Kerja, Tingkat Pendidikan, dan Kompleksitas Tugas terhadap Efektivitas Pengguna Sistem Informasi Akuntansi. E-Jurnal Akuntansi.

Ardiwinara & Sujana. (2019). Pengaruh Kemampuan Teknik Personal,

Keterlibatan Pemakai, Pelatihan Dan Pendidikan Pada Kinerja Sistem Informasi Akuntansi. E-Jurnal Akuntansi, 27(3).

Ariani, N. (2019). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Kemampuan Teknik Pemakai, Dukungan Manajemen dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada PT. PLN (Persero) Wilayah

Sumatera Utara. (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area). Bodnar, H. W. (2010). Accounting Information System. Yogyakarta: ANDI.

Carl S.Warren, J. M. (2014). Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia (Berbasis PSAK terbaru) Edisi 25. Salemba Empat. Jakarta.

Dewi, C. I. (2020). Pengaruh Pelatihan, Dukungan Manajemen Puncak Dan Kejelasan Tujuan Terhadap Efektivitas Sistem Akuntansi Keuangan

Daerah (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten Badung). KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 11(2), 110-116.

Elly H, R. &. (2015). Kinerja Sistem Informasi: Analisis Terhadap Elemen-

(11)

2167 Elemen yang Berpengaruh. Jurnal Teknologi Informasi dan Akuntansi.

Ernawati & Arumsari. (2021). Sistem Informasi Akuntansi Pada Kinerja Usaha Kecil Menengah.

Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 23(1), 145–156.

Farokh, M. S. (2020). Pengaruh Keterlibatan Pengguna, Program Pendidikan dan.

Sasanti Journal of Economic and Business, 1(2), 1–10.

Fauziyah, M. &. (2019). Information Technology and Accounting Information Systems on Employee Performance. International Journal of Engineering and Advanced Technology (IJEAT).

Fitriani & Hwihanus. (2023). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Dalam Penerapan Siklus Produksi dan Pengendalian Internal Untuk

Meningkatkan Efektivitas Kinerja UMKM. Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen, 1(1), 26-38.

Frisky, N. S. (2023). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Dukungan Manajemen Puncak Dan Kompetensi Pengguna Terhadap Kualitas Informasi Akuntansi Dengan Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Sebagai Variabel Intervening. (Bachelor's thesis, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Uin Jakarta).

Ghozali. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 20. Universitas Diponegoro.

Gultom & Harahap. (2024). Implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) pada Penyusunan Laporan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(1), 300-313.

Gustina, K. W. (2021). Pengaruh pengalaman kerja, tingkat pendidikan,

pemahaman akuntansi dan kecanggihan teknologi informasi terhadap efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi (studi empiris pada organisasi perangkat daerah kabupaten Kuantan Singingi). Juhanperak, 2(3), 154-170.

Hair et. al. (2011). A primer on Partial Least Squares Structural Equation.

Hamid & Anwar. (2019). Structural Equation Modeling (SEM) Berbasis Varian: Konsep Dasar dan Aplikasi dengan Program SmartPLS 3.2.8 dalam Riset Bisnis. Jakarta: PT Inkubator Penulis Indonesia.

Handoko, Y. (2018). Analisis Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Studi Kasus Pada Pt. Atrindo Asia Global.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (Stei) Jakarta).

Hardani dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu Grup.

Haryono. (2016). Metode SEM untuk Penelitian Manajemen AMOS LISREL PLS (1st ed.). PT Intermedia Personalia Utama.

Hidayat. (2021). Pengaruh Pengalaman Kerja, Pelatihan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Vonex Indonesia Rancaekek.

(Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).

Jadmiko. (2019). Peran Pemediasi Attitude Becoming Social Entrepreneur (ATB) Pada Pengaruh Antara Empati Terhadap Minat Berwirausaha Sosial. Jurnal Benefita, 4(3), 422–434.

Jogiyanto, M. (2005). Sistem Teknologi Informasi: Pendekatan Terintegrasi: Konsep Dasar, Teknologi, Aplikasi, Pengembangan dan Pengelolaan. Edisi 2. Yogyakarta: Andi Offset.

Kadek Emy Sugihartini, d. (2022). Pengaruh Partisipasi Pemakai, Dukungan Manajemen Puncak, Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Pada Koperasi Simpan Pinjam Kecamatan Abiansemal. Jurnal Kharisma, Vol. 4 No. 2.

Kusuma, I. C. (2019). Persepsi UMKM Dalam Memahami SAK EMKM. Jurnal Akunida, 4(2), 1.

Lestari, C. A. (2020). Sistem Informatika Akuntansi (Beserta Contoh Penerapan Aplikasi SIA Sederhana Dalam UMKM). Yogyakarta. Deepublish, 30.

Marlina. (2017). Pengaruh Pengalaman Kerja, Pelatihan, Tingkat Pendidikan, Dan Kecanggihan Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas Penggunaan

SIstem Informasi Akuntansi (KSPPS Bina Insan Mandiri). E-Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta.

Marwansyah. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta. Meliyawati. (2016).

Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Partisipasi

Manajemen, Dan Pengetahuan Manajer Akuntansi Terhadap Efektivitas

Sistem Informasi Akuntansi (Studi Pada Pt Pln (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten). (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomi Unpas Bandung).

(12)

2168 Mulyadi. (2018). Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.

Muslim A.B, dkk. (2022). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi,

Kemampuan Teknik Personal dan Pengalaman Kerja Terhadap Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (Studi Kasus Pada Sicepat Ekspres Indonesia). JURNAL AKUNTANSI BISNIS PELITA BANGSA, - VOL 7 NO. 1.

Ningtias P.D & Diatmika I.P.G. (2021). Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja dan Pelatihan terhadap Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi

Akuntansi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, Vol. 11 No. 1.

Noe, R. A. (2017). Employee Training and Development (Edisi ke-7). McGraw- Hill Education.

Prabowo, D. (2013). Pengaruh Kompetensi Pengguna terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi.

Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 12-25.

Pratama, R. (2021). Pengaruh Teknologi Informasi Canggih terhadap Efisiensi Operasional dan Pengambilan Keputusan dalam Sistem Informasi

Akuntansi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 9(2), 101-115.

Puspitasari, S. &. (2012). kinerja sistem informasi akuntansi (SIA) ditinjau dari kepuasan pemakai dan pemakaian sia yang dipengaruhi oleh partisipasi, kemampuan, pelatihan dan pendidikan pemakai SIA. repository uksw.

Putri & Sunarwijaya . (2022). Pengaruh Pengalaman Kerja, Tingkat Pendidikan, Pelatihan, Dan Kompleksitas Tugas Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi. Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi (KHARISMA), 4(2), 45-55.

Putri, P. A. (2022). Pengaruh Pengalaman Kerja, Tingkat Pendidikan, Pelatihan, Dan Kompleksitas Tugas Terhadap Efektivitas Sistem Informasi

Akuntansi.

Raharjo, B. I. (2019). Pengaruh Pengetahuan Teknologi Informasi dalam Perkembangan Bisnis. Jurnal Sains dan Humaniora, 5(1), 45-60.

Rahayu, N. S. (2021). Pengaruh Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi

Akuntansi terhadap Kinerja Sistem. Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 8(1), 40-49.

Ratnaningsih, K. I. (2014). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Partisipasi Manajemen, dan Pengetahuan Manajer Akuntansi pada

Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi. e-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 6 No. 1.

Romney, M. B. (2015). Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.

Ronaldi, H. (2012). Kinerja Sistem Informasi Akuntansi: Kepuasan Pengguna dan Pemakaian Sistem.

Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 5(1), 65-80.

Salas, E. T.-J. (2012). The Science of Training and Development in Organizations: What Matters in Practice. Psychological Science in the Public Interest, 14(2), 74-101.

Santoso, E. (2020). Pengaruh Pengalaman Kerja terhadap Kemampuan Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 8(1), 45-60.

Sasongko, D. A. (2020). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Partisipasi Manajemen, Pengetahuan Manajer Akuntansi terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi: Studi Kasus pada Hotel Berbintang Tiga dan Empat di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Aset, Jurnal Ilmiah Aset.

Senduk, L. (2021). Pengaruh Kemampuan Personal, Kecanggihan Teknologi

Informasi, Dan Dukungan Manajemen Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Studi Empiris Pada Perusahaan Bumn Bidang Jasa Konstruksi di Kota Manado). JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING" GOODWILL", 12(2), 194-206.

Siahaan et all. (2020). Pengaruh Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Santika Premiere Dyandra Medan. Jurnal

Stindo Profesional, VI(September), 3–7.

Sigalingging, A. S. (2017). Pengaruh Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi dan Kesesuaian Tugas Teknologi (Task Technology Fit) Terhadap Kinerja

Karyawan. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan.

Siti Tiara & Raida Fuadi. (2018). Pengaruh keterlibatan pemakai, kemampuan teknik personal, dan pelatihan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Studi pada perbankan syariah di Banda Aceh). Jurnal ilmiah mahasiswa ekonomi akuntansi, 3(4), 703-711.

(13)

2169 Srinadi, P. &. (2020). Pengaruh kecanggihan teknologi informasi dan kemampuan teknik personal

terhadap efektivitas penggunaan sistem informasi

akuntansi di LPD Kecamatan Ubud. Widya Akuntansi dan Keuangan, 2(1), 1-15.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Suhud & Rohman. (2015). , Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individu Pegawai Distro di Kota Bandung. Diponegoro Journal of Accounting, Volume 4, Nomor 3.

Susanto, A. (2008). Sistem Informasi Akuntansi (Struktur Pengendalian Resiko Pengembangan).

Bandung: Lingga Jaya.

Sutarman. (2012). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Syafira & Lesi. (2024). Fungsi Pemahaman Akuntansi, ProgramPelatihan, danPemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas

SistemInformasi Akuntansi UMKM. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Vol.3, No.3.

Tirtayasa, I. B. (2022). Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Pengalaman Kerja, Pelatihan Dan Budaya Tri Hita Karana Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Di

Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi (KHARISMA), 4(3), 280-290.

Vipraprastha dkk. (2016). Pengaruh Faktor-Faktor Kinerja Individual Karyawan Terhadap Efektivitas Penggunaan SIstem Informasi Akuntansi. Denpasar: E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol.15.3.

Widiyanto. (2013). Statistika Terapan Konsep dan Aplikasi dalam Penelitian Bidang Pendidikan, Psikologi dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wirawan, B. S. (2020). Kinerja Sistem Informasi Akuntansi dan Peningkatan Kinerja Organisasi.

Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 45-60.

Wulandari, I. W., & Hwihanus. (2023). PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM.

Jkpim: Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen, 11-25.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Secara Simultan (Uji F), Variabel Lingkungan Kerja Fisik (X1), variabel

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka ditemukan beberapa masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1 Masalah kemiskinan, kesenjangan ekonomi, ketidakberdayaan dan

Menurut Brook 2010 bahwa faktor penting dalam menentukan perilaku individu baik di dalam dan di luar organisasi yaitu persepsi Tujuan penelitian ini berusaha untuk mengetahui secara

Pengembangan Hipotesis Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah merupakan penerapan sistem mulai

Page | 58 Dampak Implementasi Teknologi Informasi terhadap Efisiensi Biaya Pemasaran pada UMKM di Jawa Barat: Perspektif Akuntansi Manajemen Eva Desembrianita1 Universitas

Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti melakukan penelitian untuk melihat efektivitas terapi pijat guna membantu proses penyembuhan infeksi saluran pernapasan akut pada balita

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap penilaian masyarakat/ nilai publik public value terjadap kebijakan

Berdasarkan latar belang di atas maka peneliti tertarik untuk Mengetahui jumlah pembelian dan penggunaan kedelai optimal Kg yang dilakukan oleh Industri Tahu Mitra Cemangi, Untuk