ABSTRAK
RUSDIANTO. R, 2014: “Tata Kelola Konflik Pasca Pemilihan Kepala Desa dan Penyelesaiannya di Desa Parinding Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang ” di bimbingan oleh Jaelan Usman dan Nuryanti Mustari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tata Kelola Konflik Pasca Pemilihan Kepala Desa di Desa Parinding Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang dan Faktor-faktor apa yang mempengaruhi terjadinya konflik pasca pemilihan kepala desa. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian case study. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, yaitu pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti dan wawancara dimana peneliti mengadakan tanya jawab langsung dengan informan sehubungan dengan masalah yang diteliti serta ditunjang oleh data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertikaian antar kelompok yang dikatikan dengan suku, agama, ras, dan antar kelompok merupakan konflik yang sangat gampang untuk terulang di tempat yang sama. Dari pembahasan hasil penelitian, peneliti kemudian menjabarkan Tata Kelola Konflik Pemuda dengan Indikator: Pendekatan Keamanan, Pendekatan Demokratis, Pendekatan Konsiliasi.
Konstalasi konflik di Desa Parinding sangat membutuhkan Pendekatan Rekonsiliasi dari seluruh kalangan, baik itu tokoh maupun kelompok pemuda yang ada di desa parinding khususnya masyarakat Paje dan masyarakat Bau yang merupakan aktor dari konflik yang terjadi di Desa Parinding. Pemerintah desa khususnya Desa Parinding yang bertugas melindungi dan mengayomi warga ternyata belum dapat menemukan solusi yang pas dalam menangani konflik yang terjadi.
Kata Kunci : tata kelola, konflik, pemilihan kepala desa.