ABSTRAK
Nur Rachmiah Saharuddin 2020. “Kelayakan Karya Sastra Prosa Klasik Bugis Makassar Sebagai Bahan Layak Baca Bagi Siswa Tingkat Sekolah Dasar (SD)”.
Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. (dibimbing A. Rahman Rahim dan Akram Budiman Yusuf)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karya sastra prosa klasik Bugis Makassar sebagai bahan layak baca bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Masalah penelitian adalah bagaimanakah karya sastra prosa klasik Bugis Makassar sebagai bahan layak baca bagi siswa Sekolah Dasar (SD)? Untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan penelitian digunakan metode kualitatif yang ditopang dengan analisis deskriptif.
Sumber data penelitian yang diperoleh dari penelitian yakni, prosa klasik dari suku Bugis Makassar yaitu terdiri atas 4 judul cerita, Caritana Pung Tedong (Kerbau) Siagang Anak Karaeng Tellua, I Kukang, Lapong Darek-darek Siagang Lapong Kura- kura, Lapong Pesok-pesok Na Lapong Buta-buta.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua bagian yaitu teknik membaca, dan teknik catat. Teknik analisis penelitian ini dilakukan dengan langkah mengidentifikasi setiap cerita prosa klasik Bugis Makassar yang akan diteliti, mengklasifikasi bagian kata di setiap prosa klasik Bugis Makassar setelah itu menilai karya sastra prosa klasik Bugis Makassar sesuai teori digunakan sebagai bahan layak baca bagi siswa sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari empat judul karya sastra prosa klasik Bugis Makassar ada dua yang dinilai sangat layak dan dua judul cerita dinilai layak. Cerita yang berjudul Caritana Pung Tedong Siagang Anak Karaeng Tellua, Lapong Pesok-Pesok Na Lapong Buta-Buta. Cerita tersebut telah dinilai atau dievaluasi kelayakannya oleh peneliti dengan dengan hasil sangat layak karena memenuhi komponen penilaian kelayakan dan kesesuaian karya sastra prosa sebagai bahan bacaan siswa sekolah dasar, yakni struktur fisik terdiri dari pemakaian bahasa, pengaluran, penokohan, penyudut pandangan, dan lain-lain. Sedangkan cerita I Kukang dan Lapong Darek-Darek Siagang Lapong Kura-Kura dinilai layak karena cukup memenuhi komponen penilaian kelayakan dan kesesuaian karya sastra prosa sebagai bahan bacaan siswa sekolah dasar, yakni struktur fisik terdiri dari pemakaian bahasa, pengaluran, penokohan, penyudut pandangan, dan lain-lain.
Kata kunci: Karya sastra, prosa klasik, layak baca