• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

6

ABSTRAK

AKBAR. 2015. Peran Pemerintah Daerah Dalam Perdagangan Beras Antar Pulau “Kasus Perdagangan Beras dari Bone ke Nusa Tenggara Timur”

dibawah bimbingan oleh (Mappamiring dan Rudi Hardi).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah daerah dalam perdagangan beras antar pulau dan apa saja faktor pendukung dan penghambat perdagangan beras pada kasus perdagangan beras dari Bone ke Nusa Tenggara Timur. Dari segi akademik diharapkan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pemerintahan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang memberikan gambaran mengenai peran pemerintah dalam perdagangan beras antar pulau dengan melihat kebijakan perdagangan, mekanisme kerja aparat, pajak dan tarif angkutan serta sarana dan prasarana penunjang perdagangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi, interview atau wawancara, dengan memilih informan yang berperan dan terlibat secara teknis maupun fungsional dalam kegiatan perdagangan beras antar pulau. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif.

Hasil penelitian menggambarkan bahwa peran pemerintah sebagai regulator tentang perdagangan beras antar pulau belum begitu terlihat, baik

iv

(2)

7

menyangkut tentang kepastian hukum, keamanan, kemanan. Sedangkan peran pemerintah sebagai dinamisator dalam perdagangan beras terlihat jelas dengan melaksanakan pembinaan dibidang pelayaran dan perkapalan, selain itu juga pemerintah melaksanakan kegiatan seperti pengolahan dan pengendalian usaha dibidang perdagangan, melaksanakan pelayanan dalam pembinaan dan pengembangan usaha, melaksanakan koordinasi dalam pembinaan dan pengembangan usaha. Peran pemerintah sebagai fasilitaor dapat terlihat dari fasilitas Sarana dan prasarana yang telah disediakan dan tentu itu merupakan salah satu penunjang berjalannya perdagangan beras antar pulau seperti halnya pelayanan administrasi, dan juga pendukung perdagangan seperti pelabuhan, gudang, kapal dan sarana penunjang lainnya telah mencukupi namun masih ada kekurangan sarana yang perlu diperhatikan oleh pemerintah.

Faktor pendorong dalam penelitian ini adalah tersedianya sumber daya alam yang memadai, tersedianya sarana dan prasarana yang menunjang perdagangan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah segala kegiatan yang mampu berpengaruh menghambat perdagangan beras antar pulau yang mengakibatkan aktifitas perdagangan jadi tidak lancar, seperti faktor cuaca buruk, harga beras, pungutan liar dan kurangnya alat keselamatan kapal.

Kata kunci: Peran Pemerintah, Perdagangan Beras Antar Pulau.

v

Referensi

Dokumen terkait

In the current study, acetylated starches were prepared by reacting arenga starch with acetic anhydride in aqueous slurry to determine the optimum reaction time and