• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agama dan Pencarian Eksistensial (Refleksi Lintas Iman)

N/A
N/A
Kevin Ariel Nugroho Putra

Academic year: 2023

Membagikan "Agama dan Pencarian Eksistensial (Refleksi Lintas Iman)"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

AGAMA DAN

PENCARIAN EKSISTENSIAL

Refleksi Lintas Iman

Selasa, 12 September 2023

(2)
(3)

Refleksi

Karakter mana dalam film atau buku yang relatabledengan kamu?

Bagian kehidupan mana darimu yang tersentuh ketika kamu

berjumpa dengan karakter dalam film atau buku?

• Pada tahap mana (awal, tengah, atau akhir) kamu sekarang ini berada dalam pencarian

eksistensial?

• Bagaimana agama menemani ‘ups and downs’ pencarian

eksistensialmu?

(4)

• Mengembangkan hobi adalah sarana mengobati stres

• Peristiwa-relasi dalam keluarga

membentuk aku saat ini, tetapi aku tidak harus didefinisikan olehnya

• Pencarian eksistensial itu erat

kaitannya dengan bagaimana aku memahami diri sendiri

• Basic skill: keep moving forward – gagal itu boleh, setelah itu, bangun dari apa yang masih ada

• Kebahagiaanku tidak terletak pada

seberapa banyak orang memberikan

apresiasi, pujian, validasi

(5)

DIALOG DENGAN FIGUR PUBLIK – LINTAS IMAN

Agama dan Pencarian Eksistensial

Fiersa Besari

“Bolehkah Sehari Ini Saja Aku Menangis?”

Maudy Ayunda

“Growth Mindset”

Ajahn Brahm

“Falling is Flying”

(6)

FIERSA BESARI

Jika kita berjodoh, walaupun hari ini dan di tempat ini

tidak bertemu,

kita pasti akan tetap dipertemukan dengan cara yang lain.

Fiersa Besari

Ada Wajahmu di Kaki Langit https://www.youtube.com/watch?v=Oaj0G9O6vMg

(7)

Tentang dia yang telah pergi...

Dan kini kusadari, mengenang

adalah pekerjaan yang menyakitkan, terutama jika yang kita kenang

adalah orang yang teramat sangat kita sayangi dan tidak bisa lagi kita temui.

Namun, akan lebih menyakitkan jika kita harus melupakan.

Karena Bapak pernah bilang, seseorang tidak pernah benar- benar pergi selama kita masih menyimpannya di dalam hati.

Fiersa Besari, Garis Waktu, 186

(8)

#DearTomorrow

Dirimu mungkin bukan sesuatu yang dapat kamu temukan – mungkin belum ada.

Dirimu merupakan kombinasi dari hal yang

kamu lakukan, hal yang kamu perjuangkan, dan sosok yang kamu dambakan.

Dirimu adalah sesuatu untuk kamu definisikan (to define) – bukan untuk kamu temukan (to find).

Alih-alih mencari ke dalam, lihat ke luar dan temukan diri.

Belaajarlah lebih banyak tentang dunia,

karakter yang menarik bagimu, tindakan yang menginspirasimu.

Setelah memiliki daftaranya, silakan kamu berusaha untuk menjadi seperti demikian.

- Maudy Ayunda

(9)

#DearTomorrow

Remember that your journey is your own; do not allow yourself to be pressured if the source of that pressure is somebody else other than yourself.

Others are entitled to their

lives and opinions, as you are to yours.

Maudy Ayunda

(10)

Forgiving Ourselves and Learning from Our Mistakes

"Everyone makes mistakes. The wise are not people who never make mistakes, but those who

forgive themselves and learn from their mistakes."

Ajahn Brahm

(11)

Letting Go & Being at Peace

"If you know how to let go and be at peace, you know

everything you need to know about living in the world.“

~ Ajahn Brahm

Lingkaran Kendali

(12)

Guarding knowledge is not a good way to

understand.

Understanding means to throw away

your knowledge.

Thich Nhat Hanh

(13)

Ada sesuatu dalam hidupmu

– pencarianmu, dorongan-doronganmu, imajinasi dan pemikiranmu –

yang agama tidak bisa mengakomodasinya.

Ada hal yang lebih dalam dan luas daripada hal-hal yang bisa diakomodasi oleh agama.

Ada pelbagai macam kemungkinan yang ingin diekspresikan

oleh jiwamu.

(14)

Selama masa hidup dan berabad-abad setelahnya, Nabi Muhammad telah menjadi suri teladan ideal bagi umat Muslim dalam melaksanakan kehendak Allah.

Islam memberikan penekanan besar pada tindakan;

mendorong umat Islam untuk berjuang, berusaha, melakukan hal terbaik.

Beberapa Muslim menyatakan bahwa Muhammad adalah “Al-Qur’an yang hidup,” saksi yang tuturan dan perilakunya mengungkapkan kehendak Allah.

John L. Esposito, “What Role Does Muhammad Play in Muslim Life” (2011), hlm. 11-12.

(15)

Inside the Book: Deepak Chopra (ABUNDANCE: The Inner Path to Wealth) https://www.youtube.com/watch?v=Jpm1Xumdn58

Meaning

Purpose

Fulfillment in every level

In touch with creative center

(16)

Percaya pada hati

ketika Anda membuat keputusan.

Kemudian, curahkan energi Anda.

untuk menjadikan keputusan tersebut benar

Ajahn Brahm, “The Unifable: Make It Right” (2019).

(17)

«Sering kali, dalam hidup, kita

memboroskan waktu

untuk bertanya:

“Siapakah aku?”

Anda dapat bertanya kepada diri siapa Anda dan menjalani

seluruh hidup Anda untuk mencari jawaban siapa Anda.

Namun, tanyakanlah pada diri Anda,

“Untuk siapa

aku ada?”»

(Paus Fransiskus, 8 April 2017).

(18)

Penting membantu orang- orang muda untuk tidak

patah semangat

menghadapi

kesalahan

& kegagalan

mereka,

meskipun memalukan, sebab semua itu adalah

bagian integral dari perjalanan menuju kebebasan

yang lebih dewasa, penuh kesadaran akan kelebihan

serta kelemahannya.

Paus Fransiskus, Orang Muda, Iman & Penegasan

Panggilan, no. 71.

Dikotomi Kendali

(19)

Hati setiap orang muda harus dianggap sebagai “tanah yang

kudus” , pembawa

benih-benih hidup yang di hadapannya kita harus

“menanggalkan kasut”

agar dapat mendekati dan mendalami misteri.

Paus Fransiskus, Christus

Vivit, No. 67.

(20)

Kita tidak dapat menjadi

Gereja yang tidak menangis menghadapi

tragedi yang dialami orang muda.

Kita tidak boleh terbiasa dengan hal itu karena siapa

pun yang tidak tahu bagaimana menangis

bukan seorang ibu.

Paus Fransiskus, Christus

Vivit, No. 75.

(21)

All people are born as

originals .

But, many die as

photocopies.

Carlo Acutis

Referensi

Dokumen terkait