• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ahmad Faqih - e-Publikasi Ilmiah Unwahas

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Ahmad Faqih - e-Publikasi Ilmiah Unwahas"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Saham syariah sebagai instrumen keuangan syariah merupakan produk baru dalam dunia ekonomi syariah. Apabila bentuk usaha perseroan dianggap bertentangan dengan prinsip syariah, maka saham perseroan tersebut tidak termasuk dalam saham syariah. Para ulama dalam hal ini Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengeluarkan fatwa tentang prinsip syariah yang harus diikuti dalam jual beli saham syariah.

Seiring dengan perkembangan saham-saham syariah tersebut, PT Phintraco Securities sebagai broker/pialang saham telah mendapatkan sertifikasi dari Dewan Syari'ah Nasional (DSN-MUI) untuk melakukan praktik jual beli saham syariah. pasar modal syariah. PT Phintraco Securities telah memiliki aplikasi yang mendukung investor dalam melakukan transaksi saham syariah secara online. Dari sudut pandang Islam, berdasarkan analisis kami, kami menyimpulkan bahwa praktik jual beli saham syariah di PT Phintraco Securities sesuai dengan apa yang dibakukan menurut Al-Qur'an, Alhadits, Ijma' ulama dan hukum. yang berlaku di Indonesia.

Transaksi jual beli saham syariah yang mulai berkembang melalui lembaga pasar modal syariah menggunakan sistem online. Dimana suatu perusahaan sebagai penerbit saham yang menjual sahamnya di pasar modal syariah tidak berhubungan langsung dengan investor yang membeli sahamnya melalui perusahaan sekuritas. Saham syariah adalah sertifikat kepemilikan perusahaan yang diterbitkan oleh emiten yang operasi dan manajemennya tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Mekanisme Jual Beli Saham Syari’ah

Kontrak pembelian dianggap sah ketika ada kesepakatan tentang harga dan jenis dan volume tertentu antara permintaan pembelian dan penawaran penjualan. Pembeli dapat menjual surat berharga setelah akad jual beli dianggap sah, meskipun penyelesaian administrasi transaksi pembelian (penyelesaian) dilakukan di kemudian hari, berdasarkan prinsip qabdh hukmi. Harga jual beli dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan yang mengacu pada harga pasar yang wajar melalui mekanisme perundingan yang terus menerus (bai'. almusawamah).

Dalam bertransaksi sekuritas, tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan/atau tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, kegiatan investasi keuangan termasuk dalam kegiatan usaha pemilik real estat (investor), tetapi secara pasif. Jadi prinsip syariah dalam investasi keuangan pada hakikatnya sama dengan kegiatan bisnis lainnya yaitu prinsip halal dan berkeadilan.

Emiten dan investor tidak boleh mengambil risiko di luar kemampuannya, yang dapat mengakibatkan kerugian yang sebenarnya dapat dihindari. Sebelum melakukan jual beli efek, calon pembeli terlebih dahulu harus membuka rekening di perusahaan efek yang menjadi anggota bursa dengan mengisi formulir pembukaan rekening. Ketentuan kerjasama antara perusahaan efek dengan nasabah diatur dalam Peraturan Bapepam LK No. V.D.3 tentang pengendalian internal perusahaan efek dan pengelolaan pembukuan perusahaan efek.

Efek dan dana dalam rekening efek ini dapat dijadikan jaminan untuk penyelesaian kewajiban nasabah kepada perusahaan efek. Perusahaan efek berhak membeli efek untuk rekening efek guna menutup saldo negatif. Dana dan surat berharga dalam rekening nasabah dapat disimpan dalam rekening bank kustodian atau lembaga penyimpanan dan penyelesaian atas nama perusahaan sekuritas untuk kepentingan nasabah.

Dalam hal dana menunjukkan saldo negatif pada rekening nasabah, perusahaan sekuritas dapat menggunakan efek pada rekening nasabah sebagai jaminan kredit dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Saat memperdagangkan efek di BEI, order nasabah dapat dimasukkan melalui 3 cara yaitu manual melalui pedagang di lantai bursa, remote trading melalui perusahaan tercatat atau order entry langsung oleh nasabah melalui internet. Order yang disampaikan oleh Perusahaan Efek Anggota Bursa dalam sistem perdagangan baik secara manual, jarak jauh maupun online, akan diproses secara elektronik oleh JATS (Jakarta Automatic Trading System).

Sebagian besar perdagangan efek di BEI dilakukan di pasar reguler dengan waktu penyelesaian tiga hari bursa setelah transaksi dilakukan.

Akad-Akad yang Digunakan dalam Praktik Jual Beli Saham Syari’ah

Keuntungan dari kerjasama akan dibagi berdasarkan nisbah yang disepakati bersama, sedangkan kerugian yang terjadi ditanggung sepenuhnya oleh pemberi modal, kecuali kerugian tersebut disebabkan oleh kelalaian penyedia tenaga kerja dan keahlian. Kontrak kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk tujuan memperoleh keuntungan dari suatu usaha tertentu yang masing-masing pihak memberikan kontribusi modal baik berupa uang maupun dalam bentuk lain. Sedangkan keuntungan dan kerugian yang timbul akan dibagi sesuai dengan besarnya penyertaan modal masing-masing pihak.

Perjanjian jual beli suatu barang berupa obyek pembiayaan antara para pihak, dimana spesifikasi, cara dan jangka waktu penyerahan serta harga barang tersebut ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak. Akad jual beli berupa pesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan syarat tertentu yang disepakati antara pembeli (nasabah, mustashni') dan penjual (produsen, shani'). Akad pemindahan hak pakai hasil (manfaat) atas barang-barang untuk jangka waktu tertentu dengan pembayaran sewa (ujroh), tanpa didahului pemindahan hak milik atas barang-barang.

Pelanggan yang merupakan pemilik barang atau perkhidmatan (pemberi pajak atau penyedia perkhidmatan) berjanji kepada pemajak atau pengguna perkhidmatan atau pengguna perkhidmatan bahawa dia akan menyerahkan hak untuk menggunakan atau menggunakan a. Kontrak di mana pihak yang memegang kuasa wakil (ejen) memberi kuasa kepada pihak yang menerima kuasa wakil (ejen) untuk melakukan tindakan atau tindakan tertentu. Kontrak di mana seorang penjamin (kafil/penjamin) berjanji untuk memberi jaminan kepada pihak yang dijamin (makfuul 'anhu/debitur) untuk menunaikan kewajipan pihak yang dijamin kepada pihak lain (makfuul lahu/pemiutang).

Pengelola Pasar Modal

Bapepam-LK merupakan penggabungan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dengan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Kementerian Keuangan. Bapepam-LK berada di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bertugas membina, mengatur dan mengawasi kegiatan sehari-hari pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang lembaga keuangan. Tujuan Bapepam-LK adalah mewujudkan terciptanya penyelenggaraan pasar modal yang teratur, adil, dan efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat. menerapkannya secara konsisten.

Seluruh pelaku pasar modal menjalankan aktivitasnya dengan memperhatikan standar dan etika yang berlaku dalam dunia usaha serta mengutamakan kepentingan masyarakat luas. Bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan sarana untuk mempertemukan penawaran jual beli efek. Bursa efek yang ada di Indonesia adalah Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang bergabung pada Oktober 2007 menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menyusun rencana anggaran tahunan dan menggunakan laba bursa sesuai dengan ketentuan yang dilaporkan oleh dan kepada Bapepam. Menetapkan peraturan tentang keanggotaan, pencatatan, perdagangan, penyetaraan surat berharga, kliring dan penyelesaian transaksi bursa, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kegiatan bursa efek. Lembaga kliring dan penjaminan adalah pihak yang menyelenggarakan pengaturan kliring dan penjaminan untuk penyelesaian swap.

Lembaga ini didirikan dengan tujuan untuk memberikan penjaminan penyelesaian dan layanan kliring transaksi valuta asing secara adil, tertib dan efisien. Dalam sistem pasar modal di Indonesia, lembaga kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi pasar saham dilakukan oleh PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI). Lembaga kustodian dan penyelesaian di pasar modal Indonesia dioperasikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI).

PT KSEI adalah lembaga di pasar modal Indonesia yang beroperasi sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LDP) sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Pelaku Pasar Modal

Terutama investor kecil dan investor yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko investasinya. Reksa dana dirancang untuk mengumpulkan dana dari individu yang memiliki modal dan keinginan untuk berinvestasi.

Kegiatan yang Bertentangan dengan Prinsip-Prinsip Syariah Di Pasar Modal

Taghrir adalah usaha untuk mempengaruhi orang lain, baik dengan perkataan maupun perbuatan yang mengandung kebohongan, sehingga mendorong mereka untuk bertransaksi. Tujuannya adalah untuk membentuk harga (naik, turun atau tetap sama) atau kepentingan lain di dalam dan di luar pasar saham. Tanajusy/najsy adalah tindakan menawar barang dengan harga yang lebih tinggi oleh pelanggan yang tidak berniat membelinya, untuk menimbulkan kesan bahwa banyak pelanggan yang tertarik untuk membelinya.

Tujuannya adalah untuk memberikan kesan pada pasar seolah-olah ada permintaan/penawaran yang besar, sehingga pasar terpengaruh untuk membeli/menjual. Ihtikar, membeli suatu komoditi yang sangat dibutuhkan masyarakat pada saat harganya tinggi dan menimbunnya dengan tujuan untuk dijual kembali pada saat harganya lebih mahal. Adanya upaya pemegang saham mayoritas untuk membuat tender semu yang menyebabkan harga jatuh di pagi hari dan menyebabkan investor publik melakukan short-sell (short shelling adalah tindakan spekulasi untuk mendapatkan keuntungan karena mereka percaya bahwa harga sekuritas akan berkurang dengan menjual sekuritas yang belum mereka miliki).

Kemudian datanglah upaya pembelian oleh pemegang saham mayoritas, yang menyebabkan harga naik di sesi sore, menyebabkan short seller gagal memberikan atau menderita kerugian karena harus melakukan pembelian dengan harga yang lebih tinggi. Ghisysy adalah bentuk tadlis dimana penjual menjelaskan/menggambarkan kelebihan/keistimewaan barang yang dijual dan menyembunyikan kekurangannya. Marking at the close yaitu pengajuan order beli atau jual pada akhir hari perdagangan dengan maksud untuk menciptakan harga penutupan yang diinginkan, baik menyebabkan harga penutupan naik, turun atau tetap sama dibandingkan penutupan sebelumnya harga.

Fahisy Ghabn adalah ghabn tingkat berat, seperti jual beli barang dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar. Bai' al-ma'dum, adalah jual beli pada saat benda (mabi') tidak ada pada saat akad, atau jual beli barang (sekuritas) padahal barang (sekuritas) tidak dimiliki oleh penjual. dia menjual. Short selling (bai' al-maksyuf/jual kosong), yaitu jual beli tunai barang (surat berharga) yang bukan milik penjual dan penjual tidak diberi izin oleh pemiliknya untuk menjualnya, atau untuk membeli dan dijual tunai. barang (sekuritas) meskipun penjual tidak memiliki barang (sekuritas) yang dijualnya, yaitu suatu cara yang digunakan untuk menjual saham yang belum dimiliki dengan harga tinggi dengan harapan akan dibelinya pada saat harga turun.

Perbuatan yang termasuk dalam kategori riba antara lain Margin Trading (Transaksi dengan pembiayaan), yaitu melakukan transaksi dengan surat berharga dengan pinjaman berbunga (riba) untuk kewajiban penyelesaian pembelian surat berharga. 20 Ida Musdafia Ibrahim, e-Journal Ekonomi dan Hukum Islam; Mekanisme dan Perjanjian Transaksi Saham di Pasar Modal Syariah, (STIE YAI Jakarta: 2013), hal.

KESIMPULAN

Referensi