MODUL AJAR
SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)
1. Informasi Umum Perangkat Ajar
Nama : Tanti Eviliana Pardede, M.Pd
Unit Kerja : SMK Katolik Santa Maria Pontianak
Kelas : X
Alokasi Waktu : 1 x pertemuan (2 x 45 menit / 2 JP) 2. Tujuan Pembelajaran
Fase : E
Elemen Capaian Pembelajaran
: :
Aljabar dan Fungsi
Di akhir fase E, peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel dan sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat (termasuk akar imajiner), dan persamaan eksponensial (berbasis sama) dan fungsi eksponensial.
Tujuan Pembelajaran
: 1. Siswa dapat memodelkan masalah kontekstual kedalam sistem persamaan linear tiga variabel dengan tepat
2. Setelah berdiskusi secara kelompok, siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear tiga variabel kedalam masalah kontekstual dengan benar
Pertanyaan Inti : 1. Bagaimana memodelkan masalah kontekstual kedalam sistem persamaan linear tiga variabel?
2. Apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah kontekstual?
Kata Kunci : Aljabar, Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) 3. Profil Pelajar Pancasila yang Berkaitan
Profil Pelajar Pancasila
: 1. Bergotong Royong
Bekerjasama dalam kelompok melalui pemberian gagasan, pandangan, atau pemikiran dan menerima serta melaksanakan atas kesepakatan kelompok dalam mencapai penyelesaian tugas yang diberikan.
2. Bernalar Kritis
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret ke ranah abstrak, menyampaikan gagasan, pandangan, atau pemikiran, secara logis dan kritis mengenai permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.
3. Kreatif
Menuliskan hasil diskusi berdasarkan gagasan, pandangan, atau pemikiran serta gagasan secara logis dan kritis mengenai permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar dalam bentuk teks eksposisi.
4. Mandiri
Memiliki kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta memiliki regulasi diri.
4. Sarana Prasarana
1. Laptop
2. Proyektor dan LCD
3. Papan tulis dan spidol 4. Modul SPLTV
5. LKPD SPLTV 6. Uang
7. Sanmar Store (Toko ATK Sekolah) 5. Target Siswa
Siswa regular 6. Jumlah Siswa
16 siswa 7. Ketersediaan Materi
a. Pengayaan untuk siswa berpencapaian tinggi: YA
b. Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk siswa yang sulit memahami konsep: YA
8. Moda Pembelajaran
Tatap muka / Luring 9. Materi Ajar, Alat dan Bahan
Materi Ajar Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) 10. Kegiatan Pembelajaran Utama
Pengaturan Siswa:
individu
berpasangan
berkelompok (> 2 orang)
Metode:
ceramah
diskusi
bermain peran
presentasi / demonstrasi
eksplorasi 11. Asesmen
Kriteria untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
asessmen individu
assemen kelompok
keduanya Jenis assesmen
performa (presentasi, bermain peran, dsb.)
tertulis (tes objektif, esai)
sikap (profil pelajar Pancasila : observasi) 12. Persiapan Pembelajaran
1. Menyiapkan proyektor, laptop, dan speaker 2. Menyiapkan materi ajar
3. Menyiapkan rubrik penilaian 13. Urutan Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan (15 menit)
1. Guru bersama siswa mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar dengan mengecek kebersihan ruang kelas, selanjutnya mengecek kesiapan dan kerapian siswa. Dengan memberi waktu 1 menit untuk diam sebelum memulai pembelajaran.
2. Guru beserta peserta didik mengawali pembelajaran dengan berdoa.
3. Guru memberikan salam kepada peserta didik untuk mengawali pembelajaran dengan hal positif.
4. Guru mengkondisikan peserta didik dengan menanyakan kabar dan mengecek kehadiran peserta didik.
Motivasi
5. Guru memberi motivasi kepada siswa pentingnya belajar SPLTV untuk kehidupannya, seperti menentukan laba atau kerugian maksimum dan minimum.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Siswa dapat memodelkan masalah kontekstual kedalam sistem persamaan linear tiga variabel dengan tepat
Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear tiga variabel kedalam masalah kontekstual dengan benar
Apersepsi
7. Guru mengingatkan kembali materi prasyarat yaitu cara menyelesaikan SPLTV dengan memberi pertanyaan :
Apakah kalian mengingat materi SPLTV ?
Bagaimana cara menyelesaikan SPLTV ?
Kemudian guru memberikan soal pretest melalui liveworksheet
8. Guru menyampaikan bahwa cara menyelesaikan SPLTV adalah materi prasyarat yang harus sudah dikuasai untuk dapat lanjut ke materi memodelkan masalah kontekstual kedalam SPLTV.
Inti (65 menit) Fase 1: Orientasi Peserta didik pada Masalah
1. Guru menayangkan video tentang contoh permasalahan sistem persamaan linear tiga variabel (https://www.youtube.com/watch?v=KNbKlK9t1VI) Bagaimana jika informasi di atas disajikan dalam bentuk model matematika? bagaimana cara menyelesaikannya?
2. Peserta didik mengamati permasalahan yang ada pada video.
(Mengamati)
3. Guru bertanya “bagaimana cara memodelkan permasalahan tersebut dan menentukan penyelesaiannya?
(Menanya)
4. Guru memberi kesempatan peserta didik untuk bertanya
5. Dari permasalahan SPLTV yang ada guru bersama-sama dengan peserta didik menyelesaikan masalah tersebut.
Fase 2: Mengorganisasi Peserta didik untuk Belajar Kelompok 5. Guru membagi peserta didik tiap kelompok. Anggota dipilih secara
heterogen dengan cara mengacak menggunakan https://id.rakko.tools 6. Guru memberi tugas kepada peserta didik untuk bermain peran membuat
permasalahan SPLTV, kemudian mengidentifikasi cara memodelkan permasalahan kontekstual kedalam SPLTV, serta menyelesaikan masalah tersebut.
Fase 3: Membimbing Pengerjaan Kelompok
7. Guru dan peserta didik bersama-sama ke sanmar store. Bermain peran menjadi penjual dan pelanggan yang membeli 3 jenis ATK sehingga membentuk sebuah persamaan dengan 3 variabel. Begitu seterusnya hingga 3 persamaan, dengan jumlah barang yang berbeda.
8. Guru memberi arahan untuk setiap kelompok membuat soal cerita (permasalahan) dari kegiatan bermain peran yang telah dilaksanakan, kemudian menyelesaikan permasalahan tersebut secara berkolaborasi.
(Mengeksplorasi)
9. Setiap kelompok mendiskusikan permasalahan yang telah dibuat untuk memperoleh informasi-informasi mengenai cara memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual dengan SPLTV, informasi dapat diperoleh dari berbagai sumber Modul, Video Youtube, dan buku paket.
(Mengasosiasi)
10. Guru memonitoring dengan cara membimbing setiap kelompok secara bergantian jika mengalami kendala
11. Guru melakukan pengamatan selama diskusi berlangsung Fase 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
13. Guru meminta setiap kelompok menyelesaikan permasalahan tepat waktu.
14. Guru meminta salah satu kelompok diminta untuk menyajikan 1 soal untuk dipresentasikan dan dijelaskan cara pengerjaannya, sementara kelompok lain menyimak sambil mengoreksi pekerjaannya. (Mengkomunikasi) 15. Guru mempersilahkan peserta didik untuk saling menanggapi dan merespon
hasil pekerjaan dari setiap kelompok dengan santun sehingga diperoleh konsep yang sepaham
16. Guru dapat memberikan penambahan atau penguatan materi terhadap presentasi yang dilakukan
Fase 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah 17. Guru mengarahkan setiap peserta didik menyimpulkan informasi-
informasi yang diperoleh selama mengerjakan permasalahan yaitu mengenai cara menyelesaikan masalah kontekstual SPLTV Penutup
(10 menit)
18. Guru mengarahkan peserta didik untuk kembali ke tempat duduk semula.
19. Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya yaitu materi system pertidaksamaan linier dua variabel baik dari buku-buku sumber maupun dari internet.
20. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam.
14. Refleksi Guru
- Bagian mana yang menurut saya paling sulit dari pelajaran ini ? - Apa yang sebaiknya saya tambahkan untuk memperbaiki kegiatan
pembelajaran selanjutnya?
- Bagaimana melaksanakan pembelajaran yang efektif, berdiferensiasi, dan menyenangkan bagi siswa?
15. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Dan Asesmennya a. Kompetensi
yang dinilai
- Kompetensi Sikap: bertaqwa, kerja sama, dan toleransi.
- Kompetensi Pengetahuan: Menyelesaikan sistem persamaan linear tiga variabel.
- Kompetensi Keterampilan: Bermain peran membuat permasalahan SPLTV, menerapkan penyelesaian sistem persamaan linear tiga variabel untuk menyelesaikan masalah.
b. Bagaimana assesmen dilakukan
- Penilaian sikap dilakukan melalui observasi/pengamatan dan teknik penilaian lain yang relevan
- Penilaian aspek pengetahuan dilakukan melalui penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai
- Penilaian keterampilan dilakukan melalui unjuk kerja saat kegiatan pembelajaran
c. Kriteria penilaian
1. Penilaian Sikap 2. Penilaian Pengetahun 3. Lembar Penilaian Diskusi 16. Pertanyaan Refleksi Untuk Siswa
Lampiran 1 17. Daftar Pustaka
a. Sudianto, Manullang, dkk. 2017. Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
b. Muklis. 2022. Buku Interaktif MATEMATIKA untuk SMA/ MA/ SMK/ MAK Kelas X. Klaten : PT Intan Pariwara
18. Glosarium
Sistem : terdiri lebih dari satu persamaan
Persamaan : kalimat terbuka yang memuat hubungan sama dengan “=”
Linier : semua variabelnya berpangkat Satu
Variabel : suatu simbol yang harus diganti / dicari nilainya
DOKUMENTASI PEMBELAJARAN DI KELAS
DOKUMENTASI PESERTA DIDIK BERMAIN PERAN (KONKRET)
KELOMPOK 1: Emeralda Gracelynn, Gracia Juniarty Ferin, Jessica Della, Kristie Vianka, Nelsen, Siti Otalia, Tery Wijaya, Vellicia.
Nelsen membeli 2 pulpen, 2 buku kotak kecil dan 1 tip-x seharga Rp 27.000,00
Emeralda membeli 5 pulpen dan 2 buku kotak kecil seharga Rp 34.000,00
Terry membeli 1 pulpen, 2 buku kotak kecil dan 3 tip-x seharga Rp 38.000,00
Jessica membeli 4 pulpen, 1 buku kotak kecil dan 2 tip-x. Jessica akan membayar dengan uang sebesar Rp 50.000,00 apakah uang Jessica cukup atau bersisa? Jika bersisa, maka sisa
berapakah uang Jessica?
KELOMPOK 2: Aldo, Hendy, Julio, Kenrich, Kreszen, Riandy, Ricky, Wilsen.
Hendy membeli 2 buku, 3 pulpen, dan 1 peraut seharga Rp 25.000,00
Ricky membeli 3 buku dan 1 peraut seharga Rp 22.000,00
Kreszen membeli 1 buku dan 3 peraut seharga Rp 10.000,00
Kenrich membeli 3 buku, 4 pulpen dan 5 peraut. Kenrich akan membayar dengan uang sebesar Rp 50.000,00 apakah uang Kenrich cukup atau bersisa? Jika bersisa, maka sisa berapakah uang Kenrich?
DOKUMENTASI DISKUSI KELOMPOK 1
KELOMPOK 2
JAWABAN KELOMPOK 1
JAWABAN KELOMPOK 2
DOKUMENTASI EVALUASI
LEMBAR EVALUASI KELOMPOK 1
LEMBAR EVALUASI KELOMPOK 2