• Tidak ada hasil yang ditemukan

AMALAN SULUK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "AMALAN SULUK"

Copied!
156
0
0

Teks penuh

Tajuk: AMALAN SULUK: Kajian Undang-undang dan Alternatif untuk Mengurangkan Keganasan Rumah Tangga (DV) di Indonesia. Orang yang bersuluk ini beritikaf di masjid atau surau, waktu suluk ini dilakukan selama 10 hari, 20 hari, 40 hari.

Qadiriyah wa Naqhsabandiah

Kata ini diambil dari kata tarq yang diantara maknanya adalah “mengetuk” seperti pada ungkapan tarq al bab yang artinya mengetuk pintu. 12 Cara beribadah kaum sufi disebut tarekat karena dalam beribadah mereka selalu mengetuk pintu. hati dengan mengingat Allah. Cara beribadah yang seperti ini, Rasulullah sebut dengan thariqah hasanah dengan cara yang baik, yaitu perilaku hati yang diikuti dengan keadaan ihsan “ibadah seolah-olah melihat Tuhan atau keadaan khusus yakin akan bertemu dengan Tuhan dan kepada-Nya. kembali.

Suluk

Ramalan Khatam dalam mazhab Naqhsabandiah dengan membaca: Surat Al Fatihah 7 (tujuh) kali, Sholawat 100 (seratus) kali, al Insyira 79 (tujuh puluh sembilan) kali, Al Ikhlas 1001 (seribu satu) kali, Al Fatihah 7 ( tujuh) ) kali lagi,. Ramalan Khatam dalam tarekat Naqhsabandiah dengan membaca: Surat Al Fatihah 7 (tujuh) kali, Sholawat 100 (seratus) kali, Al Insyira 79 (tujuh puluh sembilan) kali, Al Ikhlas 1001 (seribu satu) kali, Al Fatihah 7 ( tujuh) ) kali lagi,.

AMALAN SULUK AMALAN SULUK

Amalan suluk Tharikat Naqhsabandiah

Syaikh Muhammad Baba as-Sammaasi belajar di bawah Ali al Ramitami, lebih dikenali sebagai Syaikh al-azizan. Antara guru Syaikh Samba ialah Syaikh Daud bin Abdullah bin Idris al-Fattani (1843) dan Syaikh Samsudin Muhammad Arsyad al Banjari (1812).

Metode Dzikir Thariqat Qadiriah wa Naqhsabandiyah

Kepada ibu bapa, para Syeikh, kaum kerabat yang meninggal dunia, mereka yang berbuat baik kepada kami, dan mereka yang mempunyai hak daripada kami, mereka yang. Dan Musa berkata kepada saudaranya, Harun: "Gantilah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah[564], dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerosakan."37.

Implementasi Amalan Suluk

Zikir Murakabul aqrabiyah ialah tempoh seorang hamba yang tawwajuh dan melihat betapa dekatnya Allah SWT dengan salik. 56. Zikir muraqabul Ahadiatuzzati ialah tempoh seorang hamba yang tawwajuh dan memandang kepada Allah SWT, yang hanya dzatnya bergantung kepadanya segala sesuatu yang berdiri sendiri.57. Kita mengosongkan jiwa dari segala-galanya agar yang ada dalam jiwa kita hanyalah Allah SWT.

Kita serahkan roh kita ke hadrat dzat Allah SWT dengan segala sifat kebesaran dan keagungan yang sempurna, sambil berzikir kepada Allah, Allah atau Nafi Isbat.

Pengertian Keharmonisan Rumah Tangga

Faktor yang Mempengaruhi Keharmonisan Rumah Tangga Tangga

Mengetahui setiap perubahan dalam keluarga dan perubahan anggota keluarga berarti mengikuti perkembangan setiap anggotanya. Tujuan pemberian pengertian kepada setiap anggota keluarga adalah untuk mengurangi permasalahan dalam keluarga. Sikap menerima setiap anggota keluarga, sebagai langkah menuju pemahaman yang berkelanjutan, berarti bahwa mereka dengan segala kekurangan, kekurangan, dan kelebihannya harus mendapat tempat dalam keluarga.

Setelah masing-masing anggota diterima dengan segala kekurangan dan kemampuannya sebagai anggota seutuhnya dan mengambil tempatnya masing-masing dalam keluarga, maka upaya tersebut harus ditingkatkan.

Aspek-aspek keharmonisan keluarga

Berikan waktu yang cukup kepada anggota keluarga untuk melakukan komunikasi spontan atau non-spontan (terencana). Dengarkan keluh kesah anggota keluarga dan jadilah pendengar yang baik dan aktif. Selain itu kerjasama yang baik antar anggota keluarga juga sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam keluarga harmonis, setiap anggota keluarga berusaha menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan mencari solusi terbaik dari setiap permasalahan.

Ciri-ciri Keluarga Harmonis

Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa ada beberapa aspek keharmonisan keluarga, yaitu: kasih sayang antar anggota keluarga, saling pengertian, komunikasi yang efektif dalam keluarga, kerjasama dalam keluarga, kesejahteraan spiritual dan sesedikit mungkin konflik dalam keluarga. keluarga. . Perselisihan apa pun yang timbul dalam keluarga hendaknya tidak berlarut-larut, melainkan diselesaikan dengan saling memaafkan. Pengaruh penting amalan Suluk Tharikat Naqhsabandiah terhadap keharmonisan rumah tangga adalah: pengaruh zikir yang dilakukan dalam berbagai bentuk antara lain: Zikir Ismu Zat, Zikir Lathaif, Lathifatul Qalbi yang dibacakan 5000 kali, Lathifatul Ruh yang dibacakan 1000 kali, Lathifatul Sirri yang dibacakannya 1000 kali. waktu. kepadanya 1000 kali, Lathifatul.

Khafi, dinyanyikan kepadanya 1000 kali, Lethifetul Akhfa, dinyanyikan kepadanya 1000 kali, Lethifetul Natiqah, dinyanyikan kepadanya 1000 kali, Lethifetul Kulli, dinyanyikan kepadanya 1000 kali. 64.

Amanah Konstitusi Negara

Melindungi hak hidup orang lain tidak hanya sekedar menjaga atau melindungi kemaslahatan diri sendiri, namun juga melindungi kemaslahatan dimensi makro, atau kemaslahatan banyak aspek dalam kehidupan manusia. Jika kekerasan dalam rumah tangga tidak segera memberikan solusi kepada masyarakat, maka tentu akan berdampak besar pada keluarga, khususnya perempuan, dampak tersebut antara lain: perempuan mengalami kesakitan fisik, tekanan mental, berkurangnya rasa percaya diri dan harga diri, mengalami perasaan tidak nyaman, dan depresi. ketidakberdayaan, ketergantungan pada laki-laki yang menyiksa diri, mengalami stres pasca trauma, mengalami depresi dan ingin bunuh diri. Beberapa penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan laki-laki dalam rumah tangga terhadap istrinya antara lain : Istri tidak menuruti kemauan suaminya, Perilaku istri tidak sopan terhadap suaminya, Pikiran suami dipengaruhi oleh perempuan lain (selingkuh), Perekonomian dalam keluarga tidak stabil, Sifat laki-laki selalu berperilaku kasar, tidak saling percaya antara suami dan istri.

Di antara berbagai penyebab kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan laki-laki terhadap istrinya, upaya pencegahan dipandang perlu untuk diperhatikan, antara lain: meningkatkan komunikasi internal yang sopan dengan laki-laki, menghormati dan menghormati laki-laki sebagai kepala keluarga, memenuhi permintaan positif dari laki-laki, mengkomunikasikan kebutuhan ekonomi dalam keluarga bersama, membuat rencana keluarga bersama, melayani suami dengan cinta dan kasih sayang, selalu percaya pada suami.

Lima Pilar penyangga KDRT

Pertama, QS an Nisa (4): 21 mengingatkan bahwa perempuan telah mendapat persetujuan yang kuat dari laki-laki yang mengawininya. Meskipun dalam praktek Akkadian calon mempelai laki-laki harus mempunyai wali laki-laki bagi istrinya (baik wali nasab atau wali hakim). Namun yang menjadi subyek dalam perjanjian perkawinan adalah mempelai pria dan mempelai wanita.

Karena janji dan kewajiban bersifat timbal balik, maka berlaku bagi kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan, serta harus dijaga, diingat, dan ditegakkan bersama.

Manfaat zikir terhadap keharmonisan rumah tangga

Disusul suluk pertama dan kedua pada tahun 1995-1996 di Jember, suluk ketiga di Jakarta, sedangkan suluk keempat hingga kesebelas dilaksanakan di Banyumulek yang suraunya saat ini adalah akhlakul amin I. Sebelum mengikuti Suluk dia agak pelit, setelah mengikuti Suluk dia tidak pelit lagi (mulai murah hati), sebelum Suluk dia sering marah, setelah Suluk dia tidak lagi marah, hubungannya dengan istrinya menjadi lebih damai, dan keharmonisan dengan keluarga dan putra-putrinya menjadi lebih harmonis71. Pak Irwansyah bergabung dengan Kotamadya Naqsabandiyah pada tahun 2000, kini beliau telah mengikuti suluk lebih dari sepuluh kali dan menjadi petoto atau perwira. Saat ini beliau bekerja di puskut NTB sebagai pengelola bidang pupuk, suluk pertama di Surau Al Mutmainnah dan pernah berkunjung ke Sawangan (sebagai petoto).

Sebelum bersuluk saya sering marah-marah, kurang bergaul, selepas bersuluk kemarahan saya berkurangan, saya lebih bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan dan saya rajin bersedekah73.

Definisi dan Ruang lingkup Kekerasan dalam Rumah Tangga

Yang dimaksud dengan besar kecilnya rumah tangga meliputi :. orang-orang yang mempunyai hubungan darah, perkawinan, pengasuhan, pengasuhan, dan perwalian yang tinggal dalam rumah tangga tersebut; dan atau. orang yang bekerja membantu rumah tangga dan tinggal dalam rumah tangga. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa perempuanlah yang lebih banyak mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Meski UU Penghapusan KDRT terkesan lebih menekankan pada kekerasan terhadap perempuan, namun cakupannya lebih spesifik yaitu pada ranah rumah tangga.

Objek keluarga ini terdiri atas: a). suami, istri dan anak-anak; B). orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan orang sebagaimana dimaksud pada huruf a karena hubungan darah, perkawinan, menyusui, pengasuhan dan perwalian, yang tinggal dalam keluarga tersebut; dan/atau c).

Klasifikasi Kekerasan dalam Rumah Tangga

Bentuk-bentuk perbuatan tersebut dapat terjadi antara suami terhadap istri atau sebaliknya, ayah terhadap anaknya atau sebaliknya, ibu terhadap anaknya, saudara laki-laki terhadap saudara perempuannya atau sebaliknya, anggota keluarga terhadap pembantu rumah tangga atau sebaliknya.78. Kekerasan seksual adalah persetubuhan secara paksa yang dilakukan terhadap orang-orang yang tinggal serumah. Selain itu, juga berarti pemaksaan hubungan seksual antara seseorang dalam rumah tangga dengan orang lain untuk tujuan komersial atau tujuan tertentu, sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga80.

Undang-Undang tentang Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan jelas menyatakan bahwa siapa pun dilarang menelantarkan seseorang dalam rumah tangganya, meskipun orang tersebut diwajibkan oleh hukum yang berlaku, atau berdasarkan perjanjian atau kontrak, untuk menjamin kelangsungan hidupnya. perawatan atau pemeliharaan orang tersebut.

Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga

Agama seringkali dijadikan sebagai legitimasi bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga, khususnya dalam lingkup keluarga, padahal agama menjamin hak-hak dasar seseorang, seperti bagaimana memahami nusyuz, yaitu seorang suami boleh memukuli istrinya karena alasan pendidikan atau ketika perempuan tersebut melakukan kekerasan. tidak. mereka ingin melayani kebutuhan seksual laki-laki, laki-laki berhak memukul dan ancaman terhadap perempuan adalah kutukan malaikat. Faktor penyebab serupa juga disampaikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia di beberapa daerah yang dikunjungi oleh unsur pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat yang terlibat dalam program penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Disimpulkan setidaknya ada 5 (lima) faktor yang sangat berpengaruh. Yaitu. Secara kodratnya terdapat perbedaan antara laki-laki dan perempuan, namun hal ini tidak boleh mengarah pada sikap diskriminatif.

Lelaki dan perempuan adalah sama di hadapan Tuhan dan sama di hadapan manusia dengan ciptaannya.

Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga

Hak Korban

Perlindungan

Dalam jangka waktu 1 x 24 (satu kali dua puluh empat) jam sejak polisi memberikan perlindungan, wajib meminta surat perintah perlindungan kepada pengadilan. Polisi wajib segera melakukan penyidikan setelah mengetahui atau menerima laporan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Untuk memberikan perlindungan kepada korban, polisi dapat menangkap pelaku jika terdapat bukti permulaan yang cukup mengenai pelanggaran perintah perlindungan.

Korban mempunyai hak untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga secara langsung kepada polisi, baik di tempat korban berada maupun di tempat kejadian perkara.

Pemulihan

Sementara itu, tenaga kesehatan yang berwenang harus menyiapkan post mortem et repertum dan/atau post mortem et repertum psichiatricum atau surat keterangan kesehatan untuk keperluan penelitian. B.pekerja sosial; ..pelayanan yang dapat diberikan oleh pekerja sosial adalah. 91 Pembelian rumah aman, pusat layanan, atau perumahan alternatif oleh masyarakat dapat difasilitasi oleh pemerintah dan/atau pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. . alternatif lokasi lain tergantung kebutuhan korban; Dukungan terhadap korban dilakukan oleh tenaga kesehatan, pekerja sosial, relawan pendamping dan/atau pembimbing spiritual dengan memberikan konseling, terapi, bimbingan spiritual dan advokasi untuk menguatkan dan memulihkan diri korban.

Demikian pula tenaga kesehatan, pekerja sosial, relawan pendamping, dan pembimbing spiritual dapat bekerja sama untuk melakukan pemulihan bagi para korban.

Sanksi Pidana

Apabila mengakibatkan korban meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau denda paling banyak Rp empat puluh lima juta rupiah). Apabila dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan atau sebaliknya yang tidak menimbulkan penyakit atau hambatan dalam melaksanakan pekerjaan dinas atau penghidupan atau kegiatan sehari-hari, maka yang bersangkutan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) bulan atau denda. maksimal Rp. lima juta rupiah). Pelaku kekerasan psikis dalam lingkup rumah tangga dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp sembilan juta rupiah).

Apabila dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan atau sebaliknya yang tidak menimbulkan sakit atau menghalangi pelaksanaan pekerjaan kantor atau kehidupan atau kegiatan sehari-hari, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) bulan atau paling lama 4 (empat) bulan. denda tiga juta rupiah).

Pemberatan Sanksi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan dan Kerja Sama Pemulihan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Peran Tokoh Masyarakat dalam Penerapan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (DVD): Studi Kasus di Desa Kebondalem Kabupaten Pemalang. Beberapa makalah ilmiah yang telah dihasilkan antara lain: Dampak Pernikahan Remaja (1997), Jurnal Upaya Mengatasi Krisis Ekonomi (Studi Aspek Islam) 2000, Pemberdayaan Zakat Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Penelitian Masyarakat NTB (2002), Akuntansi dalam majalah berwawasan Islam FE Unram 2005, Buku Pendidikan Agama Islam (2010), Amalan Suluk Tarekat Nakhsabandiah Alkhalidiah al Mujadidiah dan Dampaknya Terhadap Keharmonisan Keluarga 2011).

Komunitas Sasak; Menolak Ketundukan, Menyeimbangkan Hubungan: Beberapa Catatan Reflektif Islam dan Gender; Jejak Gender pada Budaya Mbojo, Samawa dan Sasak, Fiqih Responsif Gender, KDRT dan Perlindungan Anak.

Referensi

Dokumen terkait