• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Kerusakan Pada V-Belt Di Drum Washer 431E007.1 - eprints

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Analisa Kerusakan Pada V-Belt Di Drum Washer 431E007.1 - eprints"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi sangat pesat, dan pertumbuhan bisnis yang semakin meningkat membawa persaingan yang semakin cepat dan ketat. Persaingan bisnis yang ketat merupakan tuntutan bagi mahasiswa sebagai salah satu sumber daya manusia untuk meningkatkan daya intelektual dan diikuti dengan langkah profesionalisasi agar mampu berperan aktif dalam persaingan. Kerja Praktek (KP) merupakan salah satu program yang tercantum dalam kurikulum Program Studi D-IV Teknik Mesin Produksi dan Pemeliharaan, Politeknik Negeri Bengkalis.

Praktikum (KP) ini juga merupakan bagian dari pendidikan yang berhubungan dengan proses pembelajaran berdasarkan pengalaman di luar sistem perkuliahan. Individu siswa disiapkan untuk memperoleh pengalaman atau keterampilan khusus dari situasi dunia nyata di bidangnya masing-masing. Dalam pengalaman ini, siswa diharapkan untuk memperoleh keterampilan yang meliputi keterampilan fisik, intelektual, sosial dan manajerial.

Dalam kegiatan Practical Work (PW) ini, mahasiswa dipersiapkan untuk mengerjakan berbagai tugas sehari-hari di lokasi industri, menerapkan kemampuan akademik yang diperoleh di perkuliahan, dan menghubungkan pengetahuan akademik dengan keterampilan dunia nyata di industri. Pelaksanaan KP diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak, baik bagi perusahaan, mahasiswa maupun bagi Politeknik Negeri Bengkalis.

Tujuan Kerja Praktek

Manfaat Kerja Praktek

Untuk menentukan ketegangan V-belt baru dan V-belt lama, lihat Rajah 4.26.

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Sejarah Singkat PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) merupakan salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar di kawasan Asia-Pasifik. RAPP dikenal sebagai pabrik terintegrasi yang memproduksi pulp 2.000.000 ton/tahun dengan kapasitas produksi 2.500.000 ton/tahun dan kertas 800.000 ton/tahun dengan kapasitas produksi 800.000 ton/tahun. RAPP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pulp dan kertas dan berada di bawah naungan PT.

Pada tahun 1967 ia bergabung dengan perusahaan keluarga sebagai pemasok suku cadang otomotif dari Jepang. Pada tahun 1973 ia mendirikan industri kayu lapis yang diberi nama RGM (sekarang RGE) yang pada saat itu menjadi masa keemasan kayu lapis Indonesia. Pada tahun 1983 dibangun pabrik disintegrasi pulp di kawasan Porsea Sumatera Utara yang diberi nama Indorayon (sekarang Toba Pulp Lestari) yang mulai beroperasi pada tahun 1988.

APRIL sendiri merupakan anak perusahaan dari perusahaan RGE yang saat ini memiliki 80 anak perusahaan terbesar di Indonesia dan luar negeri. APRIL sendiri memiliki visi yaitu “Menjadi perusahaan pulp dan kertas terbesar di dunia dengan manajemen terbaik, paling menguntungkan dan berkelanjutan serta menjadi pilihan pertama bagi pelanggan dan karyawan”.

Tabel 2. 1 Sejarah Singkat Perusahaan
Tabel 2. 1 Sejarah Singkat Perusahaan

Visi dan Misi Perusahaan

  • Visi Perusahaan
  • Misi Perusahaan

Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi merupakan bentuk kerangka pengelolaan sumber daya manusia, yang menunjukkan tingkatan dan tanggung jawab serta wewenang masing-masing perusahaan dalam upaya bersama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tugas dan tanggung jawabnya adalah mengatur kelangsungan operasi dan administrasi serta menjadi orang nomor satu di pabrik dalam membuat kebijakan operasional yang terdiri dari enam manajer. Tugas dan tanggung jawabnya adalah menjaga semua akuntansi keuangan, baik di unit produksi maupun non produksi, serta melayani keuangan semua departemen dan karyawan.

Tugas dan tanggung jawabnya adalah membantu kelancaran kegiatan produksi pabrik dalam hal penyediaan suku cadang dan penyiapan bahan. RAPP memiliki departemen-departemen yang dipimpin oleh seorang department manager dibantu oleh seorang manager area dan seorang engineer yang bertugas untuk menangani semua kegiatan manajerial di areanya seperti mengatur semua operasi termasuk produksi, kualitas dan pengembangan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan perusahaan.

Gambar 2. 2 Logo April  Sumber : www.aprilasia.com
Gambar 2. 2 Logo April Sumber : www.aprilasia.com

Ruang Lingkup perusahaan

Riau Pulp, merupakan unit usaha yang bergerak di bidang produksi pulp atau lebih dikenal dengan unit fiber line. Kehutanan atau Serat Riau, unit usaha yang bergerak di bidang kehutanan untuk memasok bahan baku kayu. Selain itu, ada juga Pec-Tech yang bergerak di bidang konstruksi perusahaan konstruktor, jalan dan infrastruktur lainnya, serta PT.

Riau Andalan Kertas (PT. RAK) atau lebih dikenal dengan Riau Paper adalah pabrik pembuatan kertas yang memproduksi mesin fotokopi dan kertas bebas kayu tanpa pelapis dengan rentang gramatur 50 gsm sampai dengan 120 gsm menggunakan 2 unit mesin kertas dengan teknologi terkini dan tinggi kecepatan. Kertas produksi Riau Paper dipasarkan dalam bentuk Cut Size, Folio Sheeter dan Roll, dengan merek-merek yang dikeluarkan seperti: Paper One, Copy Paper dan Dunia Mas. Selain memproduksi kertas untuk dipasarkan dengan merek sendiri, Riau Paper juga memproduksi kertas untuk merek pelanggan luar negeri seperti Xerox business, Imperial dan Galaxy.

DESKRIPSI KEGIATAN SELAMA KERJA PRAKTEK

Spesifikasi Tugas Kegiatan Kerja Praktek

Target Yang Diharapkan

Perangkat Yang digunakan

Data - data Yang Diperlukan

Dokumen File Yang Dihasilkan

Kendala Yang Dihadapi Dalam Menyelesaikan Tugas

Hal – hal Yang Dianggap Perlu

ANALISA KERUSAKAN PADA V-BELT DI DRUM WASHER

Pendahuluan

  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan

RAPP merupakan industri manufaktur berbasis sumber daya alam berkelanjutan yang terbuat dari kayu dengan produk berupa pulp dan kertas. Kerusakan merupakan hal yang sangat tidak diinginkan karena kerusakan mengurangi kinerja mesin dan menghambat produksi sehingga menimbulkan kerugian. Pencuci drum adalah peralatan teknologi terpenting bagi industri kertas untuk mengatasi masalah pencemaran limbah.

Mesin cuci drum dapat menghasilkan pulp dengan residu alkali rendah dan tingkat ekstraksi kertas hitam minimum, yang sangat mendorong pengembangan pemulihan alkali dan mengontrol polusi minimum kertas hitam dalam pembuatan kertas. Transmisi daya merupakan salah satu komponen penting dalam dunia industri dan merupakan bagian yang didesain untuk mengalami kerusakan terlebih dahulu untuk menghindari kerusakan pada komponen utamanya seperti pompa, motor dan lain-lain. Salah satunya adalah belt and pulley yang banyak dijumpai di dunia industri, salah satunya di industri pulp dan kertas.

Sistem transmisi sabuk digunakan karena mudah ditangani dengan perawatan minimal, murah dan memiliki tenaga dan kecepatan yang luas. Dalam prakteknya, dibandingkan dengan sistem transmisi daya lainnya, sistem transmisi sabuk sering mengalami fluktuasi (perubahan) kinerjanya. 32 Fluktuasi tersebut dapat terjadi karena beberapa kelainan yang terjadi pada sistem transmisi sabuk, misalnya: misalignment antar puli (paralel, horizontal dan vertikal).

Oleh karena itu, kondisi operasi transmisi sabuk-puli harus selalu diperhatikan dengan metode perawatan yang sesuai/memadai. Bentuk perawatan yang dikembangkan adalah perawatan berbasis pemantauan kondisi, yaitu metode perawatan yang dilakukan dengan menganalisis indikator kondisi peralatan, seperti: getaran, suhu, pelumasan, dll. Getaran tersebut akan memberikan profil atau respon getaran tertentu, yang biasa disebut sebagai sinyal getaran.

Landasan Teori

  • Drum Washer
    • Pengertian Drum Washer
    • Prinsip Kerja Drum Washer
  • V-Belt
    • Pengertian V-belt
    • Fungsi V-belt
    • Komponen dan Material Penyusun V-belt
    • Jenis dan Tipe V-belt
    • Kemungkinan Penyebab Kerusakan pada V-belt

Perbedaan mendasar dengan V-belt adalah bahan dan kelenturan dari sabuk itu sendiri, yang dirancang untuk pekerjaan berat / pekerjaan dengan beban berat. Ketegangan sabuk yang tidak tepat dan ketidaksejajaran akan berdampak buruk pada masa pakai sabuk dan efisiensi penggerak secara keseluruhan. Sabuk yang mengalami ketegangan dapat menyebabkan sabuk selip dan menimbulkan suara melengking yang keras.

Sedangkan tegangan belt yang tinggi akan menimbulkan gesekan dengan suhu yang tinggi menyebabkan material belt menjadi getas/keras, jika dibiarkan terlalu lama maka belt akan retak dan pulley akan aus, yang dapat dilihat pada bunyi yang ditimbulkan oleh gesekan belt dan pulley. 42 Bila terjadi kerusakan pada V-belt yang memungkinkan penggantiannya, maka V-belt yang baru harus dikencangkan kembali dengan kekencangan sesuai standar. 44 Setelah Anda mendapatkan rentang dan nilai massa yang benar, arahkan sensor ke tengah area sabuk yang dipilih, lalu pilih atau ketuk sabuk.

Gambar 4.3 V-belt dan Pulley Sumber : https://etsworlds.id
Gambar 4.3 V-belt dan Pulley Sumber : https://etsworlds.id

Langkah – langkah Penyelesaian Masalah

  • Pulley Alignment
  • Tension V-belt

Setelah menyentuh tali/kawat di empat titik penampang katrol, periksa tegangan tali/kawat di titik 3 & 4. Jika tali/kawat tampak terulur melebihi batas toleransi di titik tersebut, dapat dipastikan bahwa kedua katrol tidak sejajar. 46 Jika tegangan tali/kawat pada puli melebihi batas toleransi maka puli harus digerakkan sampai tegangan tali/kawat ke puli masih dalam batas toleransi (0,05 mm).

Puli pada drum washer 431E007 yang penulis cek, keselarasan puli tidak benar (misalignment) puli perlu diluruskan. Dimana alat ini paling akurat dalam menentukan titik lurus antara drive pulley dan driven pulley. Untuk mengencangkan v-belt baru dan v-belt lama sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), beberapa langkah harus dilakukan, seperti mengetahui diameter puli penggerak dan puli penggerak. , mengetahui jarak tengah kedua puli, mengetahui tipe v-belt, mengetahui rpm motor listrik.

Informasi di atas diperlukan untuk mencari nilai jangkauan, massa, tegangan V-belt baru dan nilai tegangan V-belt lama. Lakukan penyesuaian pada pengukur frekuensi SKF dengan memasukkan nilai rentang dan massa di layar. Untuk mendapatkan kekencangan V-belt yang tepat maka V-belt harus dilonggarkan hingga tegangan V-belt mencapai 1275 N sesuai dengan standar kekencangan V-belt.

Gambar 4.18 Pulley alignment menggunakan tali/benang  Sumber : https://ludeca.com
Gambar 4.18 Pulley alignment menggunakan tali/benang Sumber : https://ludeca.com

Kesimpulan Analisa dan Saran

  • Kesimpulan
  • Saran

Dalam kerja praktek ini, mahasiswa diajarkan bagaimana menjadi pekerja yang bertanggung jawab dan disiplin dalam pelaksanaan pekerjaan yang ada di perusahaan, khususnya di departemen pemantauan kondisi EVL. Kerja praktek juga dapat memberikan manfaat yang luas bagi mahasiswa terkait pencegahan dan perbaikan v-belt pada mesin cuci drum, maupun mesin-mesin lain di perusahaan.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Gambar

Tabel 2. 1 Sejarah Singkat Perusahaan
Gambar 2. 4 Struktur Organisasi Condition Monitoring  Sumber : PT. RAPP
Gambar 2. 3 Diagram Anak Perusahaan RGE  Sumber : www.aprilasia.com
Gambar 2. 5 Pabrik PT. RAPP  Sumber : www.aprilasia.com
+7

Referensi

Dokumen terkait